Inilah 8 Alasan Kenapa Branding Sangat Penting untuk Bisnis Zaman Now!

Alasan kenapa branding sangat penting

Dengan perkembangan teknologi yang amat sangat pesat, sektor bisnis pun mengalami perubahan cukup signifikan. Dulu contohnya, Anda harus berjualan di pasar tradisional atau membuka toko supaya produk yang ditawarkan bisa dibeli konsumen. Namun kini, toko konvensional bukanlah faktor utama yang membuat produk laku karena pemasaran bahkan penjualan semuanya bisa dilakukan lewat cara online.

Dibandingkan berjualan konvensional, bisnis online memang dianggap jauh lebih efektif dan efisien. Apalagi dengan perkembangan smartphone dan internet, membuat siapapun bahkan bisa mengakses bisnisnya langsung melalui genggaman. Keberadaan bisnis online inilah yang sudah seharusnya dipahami oleh para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Karena bisnis UMKM memang selalu terbentur dengan aset dan modal, sehingga dengan pemasaran online, modal yang pas-pasan bisa memberikan hasil sangat maksimal.

Hanya saja satu hal yang harus Anda tahu, dengan makin banyaknya pemilik usaha kecil-kecilan yang memanfaatkan internet sebagai media promosi, artinya persaingan bisnis juga makin ketat saja. Untuk itulah supaya omzet alias penghasilan yang ingin diperoleh tetap sesuai target, Anda harus melakukan inovasi dan memaksimalkan perkara digital marketing ini. Seperti apa caranya? Dengan mulai memahami pentingnya brand alias merek.

Cukup disayangkan karena ternyata mayoritas pengusaha UMKM masih belum memahami betapa luar biasanya kekuatan branding. Banyak sekali di antara mereka yang tetap berjualan produk tanpa memberikan logo atau tagline yang unik, sehingga produk mereka pun akhirnya tidak begitu dikenal oleh masyarakat sekalipun punya kualitas yang memuaskan. Padahal perkara branding ini bukanlah monopoli pelaku bisnis besar saja. Sekecil apapun usaha yang tengah Anda geluti, sudah seharusnya memiliki branding yang menarik sekalipun sederhana. Karena melalui branding inilah, produk Anda bakal dikenal oleh masyarakat luas.

Baca juga: Bukan Hanya Makanan, Yuk Coba 7 Bisnis Halal dengan Omzet Menjanjikan!

branding produk - 1

8 Alasan Kenapa Produk Bisnis Saat ini Harus Memiliki Branding

1. Lebih Gampang Dikenali

Meskipun skala produksi UMKM masihlah kecil lantaran adanya keterbatasan modal, tak bisa dipungkiri jika mereka memiliki kualitas yang siap saing. Contohnya saja, ada usaha pembuatan sambal uleg botolan yang memiliki citarasa jauh di atas sambal pabrik, tapi ternyata kurang populer lantaran si pemilik usaha sambal rumahan itu tidak memiliki merek dagang yang jelas. Hal ini menjadi bukti bahwa salah satu alasan kegagalan bisnis UMKM karena branding yang buruk dan tidak maksimal.

Padahal seandainya pemilik sambal uleg rumahan itu menambahan stiker bergambarkan logo dan nama produksinya, tentu bisa lebih mudah dikenali saat dipasarkan. Dengan logo yang unik, konsumen pun bisa mengingat produk bisnis tersebut lebih cepat. Persaingan bisnis pun bisa tercipta dengan lebih sehat karena produk yang telah memiliki branding dengan tepat mulai dari pemilihan logo hingga desain kemasan. Sehingga bisa dipastikan, produk bisnis kecil-kecilan yang sudah memiliki merek dagang, akan lebih gampang dikenali para pelanggan dan calon konsumen baru.

2. Bukti Bisnis Bisa Dipercaya

Apa yang membuat produk-produk di supermarket besar lebih dipercaya daripada beberapa produk di pasar tradisional padahal yang dijual sama-sama minyak dalam kemasan? Mungkin salah satu alasan utamanya adalah minyak kemasan di pasar tradisional tidak memiliki merek dagang. Hal ini lagi-lagi menjadi bukti kalau branding yang tepat pada sebuah produk menjadi alasan kuat bisnis itu bisa dipercaya. Karena memang konsumen lebih cenderung percaya dengan sebuah produk yang telah dikemas menarik lengkap dengan merek dagang dan berbagai keterangan branding.

Misalkan saja dengan dibubuhi komposisi bahan baku, nutrisi yang terkandung (khusus produk makanan dan minuman) hingga keterangan izin dari BPOM sampai informasi kadaluwarsa, tentu calon konsumen akan lebih percaya pada produk tersebut. Keberadaan brand pada sebuah produk juga menjadi bukti kalau produsennya sangatlah profesional karena mengemas produk dengan maksimal. Sehingga tak ada keraguan lagi untuk tidak memilih produk tersebut yang akhirnya memberikan dampak positif ke omzet.

3. Pembeda dengan Pesaing

branding produk - 2

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa persaingan di kalangan pelaku bisnis UMKM sangatlah ketat. Hampir setiap harinya, ada saja pengusaha baru di bidang UMKM. Apakah ini berbahaya? Tentu tidak. Karena ini menjadi bukti bahwa perekonomian Indonesia benar-benar berkembang ke arah positif. Tapi bukankah ini artinya persaingan makin ketat dan bisa membuat penghasilan menurun? Tidak juga. Karena jika memang produk yang Anda tawarkan sudah memiliki branding yang tepat, tak perlu khawatir kalah saing.

Misalkan saja, ada berapa banyak penjual ayam geprek di Tanah Air? Mungkin ribuan. Lantas apa yang membuat Geprek Bensu milik selebritis Ruben Onsu populer? Tepat, karena branding. Berawal dari sebuah usaha kecil-kecilan, jaringan restoran Geprek Bensu kini bahkan sudah tersebar di seluruh pelosok Tanah Air. Memanfaatkan sosok popularitasnya, Ruben membubuhkan nama Bensu sebagai branding bisnisnya. Menggunakan logo ayam dengan dominan warna merah dan kuning, Geprek Bensu lebih dikenal konsumen karena punya logo yang berbeda dengan kompetitornya.

Baca juga: Ingin Bisnis UMKM Sukses? Terapkan 6 Langkah Manajemen SDM Ini!

4. Sebagai Identitas Bisnis

Tak peduli sebesar atau sekecil apapun bisnis yang Anda geluti, jika tidak memiliki tujuan, identitas, visi dan misi tentu tak akan bertahan. Tak terkecuali bisnis UMKM, yang sudah seharusnya mulai dikelola dengan lebih profesional lewat branding. Ketahuilah, perkara branding bukan hanya sekadar memberikan logo untuk produk tapi lebih kepada identitas dari bisnis yang Anda geluti. Salah satu contoh yang mungkin cukup sukses adalah jaringan kedai kopi Janji Jiwa.

Pengelola Janji Jiwa memilih pengemasan yang unik lewat branding logo jemari yang berpaut layaknya dua orang yang berjanji. Bisa saja pemilihan logo itu mempunyai makna tersendiri, seperti misalkan perusahaan seolah ingin memberikan komitmen produk-produk kopi terbaik yang dibuat dari hati sehingga siapapun bisa berjanji untuk kembali mencicipnya lagi. Untuk itulah ketika Anda hendak menciptakan brand untuk produk bisnis, sebisa mungkin masukkan identitas diri supaya lebih teringat. Contohnya Anda adalah sosok berkacamata yang suka pedas dan memiliki produk sambal uleg rumahan, mungkin bisa memilih logo perempuan gemuk berkacamata yang dari mulutnya keluar api tanda kepedasan. Unik sekaligus menjadi identitas pemilik bisnis, bukan?

5. Pangsa Pasar Lebih Luas

branding produk - 3

Satu alasan lagi yang membuat kenapa branding sangat dibutuhkan oleh pelaku bisnis UMKM ialah lebih menarik perhatian saat dipasarkan di toko-toko konvensional, sehingga sudah pasti kalau pangsa pasarnya jauh lebih luas. Bahkan bukan tak mungkin karena produk Anda sudah memiliki merek dagang, bakal bisa dipasarkan di toko yang lebih besar seperti jaringan minimarket skala nasional. Dengan begitu, produk UMKM pun bakal lebih mudah dikenali.

Ada banyak sekali pengelola jaringan supermarket yang cuma bersedia menerima produk olahan rumahan asalkan memiliki branding yang tepat mulai dari pemilihan warna, pemilihan kemasan hingga logo produk. Bukan tak mungkin jika melalui logo yang menarik ini, produk Anda bisa dipasarkan hingga ke luar pulau atau menjadi komoditas ekspor luar negeri. Di mana semuanya dipengaruhi oleh adanya branding.

6. Branding Pengaruhi Konsumen

Apa yang membuat seorang konsumen akhirnya membeli sesuatu? Yap, jawaban Anda sangat tepat jika karena kebutuhan. Hanya saja konsumen sering kali malah berbelanja melebihi rencana lantaran terpengaruh sebuah produk tiba-tiba. Seperti misalnya, Anda harus belanja bulanan tapi kemudian melihat tas rajutan sangat cantik buatan para pekerja di Sioarjo yang sudah memiliki branding dengan tepat. Tentu saja mau tak mau akan ada rasa penasaran sehingga dari awalnya tak tertarik, bakal memilih membeli.

Tentu saja kemampuan branding mampu mempengaruhi manusia ini, menjadi alasan lainnya kenapa memang pelaku bisnis apapun harus mulai memberikan merek dagang. Pilihlah logo dan tagline merek yang kuat dan tepat, supaya memang langsung masuk ke target pasar calon konsumen. Contohnya saja Anda menawarkan produk tas-tas rajutan tangan khusus perempuan dan memilih nama merek Garwa. Dalam bahasa Jawa, Garwa bisa bermakna sigaraning nyowo (separuh jiwa). Sehingga dengan merek dagang yang begitu unik itu, target konsumen yang adalah perempuan akan lebih merasa terpikat dan akhirnya tertarik untuk membeli.

Baca juga: Apa Perbedaan UKM dengan UMKM, Berikut Penjelasannya

7. Brand Pemegang Kunci saat Promosi

Sebuah produk yang dikemas dengan tepat mulai dari logo, tagline, komposisi bahan baku, hingga informasi kadaluarsa jelas akan terlihat lebih terpercaya. Bahkan ketika melakukan promosi seperti diunggah di media sosial semacam Facebook atau Instagram, maupun dijual di marketplace, jauh lebih gampang. Anda tinggal memotret saja brand produk itu dan langsung mempromosikannya karena merek dagang begitu terkenal.

Bahkan coba amati kinerja brand-brand raksasa yang sudah populer berikutnya, mereka biasanya membuat materi promosi iklan berdasarkan branding dari produknya. Seperti misalnya produk susu Bear Brand, siapapun tentu akan ingat dengan iklan legendaris berupa naga putih yang ternyata merupakan cairan susu tersebut. Kenapa materi iklannya begitu? Tak lepas dari simbolisasi naga sebagai makhluk mitologi terkuat budaya China, sesuai dengan produk susu Bear Brand yang menggunakan resep tradisional China terbaik.

8. Branding Membangun Loyalitas Konsumen

branding produk - 4

Alasan lain yang membuat produk UMKM harus mulai memikirkan branding adalah demi membangun loyalitas konsumen. Misalkan saja, Anda menggeluti bisnis kecil-kecilan yang memproduksi sepatu kanvas dengan merek dagang tertentu. Agar produk itu bisa bersaing melawan kompetitor, Anda bisa memberi pelayanan tambahan lewat tas pembungkus atau mungkin menawarkan produk topi hingga gantungan kunci yang memuat nama merek dagang sesuai branding bisnis anda.

Dengan begitu, secara tidak langsung konsumen yang memang sudah cukup loyal tentu akan bersedia menggunakan item-item tambahan sekalipun memuat branding produk Anda. karena memang sudah terbukti kualitasnya. Supaya bisa melakukan langkah ini, tentu hal pertama yang harus Anda lakukan adalah senantiasa menjaga komitmen akan kualitas. Ketahuilah, seorang konsumen yang sudah benar-benar loyal, akan bersedia mengeluarkan uang dengan jumlah besar asalkan bisa menggunakan barang asalkan diproduksi oleh brand idola mereka.

Bagaimana? Masihkah Anda berpikir kalau branding itu tidak perlu dilakukan oleh pelaku bisnis UMKM? Untuk itulah dari ulasan di atas bisa disimpulkan bahwa hingga saat ini, branding memang masih memberikan pengaruh yang luar biasa dalam sebuah bisnis. Karena sebesar apapun perusahaan Anda jika tak punya branding, akan lebih mudah dilupakan. Begitu pula dengan sekecil apapun bisnis yang Anda geluti, jika sudah memiliki branding produk, akan lebih mudah ditawarkan langsung ke pasar.

Scroll to Top