Apa Itu Dogecoin? Mata Uang Kripto yang Kalahkan Bitcoin

Dalam beberapa bulan terakhir, cryptocurrency alias mata uang kripto atau mata uang digital memang sangat meroket. Hal ini tak lain disebabkan oleh Bitcoin, mata uang kripto terpopuler dengan nilai paling fantastis. Namun tahukah Anda ternyata kini muncul Dogecoin yang justru mampu mengalahkan Bitcoin? Apa itu benar? Yuk pelajari dulu apa itu Dogecoin.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, saat membahas mengenai apa itu Dogecoin tentu tak jauh-jauh dari investasi cryptocurrency. Yap, Dogecoin alias DOGE adalah salah satu mata uang kripto yang menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia, termasuk para investor karena nilai kapitalisasi pasar yang terus melambung.

Tak main-main, DOGE disebutkan mampu mengalahkan Bitcoin dalam hal nilai peredaran. Hal ini terjadi ketika salah satu orang terkaya di dunia ini, Elon Musk, berkomentar mengenai DOGE. Aksi CEO Tesla ini tentu sama saat dirinya mengungkapkan opini soal Bitcoin di Twitter yang membuat mata uang kripto itu langsung naik gila-gilaan.

Baca juga: 5 Game Penghasil Uang Terbaik Sampai Miliaran Tahun 2021

Menurut Oscar Darmawan selaku CEO Indodax kepada Suara, kenaikan harga DOGE seperti Bitcoin. Karena permintaan cryptocurrency yang awalnya cuma menjadi lelucon ini terus melambung setelah Musk menyebut jika DOGE adalah aset kripto favoritnya di Twitter. Tertarik mengikuti hal serupa? Yuk kita bahas lengkap apa itu Dogecoin.

Sejarah Apa itu Dogecoin

© forkast.news

Meskipun sama-sama merupakan mata uang kripto, ada perbedaan yang mencolok atas kehadiran Bitcoin dan DOGE. Jika Bitcoin memiliki tujuan mulai yakni membebaskan masyarakat dunia dari sentral-sentral keuangan yang dikuasai pemerintah, Dogecoin justru sebetulnya cuma mengusung kesenangan atas aset kripto itu sendiri.

Dilansir Business Insider, DOGE dibuat oleh Billy Markus yang merupakan teknisi software IBM dan berasal dari Portland, Oregon serta Jackson Palmer dari Sydney, Australia yang kebetulan adalah teknisi software dari Adobe. Mereka berdua resmi meluncurkan DOGE pada 6 Desember 2013.

Jika mayoritas mata uang kripto menampilkan visual kepingan koin mereka begitu futuristik, tidak dengan Dogecoin. Dogecoin justru menggunakan maskot anjing Shiba Inu. Kalau Anda termasuk pengguna internet aktif dan sering bermain di media sosial, tentu akan dengan mudah mengenali sosok anjing ras Shiba Inu yang jadi logo Dogecoin.

Baca juga: 7 Strategi Bisnis Ikan Cupang Modal Kecil Untuk Pemula

Yap, anjing Shiba Inu itu sempat populer sebagai meme internet bernama Doge di tahun 2013 silam. Hal inilah yang akhirnya membuat branding Dogecoin menjadi sangat unik dan bahkan terkesan seperti lelucon belaka. Namun meskipun begitu, Dogecoin sama seperti Bitcoin yakni dapat dipakai untuk transaksi peer-to-peer di semua jaringan terdesentralisasi.

Bahkan menurut Securities.co, Dogecoin adalah mata uang kripto pertama yang bisa dipakai untuk mentransfer nilai secara global dengan aman. Sebagai turunan cryptocurrency lainnya yakni Litecoin, sistem keamanan Dogecoin sama seperti Litecoin dan Luckycoin yakni berbasis teknologi scrypt. Sementara Bitcoin memakai enkripsi SHA-256.

Nilai Tukar dan Peredaran Dogecoin yang Melambung

© businessinsider

Nah, jika Anda sudah tahu apa itu Dogecoin, tentu hal berikutnya yang sangat menarik untuk dibahas adalah nilai tukarnya. Jujur memang dari kebanyakan cryptocurrency yang beredar, Dogecoin belumlah mencapai nilai fantastis seperti Bitcoin atau Ethereum. Hanya saja, Dogecoin ini memiliki komunitas fanatik yang menyebut dirinya sebagai Shibes.

Komunitas yang terus berkembang inilah yang menyebabkan nilai tukar dan jumlah peredaran DOGE melambung berkat ikon yang sudah populer dulu sebagai meme di dunia maya. Bahkan dilansir Kompas, nilai tukar DOGE sudah naik sebesar 300% dalam 72 jam saja sejak dirilis yakni dari US$0,00026 ke US$0,00095 per koin.

Lantas bagaimana dengan nilai tukarnya saat ini?

Dari pantauan di Goldprice, DOGE tercatat melemah 5,93% pada Kamis (22/4) hari ini di level Rp4.445 (US$0,3062) per koin. Meskipun begitu, kapitalisasi pasar DOGE menyentuh Rp574,75 triliun dengan volume perdagangan hingga Rp170,3 triliun. Sementara itu Bitcoin ada di level yang sangat fantastis yakni Rp785,1 juta.

Baca juga: Lagi Hits, Inilah 7 Rahasia Sukses Bisnis Tanaman Hias Aglonema

Dari laporan CoinMarketCap pada akhir pekan lalu, DOGE berhasil ada di posisi kelima sebagai cryptocurrency paling berharga. Dengan nilai peredaran Rp725 triliun, Dogecoin bahkan lebih unggul daripada Bitcoin dalam hal peredaran. Dimana Bitcoin sebanyak 21 juta koin di seluruh dunia, sedangkan Dogecoin mencapai 129 miliar koin!

Lantas kenapa harga Dogecoin sangat jauh lebih rendah dibandingkan Bitcoin?

Karena jumlah kepingan DOGE tak terbatas, sedangkan Bitcoin terbatas. Kemudian Dogecoin tidak banyak dipakai di dunia nyata sebagai alat tukar transaksi seperti Bitcoin. Sejauh ini Dogecoin masih banyak dipakai untuk memberikan tip kepada seniman online dan aktif di komunitas dunia maya seperti Reddit.

Ambisi Tembus US$1, Dogecoin Dipakai Dalam Acara Amal

© moneyweek

Usman Chohan selaku ekonom Universitas New South Wales kepada CNN Business menyebutkan kalau DOGE memang lebih identik dipakai oleh komunitas intern cryptocurrency, berbeda dengan Bitcoin yang sudah sampai diperbincangkan investor lintas instrumen. “DOGE ini bukan instrumen numismatik alternatif bagi deflasi. Karena memang mata uang kripto ini cuma eksplorasi pembangunan komunitas di sekitar aset kripto saja.”

Pendapat Chohan ini seolah mengungkapkan kalau komunitas-komunitas online terutama yang menggemari cryptocurrency, berperan besar pada melambungnya harga DOGE. Tak main-main, Dogecoin mulai meningkat sebesar 600% sejak populer di Reddit. Namun melesatnya harga Dogecoin hingga 6.000% di 2021 ini disebabkan oleh cuitan Musk di Twitter.

Ada hal yang menarik dari sejarah apa itu Dogecoin. Dimana salah satu pencetusnya yakni Markus, justru tidak memperoleh keuntungan dari cryptocurrency ini. Markus diketahui menjual seluruh Dogecoin yang dia punya saat di-PHK pada tahun 2015. Uang hasil penjualan DOGE itu dibelikan mobil Honda Civic oleh Markus.

Sementara itu demi meningkatkan popularitas Dogecoin, Shibes kerap menggelar beberapa acara amal yang menggunakan Dogecoin sebagai alat tukarnya. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya:

  • Shibes berhasil mengumpulkan dana hingga US$50 ribu (sekitar Rp726 juta) untuk tim bobsleigh Jamaika di tahun 2014. Dana ini digunakan agar tim bobsleigh Jamaika bisa mengikuti Olimpiade Musim Dingin di Sochi, Rusia
  • Shibes sukses meraih donasi sebesar US$30 ribu (sekitar Rp453 juta) saat Hari Air Sedunia tanggal 22 Maret 2014. Donasi itu digunakan untuk membangun sumur air bersih di lembah Tana, Kenya
  • Total dana sebesar US$55 ribu (sekitar Rp798 juta) berhasil diraih Shibes dan menjadi sponsor Josh Wise, pebalap NASCAR dengan mobil bertema DOGE

Bukan hanya itu saja, lewat website resmi mereka yakni dogecoin.com, mata uang kripto ini bisa menjadi alat tukar transaksi dengan wallet di komputer, smartphone dan website DOGE. Bahkan kemarin pada tanggal 20 April 2021, para pendukung Dogecoin begitu bersemangat menjadikannya sebagai Doge Day.

Dimana dalam Doge Day, diharapkan ada aksi borong DOGE yang membuat nilanya bisa menembus US$1 (sekitar Rp14.500). Meskipun dalam kenyataannya, DOGE cuma naik sebesar sembilan sen dan bahkan belum mencapai setengah Dolar AS.

Baca juga: Bikin Resah, Ini 8 Cara Melaporkan Aplikasi Pinjaman Online Ilegal

Bagaimana Cara Mendapatkan DOGE di Indonesia?

© CNN

Dalam tujuh tahun perjalanannya, nilai tukar DOGE memang tak pernah melambung. Tersedianya 10 ribu koin baru setiap menit menjadi alasan terbesar kenapa nilai DOGE tetap rendah. Untuk bisa memperoleh mata uang kripto ini, Anda bisa bergabung ke komunitas Dogecoin online, melakukan mining atau membelinya dengan uang biasa di exchange.

Di Indonesia sendiri, DOGE sepertinya akan bernasib sama seperti cryptocurrency lain yakni belum bisa menjadi alat tukar transaksi karena tak dapat izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan BI (Bank Indonesia). Meskipun begitu, Dogecoin tetap bisa dijadikan instrumen investasi seperti Bitcoin.

Beberapa exchange yang menjual DOGE seperti Indodax, Indonesia Startup Bitcoin dan Crypto Exchanges.

Bagaimana? Sudah cukup memahami kan apa itu Dogecoin? Meskipun cukup menggemparkan, Anda tentu bisa membuat perhitungan tersendiri apakah berminat menjadikannya sebagai aset investasi atau tidak. Yang penting, perhatikan betul kondisi pasar supaya tidak mengalami buntung saat menggelontorkan banyak dana membeli DOGE.

Tinggalkan komentar