Info Lengkap Bank Syariah Indonesia (Layanan, Migrasi Rekening dll)

Setelah resmi beroperasi pada 1 Februari 2021, kini kita sudah bisa menikmati berbagai fasilitas Bank Syariah Indonesia (BSI) yang merupakan bank terbesar di Indonesia. Kehadiran BSI, diharapkan akan memperkuat eksistensi bank syariah di Indonesia.

Seperti yang kita ketahui, BSI merupakan hasil merger bank-bank syariah BUMN seperti BNI Syariah, Mandiri Syariah dan BRI Syariah. Ini tentu menjadi angin segar untuk perkembangan bank berbasis syariah di Indonesia. Disamping itu muncul juga banyak pertanyaan tentang BSI. Mulai dari identitas perusahaan, produk dan layanan, kelebihan dan kekurangannya bahkan perkembangan terbaru BSI seperti statusnya di bursa efek contohnya.

Iklan

Semua itu akan di jawab di artikel ini nanti. Jadi jika Anda tertarik dengan kemunculan Bank Syariah Indonesia (BSI), yuk lanjutkan membaca artikelnya sampai akhir!

Fakta Penting Seputar Bank Syariah Indonesia (BSI)

Banyak orang yang menanyakan bagaimana status BSI saat ini? Apakah sudha berizin OJK? Apakah sudah terdaftar di BEI? Lalu bagaimana dengan kepengurusan perusahaannya?

Maka dari itu sebelum mengulas lebih dalam mengenai produk, layanan serta kelebihan dan kekurangan dari BSI kita akan membahas seputar fakta-fakta penting mengenai BSI terlebih dahulu yang telah di rangkum dari berbagai sumber. Apa saja itu? Mari kita langsung bahas satu persatu!

1. Strategi Pemerintah Untuk Membentuk Pusat Keuangan Syariah Dunia

Bank Syariah Indonesia (BSI) adalah bank yang terbentuk dari hasil penggabungan 3 bank syariah BUMN. Hal ini di awali dengan penandatanganan Conditional Meger Agreement yang di lakukan oleh PT Bank Negara Insonesia Syariah (BNIS), PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS), dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) pada bulan Oktober yang lalu.

Lantas pertayaannya, mengapa bank-bank syariah tersebut di gabungkan? Apa tujuannya?

Ternyata pembentukan Bank Syariah Indonesia ini merupakan strategi pemerintah untuk membentuk pusat keuangan syariah dunia ke depannya. Hal ini juga mungkin karena Indonesia memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia yang memiliki ketertarikan cukup besar terhadap agama. Mengingat asumsi ini, keuangan syariah Indonesia bisa memiliki potensi perkembangan yang baik.

Berikut adalah kutipan dari sambutan presiden Jokowi saat peresmian BSI pada 1 Februari 2021 yang lalu : ““Kita memperkuat industri keuangan syariah dengan membangun satu bank syariah terbesar di Indonesia. Targetnya bulan Februari ini bisa diselesaikan”

Selain itu menurut ekonom Indef Fauziah Rizki Yuniarti, potensi ekonomi syariah global pada 2024 bisa mencapai USD 3,2 triliun. Di tambah lagi dengan populari umat muslim yang selalu meningkat tiap tahunnya akan menopang keuangan syariah global nantinya.

Baca juga, Mengenal Bank Syariah: Sejarah, 11 Prinsip Operasional dan Manfaatnya

2. Sudah Berizin OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

Bank Syariah Indonesia sudah mengantongi izin OJK pada 27 Januari 2021. Hal ini tercantum dalam Surat dengan nomor SR-3/PB.1/2021. Surat ini berisi tentang pemberian izin penggabungan bank-bank syariah BUMN Indonesia dan juga Izin perubahan nama menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai bank hasil penggabungan.

Jadi Anda tidak perlu khawatir. Jika Anda memutuskan bergabung sebagai nasabah BSI dan mendapatkan masalah (kecewa) pada layanan Anda bisa melaporkannya ke OJK melalui nomor 157,email konsumen@ojk.go.id atau melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK). Nantinya pengaduan Anda akan di tindak lanjuti oleh OJK ataupun pihak banknya secara langsung.

3. Sudah Tercatat di BEI dengan Kode Saham BRIS

Setelah proses merger bersama 3 bank syariah BUMN yang lain, BSI kini tercatat di BEI dengan nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Kode sahamnya adalah BRIS. Pada bulan Februari 2021 yang lalu BRIS masuk dalam IDX BUMN20. Per-tanggal 7 Mei 2021, harga sahamnya berada di Rp 2310/ lembar. Kapitalisasi pasar BRIS mencapai Rp 93,83 Triliun.

4. Profil Resiko Cenderung Stabil

Menurut Tika Arundina yang merupakan Direktur Program Ekonomi Islam Universitas Indonesia, profil resiko BSI akan cenderung stabil. Walaupun merger dari 3 bank syariah BUMN ini memang tidak memperbesar yakni tetap 6,3%. Hal ini karena merger dari 3 bank syariah tersebut mengahsilkan modal yang kuat sehingga bisa melakukan berbagai aktivitas ekonomi yang lebih luas. Inilah yang membuat porfil resiko BSI bisa lebih stabil.

5. Memiliki Logo dan Direksi Baru

Bukan hanya logo BSI yang baru, namun jajaran direksi dari bank syariah terbesar di Indonesia yang satu ini juga baru. Selain itu mengingat bahwa BSI adalah bank hasil penggabungan bank syariah BUMN dan kini sudah tercatat di BEI, lalu bagaimana dengan komposisi pemegang sahamnya?

Berikut adalah daftar jajaran komisaris, direksi, pengawas serta pemegang saham dari Bank Syariah Indonesia!

Dewan Komisaris Bank Syariah Indonesia

  • Komisaris Utama & Independen : Mulya Effendi Siregar
  • Komisaris : Suyanto, Masduki Baidlowi, Imam Budi Sarjito & Sutanto
  • Komisaris Independen : BS Kusmulyono, Muh. Arief Rosyid Hasan, Komaruddin Hidayat & Eko Suwardi

Dewan Direksi Bank Syariah Indonesia

  • Direktur Utama (CEO) : Hery Gunardi
  • Wakil Direktur Utama 1 : Ngatari
  • Wakil Direktur Utama 2 : Abdullah Firman Wibowo
  • Direktur Wholesale Transaction Banking : Kusman Yandi
  • Direktur Retail Banking : Kokok Alun Akbar
  • Direktur Sales & Distribution : Anton Sukarna
  • Direktur Information Technology : Achmad Syafii
  • Direktur Risk Management : Tiwul Widyastuti Retno
  • Direktur Compliance & Human Capital : Tribuana Tunggadewi
  • Direktur Finance & Strategy : Ade Cahyo Nugroho

Dewan Pengawas Syariah:

  • Ketua DPS : Mohamad Hidayat
  • Anggota DPS : Hasanudin, Didin Hafidhuddin & Oni Sahroni.

Komposisi Pemegang Saham BRIS

Berikut adalah komposisi pemegang saham BRIS setelah merger berdasarkan data dari situ resmi BEI pada 8 Mei 2021!

NamaJenisJumlahPersentase
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk> 5%7.092.761.65517,29 %
PT Bank Mandiri Tbk> 5%20.905.219.37950,95 %
PT Bank Negara Indonesia Tbk-Divisi PPA> 5%10.220.230.41824,91 %
PT BNI Life Insurance< 5%5.250.4150,01 %
DPLK Bank Rakyat Indonesia – Saham Syariah< 5%716.975.3001,74 %
PT Bank Mandiri Sekuritas< 5%330 %
Masyarakat< 5%2.090.771.7435,1 %
SutantoKomisaris1.000.0000,002 %
NgatariDireksi5.629.4000,014 %
Kokok Alun AkbarDireksi3.387.5000,008 %

6. Termasuk 10 Besar Bank Raksasa di Indonesia

Jika di hitung, maka hasil merger 3 bank syariah pelat merah ini akan menghasilkan aset sebesar Rp 245,7 Triliun dari modal intinya Rp 20,4 Triliun. Dengan jumlah aset tersebut BSI masuk dalam ranking ke-7 dari 10 bank terbesar di Indonesia dari sisi aset. Tidak tanggung-tanggung, BSI mencanangkan target menjadi 10 besar bank syariah dunia dari sisi kapitalisasi pasar pada tahun 2025.

Itu baru dari segi aset. Sedangkan dari jumlah karyawan, BSI tercatat memiliki lebih dari 20.000. Dengan kuatnya aset dan modal, kemungkinan terjadi PHK karyawan BSI akan cukup kecil. Sebaliknya, tidak menutup kemungkinan nantinya akan ada lowongan kerja yang baru tercipta dari hasil penggabungan 3 bank ini.

Dari segi nasabah, BSI tercatat memiliki 14,9 juta nasabah setelah merger. Pelayanan terhadap nasabah maupun mitra usaha tetap di lakukan berbarengan dengan edukasi serta informasi terbaru dari BSI. Sehingga Anda yang sudah menjadi salah satu nasbah dari 3 bank pelat merah sebelumnya ingin menabung atau melakukan aktifitas perbankan lainnya bisa datang ke kantor sesuai jam operasional biasanya.

Iklan

Namun pasca merger, kemungkinan logo bank sudah berbubah menjadi Bank Syariah Indonesia dari yang sebelumnya BRI Syariah, BNI Syariah ataupun Bank Syariah Mandiri.

Cara Migrasi Rekening ke Bank Syariah Indonesia

Jika Anda merupakan nasabah salah satu bank syariah dari BRI Syariah, BNI Syariah ataupun Bank Syariah Mandiri mungkin akan bertanya-tanya, “Apa yang harus saya lakukan? Bagaimana cara migrasi rekening?”

Anda bisa melakukan migrasi dengan 2 cara yakni secara digital atau langsung datang ke kantor cabang BSI. Berikut adalah penjelasan detailnya!

Migrasi Rekening Secara Digital

Anda bisa melakukan migrasi rekening dari BNI syariah atau BRI Syariah ke Bank Syariah Indonesia secara digital dengan mudah melalui :

1. Call Center 14040

Jika Anda ingin melakukan migrasi rekening ke Bank Syariah Indonesia melalui call center, lakukan langkah-langkah berikut ini!

  • Pastikan Anda mendownload aplikasi BSI mobile di Google Play Store/ Appstore terlebih dahulu
  • Hubungi nomor 14040 (call center BSI)
  • Pilih bahasa yang ingin di gunakan : Indonesia (tekan 1), Inggris (tekan 2)
  • Pilih Registrasi BSI Mobile dan Informasi migrasi rekening (tekan 1)
  • Tunggu beberapa saat untuk terhubung dengan staff Bank Syariah Indonesia
  • Anda akan di minta untuk melakukan verifikasi data
  • Menerima kode aktivasi BSI Mobile melalui SMS
  • Lakukan aktivasi BSI Mobile menggunakan kode aktivasi yang telah diterima
  • Migrasi rekening selesai

2. Whatsapp Business BSI

Jika Anda keberatan untuk menelepon call center BSI, cara lainnya untuk melakukan migrasi rekening adalah dengan membalas whatsapp business BSI. Migrasi rekening dengan cara ini mudah sekali Anda hanya perlu :

  • Balas whatsapp BSI dengan mengetik : Aktivasi BSI Mobile
  • Isilah form Aktivasi BSI Mobile
  • Anda akan menerima kode aktivasi BSI Mobile lewat SMS
  • Download aplikasi BSI Mobile di Google Playstore atau App Store
  • Aktifkan BSI Mobile dengan menggunakan kode aktivasi tersebut
  • Migrasi rekening selesai

3. Melalui Live Chat Aisyah

Selanjutnya Anda juga bisa melakukan migrasi rekening melalui Live chat Aisyah. Caranya :

  • Kunjungi website resmi BSI di www.bankbsi.co.id lalu klik live chat
  • Isi data-data seperti nama, email, dan nomor HP (yang terdaftar di bank)
  • Ketik : Aktivasi BSI Mobile dan masukan data yang dibutuhkan
  • Anda akan menerima kode aktivasi BSI Mobile melalui SMS
  • Download aplikasi BSI Mobile di Google Playstore atau App Store
  • Aktifkan BSI Mobile dengan menggunakan kode aktivasi tersebut
  • Migrasi rekening selesai

4. Melalui Mesin ATM

Selain ketiga cara diatas, Anda juga bisa melakukan migrasi rekening lewat ATM. Berikut adalah langkah-langkah yang harus Anda lakukan!

  • Tekan menu “Transfer” lalu pilih bank tujuan selain BRI Syariah, BNI Syariah ataupun Bank Syariah Mandiri
  • Masukan nominal transfer tertentu
  • Masukan kode 99 diikuti nomor hp yang terdaftar di bank pada bagian kode referensi (contoh 9908125564455)
  • Pastikan nama dan kode referensi Anda sudah benar
  • Anda akan menerima kode aktivasi BSI Mobile melalui SMS
  • Download aplikasi BSI Mobile di Google Playstore atau App Store
  • Aktifkan BSI Mobile dengan menggunakan kode aktivasi tersebut
  • Migrasi rekening selesai

Migrasi Rekening Dengan Datang ke Kantor Cabang

Selain lewat cara digital, Anda juga bisa melakukan migrasi melalui kantor cabang secara langsung di kantor cabang BSM, BNIS, atau BRIS tempat ANda membuka rekening. Nah, untuk melakukannya Anda bisa mengikuti langkah di bawah ini!

  • Cek jadwal operasional pelayanankantor cabang tempat Anda membuka rekening
  • Jika KC yang Anda pilih sudah masuk dalam jadwal integrasi, maka harap membawa KTP/Paspor Asli, buku tabungan, dan NPWP (jika ada) saat hendak melakukan migrasi rekening
  • Jika Anda sedang berada di kota yang berbeda dengan cabang tempat Anda membuka rekening, maka Anda bisa melakukan migrasi di kantor cabang BSI ex-Bank Syariah Mandiri

Sebagai info tambahan, biasanya migrasi rekening BSI Anda akan selesai maksimal H+3 setalah BSI Mobile Anda aktif. Selain itu, nasabah tidak dikenakan biaya apapun selama proses migrasi rekening (gratis). Jika Anda sudah melakukan migrasi, otomatis kartu ATM lama Anda juga akan diganti dengan kartu ATM berlogo BSI.

Produk dan Layanan BSI

Setelah efektif per tanggal 1 Februari 2021, Bank Syariah Indonesia langsung masuk dalam top 10 bank terbesar di Indonesia. BSI hadir untuk melengkapi pilihan masyarakat Indonesia dalam melakukan transaksi perbankan berlandaskan prinsip syariah. Secara umum, layanan BSI trdiri dari kategori Individu, Perusahaan, Digital Banking dan Kartu.

Ternyata layanan yang di tawarkan BSI sangat banyak dan menari. Apa saja layanan yang di tawarkan oleh BSI? Berikut ulasan selengkapnya!

Individu

Pada kategori ini ada beberapa layanan yang di tawarkan seperti :

1. Tabungan

Pada layanan tabungannya saja, BSI menyediakan berbagai kategori tabungan yang bisa kita pilih diantaranya :

  • BSI Tabungan Bisnis
  • BSI Tabungan Classic
  • BSI Tabungan Easy Mudharabah
  • BSI Tabungan Easy Wadiah
  • BSI Tabungan Efek Syariah
  • BSI Tabungan Junior
  • BSI Tabungan Mahasiswa
  • BSI Tabungan Payroll
  • BSI Tabungan Pendidikan
  • BSI Tabungan Pensiun
  • BSI Tabungan Prima
  • BSI Tabungan Rencana
  • BSI Tabungan Simpanan Pelajar
  • BSI Tabungan Smart
  • BSI Tabungan Valas
  • BSI Tabunganku
  • BSI Tapenas Kolektif

2. Haji dan Umroh

  • BSI Tabungan Haji Indonesia
  • BSI Tabungan Haji Muda Indonesia

3. Pembiayaan

Pada layanan pembiayaan, BSI meawarkan :

  • BSI Cash Collateral : Program pembiayaan serba guna yang dijamin dengan agunan aset likuid, seperti Deposito, Giro, atau Tabungan
  • BSI Distributor Financing : Program pembiayaan modal kerja dengan skema Value Chain
  • BSI Griya Hasanah : Program pembiayaan untuk berbagai keperluan seperti pembelian rumah baru/ second/ ruko/ rukan/ apartemen, Pembelian Kavling Siap Bangun, Pembangunan/Renovasi Rumah, Take over, refinancing untuk kebutuhan lainnya dengan cicilan tetap
  • BSI Griya Konstruksi : Program pembiayaan untuk pembelian rumah baru/ second /ruko/ rukan/ apartemen yang mana keuntungannya dilakukan berdasarkan bagi hasil yang telah disepakati
  • BSI Griya Mabrur : Program pembiayaan kepemilikan rumah yang berhadiah porsi haji jika pembiayaan lancar selama selama 2 tahun
  • BSI Griya Simuda : Program kepemilikan rumah di usia muda dengan plafon pembiayaan hingga 120% dan tenor hingga 30 tahun

4. Investasi

Adapun layanan investasi yang di tawarkan oleh BSI adalah sebagai berikut!

  • Bancassurance
  • BSI Deposito Valas
  • BSI Reksa Dana Syariah
  • Cash Waqf Linked Sukuk Ritel (Sukuk Wakaf Ritel)
  • Deposito Rupiah
  • Referral Retail Brokerage
  • SBSN Ritel

5. Transaksi

Pada kategori transaksi, BSI hadir untuk memudahkan transaksi para nasabah dengan layanan :

  • BSI Giro Rupiah
  • BSI Giro Valas

6. Emas

BSI juga menawarkan transaksi emas dengan 2 layanan :

  • BSI Cicil Emas
  • BSI Gadai Emas

7. Bisnis

  • BSI Bank Garansi
  • BSI Cash Management
  • BSI Deposito Ekspor SDA
  • BSI Giro Ekspor SDA
  • BSI Giro Optima
  • BSI Giro Pemerintah
  • BSI Pembiayaan Investasi

8. Prioritas

Layanan BSI dalam kategori prioritas adalah layanan eksklusif yang di tawarkan BSI berupa :

  • BSI Prioritas : Program fasilitas istimewa kepada nasabah perorangan BSI yang terpilih seperti Hadiah Milad, Konsultasi Zakat & Waris, Airport Executive Lounge dll
  • BSI Private : Program fasilitas istimewa kepada nasabah perorangan BSI yang memiliki saldo akumulatif minimal sebesar Rp5 Miliar berupa Hadiah Milad, Acara Eksklusif, Medical Check Up Tahunan dll
  • Safe Deposite Box (SDB) : Layanan penyimpanan harta atau surat berharga, yang ditempatkan pada suatu ruang yang dirancang secara khusus dari bahan baja yang kokoh, tahan bongkar dan tahan api.

Perusahaan

Ulasan diatas merupakan layanan untuk individu/ perorangan dari BSI. Nah sekarang kita akan beralih pada layanan untuk perusahaan yang di tawarkan BSI.

1. Trade Finance & Services (untuk perusahaan)

  • Pembiayaan Investasi
  • Penyelesaian Wesel Ekspor
  • LC Issuance/SKDBN
  • Buyer Financing
  • Distributor Financing
  • Supplier Financing
  • Bank Garansi

2. Pembiayaan (untuk perusahaan)

  • Investasi Terikat Syariah Mandiri
  • Refinancing
  • Multifinance
  • Pembiayaan Rekening Koran Syariah
  • Agency, Sindikasi dan Clubdeal
  • Pembiayaan Modal Kerja

3. Simpanan (untuk perusahaan)

  • Giro SBSN
  • Deposito DHE SDA
  • Giro DHE SDA
  • Giro Optima

4. Cash Management

  • CMS
  • OPBS (SO/DO) Pertamina

Kelebihan dan Kekurangan Tabungan BSI

Disamping kelebihannya, tentu produk dan layanan BSI pun tidak lepas dari kekurangannya. Sebagai pertimbangan, terutama bagi Anda yang berminat menjadi nasabah BSI berikut adalah rangkuman tentang kelebihan maupun kekurangan dari beberapa produk tabungan BSI!

1. Tabungan Easy Mudharabah

Tabungan Easy Mudharabah adalah layanan tabungan dalam mata uang Rupiah dari BSI dengan akad mudharabah (bagi hasil).

Kelebihan

  • Bisa buka rekening secara online
  • Gratis tarik tunai di ATM BSI dan Bank Mandiri
  • Gratis bertransaksi di EDC Bank Mandiri dan EDC Bank di Indonesia Serta EDC dengan jaringan Prima.
  • Ada fasilitas mobile banking dan internet banking
  • Kartu ATM bisa digunakan di semua mesin ATM di Indonesia (ATM Bersama, ATM Prima, ATM Link, dan ATM berlogo VISA)
  • Setoran awal sangat ringan (Perorangan Rp. 100 ribu dan Non Perorangan Rp. 1 juta)
  • Mendapatkan bonus atas dana yang di kelola oleh BSI

Kekurangan

  • Ada biaya administrasi bulanan Rp 10 ribu
  • Ada biaya penutupan rekening Rp 10 ribu
  • Untuk jenis tabungan Non Perorangan tidak mendapatkan kartu ATM

2. Tabungan Easy Wadiah

Tabungan Easy Wadiah merupakan layanan tabungan dalam mata uang Rupiah dari BSI dengan akad wadiah (titipan murni). Sehingga berbeda dengan Tabungan Easy Mudharabah, Tabungan ini maka Anda tidak akan mendapatkan bonus atas dana yang di kelola oelh BSI.

Kelebihan

  • Gratis biaya administrasi bulanan
  • Gratis tarik tunai di ATM BSI dan Bank Mandiri
  • Gratis bertransaksi di EDC Bank Mandiri dan EDC Bank di Indonesia serta jaringan Prima.
  • Fasilitas mobile banking dan internet banking
  • Kartu ATM bisa digunakan di semua mesin ATM di Indonesia
  • Setoran awal sangat ringan (Perorangan Rp 100 ribu dan Non Perorangan Rp. 1 juta)

Kekurangan

  • Tidak mendapatkan bonus apapun
  • Untuk jenis tabungan Non Perorangan tidak mendapatkan kartu ATM.

3. BSI Tabungan Haji & Haji Muda Indonesia

BSI Tabungan Haji & Haji Muda Indonesia adalah tabungan untuk perencanaan jai dan umroh segala umur dengan akad akad Wadiah Yah Dhamanah atau Mudharabah Muthlaqah.

Kelebihan

  • Bisa membuat rekening seceara online
  • Gratis biaya administrasi perbulan
  • Tidak ada biaya penutupan rekening
  • Notifikasi otomatis ketika saldo telah cukup untuk di daftarkan haji
  • Online dengan Siskohat
  • Ada fasilitas kartu ATM dan fasilitas e-Banking jika sudah terdaftar di Siskohat
  • Setoran awal sangat ringan hanya Rp. 100 ribu saja

Kekurangan

  • Nasabah baru bisa mendapatkan kartu ATM Haji Umrah dan fasilitas E Chanel jika sudah melakukan pendaftaran haji (Siskohat)

Sebagai informasi tambahan, bahwa Anda tidak bisa melakukan penarikan saldo tabungan Haji dan Haji Muda Indonesia sewaktu-waktu.

4. BSI Tabungan Berencana

BSI Tabungan Berencana merupakan tabungan berjangka (sistem auto debet) dengan akad Mudharabah Muthlaqah.

Kelebihan

  • Gratis biaya administrasi perbulan
  • Gratis biaya penutupan rekening setelah jatuh tempo
  • Mendapatkan gratis perlindungan asuransi syariah
  • Mendapatkan bonus
  • Pilihan tenor sampai dengan 10 tahun
  • Membantu membangun kebiasaan menabung tiap bulan

Kekurangan

  • Ada biaya penutupan jika nasabah menarik d sebelum jatuh tempo yakni Rp 50 ribu
  • Tidak ada fasilitas kartu ATM dan juga E-Channel
  • Pembukaan rekening di Cabang (Sistem online sedang dalam pengembangan)

5. BSI Tabungan Pendidikan

BSI Tabungan pendidikan adalah tabungan yang dikhususkan untuk merencanakan biaya pendidikan anak. Tabungan jenis ini menggunakan akad Mudharabah Muthlaqah dengan sistem autodebet.

Kelebihan

  • Gratis biaya administrasi perbulan
  • Tidak ada biaya penutupan rekening setelah jatuh tempo
  • Mendapa gratis perlindungan asuransi syariah
  • Mendapatkan bonus
  • Pilihan jangka waktu beragam mulai dari 1 sampai 20 tahun
  • Bisa top up di luar setoran bulanan
  • Membantu nasabah disiplin menabung setiap bulan untuk kepentingan pendidikan.

Kekurangan

  • Jika nasabah Rekening sebelum jatuh tempo maka akan dikenakan biaya penutupan sebesar Rp100 ribu
  • Tidak ada fasilitas kartu ATM dan E Channel.

Bagaimana, sudah mulai terpikirkan manakah tabungan BSI yang cocok untuk Anda? Seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya, bahwa tabungan BSI ada lebih dari yang di jelaskan pada poin ini. Jika Anda penasaran dengan jenis tabungan lainnya, Anda bisa mengunjungi website resmi BSI untuk mendapatkan info lebih lanjut.

Syarat dan Cara Registrasi Nasabah Baru BSI

Cara registrasi untuk membuka rekening baru di BSI sangat mudah. Anda bisa mendaftar tanpa harus pergi ke Bank (secara online). Nah jika Anda tertarik, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini. Namun sebelum itu, simak dulu syarat-syaratnya!

Syarat Pembukaan Rekening Tabungan BSI

  • WNI (Warga Negara Indonesia) berusia minimal 18 tahun
  • Memiliki kartu identitas (KTP/ Passport dsb)
  • Memiliki NPWP (Opsional)

Cara Registrasi Rekening Tabungan BSI

  1. Mendownload dan instal Aplikasi BSI Mobile di Play Store atau App Store
  2. Pilihlah menu “Buka Rekening”
  3. Pilih jenis rekening (Easy Wadiah ataukah Easy Mudharabah)
  4. Pilih jenis kartu ATM (Untuk pendaftaran oline hanya tersedia ATM GPN Silver), tap “Selanjutnya”
  5. Isilah informasi kontak seperti Email dan Nomor HP serta kode refferal (jika ada), tekan “Selanjutnya”
  6. Masukan kode OTP yang di terima melalui SMS
  7. Masukan dokumen serta data-data yang di butuhkan.Seperti foto KTP dan foto selfie dengan KTP, NIK dan alamat lengkap
  8. Upload foto tanda tangan (ambil selembar kertas putih dan tandatangan di atasnya, lalu foto sesuai petunjuk), tekan “selanjutnya”
  9. Isi data tentang keuangan dan pekerjaan
  10. Isi data tentang informasi rekening (tujuan pembukaan rekening, sumber dana dll)
  11. Lakukan konfirmasi pembukaan rekening dengan mencentang beberapa kotak kecil pada kolom pesetujuan, tap “selanjutnya”
  12. Lakukan verifikasi videocall. Petugas CS BSI akan menghubungi Anda melalui videocall
  13. Proses pembukaan rekening BSI secara online sudah selesai
  14. Tunggulah beberapa saat (selama hari kerja) sampai rekning Anda benar-benar siap, karena sistem sedang memverifikasi semua data

Agar proses pendaftaran bisa berhasil, ada baiknya memastikan terlebih dahulu bahwa jaringan internet Anda lancar. Karena jika jaringan internet macet, pendaftaran rekening akan sulit di lakukan. Anda harus melakukan setoran awal sebesar Rp 100 ribu. Caranya bisa dengan mentransfer ke rekening Mandiri Syariah, BNI Syariah atau BRI Syariah.

Untuk mendapatkan kartu ATM dan buku tabungan Anda harus datang kekantor cabang yang sudah di tentukan saat proses pendaftaran sebelumnya. Fasilitas buku tabungan maupun ATM tidak dipungut biaya apapun (gratis).

Iklan

Kantor Cabang

Salah satu pertimbangan untuk membuka rekening dan keperluan keuangan lainnya adalah kantor cabang. Saat ini sudah ada 3 kantor cabang BSI yang bisa melayani nasabah dari 3 bank syariah diatas dengan layanan basic servicing. Basic servicing yang dimaksud ini meliputi :

  • Tarik tunai
  • Setoran tunai
  • Pemindahbukuan
  • Akses data nasabah
  • Cek riwayat transaksi & saldo
  • Penutupan rekening
  • Cetak buku tabungan dan pembukaan rekening baru Bank Syariah Indonesia

Masing-masing kantor cabang pilot BSI berada di :

  1. Bank Syariah Indonesia KC Jakarta Hasanudin (Ex- Bank Syariah Mandiri) : Jalan S. Hasanudin No. 57 Jakarta Selatan.
    No telepon: (021) 2701515, 2701505
  2. Bank Syariah Indonesia KC Jakarta Barat (Ex- BNI Syariah) : Jalan Arteri Kelapa 2 No.40A Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
    No telepon : (021) 22123271, 22123785
  3. Bank Syariah Indonesia KC Tangerang BSD City (Ex- BRI Syariah) : Ruko Tol Boulevard Blok D, No.20-21 Jalan Pahlawan Seribu, Kota Tangerang Selatan
    No telepon: (021) 53156565

Diluar 3 kantor cabang pilot di atas, nasabah BRI Syariah, BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri bisa bertransaksi di kantor cabang ketiga bank tersebut seperti biasanya. Ada 1366 cabang ketiga bank tersebut yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia yang secara bertahap sedang melakukan integrasi sejak 1 Februari 2021. Anda juga bisa melakukan transaksi dengan mudah karena BSI sudah di dukung lebih dari 2.447 jaringan ATM.

Baca yuk, 5 Macam Investasi Syariah yang Menguntungkan

Nah, bagi Anda yang ingin tahu dimana letak kantor pusat BSI saat ini, kantor pusat BSI berada di Jalan Abdul Muis No. 2-4, Jakarta Pusat (dulunya kantor pusat BRI Syariah).

Kesimpulan

Prospek perbankan syariah nampaknya cukup cerah. Setidaknya itulah pendapat dari beberapa ekonom dan ahli. Kita lihat saja bagaimana perkembangan selanjutnya dari BSI.

Bagi Anda yang merupakan nasabah lama dari BNIS, BRIS, atau BSM, sekarang tidak perlu bingung lagi tentang cara migrasi. Migrasi rekening bisa di lakukan dengan mudah dan gratis. Jika lupa langkah-langkahnya, Anda tinggal kembali membaca artikel ini kapanpun.

Nah, jika Anda berminat menjadi calon nasabah baru, layanan Bank Syariah Indonesia yang di ulas ditas mungkin patut Anda pertimbangkan. Itu saja dulu ulasan mengenai Bank Syariah Indonesia. Semoga penjelasan diatas bisa menjadi awal perkenalan yang baik dengan BSI apalagi jika Anda tertarik dengan saham BRIS.

Yulinda Nurlisdiana: Hai, saya Yulinda Nurlisdiana, penulis di folderbisnis

This website uses cookies.