Belajar dari Kerajaan Bisnis Gwyneth Paltrow, ‘Istri’ IRON MAN yang Super Tajir!

Kalangan milenial mengenal sosok Gwyneth Paltrow sebagai Pepper Potts, kekasih yang akhirnya menjadi istri salah satu superhero Marvel, Iron Man. Sejak debut sebagai Potts dalam film IRON MAN tahun 2008 silam, Gwyneth identik sebagai perempuan mandiri yang cerdas dan sangat mahir berbisnis. Tak heran kalau Tony Stark alias Iron Man membiarkan Potts mengelola bisnis miliaran dolarnya.

Namun tahukah Anda, sosok Potts yang cantik dan juga cerdas berbisnis itu sepertinya memang jadi kepribadian asli Gwyneth. Meski berstatus sebagai aktris Hollywood papan atas, ibu dua anak berusia 46 tahun ini rupanya seorang pebisnis perempuan yang sangat luar biasa. Lepas dari pencapaian luar biasanya dalam dunia akting termasuk Piala Oscar lewat film SHAKESPEARE IN LOVE (1998), insting berbisnis Gwyneth sangat layak untuk dipelajari.

Seperti layaknya banyak pebisnis yang sukses berat berkat hobi, seperti itulah mantan istri vokalis band Coldplay, Chris Martin, ini mengawali langkah jadi pengusaha. Dikenal akan gaya hidup super sehat dan berbagai diet ekstrem, Gwyneth dengan sangat cerdik menjadikannya sebagai sebuah kerajaan bisnis dengan nilai miliaran rupiah!

Goop Jadi Awal Gurita Bisnis Gwyneth

Putri dari aktris senior Hollywood, Blythe Danner dan produser TV Bruce Paltrow ini memang selalu memiliki tubuh yang langsing karena kebiasaan hidup sehatnya sejak dulu. Menyadari banyak orang yang tertarik, Gwyneth pun menyuarakan gaya hidup sehatnya melalui newsletter pada tahun 2008 yang bernama Goop.

Kerajaan Bisnis Gwyneth Paltrow
belajar dari kerajaan bisnis Goop milik Gwyneth Paltrow

Tak butuh waklu lama, Goop pun bertransformasi menjadi sebuah perusahaan online di mana Gwyneth bebas menulis berbagai artikel kesehatan, olahraga, detoksifikasi dan resep masakan sehat di websitenya. Hanya dalam waktu satu tahun saja, pelanggan Goop sudah mencapai 150 ribu orang. Yang unik, nama Goop ini diambil dari singkatan namanya yakni GP.

Fokus membesarkan Goop, Gwyneth pun mengajak Lisa Gersh, petinggi media Martha Stewart Living Omnimedia menjadi CEO dari Goop. Dari sebuah situs kesehatan dan gaya hidup, Goop menjadi e-commerce dan menjual berbagai produk dan brand mereka sendiri seperti vitamin Goop Wellness yang menargetkan pasar perempuan modern.

Tercatat, angka penjualan Goop melonjak empat kali lipat dalam kurun waktu setahun saja. Di mana sebelumnya memperoleh pendapatan setahun Rp 225-300 miliar jadi untung Rp 677-903 miliar! Media Times sampai melaporkan ketika pertama kali berjualan produk, Goop berhasil membukukan transaksi fantastis mencapai Rp 1,5 miliar.

Kontroversi Goop

Bukan cuma menyasar pengguna internet, Gwyneth juga mengenalkan gaya hidup sehatnya lewat buku resep masakan sehat yang biasa dia konsumsi. Tidak mengecewakan, buku keduanya yang berjudul It’s All Good: Delicious, Easy Recipes That Will Make You Look Good and Feel Great yang rilis pada 2013 sudah ramai dipesan bahkan empat bulan sebelum perilisan.

Baca juga: 10 Ide Bisnis StartUp Paling Potensial di 2019, Layak untuk Dicoba!

Namun yang namanya bisnis, tidak pernah berjalan tanpa masalah. Hal itu pula yang mengikuti langkah Gwyneth dengan Goop. Perempuan yang dikenal dengan pola makan makrobiotik ini dituding terlalu mengada-ngada. Beberapa artikel kesehatan di Goop dan resep-resep masakan yang dia tulis dilaporkan tidak memiliki bukti ilmiah dan menyesatkan masyarakat.

Kerajaan Bisnis Gwyneth Paltrow
produk kecantikan Goop

Salah satu metode kesehatan Goop yang membuat Gwyneth banjir kritikan tajam adalah penggunaan Telur Giok dalam vagina yang dilarang keras dokter kandungan. Kontroversi ini sempat membuat Goop dituntut membayar Rp 2 miliar. Namun apakah itu membuat Goop bangkrut? Jelas tidak. Bahkan perusahaan lifestyle milik Gwyneth ini mencatat pendapatan tiga kali lipat di 2018. Goop pun memiliki nilai mencapai Rp 1,2 triliun!

Banyak Dikritik, Goop Makin Mendunia

Meskipun diterpa suara-suara sumbang terhadap Goop, Gwyneth sepertinya tak peduli dan terus melakukan ekspansi global. Di saat film AVENGERS: END GAME masih memuncaki box office dunia, Gwyneth di dunia nyata juga terus melebarkan jangkauan bisnis Goop. Pada 19 April 2019, Pop-up Store pertama Goop dibuka di kawasan Midtown Garden, Tokyo.

Kerajaan Bisnis Gwyneth Paltrow
cabang Goop di Tokyo, Jepang

Dalam toko tersebut, masyarakat bisa membeli berbagai produk kecantikan, fashion dan kesehatan milik Goop. Bahkan beberapa produk di antaranya didesain terbatas hanya untuk publik Jepang saja. Tak cuma itu, Anda juga bisa mencicipi cafe kuliner sehat ala Goop di pop-up store tersebut yang tentunya menyasar konsumen vegetarian.

Gwyneth Lebarkan Investasi ke Fashion

Meskipun dikenal akan gaya hidup sehat dan tubuh ramping bikin banyak perempuan cemburu, Gwyneth rupanya punya ketertarikan khusus pada dunia fashion selain kesehatan tentunya. Akhirnya pada tahun 2016 kemarin, Gwyneth resmi meluncurkan label pakaian Goop.

Yang menarik, Gwyneth rupanya tidak berbisnis fashion hanya pada clothing line Goop saja. Dirinya rupanya berinvestasi dalam jumlah cukup besar pada brand Universal Standard, yang dikenal sebagai merk pakaian ukuran besar. Tak main-main, bersama beberapa pengusaha lainnya, Gwyneth menanamkan modal USD 7 juta pada bisnis fashion milik wartawan mode Alexandra Waldman dan Polina Veksler itu.

Cafe Makanan Organik Masuk Dalam Gurita Bisnis Gwyneth

Banyak menulis resep makanan sehat, tentunya belum lengkap jika perempuan yang pada 2018 lalu sudah melepas masa jandanya dengan Brad Falchuk ini tidak terjun ke bisnis kuliner. Hal itu terjawab pada pertengahan Maret 2017 saat dirinya resmi membuka cafe makanan organik di New York.

Dilengkapi dengan aneka menu makanan serta minuman sehat, Gwyneth menjalankan bisnisnya bersama CEO Maria Baum dan pelatih kebugarannya, Tracy Anderson. Namun jika ditelusuri, cafe bernama 3 Green Hearts ini sebetulnya adalah cabang yang ketiga. Cabang pertama berupa pop-up cafe yang dibuka di pusat kebugaran milik Tracy pada 2015 silam. Sementara cabang keduanya sudah dibangun di New York.

Namun cabang kedua dirasa memiliki ukuran bangunan yang terlalu kecil sehingga membuat Gwyneth memutuskan membangun lagu cafe baru sebagai cabang ketiga. Konsumen bisa menikmati aneka kopi, smoothie hingga makanan siap saji yang semuanya berbahan dasar organik.

Sukses Bisnis, Gwyneth Tinggalkan Hollywood?

Meraup jutaan dolar dari Goop jelas membuat Gwyneth mulai memfokuskan diri dalam berbisnis. Lantas bagaimana dengan karir akting yang sudah dia bangun sejak masih kecil? Dalam sebuah wawancara dengan majalah Extra pada tahun 2017, ibu dari Apple dan Moses ini secara jujur tak menampik kalau dirinya mulai ragu dengan karir aktinya di masa depan.

Baca juga: 10 Tips Memulai Usaha Baru Bagi Pemula Dari Praktisi Bisnis

Kerajaan Bisnis Gwyneth Paltrow
Tony Stark – Pepper Potts (AVENGERS INFINITY WAR)

Dengan perkembangan Goop yang sangat cepat, tentu Gwyneth harus mulai perlahan tidak jadi sorotan utama di Hollywood. Apalagi jika Anda menonton AVENGERS: END GAME, dijelaskan di akhir film itu bahwa Tony Stark tewas dalam usahanya mengalahkan Thanos. Pensiunnya Robert Downey Jr sebagai Iron Man tentu mungkin membuat karakter Pepper Potts tidak muncul lagi. Sehingga bisa dibilang kalau film tersebut merupakan momen terakhir Gwyneth menjadi Potts.

Nah, sangat luar biasa sekali kan perjalanan Gwyneth sebagai pebisnis sukses? Meskipun besar di dunia entertainment dan tidak memiliki latar belakang pebisnis, Gwyneth membuktikan kalau dirinya berbakat jadi pengusaha handal. Anda juga bisa demikian, asalkan memiliki semangat yang giat, terus berinovasi dan memaksimalkan hobi menjadi ladang bisnis. Semangat!

Scroll to Top