Bisnis Ikan Hias, 4 Jenis Ikan Hias yang Bisa Untung Jutaan

Bisnis ikan hias sekarang ini banyak dilakukan dari rumah, dengan memanfaatkan teras, halaman depan atau halaman belakang untuk memajang akuarium tempat ikanmu dibudidayakan. Ada juga yang membuat kolam terpal kecil untuk menampung ikan dengan jumlah yang lebih banyak.

Saya punya beberapa sahabat yang menekuni bisnis ikan hias ini, hampir semuanya berawal dari hobi. Karena jika kamu tidak senang merawat ikan, niscaya modal berapapun yang kamu gelontorkan akan hilang.

Kenapa harus berdasarkan rasa senang?

Karena bisnis ikan hias ini akan terasa ribet bagi orang yang tidak terbiasa dengan rutinitas memberi makan, mengganti air, mengamati perkembangan ikan peliharaan mereka.

Semua tergantung mau seperti apa kamu merancang bisnis ikan hias ini, apakah untuk pembesaran, pembibitan, atau keduanya. Juga jenis ikan apa yang kamu budidayakan akan menjadi pertimbangan apakah hanya ditempatkan di akuarium ukuran kecil, besar, atau kolam terpal.

Untuk ikan hias yang biasa diperjual belikan ini beraneka ragam jenis dan harganya, ada yang satunya seharga 1.000 rupiah, ada juga yang sampai harga jutaan.

Jika modalmu hanya ratusan ribu, jangan khawatir. Pangsa pasar ikan hias harga seribuan itu lebih banyak kok, jadi perputaran uang akan lebih cepat.

Lalu ikan apa saja yang biasa menjadi komoditas bisnis ini? Apakah ikan lele dan bandeng termasuk dalam bisnis ikan hias? Tentu tidak…hehe

1. Ikan Cupang

Bisnis Ikan Cupang
Bisnis Ikan Hias Cupang

Cupang merupakan salah satu jenis ikan hias yang cukup populer di Indonesia. Tampilannya yang indah membuat banyak orang kepincut untuk memelihara ikan yang satu ini.

Mengingat animo masyarakat yang tinggi, membuka usaha budidaya ikan cupang di rumah adalah ide bisnis menjanjikan.

Cupang adalah salah satu jenis ikan yang hidup di air tawar. Salah satu karakteristiknya yang unik dan cantik terdapat pada ekornya yang berbentuk seperti kipas.

Habitat ikan yang satu ini berada di sekitar area Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, dan Brunei Darussalam.

Dengan perawatan yang benar, ikan cupang bisa hidup 3 sampai 5 tahun dan ukurannya bisa mencapai 7 cm. Sekali bertelur, ikan cupang betina bisa menghasilkan 10 hingga 40 butir telur.

2. Ikan Guppy

Ikan Guppy
Ikan Guppy

Guppy, alias gupi atau Poecilia reticulata, merupakan salah satu ikan peliharaan favorit. Baik pemula dan pakar menyukainya. Ikan ini memberikan nuansa warna-warni yang cantik.

Perilakunya tenang. Harganya pun relatif murah. Plus, pemeliharaan dan budidaya yang cukup mudah.

Guppy adalah ikan air tawar tropis. Ikan ini aslinya berasal dari wilayah Amerika Tengah dan Selatan. Ikan ini baru masuk ke Indonesia pada tahun 1920-an.

Diperkenalkan sebagai ikan akuarium. Kemudian dilepas ke alam bebas dan beranak-pinak dengan bebas.

Jenis ikan guppy lokal yang ada di Indonesia bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan jika anda ingin memelihara ikan hias yang indah dengan harga terjangkau.

Bentuk tubuhnya yang kecil, dengan sirip yang berwarna-warni membuat banyak orang menyukainya.

Spesies ikan hias air tawar satu ini merupakan anggota suku Poecilidae yang berukuran kecil dan sangat populer. Banyak orang suka memelihara ikan guppy karena memiliki warna yang cantik.

Tak heran jika para kolektor ikan berlomba-lomba berburu ikan guppy dengan corak yang cantik.

3. Ikan Koi

bisnis ikan koi
KOI

Ikan koi berasal dari bahasa Jepang yang berarti ikan karper. Di Jepang, koi menjadi semacam simbol cinta dan persahabatan. Ini karena koi merupakan homofon untuk kata lain yang juga bermakna kasih sayang atau cinta.

Ikan Koi adalah sejenis ikan yang termasuk ikan mas (Cyprinus carpio) yang mempunyai ornamen yang sangat indah dan jinak.

Koi biasanya dipelihara sebagai hiasan dengan tujuan keindahkan dan keberuntungan di dalam rumah dan luar rumah (kolam koi atau taman air, karena ikan koi dipercaya membawa keberuntungan)

Karena ikan koi sangat dekat berkerabat dengan ikan mas, dan oleh karena itu di Indonesia banyak orang menyebutnya ikan mas koi.

Jenis ikan koi dibedakan tergantung dari warnanya, polanya, dan ukurannya. Beberapa unsur warnanya adalah putih, hitam, merah, kuning, biru, dan krem. Jenis koi paling dikenal adalah jenis ”Gosanke”, yang terdiri dari Kohaku, Taisho Sanshoku, and Showa Sanshoku.

4. Ikan Arwana

Bisnis ikan Hias Jenis Arwana
Ikan Arwana

Ikan arwana yang memiliki nama latin Scleropages formosus, merupakan ikan air tawar yang sangat populer dan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia.

Terlebih, ikan yang biasa digunakan sebagai ikan hias ini, memang memiliki bentuk fisik dan warna yang unik.

Maka tak heran jika, ikan hias asal Asia Tenggara ini memiliki harga yang fantastis. Sehingga, peluang bisnis untuk budidaya ternak ikan arwana, bisa dibilang cukup tinggi, bahkan sangat menguntungkan.

Semua jenis ikan arwana dijual dengan harga yang berbeda, sesuai tempat atau daerah penjualan, ukuran, kelangkaan, hingga kualitas ikan. Bahkan harganya pun bisa berubah sewaktu-waktu, dan bahkan bisa naik setiap tahunnya.

Selain itu, ikan arwana juga termasuk salah satu ikan hias paling digemari atau banyak penggemarnya di Indonesia. Sehingga, para penggemar ikan hias, pasti akan rela merogoh kocek berapapun, untuk seekor ikan arwana dengan kualitas terbaik.

Pasalnya, harga seekor ikan arwana bisa menyentuh harga hingga jutaan rupiah. Bagaimana, tertarik untuk budidaya ternak ikan arwana yang memiliki peluang bisnis besar ini?

Baca juga : 30 Contoh Usaha Makanan yang Menjanjikan di Lingkungan Sekitar

Meski terlihat menguntungkan, budidaya ternak ikan arwana juga membutuhkan kegigihan dalam proses pemeliharaannya. Sehingga, kamu tentunya harus memiliki modal besar untuk biaya produksi.

Memulai Bisnis Ikan Hias

Banyak peralatan yang perlu anda ketahui bahkan miliki demi memperlancar usaha ikan hias ini. Yaitu seperti aquarium untuk tempat tinggal ikan, pompa air, filter, jaring, hingga assesoris untuk mempercantik aquarium.

Dengan peralatan yang lengkap, maka anda akan semakin giat serta yakin dalam menjalankan usaha ikan hias, selain itu anda juga akan semakin mudah menjaring pelanggan.

Selanjutnya adalah memilih jenis ikan yang ingin kamu jual, untuk pemula saya menyarankan untuk menjual ikan dengan harga yang murah dan bisa dijangkau oleh pecinta ikan hias dair kalangan menengah ke bawah.

Guppy, neon tetra, cupang, atau ikan mas koki merupakan beberapa jenis ikan yang bisa menghiasi display di tokomu. Selain itu ada beberap jenis ikan dengan harga dari 1.000 – 5.000 rupiah yang bisa menjadi pilihan bagi pelanggan dari usia anak sekolah.

Baca juga : 30 Contoh Usaha Waralaba Modal Kecil yang Menguntungkan

Untuk menaikkan level toko ikan hiasmu, mendisplay 1 atau 2 jenis ikan louhan dan arwana merupakan pilihan yang tepat. Ini merupakan strategi untuk membangun asumsi calon pembeli dari kalangan menengah keatas bahwa bisnismu ini dilakukan dengan serius dan gak kaleng-kaleng.

Penutup

Kamu juga harus belajar tentang perkawinan, untuk ikan ya bukan untuk kamu yang masih jomblo. Agar kamu tidak hanya bergantung pada supplier pembibit ikan hias, tapi kelak kamu juga bisa mempunyai bibit ikan hias sendiri. Mempunyai pengetahuan dari hulu sampai hilir itu penting agar bisnismu bisa bertahan dan mempunyai banyak pilihan untuk menghasilkan uang.

Bagikan ;

Tinggalkan komentar