10 Kiat Sukses Bisnis Kos-Kosan Bagi Pemula, Pasti Ampuh!

Kalau disuruh memilih, apakah bidang usaha yang sangat menyenangkan dan tak perlu setiap hari ke kantor tapi dapat uang tiap bulan? Maka jawabannya adalah bisnis kos-kosan. Yap, bisnis yang satu ini bahkan banyak diimpikan oleh generasi muda.

Bukan tanpa alasan kenapa bisnis kos-kosan ini banyak penggemarnya, karena memang punya jaminan kehidupan ketika sudah tak produktif lagi. Selain itu, bisnis ini juga menjadi bagian dari investasi properti karena kita memiliki aset berupa rumah kos.

Hanya saja banyak orang yang memilih mundur dari bisnis kos-kosan karena modal yang dibutuhkan cukup besar. Memang, setidaknya Anda harus menyiapkan bangunan berupa rumah kos.

Bagi milenial atau mungkin generasi Z yang masih first jobber, peluang memiliki rumah kos tentu sangatlah sulit apalagi saat ini tak semua orang punya penghasilan cukup membeli properti.

Baca juga: 7 Rahasia Jualan Kue Kering Untuk Pemula Agar Laris Manis

Hmm, apakah ini artinya hanya mereka kalangan tua dengan pekerjaan yang benar-benar stabil finansial saja bisa memiliki rumah kos?

Tenang saja. Ada beberapa kiat yang bisa Anda lakukan sehingga kelompok muda bisa merintis bisnis kos-kosan. Asalkan nanti dijalankan dengan maksimal, tentu akan memberikan keuntungan besar.

Rahasia Agar Milenial Bisa Bisnis Kos-Kosan

ilustrasi rumah kos
© Agoda/Rumah Kos 52

Sebelum mengetahui seperti apa sih strategi agar untung dalam menjalankan usaha kos-kosan, Anda tentu harus mempersiapkan bangunan kos itu sendiri.

Kembali lagi pada fakta bahwa harga bangunan untuk kos tidaklah murah, maka Anda harus mempersiapkan desain yang tepat terlebih dulu.

Langkah paling penting adalah jadi pribadi yang rajin menabung sehingga punya tabungan untuk membeli rumah yang akan dijadikan usaha kos-kosan.

Kalau dana cukup, Anda bisa membeli rumah dengan cara tunai. Belilah properti sesuai dengan kemampuan finansial. Misalkan saja dana yang dimiliki cuma cukup beli rumah untuk kos berisi tiga kamar, maka lakukan saja.

Nanti lambat laun, coba renovasi rumah itu sehingga bisa ditingkat atau diluaskan untuk menambah kapasitas kamar kos. Namun kalau dana yang dimiliki masih belum cukup membeli rumah kos secara tunai, Anda bisa mempertimbangkan dengan pengajuan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Tapi pastikan Anda punya kemampuan untuk membayar angsuran KPR itu dengan tepat, sebelum akhirnya membebankan seluruhnya ke pendapatan operasional rumah kos.

Kalau uang belum cukup untuk beli tunai dan ogah KPR, Anda bisa mempertimbangkan membeli rumah bekas. Tetapi ingat, Anda harus mengeluarkan sejumlah dana untuk renovasi.

Karena ketika membeli bangunan bekas, tentu penampilannya tak sesuai dengan rancangan rumah kos yang diinginkan, sehingga Anda harus menambah sejumlah fasilitas dan sarana yang membuat budget pembeliannya dapat membengkak.

Lalu, apakah ada cara lain yang bisa dilakukan untuk memulai bisnis kos-kosan bagi mereka yang tak sanggup membeli bangunan sendiri?

Ada!

Yaitu dengan mengajak saudara atau rekan untuk berbisnis bareng. Lewat cara ini, Anda bisa meminimalisir risiko dari pengelolaan kos-kosan, tapi tentu harus dilakukan dengan serius.

Jika perlu, sebelum bisnis berjalan lakukan perhitungan mengenai pembagian hasil dan pengelolaan risiko secara seimbang dalam sebuah kontrak bisnis resmi. Dengan begitu, perjanjian ini akan mengikat hubungan yang lebih profesional dan bertanggung jawab.

Baca juga: Tips Ampuh Bisnis Properti dengan Modal Pas-Pasan

Trik-Trik Ampuh Untung Besar Bisnis Kos-Kosan Bagi Pemula

Nah, jika Anda sudah memiliki rumah kos entah bagaimanapun caranya mau beli sendiri, dicicil lewat KPR, renovasi rumah bekas atau patungan dengan orang lain, hal berikutnya adalah dibutuhkan sejumlah strategi.

Strategi ini diharapkan akan membuat bisnis kos-kosan yang Anda geluti bisa menjadi sebuah bidang usaha menjanjikan dalam waktu singkat. Apakah mungkin? Intip pembahasannya berikut ini!

1. Pilih Lokasi Strategis

tampak luar bangunan kos
© Soni Giri Laksana

Strategi pertama agar bisnis kos-kosan Anda bisa memberikan hasil yang optimal adalah Anda wajib memilih lokasi strategis.

Lokasi kos yang strategis dan mudah diakses ke pusat keramaian tentu akan membuat banyak orang tertarik sehingga kamar kos senantiasa diminati. Hanya saja memang lokasi strategis ini sebanding dengan harga bangunan dan tanah yang ditawarkan.

Meskipun modal awal yang dikeluarkan untuk memiliki rumah kos di lokasi strategis ini cukup besar, tapi tentu sebanding dengan peluang penghasilan yang ada.

Anda juga bisa menjadikannya sebagai investasi properti jangka panjang. Selain lokasi yang strategis, pastikan calon rumah kos harus terbebas dari potensi bencana alam seperti banjir dan memiliki sertifikat rumah resmi, serta kejelasan dalam hal perizinan kos-kosan dari Ketua RT/RW setempat.

2. Pasang Harga Kompetitif

Agar bisnis bisa bertahan, mau tak mau Anda memang harus melakukan survei harga ke kompetitor. Misalkan saja Anda memulai bisnis kos-kosan di kawasan kampus, tentu pesaingnya akan sangat banyak.

Cari tahu harga kamar kos yang ditawarkan oleh si pesaing, termasuk ukuran kamar dan fasilitas yang ada. Dengan begitu, Anda bisa menentukan harga yang sesuai pasaran serta tetap kompetitif.

Tentunya harga kamar kos di kawasan kampus akan berbeda dengan harga kamar kos di kawasan pabrik atau perkantoran.

Untuk itulah jangan segan melakukan riset secara teliti kemudian pasang harga yang sedikit lebih rendah dari kompetitor, terutama jika Anda baru saja membuka rumah kos.

3. Selalu Awasi Bangunan

ilustrasi rumah kos
via Merahputih

Lantaran dalam bisnis kos-kosan ini artinya Anda menyewakan hunian, maka sudah pasti kondisi bangunan yang jadi tempat hunian itu haruslah baik.

Contohnya atap yang tidak bocor, tembok yang tidak lembap hingga lantai bangunan yang tidak berlubang. Karena kondisi-kondisi ini jelas akan mempengaruhi harga kamar kos yang hendak ditawarkan dan membuat penghuni tidak nyaman. Jika perlu, tetapkan jadwal rutin untuk mengecek kondisi bangunan.

4. Siapkan Fasilitas

Bagiamanapun juga, rumah kos yang banyak diminati adalah yang menyediakan fasilitas lengkap sesuai dengan tarif yang dipasang. Misalkan saja, Anda memasang tarif per kamar adalah Rp1 juta per bulan, maka usahakan kamar itu sudah memiliki kamar mandi pribadi dan AC.

Tak hanya fasilitas di tiap kamar, fasilitas juga bisa berkaitan dengan kamar mandi umum yang dialiri air bersih. Keberadaan aliran listrik, dapur umum hingga area parkir tentu akan semakin membuat tarif rumah kos makin melambung dan cuan ikut meningkat.

Baca juga: 10 Cara Belajar Trading Forex Anti Bangkrut Bagi Pemula

5. Jaga Kebersihan

ilustrasi rumah kos
© Soni Giri Laksana

Anda tentu senang tinggal di rumah yang bersih, bukan? Begitu pula penghuni kos. Untuk itu Anda haruslah bisa menjamin kebersihan dari tempat kos.

Pekerjakan karyawan yang bertanggung jawab untuk urusan kebersihan seperti menyapu dan mengepel lantai hingga membersihkan area parkir.

Namun yang cukup penting juga, terapkan aturan agar seluruh penghuni kos menjaga kebersihan pula seperti mencuci peralatan makan sendiri sesuai makan hingga membuang sampah di tempatnya.

6. Jamin Keamanan dan Kenyamanan Penghuni

Kiat berikutnya agar bisnis kos-kosan bisa berjalan lancar dan tidak kehilangan konsumen adalah dengan menjamin keamanan dan kenyamanan penghuni.

Mulai dari memberikan kunci pribadi ke setiap pemilik kamar hingga memasang CCTV di lorong kos atau area parkir, demi mencegah tindakan kriminalitas.

Begitu pula dengan tamu penghuni kos, hanya izinkan sampai ada di ruang tamu atau bagian teras saja, jangan boleh ada yang ke kamar. Jika perlu, sewa petugas keamanan yang akan memantau gerbang kos selama 24 jam.

7. Promo Media Sosial

contoh ruangan kamar kos
© flokq/Kost P45

Agar bisnis kos-kosan yang Anda jalankan makin dikenal, jangan segan untuk melakukan promo. Supaya makin efektif dan efisien, pasarkan rumah kos di media sosial apalagi jika memang Anda menargetkan para calon penghuni adalah generasi Z yang kini tengah kuliah atau kalangan first jobber.

Namun jika Anda menginginkan penghuninya adalah pasangan suami istri milenial, Anda pun bisa mempromosikan pula di media sosial dengan konten sesuai. Pastikan Anda memasang foto rumah kos terbaik dan berbagai fasilitas yang tersedia, supaya menarik.

8. Libatkan Anak Kos

Selain mempromosikan kamar kos di media sosial atau platform online lainnya, Anda juga tetap bisa memasang banner mengenai ketersediaan kamar.

Namun yang cukup ampuh pula adalah dengan turut melibatkan penghuni dalam hal promosi. Apalagi kalau penghuninya mahasiswa, mereka tentu punya teman nongkrong dan rekan organisasi yang bisa menjadi calon penghuni kos.

Baca juga: 10 Cara Menghasilkan Uang dari Instagram Hampir Tanpa Modal

Janjikan sejumlah kompensasi kepada setiap penghuni kos yang berhasil membawa temannya untuk ikut ngekos misalkan saja listrik gratis selama sebulan, atau potongan sewa kos sebanyak 10% hingga gratis layanan laundry.

Dengan kompensasi sederhana ini, akan membuat penghuni kos makin loyal dan bukan tak mungkin bakal mempromosikan dengan senang hati.

9. Beri Layanan Tambahan

fasilitas ruang kumpul rumah kos
© flokq/davakos

Meskipun fasilitas yang tersedia di rumah kos yang Anda miliki terbilang lengkap, jangan segan untuk memberikan layanan tambahan.

Misalkan saja ada WiFi gratis khusus penghuni tanpa dibatasi kuota, keberadaan layanan laundry hingga TV kabel sampai sarapan gratis, yang tentunya akan membuat rumah kos Anda jadi primadona.

Semakin menarik layanan tambahan yang disediakan, tentu akan jadi pertimbangan utama dan daya tarik terbesar, sehingga banyak dipilih.

10. Tunjuk Orang Terpercaya

Nah, hal terakhir yang bisa diterapkan agar bisnis kos-kosan berjalan lancar dan selalu cuan adalah tunjuk orang terpercaya.

Seperti namanya, orang ini akan bertanggung jawab penuh kepada operasional kos-kosan, apalagi kalau Anda tak bisa berkunjung setiap waktu. Biasanya orang terpercaya ini harus tinggal di rumah kos, supaya tetap dapat memantau dan memberikan laporan harian.

Ingat, pilih orang terpercaya ini dengan profesional dan wajib punya sifat yang bertanggung jawab serta disiplin, dan juga ramah.

Kesimpulan

Tentu dari ulasan yang sangat lengkap di atas, Anda akhirnya bisa menyimpulkan bahwa bisnis kos-kosan tidaklah sulit jika dikerjakan dengan serius dan benar-benar mengikuti strategi di atas. Bahkan sekalipun Anda sebagai pemiliknya adalah milenial atau kalangan Z first jobber, Anda bisa langsung mendulang sukses berkat penerapan kiat yang tepat. Untuk itulah, semangat dalam mengembangkan usaha rumah kos!

Bagikan ;

Tinggalkan komentar