10 Bisnis Minuman yang Sukses di-Waralabakan! Tertarik Mencoba?

Kemudahan bisnis waralaba alias franchise yang tak perlu repot-repot mengenalkan brand memang membuat konsep ini sangat diminati oleh banyak orang. Bahkan dalam perkembangannya, di Indonesia ternyata bisnis franchise memiliki jenis yang sangat beragam. Mulai dari jasa pengantaran, jasa laundry, biro wisata hingga kuliner baik makanan atau minuman, laris-manis dijadikan konsep bisnis waralaba.

Mengingat Indonesia adalah negara tropis, tampaknya franchise minuman memiliki pangsa pasar yang cukup luas. Nah, bagi Anda yang tengah ingin mencoba bisnis waralaba, 10 produk minuman berikut ini layak untuk dipilih karena sudah sukses terbukti dengan jaringan franchise yang tersebar di beberapa kota di Tanah Air.

10 Bisnis Minuman yang Menjelma Jadi Waralaba Sukses di Indonesia

1. Es Teler 77

Es Teler 77

Sebagai minuman asli Indonesia, es teler memang diminati semua kalangan. Hal ini akhirnya menarik brand Es Teler 77 untuk menawarkan bisnisnya dalam konsep waralaba sejak tahun 1987. Sudah berjalan lebih dari 30 tahun, Es Teler 77 adalah salah satu franchise terbaik dan terpopuler di Indonesia. Tak main-main, Es Teler 77 sudah memiliki setidaknya 200 cabang baik di Nusantara hingga luar negeri. Dengan manajemen modern dan kontrol kualitas ketat atas bahan bakunya, Es Teler 77 menetapkan biaya fee mulai Rp85 juta untuk kontrak lima tahun.

2. Kopi Janji Jiwa

Kedai Kopi Janji Jiwa

Inilah salah satu brand kopi yang paling digemari kalangan milenial. Dengan jargon kopi dari hati, gerai minuman kopi milik PT Luna Boga Narayan yang didirikan sejak awal tahun 2018 ini pun berkembang luar biasa pesat. Dalam waktu hampir dua tahun, Kopi Janji Jiwa bahkan sudah memiliki setidaknya 500 cabang di seluruh Indonesia.

Sekadar informasi, Kopi Janji Jiwa sendiri satu grup dengan brand minuman asal Thailand, Think Thai Tea dan Go Mango. Tak heran kalau Kopi Janji Jiwa mengikuti jejak ‘seniornya’ sebagai bisnis waralaba. Bagi Anda yang tertarik menjalin bisnis kemitraan Kopi Janji Jiwa, bisa langsung menghubungi website resmi mereka karena berbakai tarif waralaba yang ditawarkan bersifat eksklusif.

Baca juga: 30 Contoh Usaha Waralaba Modal Kecil yang Menguntungkan

3. Cokelat Klasik

Sempat mengalami kegagalan usaha di tahun 2011, Martalinda Basuki mulai fokus kembali berjualan minuman cokelat pada tahun 2012. Dengan brand Cokelat Klasik, perempuan berhijab ini mulai menawarkan kemitraan waralaba sejak Januari 2013. Dalam waktu 1,5 tahun saja, Cokelat Klasik sudah memilliki hampir 70 cabang yang tersebar di Malang, Kediri, Tulungagung, Solo, Cilegon, Balikpapan dan Lampung.

Fokus memasarkan lewat media sosial, Cokelat Klasik pun makin populer terutama di kalangan generasi muda. Untuk jadi mitra usaha waralaba Cokelat Klasik, Martalinda menawarkan dua jenis paket utama yakni Paket Reguler dengan biaya mulai Rp18 juta, Paket Mall tanpa booth mulai Rp14 juta. Namun tidak menutup kemungkinan Anda juga bisa memilih paket ala kedai atau cafe, dengan biaya yang berbeda.

4. Khun Thai Tea

Khun Thai Tea

Menawarkan resep otentik asli minuman teh susu asli Thailand, Khun Thai Tea adalah salah satu bisnis waralaba minuman dengan pertumbuhan paling cepat pada tahun 2017. Berasal dari Thailand, minuman yang konon menggunakan resep olahan daun teh asli Thailand berusia lebih dari 60 tahun ini sudah memiliki cabang franchise di Filipina, Singapura dan Indonesia.

Brand Khun Thai Tea sendiri resmi berdiri pada tahun 2016 dan meyakinkan kalau harga waralaba mereka cukup kompetitif. Melalui website resminya, Khun Thai Tea mematok tarif tipe Master Franchise mulai USD2.000-15.000 (sekitar Rp27,9 juta-200 juta) tergantung lokasi negaranya. Namun untuk calon mitra waralaba di Indonesia, Khun Thai Tea menawarkan harga mulai Rp 15 juta untuk tipe Franchise Standart.

5. Cappucino Cincau Tempoe Doloe

Ingin waralaba minuman populer dengan harga murah meriah? Cappucino Cincau (Capcin) Tempoe Doloe ini adalah pilihan terbaik. Berasal dari Gresik, calon mitra franchise minuman Capcin ini hanya perlu merogoh dana mulai Rp2 juta (hanya memperoleh spanduk dan bahan baku sesuai ketentuan). Menawarkan resep lawas kopi cappucino dan cincau sejak tahun 1945, Capcin Tempoe Doloe tetap diminati.

Baca juga: Inilah 10 Bisnis Franchise dengan Modal Kurang dari 10 Juta Rupiah

6. Teh Poci

Meskipun minuman es teh sudah hadir dengan begitu modern, tetap saja pecinta rasa otentik es teh masih sangat banyak. Hal inilah yang membuat jaringan waralaba Teh Poci tetap diminati dan sudah dibuka di seluruh penjuru Indonesia. Fakta bahwa es teh merupakan minuman favorit masyarakat Indonesia, Teh Poci tentu memiliki pasar yang menjanjikan. Untuk jadi mitra waralaba, Teh Poci mematok tarif mulai Rp 6,7 jutaan di mana Anda sudah memperoleh peralatan berjualan komplit termasuk booth dan mesin sealer.

7. Chatime

Chatime

Popularitas minuman bubble tea atau teh mutiara asal Taiwan di Indonesia membuat brand Chatime laris manis. Sebagai jaringan bisnis waralaba minuman kelas internasional, Chatime sudah memiliki lebih dari 1.000 cabang di 26 negara termasuk Amerika Serikat sejak tahun 2006. Untuk Indonesia, Chatime dikelola Grup Kawan Lama yang pada tahun 2018, telah mencapai 230 outlet di seluruh Tanah Air.

Grup Kawan Lama juga membuka kesempatan untuk calon mitra waralaba yang sayangnya enggan memberitahu harga terperinci. Hanya saja untuk Chatime Australia, calon mitra dikenai biaya deposit mulai AUD3.300 (sekitar Rp 31,6 juta). Jika melihat jumlah pelanggan Chatime di Indonesia yang sudah menembus ribuan orang, terutama di kalangan generasi muda, tentu nilai franchise-nya cukup menguntungkan.

8. Air Minum Biru

Jika kebanyakan bisnis waralaba minuman lain yang dibahas adalah produk-produk minuman kekinian, Air Minum Biru cukup percaya diri dengan produk air mineral asli. Depo Air Minum Isi Ulang Biru menawarkan gerai pengisian air minum mineral berkualitas dengan teknologi canggih dan tentunya sehat. Dimulai sejak tahun 2002, Depo Air Minum Isi Ulang Biru kini sudah tersebar di beberapa kota besar pulau Jawa. Untuk calon mitra waralaba, Air Minum Biru mematok biaya investasi mulai Rp400 jutaan selama 10 tahun.

9. Kedai Kopi Kulo

Kopi Kulo
© Matcharens

Enggan kalah dengan coffee shop asal luar negeri, Clement Mathias pun mendirikan Kedai Kopi Kulo pada Desember 2017. Hanya dalam waktu lima bulan, belasan cabang Kopi Kulo pun sudah bermunculan dan akhirnya menjadi sebuah jaringan bisnis franchise dengan total 300 outlet di seluruh Indonesia. Jika ingin daftar dalam waralaba, Kedai Kopi Kulo mematok biaya mulai Rp125 juta untuk paket booth dan menyiapkan lokasi strategis.

10. King Mango Thai

King Mango Thai

Inilah brand minuman olahan mangga asal Thailand yang sangat populer di Indonesia dan membuat konsumen rela antri berjam-jam. Meskipun banyak produk serupa, King Mango Thai membuktikan jika mereka adalah pionir jus mangga Thailand. Dengan cabang pertama di Neo Soho, Jakarta pada tahun 2017, outlet King Mango Thai tak pernah sepi. Menawarkan konsep waralaba, King Mango Thai pun sudah bisa ditemukan di Bandung hingga Surabaya.

Tentu setiap bisnis waralaba minuman yang sudah diulas di atas, memiliki keunggulannya masing-masing. Dengan cabang yang sudah tersebar di seluruh pelosok Indonesia hingga luar negeri, tak heran kalau beberapa brand menawarkan tarif franchise yang cukup tinggi. Namun lantaran pangsa pasar mereka sudah terbentuk, Anda tentu tak perlu khawatir dan bisa menjalankan bisnis dengan tenang. Jadi tunggu apalagi? Yuk berbisnis sekarang juga!

Bagikan ;