Bisnis Nasi Box Kekinian, Apa Saja Si yang Harus Dilakukan?

Bisnis Nasi Box Kekinian. Usaha kuliner merupakan salah satu bentuk bisnis yang akan selalu ada sepanjang masa. Hal ini bisa terjadi karena makan merupakan kebutuhan manusia. Aktifitas makan ini pun dilakukan setiap hari, pagi, siang dan malam. Setiap orang memiliki selera berbeda untuk setiap makanan. Maka dari itu meskipun banyak ragamnya, usaha kuliner termasuk yang paling menjanjikan.

Usaha kuliner yang sekarang sedang hits di masyarakat adalah Bisnis Nasi Box Kekinian. Bisnis ini sangat cocok dengan budaya masyarakat Indonesia yang “wajib makan nasi”. Bahkan ada ungkapan yang sering menjadi banyolan yaitu “walaupun sudah makan roti, mie, gorengan dan sejenisnya, tetap dikatakan belum makan jika bukan nasi.”

Selain potensi untung yang besar, ternyata untuk memulai bisnis nasi box kekinian relatif mudah dilakukan untuk pemula. Lalu apa saja sih yang harus dilakukan untuk memulainya? Berikut hal-hal yang harus dilakukan untuk memulai bisnis nasi box kekinian:

1. Konsep Awal Bisnis Nasi Box

Konsep Awal Bisnis Nasi Box
Konsep Awal Bisnis Nasi Box Kekinian/unsplash

Keunikan nasi box dibandingkan dengan nasi lain adalah kemasannya yang hanya berupa box kecil atau paper cup. Sehingga biaya untuk tempat nasi atau tenaga pencuci piring bisa dihemat.

Konsep nasi box juga sangat cocok untuk masyarakat dengan aktivitas yang padat karena dapat dimakan di mana saja dan kapan saja. Dari konsep ini kita bisa menentukan bagaimana konsep awal dari bisnis nasi box yang hendak dibangun.

a. Tetapkan tujuan dan model bisnis

Sebelum memulai bisnis kamu harus menetapkan tujuannya terlebih dahulu. Apakah bisnismu akan dijadikan lahan mencari keuntungan sebesar-besarnya, menjadi nasi box paling enak, atau menjadi bisnis yang memiliki nilai sosial tinggi.

Dengan tujuan yang telah ditetapkan, kamu mulai bisa mencari referensi. Misalnya ingin bisnis nasi box dengan modal rendah tapi keuntungan maksimal. Kamu bisa mencari bisnis-bisnis nasi box mana saja yang sesuai tujuanmu. Dari sana kamu bisa mengamati atau bertanya langsung kepada pemiliknya.

Atau kamu ingin bisnis nasi box kekinian dengan konsep sosial yang bisa membantu para mahasiswa? Hanya mengambil untung sekedarnya tapi banyak dibeli?

Kamu sedang belajar membuat model bisnis? ada 2 artikel yang sudah kami buat;

  1. Model Bisnis SBM (Smart Business Map)
  2. Cara Membuat Bisnis Plan: Langkah demi Langkah

Kamu bisa langsung survei tempat-tempat jual nasi box yang ada di sekitaran kampus atau pasar. Biasanya bisnis-bisnis seperti ini tidak terlalu mengedepankan untung, asal tidak rugi dan nasi selalu habis masih tetap bisa jalan bisnisnya.

b. Tetapkan anggaran, sdm dan tempat

Dari tujuan dan survei model bisnis yang ingin dijalankan, kamu mulai bisa mengira-ngira apa saja yang harus ada. Dari sana keluarlah total anggaran yang diperlukan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah berapa orang sumberdaya yang atau pegawai yang diperlukan untuk memulai bisnis ini. Di mana tempat yang sekiranya cocok dengan tujuan dan model bisnis yang hendak dijalankan. Apakah model bisnisnya hanya offline, online atau dua-duanya.

Selain bentuknya yang offline, online atau dua-duanya, kamu juga bisa menentukan tenggat waktu. Misal dalam kurun waktu 6 bulan offline dulu, jika yang offline sudah stabil maka bisa mulai mendaftar online lewat gojek atau gofood.

Atau bisa juga berjualan secara online terlebih dahulu untuk tes pasar. Jika memang banyak yang suka, maka bisa langsung membuka stand offlinenya. Bentuk bisnis ini kembali lagi pada tujuan awal kamu membuatnya.

Sumberdaya manusia dan tempat berjualan adalah hal utama yang perlu masuk dalam perhitungan. Setelah dua hal tersebut ditetapkan, barulah memikirkan biaya bahan dasar, peralatan, perabotan, akomodasi, dan beberapa anggaran dasar lainnya.

Dari perhitungan ini minimal kamu menghitung berapa total modal pertama yang dibutuhkan dan berapa lama kira-kira modal tersebut dapat kembali.

2. Menentukan Harga Jual Nasi Box

Menentukan Harga Jual Nasi Box
Menentukan Harga Jual Bisnis Nasi Box Kekinian/Unsplash

Setelah semua hal diperhitungkan dengan objektif dan serinci mungkin, langkah selanjutnya adalah menentukan harga. Harga ini dihitung dari modal yang keluar. Tidak hanya secara materil seperti uang, alat dan bahan. Tapi juga secara imateril misal waktu persiapan, kualitas pelayanan, penyajian yang totalitas, dll.

Dari sini akan keluar harga jual dari produk nasi box kekinian yang akan kamu jual. Tapi jika akhirnya Jika kamu merasa modal yang dikeluarkan lebih besar daripada pendapatan dalam kurun waktu tertentu, maka kamu harus mencari strategi lain agar tidak rugi.

Mencari jalan tengah

Ada cara yang bisa dilakukan jika modal lebih besar dari keuntungan yang nantinya akan didapatkan. Beberapa di antaranya seperti:

Bahan Bisnis Nasi Box Kekinian
Bahan Bisnis Nasi Box Kekinian/Unsplash

Tempat

Kadang tempat berjualan satu dengan lainnya memiliki harga yang berbeda. Dari sini kamu bisa mempertimbangkan sekiranya tempat mana yang sesuai budget.

Meskin ada tempat yang lebih oke, tetap tempat yang budgetnya pas lah yang lebih baik. Tapi hati-hati juga karena bisa jadi tempat yang kamu pilih malah membuat bisnismu tidak berjalan sesuai rencana.

Bahan

Biasanya bahan-bahan makanan bisa diakali dengan mencari pemasok tangan pertama. Ini bisa menjadi solusi karena bisa memangkas modal yang harus dikeluarkan walaupun harus membeli cukup jauh.

Kamu juga bisa survei ke beberapa pemasok bahan makanan yang ada. Biasanya dengan membeli lebih banyak, bisa membuat barang yang dibeli menjadi lebih murah. Tinggal memikirkan bagaimana cara menyimpannya jika tidak langsung habis.

Tapi dari variable bahan ini selalu ingat bahwa kualitas rasa dari rice box merupakan faktor utama yang bisa membuat bisnis ini tetap bertahan dan menguntungkan.

Maka dari itu, untuk masalah bahan tidak bisa diremehkan. Jangan sampai maksud hati ingin mengurangi biaya produksi malah menjadi mengurangi pelanggan yang membeli.

Alat dan perabotan

untuk memangkas biaya modal, bisa jadi kamu memanfaatkan alat dan perabotan yang sudah ada. Sehingga tidak perlu membeli yang baru. Atau bisa juga dengan menyewa alat-alat di tempat penyewaan.

Jika bisnis sudah berjalan dan mulai membuahkan hasil, bisa nyicil alat dan perabotan secara bertahap. Tinggal bagaimana kita membuat barang yang sudah ada sesuai dengan konsep bisnis nasi box kekinian yang ingin dijalani.

3. Mencari Modal

Sebelum memulai bisnis tentu terlebih dahulu sudah ada gambaran mengenai modalnya. Ada beberapa sumber yang bisa dijadikan modal usaha, seperti berikut:

a. Tabungan

Untuk orang-orang yang ingin memulai bisnis biasanya memiliki tabungan atau terlebih dahulu mulai menabung. Jika sekiranya modal sudah terkumpul barulah bisnis dimulai.

b. Pinjam ke bank

Untuk UMKM biasanya ada program pinjaman bank dengan bunga ringan. Jika ingin mengambil program ini biasanya kamu diminta untuk memperlihatkan konsep bisnis yang akan dijalankan.

Atau kamu baru bisa mengajukan pinjaman jika bisnis sudah berjalan dan ada bukti tempat jualan dan sejenisnya. Untuk meminjam modal ini kamu perlu agunan sebagai jaminan pinjaman yang nantinya akan dibayar setiap bulan. Biasanya ada tenggat waktu tertentu seperti dua hingga tiga tahun per rupiah yang dipinjamkan.

Untuk modal, kamu bisa membaca bagaimana mencari modal usaha dengan cara berikut;

  1. Pinjaman Modal Usaha Terbaik (Bunga dan Syaratnya)
  2. Cara Mencari Pembiayaan Usaha Tanpa Meminjam Bank

Jika kamu merasa bunga yang dibebankan masih ringan dan usahamu tetap bisa mendapat untung, cara ini mungkin menjadi salah satu alternatif. Tapi perhatikan juga kemampuan membayarmu ya. Hati-hati jika tidak bisa membayar karena pasti ada konsekuensinya dnegan agunan yang dijadikan jaminan.

c. Kerjasama

Kerjasama Bisnis Nasi Box Kekinian
Kerjasama Bisnis Nasi Box Kekinian/Unsplash

Jika tidak memiliki tabungan dan juga tidak mau mengajukan pinjaman, kerjasama bisa menjadi salah satu solusinya. Modalmu adalah konsep usaha dan strategi yang sudah dipikirkan. Tinggal kamu mencari investor yang mau memodali bisnis yang sudah kamu rancang ini. Modelnya bisa jadi bagi hasil 50-50 atau 70-30 sesuai kesepakatan antar dua belah pihak nanti.

Dalam kerjasama, usahakan rincian hak dan kewajiban dibuat secara tertulis. Karena hal inilah yang nantinya menjadi bukti kesepakatan antar dua belah pihak.

4. Menyiapkan Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran merupakan salah satu faktor penting yang menentukan sukses atau gagalnya sebuah bisnis. Ada 3 strategi pemasaran yang bisa kamu coba sebagai pemula yaitu melalui media sosial, door to door dan promo menarik membawa teman.

a. Media sosial

Media sosial Bisnis Nasi Box Kekinian/Unsplash

Dijaman teknologi dan internet yang semakin cepat ini, media sosial merupakan salah satu yang harus kamu manfaatkan. Ada banyak jenis media sosial yang bisa membawa pelangganmu. Mulai dari Instagram, facebook bahkan youtube.

Menggunakan Instagram dan facebook kamu bisa memanfaatkan visual dari rice box kekinian yang ciamik menjadi kontennya. Dengan foto-foto rice box yang menggiurkan pelanggan akan tertarik sehingga datang ke tempatmu.

Atau tempat yang fotoable juga menjadi salah satu hal yang bisa menarik pelanggan. Kamu bisa melakukan promosi “harga tempat”. “Dengan membeli rice box kekinian di toko kami, kamu bisa mengambil foto di tempat yang Instagramable sepuasnya.”

Menggunakan YouTube kamu bisa mengambil gambar bergerak dari orang yang sedang makan rice boxmu. Dengan cita rasa yang menggiurkan dan ekspresi yang tidak pernah bohong, strategi ini bisa menarik lebih banyak pelanggan. Calon pelanggan yang tergiur dan penasaran dengan rasa masakannya akan datang berkunjung atau memesannya lewat online gofood/grabfood.

b. Promo menarik membawa teman

Momen promo menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu. Apalagi untuk produk yang baru saja keluar. Untuk orang-orang yang sama sekali belum merasakan rice box kamu, momen promo adalah momen menarik. Pemasaran melalui media sosial yang menggiurkan ditambah potongan harga, pasti sangat saying untuk dilewatkan.

Dengan sedikit memotong keuntungan, kamu bisa mengambil lebih banyak kesempatan. Contohnya adalah buy 1 get 1 free untuk makan di tempat dan membawa teman. Atau potongan 50 ribu rupiah untuk yang membeli 5 bungkus rice box.

Dengan begitu kemungkinan produkmu dicicipi oleh banyak orang dan mendapat pelanggan setia akan semakin tinggi. Apalagi jika kualitas rasa dan harga sesuai dengan kantong mereka. Meski sudah tidak promo pun pasti tetap akan datang lagi.

c. Door to door

Jika kamu ingin lebih totalitas lagi dengan usaha memasarkan produk, kamu bisa melakukan strategi door to door. Yang dimaksud strategi door to door adalah menjajahkan produkmu langsung ke pelanggan.

Entah itu dari rumah ke rumah, atau dari satu orang ke orang lain di tempat umum. Dengan begini kamu dituntut untuk memiliki komunikasi yang bagus. Dengan promosi secara langsung, kemungkinan besar produkmu dibeli akan semakin besar.

Baca juga artikel terkait bisnis olahan nasi di Bisnis Olahan Nasi Kekinian yang Menguntungkan.

Selain dari rumah ke rumah, kamu bisa mendaftar untuk stand makanan yang suka ada di satu acara ke acara lain. Dengan begini produkmu akan semakin dikenal dan pelanggannya semakin bervariasi.

Penutup

Itulah beberapa hal yang sebaiknya kamu persiapkan dan pikirkan jika ingin memulai bisnis rice box kekinian. Jangan lupa untuk selalu bersabar dalam setiap prosesnya. Atas setiap keputusan yang kamu ambil pasti selalu ada konsekuensi yang menyertai. Maka dari itu, selalu ambil keputusan dengan pemikiran yang matang dan konsekuensi yang dapat diterima.

Bagikan ;

Tinggalkan komentar