Bisnis Sampah Barang Bekas, 5 Jenis Sampah yang Bisa menghasilkan Uang

Sampah kini menjadi permasalahan di berbagai tempat, meski di setiap daerah memiliki tempat pembuangan sampah namun sampah yang dihasilkan lebih banyak dari daya tampung pembuangan sampah sehingga banyak orang yang berpikir tentang solusi mengatasi sampah ini. Sebagian orang kreatif memunculkan peluang bisnis yang berbasis sampah sebagai solusinya.

Sampah terbagi menjadi dua kelompok besar yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik yaitu sampah yang berasal dari makhluk hidup seperti sayuran, buah-buahan, atau tulang hewan sisa makanan.

Sampah anorganik yaitu sampah yang berasal dari bahan non hayati seperti sampah plastik, sampah kaca, sampah kertas dan kardus.

Dari dua jenis sampah tersebut, banyak hal yang bisa kita lakukan agar sampah tersebut bisa lebih bermanfaat dan menghasilkan uang.

Ini menuntut daya kreatif dan kesungguhan kita, juga menuntut kesabaran atas cibiran tetanggamu yang pasti menganggap kamu tidak punya kerjaan lain sehingga harus bermain-main dengan sampah.

Namun cibiran ini harus membuatmu lebih kuat asalkan kamu yakin dan telaten dengan apa yang kamu jalani, bahkan beberapa orang memilih pengolahan sampah sebagai pekerjaan utama karena sudah mengetahui potensi dan jalur distribusi dari sampah-sampah ini agar bisa menjadi uang.

1. Pengepul Sampah Plastik

Pengepul Sampah Plastik
Sampah plastik

Sampah plastik adalah sampah yang bisa didaur ulang apabila diolah kembali melalui beberapa langkah pengolahan.

Biasanya pengolahan dilakukan oleh pabrik berskala besar yang diawali dengan pencacahan plastik sampai lembut, kemudian dipanaskan kembali untuk menjadi bubur plastik dan dicetak menjadi barang baru.

Untuk mendapatkan stok plastik daur ulang, pabrik membeli dari tempat-tempat pengepulan yaitu semacam depot pembelian sampah plastik yang dibuat dengan skala kecil sampai menengah di daerah desa maupun kota.

Tempat pengepulan ini membeli sampah plastik dari para pemulung atau petugas sampah yang sengaja melakukan pemilahan sampah di komplek perumahan.

Untuk menjadi seorang pengepul, yang perlu kamu siapkan adalah tempat yang luas dan beratap untuk menampung sampah plastik yang sudah kamu beli.

Kamu juga harus menyiapkan fresh money untuk membeli sampah plastik dari para pemulung atau petugas sampah. Biasanya ada klasifikasi harga dari jenis plastiknya, contohnya plastik botol minum dihargai per kilo 3000 rupiah, plastik alat rumah tangga per kilo 2500 rupiah.

Lalu bagaimana menjual sampah plastik yang sudah terkumpul di gudangmu? Kamu bisa menghubungi pabrik pencacahan atau pengolahan sampah.

Nah biasanya mereka menerima penjualan sampah plastik dalam jumlah besar misalnya satu ton. Berarti kamu harus mengumpulkan satu ton sampah plastik dulu di gudangmu baru kamu bisa mendapatkan uang.

Ini artinya sebelum bisa menjual sampah plastik tersebut, kamu harus mempunyai fresh money dalam jumlah besar untuk membeli sampah plastik dari pemulung atau petugas sampah.

Karena tidak mungkin kamu menangguhkan pembayaran dari pembelian sampah plastik kepada mereka. Kita tahu bahwa mereka sangat membutuhkan uang itu segera untuk membeli makan dan menyambung hidup.

2. Pengepul Sampah Logam

Pengepul Sampah Logam
Logam

Konsepnya sama dengan pengepul sampah plastik, namun kamu fokus pada logam seperti sisa potongan besi, pagar rumah yang karatan, tiang listrik, kerangka mobil atau motor.

Yang pasti kamu harus menyediakan fresh money yang lebih banyak untuk mengumpulkan sampah logam sebelum kamu jual ke pabrik pelebur logam.

Harga jual dan harga beli per kilo dari sampah logam ini lebih besar dari plastik, maka fresh money yang harus kamu siapkan juga lebih besar.

Baca juga : Bisnis Ikan Hias, 4 Jenis Ikan Hias yang Bisa Untung Jutaan

Harus diperhatikan juga mengenai tempat penyimpanan, karena kita tahu sifat logam yang mudah berkarat. Maka jangan sampai logam sudah berkarat sebelum sempat kamu jual, alih-alih mendapatkan untung malah kamu jadi buntung.

3. Membuat Bengkel Pengolahan Barang Bekas

Membuat Bengkel Pengolahan Barang Bekas
Barang bekas

Hampir setiap rumah pasti memiliki barang bekas. Tak jarang, barang-barang bekas ini dibuang dan sangat jarang dimanfaatkan kembali.

Padahal jika dipikir-pikir, barang-barang bekas ini dapat dijadikan kerajinan tangan sederhana, loh! Yah…hitung-hitung, apa yang kamu lakukan ini berperan untuk mengurangi jumlah sampah yang ada.

Nah, gimana kalau mulai sekarang setiap ada barang bekas di rumah, kamu simpan di sebuah wadah khusus dan nantinya kamu olah jadi barang kerajinan tangan.

Tanpa kamu sadari, barang-barang bekas yang didaur ulang ini bisa memiliki nilai ekonomis tinggi. Tak heran, jika inspirasi untuk memanfaatkan barang bekas menjadi tren saat ini.

Misalnya saja, kamu dapat memanfaatkan botol bekas untuk diubah menjadi lampu hias. Atau membuat sofa dari bathtub yang sudah tidak terpakai.

Tidak usah pusing, kamu cukup membelah bathtub tersebut menjadi dua bagian, lalu berikan dudukan sofa. Agar lebih menarik terlihat, cat ulang bagian luarnya sehingga semakin bernilai.

Jika barang-barang ini sudah jadi, kamu bisa coba menawarkannya ke teman-temanmu atau mempromosikannya di medial sosial. Jika ada yang tertarik membelinya, kamu tentu akan mendapatkan penghasilan.

4. Sentra Pengolahan Kain Perca

kain perca
Kain perca

Apa itu kain perca?

Kain perca adalah kain sisa industri konveksi berupa potongan kecil. Beberapa konveksi memusnahkan sampah ini dengan cara dibakar, namun beberapa yang lain mengolahnya menjadi barang atau dijual ke tempat pengolahan.

Dengan mengolah kain perca menjadi kreatifitas yang dapat dimanfaatkan lagi sepertinya dapat menjadi pertimbangan anda.

Baca juga : Melirik Bisnis Kain Perca, 7 Produk Yang Bisa Dibuat

Sedangkan macam kreatifitas yang dapat dilakukan dengan kain perca sungguh sangat beragam. Contohnya saja dengan mengubah kain perca menjadi tas anak, sarung bantal, celemek memasak, sprei, dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya.

Hal ini juga akan sangat dipengaruhi oleh daya imajinasi anda dalam mengolah kain perca menjadi produk yang memiliki nilai jual.

Anda juga mampu mengolah kain perca dengan harga yang dapat bersaing. Dengan demikian, tak ayal anda pun juga mampu semakin mengembangkan kualitas produk dari usaha Home Industri anda dengan olahan berbagai jenis serta motif, maka jangan takut untuk mulai mengembangkan usaha anda.

5. Pembuatan Kompos Organik

Pembuatan Kompos Organik
Samapah organik

Sisa makanan, sayuran, buah busuk, daun kering bisa diolah menjadi kompos organik. Ini membutuhkan sedikit sentuhan kimia dan pastikan diri kamu tidak jijikan.

Karena proses peleburan sampah ini cenderung menimbulkan aroma yang campur aduk dan menusuk hidung.

Karena prosesnya yang terkadang menjijikan ini, tidak banyak orang yang memilih jalan pengolahan kompos, sehingga kita lebih sering menemui tempat pengepulan sampah anorganik daripada tempat pengolahan sampah organik.

Sehingga kita tahu bahwa sampah jenis ini yang memenuhi tempat pembuangan sampah dan menimbulkan bau tidak sedap.

Baca juga : Bisnis Bibit Tanaman, 5 Langkah Mudah Memulainya

Dengan masih jarangnya pengolahan sampah organik membuat potensi bisnis masih terbuka luas. Pengolahan sampah organik cenderung tidak membutuhkan modal yang besar seperti pengepul, karena sampah organik cenderung hanya dibuang begitu saja.

Yang perlu kamu siapkan adalah media pengomposan seperti bak atau drum komposter, cairan probiotik, dan tempat yang agak jauh dari pemukiman warga untuk menghindari komplain dari tetanggamu yang cerewet seperti bu tejo.

Bagikan ;

Tinggalkan komentar