Mau Sukses? Yuk Belajar Bisnis Usia Muda Ala Valencia Tanoesoedibjo

© Instagram @valenciatanoe

Born with a silver spoon in her mouth adalah frasa yang cocok untuk menggambarkan kehidupan seorang Valencia Tanoesoedibjo. Namun hal itu juga turut membuatnya sebagai role model bisnis usia muda.

Terlahir sebagai anak kedua dari lima bersaudara buah hati pasangan konglomerat Hary dan Liliana Tanoesoedibjo, Valencia memang bisa dibilang menjalani kehidupan yang banyak diinginkan oleh manusia di Bumi ini.

Iklan

Di usianya yang masih 27 tahun, Valen -sebagaimana dia disapa- sudah berstatus sebagai Direktur MNC Studios International sejak 8 Mei 2018. Tak mau hanya terlihat sukses di perusahaan milik Ayahnya, Valen pun mengembangkan diri menjalani sejumlah bisnis.

Baca juga: Inspiratif! Ini Deretan Kisah Bisnis yang Lahir Dari Dampak Pandemi

Meskipun memang sedikit banyak kesuksesan bisnis usia muda yang diraih Valen berkat privilege dari orangtuanya, tetapi Valen bukanlah sosok pebisnis yang tak berusaha.

Perempuan cantik berdarah Tionghoa ini bahkan menunjukkan kalau dirinya mampu melangkah lebih besar di dunia bisnis, tanpa harus bergantung selamanya lewat nama Tanoesoedibjo yang membuatnya sosoknya istimewa.

Bahkan dalam wawancara yang dia lakukan di vlog milik presenter dan content creator Boy William, Valen secara jujur mengakui kalau nama besar orangtuanya memang kadang menjadi berkah sekaligus beban.

Meskipun serba berkecukupan sejak lahir, Valen tetaplah berjuang sampai akhirnya memiliki sejumlah bisnis sendiri. Bisnis-bisnis usia muda yang dia lakukan lantas membuat Valen cocok jadi inspirasi milenial dan generasi Z.

5 Bisnis yang Dimiliki Valencia Tanoesoedibjo

© Instagram @valenciatanoe

Memiliki Ayah yang adalah CEO MNC Group dan Ibu sebagai Komisaris RCTI sekaligus pendiri Miss Indonesia, menjadikan Valen tumbuh sebagai perempuan berpendidikan. Meraih gelar Master of Arts dari Universitas Teknologi Sydney, fashion tampaknya menjadi daya tarik seorang Valencia.

Tak heran kalau memang beberapa bisnis yang dia miliki bergerak di bidang fashion hingga perhiasan. Namun bukan itu saja, setidaknya ada lima lini bisnis yang digeluti oleh Valen dan tentunya bisa bikin Anda terinspirasi:

1. The F Thing

© Instagram @valenciatanoe

Seperti layaknya bisnis-bisnis anak muda lainnya yang fokus dalam hal fashion, hal serupa tampaknya juga dipilih oleh Valencia.

Melakukan rebranding pada Brand Outlet di tahun 2017, Valen mengajak sejumlah rekannya yang sama-sama menyukai dunia fashion bergabung di The F Thing.

Yang unik, The F Thing memadukan unsur tradisional dan modern di bidang fashion. The F Thing yang juga menjual produknya di platform e-commerce ini juga menyediakan konten lifestyle yang cocok untuk kalangan muda.

2. Clemence Ellery Fine Jewelry

© Instagram @valenciatanoe

Terlahir di tahun 1993, Valen memang masih masuk kalangan milenial muda. Namun bukan artinya dirinya belum memahami betul urusan investasi.

Dan seperti layaknya perempuan yang begitu menyukai perhiasan, Valen memilih item ini sebagai salah satu lini bisnisnya. Melalui Clemence Ellery Fine Jewelry, Valen menawarkan perhiasan-perhiasan berkualitas yang tak hanya mempercantik penampilan, tapi juga investasi jangka panjang.

Baca juga: Rekomendasi 7 Bisnis Skala Kecil yang Cocok Saat Resesi Ekonomi

Produk-produk Clemence Ellery Fine Jewelry sendiri ditawarkan lewat media sosial seperti Instagram dan website. Hal ini tentu sesuai dengan konsep digital marketing yang tengah dibutuhkan masyarakat masa kini.

Namun jika ingin berkunjung ke outlet resminya, Clemence Ellery Fine Jewelry bisa ditemukan di One Pasific Place.

3. Woolloomooloo Coffee

Bidang apa selain fashion yang sangat cocok sebagai bisnis usia muda dan punya peluang omzet besar? Tepat, jawabannya adalah coffee shop.

Tak heran kalau akhirnya bisnis pilihan banyak milenial dan generasi Z ini juga digeluti oleh Valen. Lewat nama Woolloomooloo Coffee, CEO PT Produser Pangan Asia ini mulai mencoba peruntungan di industri beverages.

Dilansir Cermati, alasan terbesar kenapa Valencia mendirikan Woolloomooloo Coffee adalah karena memang dirinya suka minum kopi.

Bisa ditemukan di MNC News Center, Woolloomooloo Coffee adalah bukti bahwa ide yang hebat bisa dieksekusi dengan tepat lewat usaha, serta tentunya memanfaatkan privilege secara tepat.

4. Legiteamate

Tak cuma berhenti di The F Thing, Valen juga mengembangkan brand fashion yang khusus untuk anak muda lewat Legiteamate.

Iklan

Berbeda dengan The F Thing yang fokus memadukan fashion tradisional dan modern dalam konsep konten lifestyle, Legiteamate mengarah pada bisnis kaos bergaya anak muda yang berkualitas.

Tak heran kalau produk-produk Legiteamate memang didominasi monokrom yang jadi primadona generasi muda. Terbuat dari bahan katun berkualitas, kaos-kaos Legiteamate dibanderol di harga Rp400 ribuan.

Kendati mungkin lebih mahal daripada kaos pada umumnya, produk Legiteamate jelas tak diragukan lagi dan cukup premium.

5. Lovo Clothing

Valen dan kedua rekannya dalam berbisnis © Instagram @valenciatanoe

Nah, bisnis usia muda terakhir yang digeluti oleh Valencia masih berasal dari sektor fashion. Bernama Lovo Clothing, kali ini Valen fokus menyediakan produk khusus pakaian perempuan.

Dibantu oleh sahabatnya yang bernama Lysia Jessica, Lovo Clothing dianggap sebagai salah satu brand yang selalu menghadirkan koleksi update dan sesuai tren fashion. Dengan paduan warna yang disukai perempuan, koleksi Lovo Clothing pun sayang dilewatkan.

Baca juga: 7 Ide Bisnis Digital Printing Kreatif yang Bisa Dicoba Tahun 2021

Rahasia dan Tips Sukses Bisnis Usia Muda Ala Valencia Tanoesoedibjo

Valen bersama Ibu, kakak dan adik perempuannya © Instagram @valenciatanoe

Tentu melihat pencapaian bisnis usia muda yang direngkuh oleh Valen, membuat banyak orang terinspirasi. Hanya saja tetap ada nada-nada minor yang menyebutkan kalau seluruh kesuksesan Valen tak lepas dari hak istimewa yang dia dapatkan, saat terlahir sebagai keluarga Tanoesoedibjo.

Menanggapi hal ini, Valen pun sempat berujar kepada Boy William dalam vlog yang diunggah di Youtube tersebut.

“Jadi anak konglomerat serba salah. Kalau kita sukses ada yang bilang karena memang berkat orangtua. Tapi kalau kita gagal dan tidak melakukan apa-apa, itu karena tidak bisa menghargai jerih payah orangtua.”

Padahal jika melihat sejumlah bisnis yang dia geluti, Valen juga melakukan berbagai upaya dalam membesarkan bisnis-bisnis baru, tanpa melibatkan kedua orangtuanya.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pencapaian Valen ini adalah bukti bahwa usaha keras, semangat pantang menyerah dan privilege berpadu sehingga membuatnya sangat inspiratif sebagai pemilik bisnis usia muda.

Berikut beberapa hal yang bisa dipetik dan dipelajari dari seorang Valencia Tanoesoedibjo, jika Anda ingin menggeluti dunia bisnis:

© Instagram @valenciatanoe
  • Berbagai bisnis yang digeluti Valen adalah bukti bahwa hal yang disukai bisa menjadi ladang penghasilan saat dikelola secara serius. Dirinya sangat menyukai fashion dan minum kopi, sehingga menjadikan kedua hal itu sebagai sektor bisnis yang digeluti
  • Khusus untuk bisnis kopi, Valen cukup jeli dalam melihat peluang bisnis yang tengah ngehits. Hal ini tentu bisa Anda lakukan dengan mengamati hal-hal yang sedang digandrungi masyarakat, sehingga dapat menjadikannya sebagai peluang bisnis menjanjikan
  • Dari beberapa bisnis yang dimiliki Valen, dirinya mengajak serta sahabatnya. Anda tentu bisa mengikuti jejaknya dengan menggaet rekan nongkrong supaya hubungan yang terjalin bukan hanya sekadar pertemanan, tapi bisa jadi ikatan profesional atas nama bisnis
  • Media sosial memang menjadi pilihan terbaik untuk mempromosikan bisnis. Sekalipun dirinya adalah anak konglomerat, Valen memanfaatkan betul media sosial dalam branding bisnis yang dia miliki agar memiliki pangsa pasar makin luas lewat sejumlah konten berkualitas
  • Dilansir Sindonews, Valen menyebutkan kalau untuk menjadi seorang entrepreneur, kuncinya adalah pada konsistensi. Terutama di bidang fashion, harus all out dalam membangun brand dan punya kualitas konsisten
  • Bagi Valen, belajar dalam bisnis adalah sebuah upaya yang harus dilakukan sepanjang tahun. Bahkan ada baiknya mendengar pengalaman dari sosok yang lebih sukses, untuk memperoleh ilmu yang bisa diemplementasikan ke bisnis miliknya

Baca juga: Hobi Milenial yang Ternyata Bisa Jadi Ladang Bisnis

  • Menggeluti bisnis usia muda membuat Valen harus mengorbankan beberapa hal untuk menggapai titik sukses yang dia inginkan. Yap, Valen tak mau hanya jadi anak orang kaya yang tidur melulu, tapi dirinya ingin jadi seorang pebisnis muda yang tekun dan senantiasa berkembang
  • Pesaing bagi Valen bukanlah halangan, karena justru menjadi alasan agar dirinya selalu berinovasi dan menyiapkan strategi baru dalam menjalankan bisnisnya
  • Influencer dipilih Valen sebagai salah satu ujung tombak dalam berbisnis. Namun dalam menentukan influencer
    Iklan
    yang akan mengenalkan produknya, Valen melakukan riset terlebih dulu mengenai bagaimana sang influencer memperlakukan produk endorse-nya. Karena dengan treatment yang baik, feedback akan maksimal untuk pemilik produk

Memegang teguh prinsip bahwa apapun yang sudah dimulai harus dijalani dengan sepenuh hati, entah memperoleh hasil yang pahit ataupun manis, adalah bukti jika Valen memang memiliki mental seorang pebisnis. Lepas dari statusnya sebagai crazy rich Indonesian, Valen sangat tepat menjadi sosok pemilik bisnis usia muda yang patut dicontoh.

Kesimpulan

Tentu bagi kita yang mungkin terlahir tidak seberuntung Valen, bukan tak mungkin bisa mencapai kesuksesan bisnis yang serupa bahkan lebih besar. Asalkan memang senantiasa mau belajar, punya jiwa pantang menyerah, inovatif, konsisten, percaya diri dan selalu berdoa, siapapun bisa merengkuh hasil positif dari bisnis usia muda. Jadi, tetaplah semangat dalam berbisnis!

Arai Amelya: Pecinta seni yang harus menikahi jurnalistik dan penulisan

This website uses cookies.