BNI Internet Banking Terblokir Karena Lupa Password? Ini Cara Mengatasinya!

Dari banyaknya bank milik pemerintah, BNI memang termasuk salah satu yang populer. Berdiri pada tanggal 5 Juli 1946 oleh Margono Djojohadikusumo, BNI (Bank Negara Indonesia) kini berkembang sebagai salah satu bank yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Tak main-main, BNI kini memiliki sembilan anak perusahaan dengan lebih dari 914 kantor cabang di Tanah Air dan lima di luar negeri.

Lantaran jumlah nasabah yang semakin banyak, BNI pun tak mau tertinggal dengan bank-bank lain yang semakin inovatif. Memanfaatkan perkembangan teknologi perbankan, BNI pun merilis layanan BNI Internet Banking demi mempermudah nasabah mereka dalam melakukan transaksi finansial. Apa yang dilakukan BNI ini jelas mengikuti jejak bank-bank BUMN atau bank swasta nasional lainnya.

Seperti namanya, fitur BNI Internet Banking memungkinkan nasabah untuk mengecek saldo, melakukan transfer dana baik ke sesama rekening bank BNI atau bank lain tanpa perlu ke mesin ATM atau kantor cabang BNI. Bukan hanya itu saja, dengan BNI Internet Banking, nasabah juga bisa melakukan pengecekan mutasi rekening hingga melakukan aneka jenis pembayaran.

Baca juga: Pengalaman Buka Blokir Mandiri Online Karena Lupa Password

Keunggulan Layanan BNI Internet Banking

Login BNI Internet Banking

Demi membuat pengalaman transaksi perbankan yang makin efektif dan efisien, BNI Internet Banking terus menghadirkan fitur-fitur yang lebih lengkap. Berikut ini adalah beberapa keunggulan BNI Internet Banking yang membuat para nasabah makin diuntungkan:

  • Mempunyai fitur Pengelolaan Finansial Pribadi yang memungkinan nasabah membuat perencanaan keuangan sesuai dengan kebutuhan. Sehingga nasabah bebas melakukan penjadwalan setoran otomatis sekaligus memantau cash flow alias laporan pengeluaran dan pemasukan dalam bentuk grafik
  • Bisa diakses baik di PC/laptop serta smartphone dengan mengetik tautan BNI Internet Banking di https://ibank.bni.co.id atau akses situs resmi BNI di www.bni.co.id
  • Transaksi transfer dana bisa dilakukan hingga batasan Rp1 miliar dalam satu hari. Nasabah juga bisa melakukan multi transfer, transfer terjadwal sekaligus transfer berulang
  • Bisa membuka rekening BNI seperti Taplus, Deposito dan Tapenas sekaligus melakukan pemblokiran Kartu Debit BNI
  • Sistem keamanan BNI Internet Banking bisa dibilang sangat memuaskan karena menggunakan dua alat otorisasi transaksi finansial yakni BNI e-Secure (bisa menggunakan alat token khusus) dan BNI m-Secure. Artinya, hanya nasabah yang mengetahui PIN kedua alat otorisasi itulah bisa melakukan transaksi keuangan pada akun rekening mereka
  • Untuk bisa login ke BNI Internet Banking, ada tiga tahapan otorisasi yang harus dilakukan yakni USER ID, password alias kata sandi dan captcha. Bahkan BNI Internet Banking juga dilengkapi virtual keyboard demi menghindari masalah keylogger
  • Bisa melakukan transfer antar rekening BNI menggunakan mata uang Rupiah atau mata uang asing seperti USD/SGD ke IDR
  • Setiap transaksi keuangan akan mempunyai pemberitahuan alias notifikasi ke email dan SMS, sehingga Anda bisa memantau jika ada transaksi yang terjadi di luar kewajaran

Penyebab BNI Internet Banking Jadi Error

Login BNI Internet Banking ©rivaekaputra
©rivaekaputra

Kendati memiliki banyak sekali keunggulan, layanan BNI Internet Banking juga memiliki sedikit masalah dan kendala yang mungkin sering membuat ribet para nasabah. Ada beberapa penyebab yang memicu BNI Internet Banking jadi error dan tidak digunakan, tapi Anda tidak perlu terlalu cemas atau khawatir.

Masalah pertama yang membuat BNI Internet Banking jadi error dan bahkan lebih buruknya terblokir, sehingga tak bisa digunakan adalah Anda salah memasukkan username dan password hingga tiga kali berturut-turut.

Kekeliruan ini adalah hal biasa karena sebagai manusia, memang kerap kali mengalami yang namanya lupa. Ketika lupa itu muncul, bisa saja Anda keliru memasukkan akses BNI Internet Banking sehingga terblokir begitu saja.

Masalah kedua penyebab BNI Internet Banking error adalah nasabah melakukan login ketika sistem BNI Internet Banking tengah mengalami maintenance.

Seperti layaknya sistem-sistem IT, BNI Internet Banking pastinya memiliki waktu khusus yang terjadwal untuk maintenance demi meningkatkan kemampuan server.

Ketika jadwal maintenance terjadi, biasanya seluruh fitur BNI Internet Banking tak berfungsi maksimal. Misalkan saja Anda jadi tak bisa login dan tak dapat melakukan transaksi finansial.

Baca juga: Inilah 10 Bank Syariah Terbaik dan Paling Menguntungkan di Indonesia

Sementara masalah ketiga yang membuat BNI Internet Banking bermasalah adalah Anda melakukan login di perangkat yang berbeda pada hari yang sama. Contohnya saja Anda login di komputer kantor dan laptop pribadi di hari Senin.

Sistem BNI Internet Banking bisa saja menganggap itu sebagai upaya peretasan atau mungkin menolak login di perangkat kedua pada hari yang sama. Sehingga ada baiknya jika Anda login di komputer kantor, langsung logout jika tidak digunakan sebelum kemudian login di laptop.

Cara Mengatasi BNI Internet Banking yang Terblokir

Lantaran beberapa masalah yang ditimbulkan, merupakan hal yang normal jika seorang nasabah BNI kehilangan akses BNI Internet Banking.

Jika masalah BNI Internet Banking karena tindakan kriminal, tentu Anda harus melakukan pemblokiran dengan menghubungi bank BNI dan melaporkannya ke pihak berwajib. Namun jika pemblokiran terjadi karena lupa password, berikut ini akan dibahas beberapa cara mudah mengatasinya.

1. Melakukan Reset Password BNI Internet Banking

Bagi beberapa orang, mengingat password adalah hal yang sulit. Apalagi dengan semakin canggihnya teknologi internet, membuat siapapun tentunya memiliki akun di dunia maya seperti media sosial. Semakin banyak akun yang harus diingat dan dihapalkan, adalah hal wajar kalau tiba-tiba mendadak Anda lupa kata sandi BNI Internet Banking.

Jika Anda termasuk orang yang sibuk dan tak punya waktu, bisa mengatasi pemblokiran akun BNI Internet Banking karena lupa password melalui smartphone atau laptop/PC.

Bagaimana caranya? Lakukan saja reset password lewat website resmi BNI atau halaman login BNI Internet Banking. Berikut ini adalah tahapannya yang bisa coba diterapkan:

  1. Masuk ke halaman login BNI Internet Banking lalu perhatikan bagian bawah kolom username dan password, pilih dan klik menu LUPA PASSWORD dengan logo gembok
  2. Ada dua mode untuk reset password yakni SET PASSWORD ONLINE atau SET PASSWORD ATM. Maksudnya adalah Anda mengatur kata sandi secara online atau lewat mesin ATM. Karena mungkin tidak ada waktu dan malas ribet, Anda bisa pilih SET PASSWORD ONLINE dan kemudian klik tombol LANJUTKAN
  3. Nanti nasabah akan diminta untuk memasukkan user ID dan kode verifikasi yang tertera pada layar. Sistem BNI Internet Banking akan mengirimkan OTP (One Time Password) berupa SMS ke nomor HP nasabah yang terdaftar dan terintegrasi layanan BNI Internet Banking. Sehingga jika nomor ponsel Anda berbeda, maka cara reset password ini tidak berlaku. Begitu pula jika ada orang iseng yang ingin mengubah password Anda lewat reset password, sudah pasti tak akan berhasil
  4. Jika OTP sudah terkirim, layar akan berganti DETIL OTENTIFIKASI USER. Nasabah akan diminta memasukkan OTP yang dikirim lewat SMS tadi pada kolom KODE AKSES lalu kemudian pilih LANJUTKAN
  5. Anda akan diminta memasukkan kata sandi baru di kolom yang tersedia dan akhiri dengan LANJUTKAN
  6. Kalau seluruh prosesnya sudah sukses, Anda akan bisa kembali mengakses layanan BNI Internet Banking secara langsung

2. Menghubungi Call Center BNI

Ada kalanya cara reset password untuk membuka blokiran BNI Internet Banking karena lupa kata sandi tidak bisa diterapkan. Kalau sudah begitu, Anda bisa mencoba cara kedua yakni dengan menelepon alias menghubungi call center BNI.

Sebagai bank BUMN yang memiliki aset besar dan nasabah dari Sabang sampai Merauke, BNI mempunyai call center yang menjadi wadah keluhan nasabah. Call center resmi untuk BNI adalah 1500046.

Baca juga: Gampang, Seperti Ini Lho Tata Cara Daftar Internet Banking Mandiri (Lengkap!)

Tenang saja, call center ini bisa dihubungi menggunakan operator selular apapun atau telepon rumah dari seluruh pelosok Indonesia. Hanya saja karena merupakan call center resmi dan melayani ratusan ribu nasabah BNI di Tanah Air, Anda tentu harus bersabar saat menghubungi call center hingga akhirnya memperoleh antrean Customer Service (CS).

Biasanya beberapa menit dibutuhkan sampai akhirnya ada CS yang menerima keluhan Anda. Untuk itulah sediakan pulsa setidaknya Rp10 ribu untuk sekali menghubungi call center resmi BNI.

Nantinya pihak CS akan memberikan Anda cukup banyak pertanyaan mulai dari nomor rekening, nomor yang tertea pada kartu debit/kredit BNI, nama ibu kandung hingga data pribadi.

Untuk apa? Ini merupakan tahapan verifikasi supaya meyakinkan jika memang penelepon adalah benar-benar pemilik rekening. Karena itulah kembali lagi kepada anjuran sebelumnya, pastikan pulsa Anda cukup untuk meladeni pertanyaan CS dan jika perlu, siapkan terlebih dulu dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Baca juga : Panduan dan tabel KUR BRI terbaru tahun ini, kabarnya bunga turun

Jika data-data yang ada dalam sistem BNI dan yang Anda sebutkan sama, maka tentunya proses verifikasi bisa berjalan lancar. Barulah kemudian Anda bisa menyebutkan keluhan pemblokiran BNI Internet Banking. Pihak CS akan membantu Anda untuk membuka blokiran dan kembali menerapkan kata sandi yang baru.

3. Datang ke Kantor Cabang BNI

Jika dirasa menghubungi call center resmi BNI terlalu lama dan tidak sabar, satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan datang ke kantor cabang BNI terdekat. Beberapa orang kadang memilih metode ini karena dianggap lebih cepat menyelesaikan masalah karena langsung bertemu dengan petugas bank.

Sama seperti melaporkan pemblokiran BNI Internet Banking melalui call center, saat tiba ke kantor cabang BNI terdekat, Anda pun harus membawa dokumen-dokumen yang dibutuhkan mulai dari KTP, buku tabungan, kartu debit/kredit BNI dan tentunya smartphone dengan nomor HP terdaftar BNI Internet Banking. Sesampainya di bank BNI, Anda harus mengambil nomor antrean untuk bagian CS, alih-alih teller.

Petugas CS akan membantu Anda membuka blokiran BNI Internet Banking jika dokumen dan data-data yang dibutuhkan cocok. Nanti CS juga akan meminta Anda untuk melakukan registrasi ulang internet banking di mesin ATM hingga keluar struk tanda registrasi e-channel. Serahkan struk itu ke petugas dan tidak butuh waktu lama, Anda akan memperoleh akses kembali ke BNI Internet Banking. Sekadar informasi, jika BNI Internet Banking terblokir, biasanya akses token atau BNI e-Secure masih bisa digunakan sehingga Anda bisa langsung bertransaksi.

Baca juga:

Bagaimana? Tidak sulit bukan untuk kembali membuka blokiran atas layanan BNI Internet Banking yang bermasalah akibat keliru memasukkan password? Untuk itulah ketika Anda menghadapi masalah serupa, jangan terburu stress atau bingung terlebih dulu. Lakukan langkah-langkah di atas secara tenang dan hubungi pihak BNI melalui narahubung resmi, agar masalah bisa teratasi dengan profesional serta bertanggung jawab.

SEKURITAS

INFO

5/5
  • 15% Instant Bonus

  • Min Deposit: $5

  • Regulasi Terjamin

4.5/5
  • Bonus 100% per deposit

  • $1 Deposit Awal

  • Trading Saham dan Forex