Panduan Lengkap Cara Memulai Trading Forex Pemula

Tanpa terasa tahun 2022 sudah mencapai tiga pekan. Bagaimana kabar Anda? Tentu meskipun dunia masih saja dihantui dengan pandemi termasuk varian terbarunya, harapan agar tahun ini jadi lebih baik dalam segala hal termasuk urusan finansial tentu banyak didengungkan. Termasuk yang demikian? Kalau begitu kenapa Anda tidak belajar cara memulai trading forex?

Yap, sebagai salah satu aset yang cukup memiliki prospek cerah dalam investasi, forex (foreign exchange) alias valas (valuta asing) memang cukup menjanjikan.

Bahkan meskipun saat ini cryptocurrency dan NFT tengah sangat digandrungi, minat akan trading forex sejatinya tidak pernah berakhir. Bukan hanya para trader profesional, kalangan umum juga mulai terpikat terjun ke pasar valas.

Keberadaan forex sendiri dalam dunia investasi dan trading memang turut digenjot oleh kemajuan teknologi di era serba digital ini.

Apalagi sejak wabah corona menghantui dunia pada tahun 2020 lalu, masyarakat global memang mau tak mau harus mulai melakukan pembatasan sosial. Hal ini yang akhirnya membuat semua orang seolah tergantung pada internet untuk beraktivitas.

Mulai dari sekolah, bekerja, melakukan transaksi sampai akhirnya investasi, internet melakukan segalanya.

Nah, fakta inilah yang semakin membuat trading forex diminati, karena untuk melakukan kegiatan ini Anda hanya membutuhkan smartphone yang sudah terpasang aplikasi trading forex. Tanpa perlu keluar rumah, Anda bisa memantau pasar valas secara online dengan ponsel di tangan.

Lantas apakah itu artinya forex masih memiliki prospek yang cukup baik di tahun 2022?

Apa yang membuat Anda harus belajar bagaimana cara memulai trading forex?

Kami akan membahasnya secara lengkap melalui ulasan ini. Termasuk kenapa harus memilih forex di tengah popularitas cryptocurrency, serta semakin positifnya pergerakan saham, harga properti dan tentunya emas.

Baca juga: Broker Crypto Terbaik Indonesia

Kenapa Harus Trading Forex?

Cara Memulai Trading Forex
via Didimax

Sebelum membahas panduan lengkap cara memulai trading forex, ada baiknya Anda tahu terlebih dulu mengenai aset yang satu ini. Tentu di benak Anda terlintas, kenapa harus forex?

Kenapa tidak mata uang kripto seperti bitcoin (BTC) atau ethereum (ETH) yang kini tengah ramai diburu masyarakat? Atau kenapa tidak kembali lagi ke saham dan emas yang lebih menjanjikan?

Jawabannya sebetulnya sangat simple karena memang bagaimanapun juga, mata uang fiat masihlah dibutuhkan oleh masyarakat.

Meskipun konsep metaverse begitu didengungkan, faktanya mata uang fiat memang masih jadi alat pembayaran sah di sebuah negara. Contoh gampangnya, Anda tentu lebih butuh yen saat berkunjung ke Jepang untuk beli takoyaki alih-alih btc, bukan?

Karena memang, keberadaan cryptocurrency yang meskipun makin populer itu, belum digunakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat.

Para pedagang pinggiran kaki lima mungkin tidak semuanya paham dengan mata uang kripto, sehingga bagaimanapun juga uang fiat masihlah jadi alat pembayaran yang dipakai semua orang.

Bahkan dalam lingkup global, perdagangan alias trading valas ini sudah melibatkan berbagai pihak tidak cuma individu pasar forex.

Mulai dari pemerintah, bank-bank sentral sampai perusahaan-perusahaan multinasional jelas terlibat dalam trading forex yang mayoritas dari mereka biasanya memiliki modal alias aset cukup besar.

Nah, supaya Anda lebih yakin kenapa harus belajar cara memulai trading forex sekarang juga, berikut beberapa alasan yang bisa dipertimbangkan:

1. Perdagangan 24 Jam

Hal pertama yang membuat Anda wajib mulai belajar cara memulai trading forex adalah karena aset yang satu ini tak ada kata berhenti.

Maksudnya adalah perdagangan di pasar forex dapat berlangsung selama 24 jam, dalam lima hari kerja yang sesuai dengan aturan dunia. Kondisi ini jelas lebih untung daripada pasar saham yang cuma beroperasi di hari kerja pukul 08.00-17.00.

Tunggu, bagaimana bisa pasar forex berlangsung selama empat jam?

Karena secara global, pasar forex ini memiliki empat sesi berbeda yakni Sesi Sydney (05.00 – 14.00 WIB), Sesi Tokyo (07.00 – 16.00 WIB), Sesi London (13.00 – 22.00 WIB), dan Sesi New York (20.00 – 05.00 WIB).

Dengan pembagian empat sesi di seluruh dunia, maka artinya Anda sebagai trader bisa melakukan perdagangan kapanpun sesuai hari kerja dan memaksimalkan cuan.

Baca juga: 10 KTA Kilat Online dari Bank dan Fintech Berizin OJK

2. Bisa Uji Coba Dulu

Seperti halnya hukum ekonomi di mana keuntungan yang tinggi selalu dibarengi dengan risiko tinggi pula, maka hal itulah yang terjadi pada perdagangan valas.

Kondisi ini kerap kali jadi alasan para pemula enggan jadi trader forex lantaran cemas bakal merugi karena tidak memahami trik perdagangan, termasuk mengimbangi volatilitas dan likuiditas forex yang sangat tinggi.

Termasuk yang galau seperti itu?

Tenang saja. Karena jika Anda memang tertarik belajar cara memulai trading forex, Anda bisa mulai melakukan uji coba terlebih dulu lewat akun demo alias trial account. Layanan akun demo ini mayoritas sudah disediakan oleh broker forex, demi memberikan pengalaman trading kepada para pemula lewat sistem simulasi.

Belajar menggunakan akun demo akan membuat Anda paham bagaimana kondisi pasar forex sesungguhnya, tapi menggunakan dana virtual yang tentu tak akan mengurangi dana trading Anda yang sesungguhnya.

Lewat akun demo ini, Anda belajar pergerakan harga pasangan valas termasuk memahami kapan posisi yang tepat untuk menjual dan membeli pasangan mata uang asing.

3. Modal Terjangkau

Salah satu alasan kenapa seseorang enggan melakukan investasi adalah biasanya terhalang modal. Terutama dengan mereka kalangan milenial atau anak-anak gen Z yang punya gaji pas-pasan dan di bawah atau setara UMR (Upah Minimun Regional). Alih-alih berpikir investasi, untuk memenui kebutuhan bulanan saja banyak yang masih kekurangan.

Namun kondisi seperti itu seharusnya bukan jadi alasan kenapa seseorang enggan berinvestasi dan mencoba keseruan trading.

Yap, trading forex bisa jadi salah satu pertimbangan aset karena Anda tidak butuh modal yang terlalu besar seperti saat investasi properti, beli emas-emas murni 24K hingga belanja saham di BEI (Bursa Efek Indonesia).

Untuk bisa menjadi trader di pasar valas, saat ini sudah banyak broker dan platform marketplace forex yang menetapkan syarat modal terjangkau yakni mulai dari satu dolar AS.

Yang lebih menarik, para trader tak harus membayar komisi kepada broker. Karena broker memperoleh keuntungan dari spread alias selisih nilai tukar jual beli mata uang asing.

Tidak adanya komisi seperti broker saham yang biasanya menetapkan nominal 0,1% – 0,3% dari setiap perdagangan saham baik beli atau jual, membuat trading forex tentu layak dicoba oleh para pemula.

Anda hanya perlu mengoptimalkan cuan lewat perhitungan spread secara tepat, tanpa perlu cemas modal terkikis komisi bahkan sebelum melakukan trading.

4. Tak Terlalu Sulit

Pertanyaan yang paling sering dilontarkan oleh mereka yang hendak belajar cra memulai trading forex adalah apakah kegiatan ini sulit?

Apakah mengharuskan seseorang memantau seluruh kabar perekonomian global dan melihat aksi korporasi emiten layaknya pasar saham? Jawabannya adalah tidak. Bahkan jika dibandingkan dengan saham, forex jauh lebih mudah dipahami.

Memahami pemberitaaan ekonomi global memang masih penting dalam perdagangan valas, tapi Anda tak perlu repot-repot memantau berbagai emiten di pasar modal, karena dalam pasar valas, hanya beberapa pasangan mata uang asing unggulan yang patut diperhatikan kinerjanya.

Dengan kondisi ini, asalkan Anda belajar sungguh-sungguh, menjadi trader forex handal bukan hal sulit.

5. Likuiditas Tinggi

Dan inilah hal terakhir yang membuat perdagangan valas memang sangat menggiurkan dan layak dicoba yaitu begitu likuid.

Berbeda dengan pasar modal baik BEI (Bursa Efek Indonesia), NYSE (Bursa Saham New York) atau LSE (Bursa Saham London) sekalipun, pasar forex memang tak punya pusat pertukaran dan lokasi karena memakai konsep OTC (Over the Counter) alias pasar interbank.

Konsep OTC ini membuat seluruh trading forex dilakukan secara elektronik selama 24 jam dalam jaringan bank, sehingga tersebar secara global tapi tetap terorganisasi yang membuatnya begitu likuid.

Bahkan forex disebut sebagai pasar keuangan terbesar di dunia dengan volume perdagangan harian yang pernah menyentuh US$5 trilliun, 25 kali lipat lebih besar daripada pasar saham.

Dan dari banyaknya pasangan mata uang asing yang diperdagangkan, ada beberapa yang memang dianggap sangat likuid. Beberapa di antaranya adalah EUR/USD, AUD/USD, USD/CHF, USD/JPY, USD/CAD, NZD/USD, GBP/USD dan AUD/JPY.

Baca juga: Istilah-Terminologi Penting dalam Forex

Prospek Trading Forex di Tahun 2022

Cara Memulai Trading Forex
© PEXELS

Melalui ulasan sebelumnya, tak bisa dipungkiri jika trading forex memang masiih memiliki potensi yang cukup besar terutama di kala pandemi Covid-19 saat ini.

Meskipun banyak yang menyebutnya sebagai aset dengan tingkat risiko sangat tinggi, memahami perdagangan mata uang asing mampu memaksimalkan cuan yang Anda miliki.

Apalagi setelah perekonomian dunia limbung usai hantaman gelombang pertama wabah corona di tahun 2020, tahun 2021 bisa dibilang sebagai masa pemulihan.

Kendati memang tahun 2022 ini masih dihantui oleh varian baru Omicron, investor dan trader justru bisa dibilang lebih optimis daripada dua tahun silam. Apalagi sepanjang 2021 lalu, ada cukup banyak valas yang mengalami peningkatan harga seiring dengan meningkatnya harga komoditas.

Faisyal selaku analis Monex Investindo Futures kepada Kontan membenarkan pernyataan tersebut. Menurut Faisyal, mata uang asing yang makin ramai ditransaksikan di sepanjang 2021 memang berkaitan erat dengan harga komoditas terutama minyak serta emas.

Contohnya seperti mata uang dolar Australia (AUD) yang berkaitan dengan harga emas, serta dolar Kanada (CAD) yang berhubungan erat dengan harga minyak.

Lantas, apakah kondisi ini juga berlaku pada dolar AS (USD)?

Atas hal ini Alwi berpendapat bahwa harga komoditas pada dasarnya tidak serta merta menaikkan nilai tukar USD.

Situasi ini terjadi lantaran USD memang memiliki dominasi yang begitu kuat, terutama adanya wacana tapering dari The Fed (bank sentral Amerika Serikat).

Apalagi kehadiran Omicron membuat aset-aset safe haven kembali diminati dan akhirnya USD kalah dengan mata uang komoditas seperti AUD atau CAD.

Mata Uang Asing Layak Diperhatikan di 2022

Kini dengan tahun 2022 yang hampir saja melewati bulan pertamanya, prospek mengenai pasangan mata uang asing yang diprediksi bersinar makin banyak diperhatikan oleh trader forex.

Menanggapi hal ini, Alwi mencoba bersikap bijaksana dengan menyebutkan jika pergerakan harga mata uang komoditas masih akan dihantui kecemasan Omicron.

Kendati begitu jika program vaksinasi dan penanganan pandemi Covid-19 bisa dilakukan secara maksimal oleh pemerintah terkait, dunia tentu tak perlu lagi mengalami krisis kesehatan di 2022 ini. Hal positif ini jelas akan berimbas pada pergerakan harga mata uang komoditas di pasar valas.

Sedikit berbeda dengan Alwi, Faisyal justru menilai kalau harga komoditas di tahun 2022 besar kemungkinan tak akan setinggi tahun 2021.

Sehingga dengan begitu, mata uang asing yang berkaitan dengan komoditas juga tak akan terlalu menarik. Justru di tahun 2022 ini, menurutnya mata uang yang berisiko bakal memperlihatkan ‘taringnya’.

Faisyal menilai jika pendapatnya cukup masuk akal, mengingat WHO begitu percaya diri jika wabah corona yang berkepanjangan sejak 2020 bakal berakhir di tahun 2022.

Belum lagi dengan langkah bank sentral global yang mulai menaikkan suku bunga acuan, mata uang asing dengan risiko tinggi justru yang akan terkena imbas positif.

Beberapa di antaranya yang layak dipertimbangkan adalah poundsterling Inggris (GBP) hingga euro Eropa (EUR).

Terutama untuk GBP, Faisyal menilai jika ini adalah mata uang yang paling menarik untuk dikoleksi pada 2022. Kenapa begitu? Karena GBP dianggap punya banyak sentimen sehingga pergerakannya bakal begitu volatil.

Beberapa sentimen yang justru berpeluang menaikkan harga GBP di tahun 2022 ini adalah keputusan bank sentral Inggris (Bank of England) untuk menaikkan suku bunga acuan, masalah Brexit, hingga tensi politik Inggris yang makin memanas lantaran tingginya kekecewaan masyarakat terhadap berbagai kebijakan dan keputusan Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson.

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh, Apa itu Forex?

Apakah kondisi serupa juga dialami oleh USD?

Dengan pemulihan ekonomi Amerika Serikat yang terus digenjot, kinerja USD dipandang akan tetap solid pada tahun 2022 ini. Belum lagi kuatnya wacana The Fed yang hendak menaikkan suku bunga acuan, membuat USD memang masih akan selalu diburu oleh trader di pasar valas.

Selain mata uang komoditas, Alwi juga menilai kalau dolar Selandia Baru (NZD) bakal cukup prospektif di tahun ini. Bukan tanpa alasan kenapa AUD, CAD dan NZD diprediksi bisa bersinar, karena mata uang-mata uang asing tersebut didukung oleh prospek kebijakan moneter yang hawkish.

Bank sentral Selandia Baru (RBNZ) misalnya, dilaporkan sudah menaikkan suku bunga acuannya jadi 0,75% dan berencana melakukan kenaikan suku bunga lanjutan. Lalu bank sentral Kanada (BoC) juga sudah menghentikan pembelian obligasi, dan siap menaikkan suku bunga acuan di awal tahun 2022 ini.

Kebijakan ini diambil BoC karena perekonomian Kanada yang makin membaik, sehingga mempengaruhi kinerja CAD yang positif di pasar forex.

Alwi juga menyinggung prospek harga minyak yang masih berpeluang melambung di tengah pasokan minyak pasar global yang makin ketat, lagi-lagi akan membuat CAD terus bersinar mengingat minyak adalah ekspor andalan Kanada.

Cara Memulai Trading Forex di octa.id (Lengkap)

Bagaimana? Sangat menarik kan melihat potensi kinerja pasar valas di tahun 2022 ini? Untuk itulah menjadi trader perdagangan mata uang asing menjadi salah satu hal yang dianjurkan jika Anda ingin memaksimalkan cuan.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tidak sulit kok untuk memahami cara memulai trading forex, karena saat ini sudah banyak broker yang menyediakan platform.

Salah satu yang akan kita coba kali ini adalah platform octa.id besutan PT Octa Investama Berjangka. Di kalangan trader pasar valas, nama octa.id, memang tidak asing.

Broker yang satu ini sudah resmi terdaftar di BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi), sehingga Anda tak perlu cemas jika melakukan pendaftaran akun dan mengisi saldo trading.

Tak cuma memperoleh izin Bappebti, octa.id juga sudah terdaftar pada ICDX (Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia) serta ICH (Indonesia Clearing House). Nah tak banyak penjelasan lagi, berikut ini adalah tata cara memulai trading forex di octa.id:

1. Unduh dan Pasang Aplikasi

Tampilan Aplikasi Octa.id

Langkah paling dasar dan pertama dalam mempelajari cara memulai trading forex adalah mengunduh dan memasang aplikasinya.

Dalam hal ini, maka Anda harus mengunduh dan memasang aplikasi broker Octa Investama Berjangka alias octa.id di ponsel. Anda bisa mengunduh aplikasinya di Play Store untuk pengguna perangkat Android atau di AppStore bagi pemilik perangkat iOS.

Yang membuat aplikasi octa.id ini menarik adalah karena Octa Investama Berjangka sudah menggunakan platform trading MT4 (Metatrader4).

Dikembangkan oleh Metaquotes, MT4 ini memang merupakan platform trading populer di dunia dan bisa diakses lewat smartphone atau komputer (PC). Dengan begitu Anda bisa mengamati pergerakan pasar valas di manapun.

Hanya saja supaya proses pengunduhan dan pemasangan aplikasi octa.id ini berjalan lancar, pastikan Anda punya akses internet dan ruang penyimpanan tersisa di perangkat. Kalau dua hal itu sudah dimiliki, aplikasi Octa Investama Berjangka ini akan terpasang dalam waktu singkat.

Baca juga: Apa Itu Robot Forex? Apa Kelebihan dan Kekurangannya

2. Lakukan Pendaftaran

Proses Daftar Di Octa

Segera setelah aplikasi octa.id terpasang di ponsel, Anda bisa langsung melakukan proses pendaftaran (jika tak punya akun Octa Investama Berjangka).

Dalam pendaftaran alias SIGN UP ini, ada beberapa hal yang harus Anda lengkapi yakni mulai dari Nama Depan (First Name), Nama Belakang (Last Name), Email dan Password (Kata Sandi).

Lengkapi semua data tersebut sesuai dengan informasi keaslian identitas diri. Oiya, pastikan Anda sebagai calon trader sudah berusia minimal 21 tahun untuk bisa bergabung di platform Octa Investama Berjangka ini.

Jika pengisian informasi form pendaftaran ini sudah dilakukan termasuk memberikan tanda centang pada kotak minimal usia 21 tahun, Anda bisa langsung pilih tombol OPEN ACCOUNT.

3. Konfirmasi Email

Konfirmasi Email Octa

Sebelum bisa masuk ke platform octa.id sekaligus memproses pengajuan data pendaftaran, Anda harus melakukan konfirmasi email terlebih dahulu.

Di mana pihak Octa Investama Berjangka akan mengirimkan tautan notifikasi untuk keperluan konfirmasi akun ini ke alamat email yang sudah Anda tuliskan pada form pendafaran sebelumnya.

Untuk itu Anda harus membuka kotak masuk alias inbox email untuk melihat email konfirmasi yang dikirimkan oleh pihak Octa Investama Berjangka.

Dalam kasus kami, email konfirmasi ini masuk ke bagian Promotions, sehingga ada baiknya Anda memeriksa seluruh kategori folder pada email mulai dari Primary, Social maupun Spam.

Tampilan Email Konfirmas Dari Octa 1 | Folder Bisnis

Jika email yang Anda tulis dalam proses pendaftaran memang benar dan milik Anda sendiri, maka pesan dari octa.id jelas akan masuk dengan segera.

Buka email itu dan kemudian klik tautan notifikasi lewat tombol CONFIRM.

4. Masuk ke Akun di Aplikasi

Login Aplikasi Octa

Nah, jika tautan pada email konfirmasi sudah Anda klik, maka Anda biasanya diarahkan langsung ke halama utama aplikasi octa.id.

Atau untuk calon trader yang mengaksesnya lewat smartphone, Anda bisa melakukan LOGIN dengan memasukkan informasi email serta kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya.

Baca juga: 7 Kartu Kredit Terbaik dari BRI (Bunga, Fitur, Syarat Pengajuan)

5. Verifikasi Profil Diri

Informasi Detail Verifikasi Diri

Untuk bisa melakukan kegiatan trading pada aplikasi octa.id, Anda harus melakukan permintaan verifikasi atas kebenaran profil.

Tahapan ini sangat penting saat Anda belajar cara memulai trading forex karena memang berkaitan dengan dana trading dan tanggung jawab kepada pihak broker. Untuk proses verifikasi ini, ada beberapa hal yang harus dilengkapi.

Mulai dari nama lengkap, informasi tempat tinggal, tanggal lahir, nomer ponsel, informasi pekerjaan, penghasilan, hingga nama Ibu kandung selayaknya membuka rekening di bank. Anda juga diminta memilih tujuan membuka akun di octa.id apakah untuk investasi, lindung nilai, spekulasi atau yang lain.

Tahapan Verifikasi Diri

Jika seluruh data sudah terisi dengan tepat, jangan lupa centang kolom SAYA SETUJU DENGAN DI ATAS setelah Anda membaca ketentuan yang ditetapkan oleh Octa Investama Berjangka. Tahapan ini diakhiri dengan memilih tombol NEXT STEP.

6. Informasi Perjanjian

Tahapan Perjanjian Dengan Octa

Setelah mengisi informasi pribadi, Anda akan dihadapkan pada halaman PERJANJIAN. Dalam bagian ini, usahakan untuk membaca klausul kontrak berjangka yang ditetapkan oleh pihak octa.id, supaya tidak ada masalah dalam kegiatan trading.

Anda juga diminta memilih lembaga peradilan jika terjadi masalah berkaitan dengan perjanjian dengan Octa Investama Berjangka.

Jika semua sudah dibaca dan dipahami secara seksama, centang kolom yang menyatakan Anda setuju dengan seluruh dokumen perjanjian dan ketetapan dari pihak octa.id. Lalu lanjutkan tahapan cara memulai trading forex ini dengan memilih tombol NEXT.

7. Berkas Dokumen

Berkas Dokumen

Tahapan terakhir dalam proses verifikasi profil mewajibkan Anda untuk menyetorkan sejumlah dokumen pribadi secara elektronik. Yang pertama adalah foto selfie paling update dalam bentuk file JPG dengan ukuran maksimal 10MB. Pastikan foto selfie ini diambil sesuai dengan ketentuan octa.id dengan wajah terlihat jelas.

Lalu yang kedua adalah pembuktian identitas diri baik lewat foto e-KTP, SIM atau paspor yang masih berlaku. Terakhir adalah dokumen rekening bank yang masih berlaku dan benar-benar milik Anda pribadi.

Biasanya yang diminta adalah halaman pertama buku tabungan yang memuat nama dan nomor rekening bank. Tahapan ini penting karena rekening bank yang disetorkan akan menjadi tempat di mana Anda bisa melakukan setoran dan penarikan dana trading forex.

Jika semua dokumen yang diminta sudah diunggah, jangan lupa centang kotak bertuliskan YA, SAYA SETUJU DENGAN DI ATAS. Baru kemudian selesaikan dengan memilih tombol SUBMIT.

8.  Menanti Verifikasi

Menanti Proses Verifikasi

Untuk bisa melakukan trading forex di platform octa.id, Anda harus menunggu proses verifikasi terlebih dulu.

Pihak Octa Investama Berjangka akan menghubungi calon trader dan melakukan konfirmasi identitas pribadi dalam waktu maksimal 1×24 jam. Tahapan telepon ini tidak akan dilakukan saat malam hari atau akhir pekan, demi menjaga privasi calon trader.

9. Lakukan Top Up

Tampilan Halaman Top Up Akun | Folder Bisnis

Nah, jika proses verifikasi sudah disetujui oleh Octa Investama Berjangka lewat panggilan telepon, maka artinya akun Anda sudah bisa digunakan untuk trading.

Agar bisa melakukan pembelian pasangan mata uang asing, Anda harus melakukan TOP UP atau pengisian saldo terlebih dulu.

Baca juga: Cara Mendaftar Binance, Top Up, Withdraw Rupiah dan Trading Crypto (BTC, ADA, ETH, BNB)

10. Berlatih di Akun Demo

Tampilan Akun Demo Di Website Octa.id

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya mengenai alasan kenapa trading forex masihlah sangat menarik saat ini adalah tersedianya akun demo.

Di mana berkat akun demo ini, trader pemula bisa merasakan keseruan perdagangan pasar valas dengan uang virtual terlebih dulu. Simulasi ini sangatlah berguna sebelum akhirnya melakukan trading dengan akun real dan uang asli.

Jika Anda memilih aplikasi octa.id, biasanya langsung tersedia saldo aktif sebesar 5.000 dolar di akun demo untuk dicoba.

Anda bisa memilih platform MT4 atau Octa Investama Berjangka untuk melakukan simulasi perdagangan ini. Dalam semua proses trading ini, Anda harus benar-benar mengingat kata sandi akun dan Octa PIN yang secara pribadi dikirim lewat email.

Tampilan Login Ke Octa Mt4

Anda akan dialihkan ke halaman trading jika ingin memulai proses simulasi akun demo. Ingat untuk bisa mengakses tahapan ini, jangan lupa sertakan informasi login dan kata sandi yang ada di email.

Dengan saldo sebesar 5.000 dolar dan fasilitas leverage 1:500, Anda bisa perlahan mencoba memahami pergerakan grafik pasar valas.

Dalam akun demo ini, perbanyak informasi diri dengan melihat pergerakan harga pasangan mata uang asing yang menjanjikan, dan bagaimana indikator-indikator yang ada di tampilan server MT4 ini berfungsi.

Tak perlu terburu-buru, pahami seluruh bagian dalam platform trading ini terlebih dulu termasuk mencoba melakukan pembelian dan penjualan valas.

Tampilan Transaksi Akun Demo Octa

Nanti jika Anda sudah benar-benar yakin dan cukup memahami simulasi trading lewat akun demo, langsung pindah ke akun real dan lakukan top up.

Ingat dalam perdagangan valas, Anda memang dituntut untuk berani dan tidak berpatokan semata pada insting, tapi memperhatikan berbagai indikator serta sentimen-sentimen yang kemudian bakal muncul.

Hal-Hal yang Wajib Diperhatikan Saat Trading Forex Tahun 2022

Perhatian Trader Tahun 2022 | Folder Bisnis
© Unsplash

Bagaimana? Tidak sulit bukan sebetulnya belajar cara memulai trading forex?

Meskipun menggunakan pengantar bahasa Inggris dalam aplikasi platform trading-nya, Anda bisa mempelajarinya secara bertahap dan tak perlu terburu-buru.

Sama seperti aset keuangan lainnya, mengharapkan untung besar dalam waktu singkat dalam forex justru bisa membuat Anda kecewa.

Nah, supaya keuntungan yang didapat bisa optimal dan kerugian diminimalisirkan, memahami betul perkembangan moneter global adalah kuncinya.

Bahkan untuk trader dari negara berkembang seperti Indonesia, ada baiknya untuk selalu waspada seiring dengan menguatnya nilai tukar dolar AS serta adanya peningkatan hasil treasury Amerika Serikat pada 2022 ini.

Peringatan ini memang bukan sekadar ancaman atau upaya menakut-nakuti, karena seperti dilansir dari Bloomberg pada awal pekan ini, harapan investor pada The Fed tampaknya terus meningkat sehingga membuat bank-bank sentral di negara berkembang mulai memperketat kebijakan moneter mereka.

Beberapa contoh mata uang asing yang berpengaruh seperti real Brasil (BRL) dan forint Hungaria (HUF) yang dikabarkan cukup terbebani oleh inflasi serta kecemasan politik, karena bank sentral mereka terus meningkatkan biaya pinjaman.

Sementara untuk mata uang negara maju seperti yuan China (CNY), dolar Taiwan (TWD) dan ruble Rusia (RUB) disebut cukup mampu bertahan.

Melihat kondisi ini, Barclays Plc justru merekomendasikan mata uang BRL, RUB, peso Meksiko (MXN) hingga won Korea Selatan (KRW).

Hal ini diungkapkan oleh Christian Keller selaku analis Barclays Plc yang memperkirakan kalau adanya peningkatan diferensiasi dalam aset negara-negara berkembang, yang berimbas pada berkurangnya stimulus dan melambatnya perekonomian China.

Baca juga: Cara Membuat Akun dan Trading di Tokocrypto

Sementara itu tanggapan lain diuraikan oleh TD Securities yang menilai pasar berjangka terlalu memperhitungkan berbagai kelemahan mata uang negara-negara berkembang seperti BRL, rand Afrika Selatan (ZAR) dan tentunya Rupiah Indonesia (IDR), seperti dilansir Bisnis.

Padahal para ahli strategi TD Securities memprediksi kalau mata uang negara berkembang bisa mencapai posisi yang lebih baik saat The Fed memutuskan meningkatkan suku bunga acuan.

Hal ini tentu wajib jadi pertimbangan calon trader, karena peluang imbal hasil yang bisa lebih tinggi dan melemahnya nilai tukar mata uang asing, BRL, ZAR hingga IDR bisa jadi pilihan portofolio pula. Tak heran kalau akhirnya TD Securities menilai jika kawasan Amerika Latin justru yang paling berisiko tinggi, sedangkan kabar baik bisa saja muncul dari Asia yang dianggap lebih kuat.

Dengan sejumlah pertimbangan di atas, bagi Anda yang hendak menelusuri pasar valas pada tahun 2022 ini mungkin bisa lebih bijaksana dalam memilih mata uang asing. Asalkan sudah memahami betul cara memulai trading forex secara tepat di platform yang berkualitas, memaksimalkan cuan lewat mata uang asing tentu merupakan hal yang tidak mungkin mustahil. Semangat!

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar