Daftar Badan Regulasi yang Mengawasi Legalitas Broker Forex Dunia

Badan-legalitas-yang-mengatur-regulasi-Forex

Saat Anda memutuskan untuk terjun pada bidang forex, langkah pertama yang sangat penting untuk pemula adalah memilih mitra operator broker yang telah mengantongi regulasi dari badan pengawas keuangan terkemuka, seperti dilansir dari laman investasi.online, broker forex lokal Indonesia harus teregulasi oleh BAPPEBTI.

Tentu saja kita sudah seringkali mendengar trader yang dirugikan oleh broker-broker forex yang beroperasi tanpa peraturan dan pengawasan dari badan regulator. Anda tak ingin hal itu menimpa Anda, bukan?

Kewenangan badan regulator di setiap negara

Setelah market forex mulai dibuat terpusat dan kinerjanya dimonitor oleh rumah kliring atau pusat pertukaran, badan-badan regulasi juga berwenang untuk mengawasi tiap-tiap operator broker dalam operasi bisnisnya. Badan-badan tersebut juga bertugas untuk memberikan legalitas untuk operator broker termasuk menyelidiki apakah perusahaan terkait mempunyai dana yang mencukupi untuk menjalankan bisnisnya.

Anda mungkin bertanya-tanya mengapa bisnis demikian ini memerlukan peraturan? Perlu diketahui bahwa pasar forex adalah pasar financial yang paling massif di dunia dengan perputaran dana mencapai US$ 4 miliar setiap harinya. Setelah di masa lalu bidang ini hanya dapat diakses oleh bank-bank besar serta perusahaan, namun sekarang tidak lagi. Siapa pun dapat memasuki pasar forex dengan perantara platform trading dari operator broker yang harus diregulasi dan diawasi.

Untuk mendapatkan legalitas itu bagi operator broker adalah hal yang sangat rumit dan membutuhkan waktu panjang dalam prosesnya. Inilah alasannya tak sedikit perusahaan broker yang memilih beroperasi secara liar karena enggan direpotkan oleh berbagai urusan tersebut. Selain prosedurnya yang rumit, aturan keuangan di setiap Negara pun berbeda-beda dan menjadi PR bagi operator broker yang berniat mengembangkan bisnisnya hingga ke mancanegara.

Terkait dengan hal ini, di Negara-negara anggota Uni Eropa ditetapkan peraturan yang merupakan ketetapan individu serta perundangan yang berhubungan dengan aktivitas keuangan serta regulasi bagi penyedia jasa investasi keuangan.

Rujukan badan-badan regulator terkemuka di seluruh dunia

Badang yang mengatur regulasi forex di berbagai Negara Dunia

Bagi para trader pemula sebaiknya berhati-hati dengan broker yang tak mempunyai regulasi resmi atau legal. Resikonya bila memilih mitra broker demikian ini Anda bisa menjadi korban dalam aktivitas trading yang illegal, curang, dan merugikan karena broker tak peduli dengan keberhasilan Anda di pasar forex tapi hanya berniat mencari keuntungan pribadi. Praktek-praktek tersebut bisa berupa pemberlakukan skema ponzi, sabotase, pengelolaan dana nasabah dengan cara yang tidak diperbolehkan, dan sebagainya.

Broker yang telah mengantongi regulasi artinya dalam menjalankan operasi bisnisnya telah sesuai dengan aturan yang berlaku dan telah disepakati secara internasional. Operator broker secara berkala juga akan diaudit untuk memastikan konsistensi mereka dalam menerapkan aturan baku tersebut. dengan begitu aktivitas trading Anda di pasar forex akan lebih aman.

Sebagai referensi Anda saat memilih broker, perhatikan apakah broker-broker incaran Anda telah mengantongi regulasi dari salah satu atau beberapa badan regulator paling bonafid berikut ini!

Berikut badan-badang yang mengatur regulasi forex di berbagai negara :

ASIC

Australian Securities and Investment Commision, Negara: Australia 

AMF 

Autorite des marches financiers, Negara: Perancis 

BaFIN

Federal Financial Supervisory Authority, Negara: Jerman 

Bappebti

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Negara: Indonesia 

CBI

Central Bank of Ireland, Negara: Irlandia 

CONSOB

Commissione Nazionale per le Societ e la Borsa, Negara: Italia 

CySec

Cyprus Securities and Exchange Commission, Negara: Siprus 

DFSA

Dubai Financial Service Agency, Negara: UEA 

FINMA

Swiss Financial Market Supervisory Authority, Negara: Swiss

FMA

Financial Market Authority, Negara: New Zealand. Selain FMA, lembaga pengawas keuangan lainnya di New Zealand adalah FSPR dan FSCL.

FSA

Financial Service Agency, Negara: Jepang

FSA

Financial Service Authority, Negara: Seychelles

FSA

Financial Service Authority, Negara: St Vincent and the Grenadines

FSC

Financial Services Commission, Negara: British Virgin Island 

IFSC

International Financial Services Commission, Negara: Belize

MAS

Monetary Authority of Singapore, Negara: Singapura 

SFC

Securities And Futures Commision, Negara: HongKong

Selain memilih operator broker yang teregulasi inilah beberapa point penting lain yang harus menjadi pertimbangan Anda.

Deposit – Sebagai trader pemula sebaiknya pilihlah broker yang menyediakan akun dengan deposit awal terjangkau dan fleksibel. Beberapa broker terkemuka memang menetapkan deposit dalam jumlah besar bagi para calon tradernya sehingga Anda harus selektif terkait hal ini.

System pembayaran – Broker yang ideal bagi Anda seharunya juga menyediakan fasilitas yang mudah dan praktis terkait deposit serta penarikan dana, dan tidak hanya kemudahan pada proses deposit saja. Kedua aktivitas terkait pembayaran itu seharusnya dapat dilakukan hanya dalam waktu satu hari saja. Jadi Anda harus waspada kepada broker yang fasilitas pencairan dananya hingga dalam hitungan minggu. Ini bisa merupakan pertanda bahwa ada permainan dari operator yang mungkin mengunakan dana kita untuk keperluan atau investasi lain.

Komisi, swap, dan spread – Ketiga point tersebut tentu harus diperhatikan karena menentukan profit kita saat beraktivitas pada pasar forex.

Contohnya,

.. broker menetapkan komisi sebesar US$ 50 dengan spread sebesar 5 pip, artinya saat trading target profit Anda adalah 10 pip (US$ 100) hanya untuk membayar biaya komisi dan sisanya adalah profit Anda.

Contoh lainnya adalah broker yang menetapkan komisi hanya US$10 serta spread sebesar 2 point, artinya Anda hanya memerlukan 3 pip untuk membayar komisi tersebut. Berikutnya Anda harus memastikan swap yang berlaku adalah sesuai ketentuan.

Jumlah mata uang – Trading forex seharusnya menyuguhkan beragam pilihan yang dapat ditransaksikan, dengan begitu bila 1 pasar tertentu peluang untuk profit tertutup masih ada alternatif pasar yang lain bagi Anda. Major currency pair yang umum ditawarkan adalah, USD/JPY, GBP/USD, USD/CAD, NZD/USD, USD/CHF, AUD/USD, dan EUR/USD. Selain itu untuk instrument komoditas yang umum adalah berupa emas, minyak mentah, perak, dan indeks saham dari berbagai Negara.

Platform – Broker berkualitas seharusnya mempunyai platform terbaik, yaitu Metatrader 4. Selain itu konektivitas yang disediakan juga harus mumpuni untuk menghindari off quotes atau kegagalan platform dalam melanjutkan perintah kepada server. Bila hal ini terjadi secara berkelanjutan atau koneksi terus-menerus terganggu, harga yang kita incar mungkin sudah terlewat jauh dari harapan. Harus diingat bahwa 1 detik pun sangat berharga pada trading forex.

Baca juga :

Layanan cepat – Broker yang sebaiknya menjadi mitra Anda adalah yang dapat memberikan layanan serta fasilitas yang maksimal, salah satunya adalah layanan pelanggan mulai dari live chat, telepon, email, dan sebagainya. Broker terpercaya harus memberikan layanan support system tersebut selama 24 jam dan 5 hari kerja. Dengan demikian kapan pun Anda mendapat masalah akan dapat terselesaikan dengan waktu singkat.

Reputasi – Cara untuk mengetahui kualitas sebuah broker adalah dengan memperhatikan reputasinya. Ini bisa dilakukan untuk mengakses forum-forum, situs, atau blog yang bertema broker. Kumpulkan referensi tentang review orang lain terkait broker incaran Anda. Bila memang banyak yang mengatakan puas akan layanan broker tertentu berarti Anda dapat memprioritaskannya.

Berikut badan-badan yang mengatur regulasi forex di berbagai negara :

ASIC (Australian Securities and Investment Commision, Negara: Australia). AMF ( Autorite des marches financiers, Negara: Perancis). BaFIN ( Federal Financial Supervisory Authority, Negara: Jerman).
Bappebti ( Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Negara: Indonesia). CBI (Central Bank of Ireland, Negara: Irlandia). CONSOB ( Commissione Nazionale per le Societ e la Borsa, Negara: Italia). CySec (Cyprus Securities and Exchange Commission, Negara: Siprus). DFSA ( Dubai Financial Service Agency, Negara: UEA). FINMA ( Swiss Financial Market Supervisory Authority, Negara: Swiss). FMA ( Financial Market Authority, Negara: New Zealand. Selain FMA, lembaga pengawas keuangan lainnya di New Zealand adalah FSPR dan FSCL). FSA ( Financial Service Agency, Negara: Jepang). FSA ( Financial Service Authority, Negara: Seychelles). FSA
Financial Service Authority, Negara: St Vincent and the Grenadines). FSC ( Financial Services Commission, Negara: British Virgin Island). IFSC ( International Financial Services Commission, Negara: Belize). MAS ( Monetary Authority of Singapore, Negara: Singapura). SFC ( Securities And Futures Commision, Negara: HongKong).

Scroll to Top