Hati-hati! Ini 8 Kebiasaan yang Bikin Gajian Cepat Habis

Seringkali tanpa terasa gaji yang kita dapatkan sebulan sekali lenyap tidak bersisa. Bahkan sebelum menerima gaji berikutnya kita sudah mulai ketar ketir karena sisa gajian sebelumnya sudah menipis. Kemudian barulah kita mulai sadar, kemana perginya uang gaji kita selama ini?

Padahal sudah kerja bertahun-tahun, sudah mencoba menerapkan metode-metode budgeting keuangan pribadi tapi kok uang gaji tetap aja ludes?

Jangankan untuk menabung, untuk biaya pertengahan bulan saja harus di buat super duper irit supaya cukup, karena sisa gaji tinggal sedikit. Apakah ini karena uang gaji kita tidak cukup, atau ada kebiasaan yang tanpa kita sadari sudah mengambil sebagian besar uang gaji sehingga membuat cash flow kita cukup terhambat?

Untuk itu, kita patut curiga dengan kebiasaan-kebiasaan yang mungkin bisa menjadi penyebab uang gaji kita ‘menghilang’ sebelum waktunya sehingga kitapun sulit untuk menyisihkannya untuk menabung bahkan hidup normal sampai akhir bulan.

Nah, supaya pengelolaan keuangan kita lebih baik lagi, coba periksa satu persatu, di antara kebiasaan-kebiasaan di bawah ini adakah yang termasuk kebiasaan Anda yang membuat Anda lebih boros!

1. Belanja Berdasarkan Keinginan Saja

Belanja Berdasarkan Keinginan Saja

Biasanya kalau tanggal muda setelah gajian kita merasa jadi orang kaya mendadak. Ingin beli ini itu mudah saja karena ada uang cash milik kita sendiri yang bisa di belanjakan tanpa larangan dari siapapun. Apalagi ada diskon, wah tambah-tambah tidak ingin meninggalkan kesempatan untuk belanja!

Kita perlu hati-hati nih dengan dorongan yang seperti ini, karena seringkali membuat kita sulit membedakan mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan. Akhirnya wajar jika, belanja yang hanya berdasarkan keinginan saja bisa masuk ke dalam faktor terbesar kenapa uang gajian cepat habis.

Sebenarnya, belanja untuk apa yang kita inginkan itu boleh-boleh saja, asalkan disesuaikan dengann kondisi kemampuan finansial kita. Selain itu, kita juga harus memiliki saving account khusus untuk belanja ini untuk menyisihkan penghasilan kita dan akhirnya bisa digunakan untuk berbelanja apapun yang kita inginkan itu. Dengan begini, kebutuhan belanja tidak mengganggu alokasi dana darurat, investasi maupun tabungan kita.

2. Belanja Karena Murah

Faktor kedua yang membuat gajian kita cepat habis adalah kebiasaan membeli barang-barang murah. Jangan salah paham dulu!

Barang murah yang membuat lebih boros disini adalah barang-barang yang berharga murah tetapi secara kualitas kurang. Kita membelinya hanya karena barangnya lebih murah di banding barang lain walaupun secara kualitas memang jauh lebih bagus.

Kenapa ini menjadi salah satu penyebab keborosan yang membuat gajian kita cepat habis?

Karena biasanya jika kita membeli barang-barang murah yang dari segi kualitas kurang, maka masa penggunaannya pun tidak akan lama.

Misalnya Anda lebih memilih membeli sepatu 25 ribuan dengan kualitas rendah di banding sepatu yang lebih mahal tetapi kualitasnya sudah teruji. Kemudian seminggu kemudian sepatu tersebut rusak. Otomatis kita akan membeli lagi, dan jika kita membeli barang yang sama terus menerus, lalu tidak lama kemudian rusak, setelah itu harus beli lagi dan begitu seterusnya. Maka tanpa disadari kita mengeluarkan budget yang lebih besar di banding kita membeli barang yang harganya lebih mahal tetapi kualitasnya jauh lebih bagus.

Baca juga : Cara Berinvestasi Bagi Karyawan dengan Gaji Minim, Berikut Panduannya!

Mulai sekarang, sebaiknya Anda pikir-pikir kembali jika hendak membeli barang hanya krena harganya murah. Apakah hal tersebut akan membuat Anda memang lebih hemat atukah sebaliknya.

3. Membayar Cicilan Credit Online atau Paylater

Membayar Cicilan Credit Online atau Paylater

Saat ini pinjaman atau cicilan online semakin mudah di akses. Hanya bermodalkan smartphone, kuota dan ktp kita sudah bisa mendapatkan barang yang kita mau dengan cara menyicil atau bayar nanti (paylater). Itu sebabnya banyak orang berbondong-bondong menggunakan fitur menarik ini.

Tapi bagi sebagian orang yang belum memiliki kontrol diri yang cukup dalam hal berbelanja online inilah ternyata yang bisa menjadi sebab gajian kita terasa cepat menipis, yakni karena harus membayar cicilan credit online atau paylater. Bagaimana tidak, jika setiap awal bulan dapat transferan tapi beberapa menit kemudian suah harus mentransfer kembali sejumlah uang.

Jika seandainya kita memiliki tanggungan cicilan entah berbentuk online atau offline sebaiknya memiliki batas maksimal yakni 30% dari gaji kita. Karena jika lebih dari itu, artinya gaji yang kita terima tiap bulannya hanya 70% saja. Padahal rata-rata pengeluaran rutin bulanan berkisar 50% dari gaji dan sisanya seharusnya bisa di buat untuk alokasi dana darurat, amal, tabungan maupun investasi.

Tentu, jika jumlah cicilan kita lebih dari 30% itu artinya kita harus mensabotase dana darurat, amal, tabungan maupun investasi bahkan yang paling gawat adalah jika sampai harus mengganggu alokasi dana kebutuhan rutin bulana kita.

4. Terlalu Sering Makan di Luar

Makan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus di penuhi setiap harinya. Tapi biasanya, bagi orang-orang yang sudah bekerja khususnya, hal ini bisa menjadi sebab gajian cepat habis loh!

Ini terjadi karena pemilihan tempat makan yang lebih mahal dan harus menghabiskan budget yang cukup besar. Bayangkan saja, sekali makan siang di restaurant minimal Rp.50.000 belum lagi sarapan dan makan malam! Belum sampai gajian selanjutnya, ternyata dompet sudah makin menipis, dan akhirnya tiap menjelang akhir bulan harus puasa atau minum obat maag!

Sebenarnya selain bisa jauh lebih hemat, makan ataupun masak dirumah juga bisa lebih sehat bagi tubuh kita. Atau jika Anda terlalu sibuk untuk memasak sendiri, maka Anda bisa membeli lauk di warung nasi ataupun pesan catering lauk sedangkan nasinya bisa Anda buat sendiri dan membuat bekal untuk makan di kantor.

Tentu saja Anda tetap bisa mengalokasikan dana untuk makan di luar. Tetapi supaya menjelang akhir bulan Anda tidak harus puasa atau minum obat maag maka alokasinya perlu di atur dan Anda bisa memasak sendiri atau membeli lauk seperti yang telah di jelaskan sebelumnya. Dengan begitu biaya makan lebih balance bukan?

5. Kebanyakan Beli Kopi di Luar

Kebanyakan Beli Kopi di Luar

Anda pecinta kopi?

Jika ya, mungkin membeli secangkir kopi sudah menjadi kebutuhan harian Anda dalam beraktifitas. Sampai ada istilah no coffee no worky, bahkan ada yang mengatakan bahwa tidak apa-apa jika tidak bisa makan yang penting ada kopi!

Tetapi tahukah Anda tanpa sadar Anda menghabiskan begitu banyak anggaran untuk kopi setiap bulannya?

Padahal jika kita membuat kopi sendiri di rumah bisa lebih hemat dibanding harus membeli kopi diluar. Bahkan jika Anda berinvestasi dengan membeli peralatan kopi sendiri, Anda tetap bisa lebih hemat!

Hal ini bukan berarti Anda di larang membeli kopi kekinian di luar, Anda masih bisa membelinya dengan mengalokasikan dana untuk membeli kopi tersebut dengan jumlah tertentu. Dengan begitu hal ini tidak akan mengganggu cash flow (dikarenakan pembelian kopi yang terlalu sering yang tidak sesuai dengan kemampuan finansial kita).

6. Bayar Membership tapi Kurang Terpakai

Faktor selanjutnya yang membuat gaji cepat habis yakni dikarenakan kita harus membayar membership, padahal barang/jasa dari adanya membership tersebut kurang bisa kita maksimalkan. Misalnya langganan tv kabel, padahal sudah jarang nonton tv, biaya membership gym padahal sulit mengalokasikan waktu ke tempat gym, dan lain-lain.

Wajar saja gajian kita cepat habis, karena harus membayar biaya-biaya langganan dan membership ini. Coba list apakah ada biaya membership yang harus Anda bayarkan setiap bulannya? Jika ada, mungkin Anda bisa mencabut langganan/ membershipnya. Sehingga gajian bisa lebih terkelola untuk hal-hal yang bisa kita maksimalkan penggunaannya.

7. Kebanyakan Hangout dan Traveling

Kebanyakan Hangout dan Traveling

Siapa yang tidak suka hangout bersama teman-teman atau keluarga? Siapa juga yang tidak suka traveling, yang konon saat ini menjadi kebutuhan hidup setiap orang?

Memang banyak penelitian mengatakan bahwa traveling bisa membawa begitu banyak manfaat bagi kesehatan psikologis manusia. Oleh karena itu ahli menyarankan untuk traveling setidaknya 1x setahun.

Masalahnya, kalau keseringan hangout padahal tidak terlalu butuh atau tiap minggunya traveling terus, kira-kira bagaimana dampak terhadap keuangan kita?

Tentu saja jika uang yang di pakai untuk hangout dan traveling adalah gaji kita tiap bulannya, maka hasilnya memang uang gajian kita akan cepat ludes bahkan tida bersisa. Hangout dengan pengeluaran tidak sebesar traveling tetapi jika terlalu sering lama-lama kalau biayanya dihitung juga ternyata lumayan besar.

Jika memang hangout atau traveling menjadi kebutuhan, sebaiknya Anda memiliki account tabungan tersendiri untuk hal tersebut. Sama seperti account untuk berbelanja, jika dana belanja di alokasikan 10%, maka 5% nya bisa di sisihkan untuk dana hangout atau traveling.

8. Kurang Mengontrol Hobi

Tanpa di sadari hobi kita juga bisa menjadi sebab gajian cepat habis. Misalnya hobi ganti gadget, tiap ada seri terbaru selalu ingin upgrade, rasa-rasanya seperti ketinggalan zaman jika gadget kita tidak update. Padahal penggantian gadget ini bisa mempengaruhi keuangan kita loh!

Ini juga masih berhubungan dengan pinjaman online, karena gadgetpun sudah sangat mudah di beli dengan cara mencicil.

Contoh lainnya adala hobi beli make up, padahal lipstick sudah banyak, warnana juga tidak jauh berbeda bahkan ada yang sama tapi tetap saja membeli lagi.

Baca juga :

Atau yang hobi untuk reparasi kendaraan motor atau mobil kesayangannya,padahal udah di permak bulan lalu, catnya masih bagus onderdilnya masih bagus tapi tetap saja di permak lagi.

Nah inilah yang membuat gajian kita cepat habis sebelum waktunya. Kita kurang bisa mengontrol alokasi yang tepat untuk menyalurkan hobi-hobi kita ini. Sebenarnya hobi-hobi lainnya juga sama saja jika tidak bisa kontrol. Entah hobinya adalah ng-gym, melukis, photography dan lain-lain akan tetap membuat gajian kita cepat habis jika tidak dikontrol.

Oleh karena itu, sisihkan sebagian gaji supaya anda tetap bisa menyalurkan hobi dan jangan lupa di buat akun terpisah seperti halnya tabungan untuk traveling.

Itulah 8 kebiasaan yang tanpa disadari bisa membuat gaji Anda cepat habis sebelum menerima gaji berikutnya dan akhirnya kesulitan untuk menabung dan berinvestasi. Dengan mengetahui penyebab gajian kita cepat habis, kita lebih bisa mengindentifikasi kebiasaan kita agar lebih sadar dalam mengeluarkan uang dan membuat rencana pengelolaan keuangan yang lebih baik lagi.

Loading...