Layak Dicoba! 10 Ide Bisnis Musim Hujan yang Berikan Untung Besar

Memasuki bulan Februari alias bulan kedua di tahun 2020 ini, Indonesia memang tengah dilanda musim penghujan. Rasa-rasanya hampir setiap hari selalu diguyur hujan. Menyebalkan? Mungkin bagi sebagian orang, apalagi jika dikaitkan dengan harus berbasah-basah ria menuju tempat kerja.

Namun janganlah terlalu mengutuk akan hujan. Bahkan jika Anda melihat dari sudut pandang yang lain, hujan justru bisa menjadi sebuah prospek bisnis yang cukup menjanjikan. Tepat, ada beberapa ide bisnis yang dijalankan ketika musim hujan tiba dan memberikan keuntungan yang cukup fantastis.

Baca juga: Usaha Toko Kelontong : 7+ Tips Sukses Memulai Bagi Pemula

Hanya saja selayaknya bisnis pada umumnya, bisnis yang digeluti saat musim hujan juga tak bisa dilakukan secara sembrono. Ada perhitungan yang tepat dan manajemen yang bertanggung jawab, jika Anda ingin bisnis itu tetap berjalan sekalipun musim hujan sudah pergi. Seperti apa saja sih bisnis-bisnis menjanjikan di musim hujan? Kami akan merangkumnya untuk Anda!

10 Ide Bisnis Menjanjikan yang Layak Dicoba Saat Musim Hujan

1. Jasa Laundry

bisnis laundry

Inilah peluang bisnis primadona yang banyak dilakukan ketika musim hujan. Kenapa begitu? Karena ketika musim hujan tiba, akan ada banyak baju kotor lantaran sering terkena air hujan.

Baju-baju kotor itupun kadangkala susah kering karena matahari di musim penghujan begitu jarang muncul. Satu-satunya solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan jasa laundry.

Supaya bisa membuka bisnis laundry yang benar dan memperoleh profit sesuai harapan, tentu ada beberapa hal yang jadi pertimbangan Anda. Pertama, lakukan terlebih dulu riset lokasi sehingga bisa memiliki target pasar. Misalkan saja Anda berdomisili di kawasan kampus, tentu target pasarnya adalah para mahasiswa perantauan yang tidak memiliki waktu untuk mencuci baju.

Setelah menentukan target pasar, Anda akan bisa mempertimbangkan harga untuk beberapa layanan seperti paket cuci+kering+setrika atau cuci kiloan hingga cuci kilat.

Jika sudah melakukan hal-hal di atas, Anda juga harus mulai memperhitungkan modal untuk membeli peralatan laundry seperti mesin cuci, mesin pengering, keranjang baju kotor, timbangan sampai deterjen. Supaya bisnis bisa berjalan, setidaknya Anda juga harus menguasai teknik mencuci dan menyetrika.

2. Jasa Cuci Kendaraan Bermotor

jasa cuci sepeda motor

Jasa cuci masihlah jadi bisnis terbaik yang layak dicoba saat musim hujan tiba. Jika Anda merasa tak berbakat mencuci baju dan terlalu ribet harus mengeringkan atau menyetrika, jasa cuci yang bisa digeluti adalah bisnis pencucian kendaraan bermotor. Baik sepeda motor atau mobil, jasa pencucian ini jelas akan banyak dikunjungi ketika musim hujan.

Saat musim hujan, kendaraan bermotor bakal cepat kotor sehingga pemilik yang malas berbasah-basah di musim hujan, akan menggunakan layanan pencucian. Sama seperti bisnis laundry, bisnis cuci kendaraan bermotor juga bisa dilakukan di rumah dan memanfaatkan garasi. Jika Anda beruntung tinggal di tepi jalan raya, jasa cuci kendaraan bermotor tentu akan cukup menguntungkan.

Agar bisnis bisa berjalan profesional, tentu ada sejumlah alat yang harus Anda persiapkan. Beberapa di antaranya seperti mesin kompressor, selang spiral, pressure gauge, air gun, mesin steam, kuas, semir ban hingga kain lap.

Bagaimana jika cuma menyediakan selang, air dan kain lap saja? Tidak masalah. Hanya saja bisnis pencucian kendaraan bermotor Anda tidak akan berjalan efektif dan sulit menerima konsumen dalam jumlah banyak.

Baca juga: 21 Tips Sukses Usaha Laundry Kiloan dengan Modal Kecil

3. Jualan Produk Tahan Air

Bisnis di musim hujan

Tak ingin berbasah-basah seperti bisnis laundry atau pencucian kendaraan bermotor? Tenang saja, Anda bisa coba menggeluti bisnis jualan produk tahan air. Seperti apa contohnya? Payung, jas hujan hingga sepatu bot atau sandal jepit.

Meskipun mungkin punya harga jual yang terjangkau, produk-produk ini jelas bakal laris-manis jika ditawarkan saat musim hujan tiba. Dengan modal yang terjangkau dan sudah pasti terjual, Anda layak mencobanya.

4. Buka Kedai Kopi

bisnis kedai kopi

Ingin mencoba menggeluti bisnis di musim hujan yang terbilang cukup keren? Maka kedai kopi bisa jadi pilihan. Yap, tak bisa dipungkiri kalau kedai kopi merupakan lokasi pilihan favorit saat musim hujan tiba.

Berlindung di dalam ruangan hangat, mendengarkan lagu yang bikin tenang sambil ditemani secangkir kopi, ah suasana kedai kopi memang bisa bikin siapapun rindu. Apalagi di kalangan generasi milenial, nongkrong di kedai kopi bisa dilakukan selama berjam-jam.

Tentu saja target generasi muda ini adalah salah satu faktor yang membuat bisnis kedai kopi tak ada matinya. Namun karena permintaan kedai kopi sangat tinggi, bisa dipastikan jika persaingan dalam bisnis ini cukup ketat.

Supaya bisa bertahan dan selalu jadi pilihan, pemilik bisnis kedai kopi tentu harus berpikir inovatif. Misalkan saja, Anda menawarkan suasana yang berbeda hingga menjual produk-produk kopi inovatif.

Coba tengok bagaimana Starbucks bisa merajalela di Indonesia sekalipun harga secangkir kopi menyentuh ratusan ribu Rupiah. Atau mungkin Anda bisa belajar dari gerai kopi lokal seperti Janji Jiwa, Kenangan, Kopi Tuku yang sudah sukses membuka jaringan di berbagai pelosok Tanah Air. Dengan selalu belajar dan berinovasi, bisnis kedai kopi jelas tak akan pernah surut.

5. Minuman Tradisional Hangat

Bisnis minuman hangat di musim hujan

Meskipun bisnis kedai kopi sangat laris manis dengan berbagai produk kekinian seperti es kopi susu hingga teh susu boba, jangan pernah melupakan yang namanya minuman tradisional.

Bahkan di musim penghujan seperti saat ini, minuman-minuman tradisional yang memberikan kesan hangat bakal diburu banyak masyarakat. Seperti apa saja? wedang tahu alias tahwa dari Semarang, wedang uwuh Yogyakarta, bajigur dari Sunda, angsle asal Malang, bir pletok Betawi, teh talua Minang, bandrek Sunda dan tentunya STMJ serta wedang ronde yang sangat populer itu.

Supaya minuman tradisional hangat ini bersaing dengan kedai-kedai kopi kekinian, Anda bisa menawarkannya dalam kemasan yang lebih modern. Atau jika perlu, mendirikan cafe khusus minuman tradisional yang tampil lebih menawan. Dijamin, cafe minuman tradisional akan banyak dikunjungi masyarakat lintas generasi ketika musim hujan tiba.

6. Jualan Makanan Berkuah

bisnis bakso

Musim hujan memang identik dengan suasana yang dingin. Selain minuman panas, untuk mengangatkan tubuh juga bisa dilakukan dengan menyantap masakan berkuah. Dengan fakta bahwa kuliner merupakan salah satu bisnis yang paling tahan dan mudah dilakukan, berjualan makanan berkuah saat musim hujan tentu bisa mendatangkan keuntungan yang sangat melimpah.

Di Indonesia sendiri ada banyak sekali jenis makanan berkuah yang tentunya sangat cocok sebagai teman di musim hujan. Beberapa di antaranya adalah bakso, bakmi kuah, capjay, soto, rawon hingga sop.

Bahkan kalau Anda ingin mencoba yang lebih simple, berjualan indomie kuah dengan campuran sayur, telur rebus dan cabe tentu akan bisa laris-manis ditawarkan ke konsumen. Asalkan memberikan inovasi dalam produk yang dijual, bisnis makanan berkuah bakal diburu banyak orang.

Baca juga: 10 Tips Penting Sebelum Memulai Bisnis yang Harus Dilakukan

7. Budidaya Jamur

bisnis budidaya jamur

Tidak berminat membuka jasa pencucian, berjualan makanan atau minuman hingga produk tahan air saat musim hujan? Anda mungkin bisa melirik bisnis budidaya jamur. Seperti yang sudah diketahui, jamur adalah salah satu tanaman yang bisa tumbuh subur di musim hujan ini. Tidak membutuhkan lahan terlalu besar, budidaya jamur bahkan bisa dikembangkan di ruangan tidak terpakai pada rumah Anda.

Hanya saja supaya budidaya jamur bisa berjalan maksimal, Anda tentu harus belajar secara tepat. Beberapa tahapan yang harus dilakukan pemula seperti menyiapkan modal untuk pembelian baglog yang akan menjadi wadah pertumbuhan jamur, dan pembangunan kumbung serta rak jamur. Supaya jamur bisa tumbuh subur, Anda harus menjaga betul kelembapan dan suhu di dalam kumbung.

Baca juga : 13 ide bisnis saat bulan puasa datang

Sebagai tanaman yang doyan suasana lembab, musim hujan tentu akan jadi waktu yang sangat tepat untuk memulai budidaya jamur. Jamur biasanya bisa dipanen sekitar dua minggu sejak peletakan baglog, atau jika sudah ditumbuhi miselium sempurna.

8. Budidaya Bekicot

Budidaya bekicot di musim hujan

Ingin bisnis budidaya tapi bukan tanaman? Mungkin Anda bisa mencoba bekicot. Siput darat yang kerap dipandang sebelah mata dan menjijikan ini justru memiliki segudang manfaat dan memiliki prospek besar dalam dunia bisnis. Dengan kandungan protein dan asam amino yang tinggi, bekicot bisa menjadi bahan obat tradisional dan kuliner.

Dengan kriteria lokasi budidaya bekicot adalah tempat yang teduh, lembab dan basah, budidaya bekicot di musim hujan jelas bisa jadi pilihan bisnis menjanjikan. Jangan lupa juga untuk selalu memberikan pakan yang bermutu supaya kualitas daging bekicot benar-benar sempurna.

9. Jual Tanaman Pengusir Nyamuk

budidaya tanaman lavender

Selain air dan cuaca dingin, musim hujan biasanya juga identik dengan nyamuk. Tak heran kalau penyakit malaria dan demam berdarah kerap menjadi masalah saat Indonesia sudah memasuki musim hujan. Ingin mengusir nyamuk sekaligus menjalankan bisnis? Maka Anda bisa mencoba menjual tanaman pengusir nyamuk. Seperti apa saja? Serai wangi alias lemongrass, lemon balm, lavender, hingga catnip.

Untuk memulai bisnis tanaman wangi ini, Anda tak perlu menyediakan berhektar-hektar lahan kosong. Kenapa begitu? Karena semua bahkan bisa dimulai dari halaman rumah. Lavender misalnya, termasuk salah satu yang digemari karena memiliki aroma yang begitu wangi dan warna sangat cantik. Supaya budidaya tanaman lavender ini sukses, ada beberapa tips yang harus Anda terapkan seperti memperhatikan betul jarak penanaman.

Kalau Anda menanam lavender di dalam pot, jangan lupa untuk melapisi bagian bawahnya dengan styrofoam supaya pot tetap kering agar lavender tidak mudah rusak. Jika Anda sudah memulai budidaya tanaman wangi ini di musim panas, maka ketika musim hujan tiba akan siap untuk dijual dan memiliki harga tinggi di masyarakat.

10. Menanam Sayur Kangkung

Bisnis budidaya kangkung

Memiliki hobi bercocok tanam dan ingin menjalankan bisnis sayur-mayur? Maka musim hujan adalah waktu yang tepat untuk bertani kangkung. Sekadar informasi, kangkung adalah jenis sayuran yang bisa tumbuh subur di dataran rendah dengan tingkat kelembapan tinggi.

Bahkan kangkung juga bisa bertahan di area perairan yang menjadikannya tak bermasalah kalau mulai ditanam saat musim penghujan tiba.

Baca juga: 6 Tips Menjual Produk Agar Cepat Sukses Dalam Berbisnis

Supaya tanaman kangkung bisa tumbuh subur sesuai harapan, pastikan Anda menggunakan benih yang berkualitas unggul dan bebas hama penyakit. Sebagai media tanam, kangkung haruslah bebas dari gulma dan rumput liar. Dengan perawatan yang maksimal, kangkung siap untuk dipanen ketika sudah mencapai usia 30 hari sejak benih ditanam.

Wah, ternyata ada cukup banyak juga ya bisnis yang layak dimulai ketika musim hujan tiba? Untuk itulah musim hujan jangan jadikan alasan untuk bisa bermalas-malasan. Karena musim hujan justru bisa menjadi momentum untuk memulai bisnis yang menjanjikan. Asalkan Anda jeli membaca peluang dan memanfaatkan kemampuan serta kesempatan, musim hujan juga akan membuat Anda banjir pundi-pundi Rupiah.

Bagikan ;