Inilah 7 Pedagang yang Raup Untung Segunung Saat Lebaran, Melonjak Hingga 300%!

Ada yang bilang kalau Idul Fitri adalah saat di mana perilaku konsumtif masyarakat sangat tinggi. Apalagi bagi mereka para pegawai, cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) sedikit banyak membuat hobi belanja tersalurkan. Meningkatnya daya beli masyarakat saat Lebaran ini, jelas merupakan momen yang membuat pedagang bahagia.

Meskipun mungkin banyak keluhan muncul saat Ramadan di mana daya beli masyarakat menurun, terbukti saat Idul Fitri tiba, beberapa pedagang justru meraup untung selangit. Bahkan bisa dibilang, beberapa pedagang ini justru lesu penjualannya saat Ramadan.

Anda pun yang ingin mencoba bisnis untuk menyambut Idul Fitri tahun depan, bisa belajar dari tujuh pedagang berikut ini. Tak main-main, omzet yang mereka peroleh menembus belasan hingga ratusan juta rupiah. Seperti apa sih kisah sukses para pedagang yang untung besar ketika Lebaran? Simak ulasannya berikut ini!

Inilah 7 Pedagang yang Banjir Untung Ketika Idul Fitri

1. Penjual Ketupat

pedagang untung besar saat Idul Fitri - penjual ketupat
pedagang untung besar saat Idul Fitri – penjual ketupat

Ketupat dan Idul Fitri adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Bersama opor ayam, ketupat menjadi suguhan wajib saat Lebaran. Namun rupanya tidak semua orang punya bakat dan waktu dalam membuat ketupat. Hal inilah yang jeli dimanfaatkan para pedagang dadakan untuk berjualan ketupat dan pernak-perniknya.

Salah satunya adalah Nurul, pedagang sayur di pasar Tembok Dukuh, Surabaya. Ketika Lebaran tiba, Nurul mengganti dagangannya dengan berjualan ketupat dan lepet matang. detikNews melaporkan bahwa dalam sehari, Nurul bisa menjual 150-200 ketupat matang dan 600 lepet matang. Keuntungan Nurul pun menembus Rp 2 juta per hari.

Seperti Nurul, Mail si pedagang sayur di pasar Gondangdia, Jakarta Pusat juga berjualan kulit ketupat mulai tiga hari jelang Idul Fitri. Hanya berjualan selama tiga hari saja, Mail mengaku memperoleh omzet Rp 3 juta. Kendati penjual kulit ketupat semakin banyak, omzet para pedagang tetap stabil di atas angka Rp 1 juta.

2. Pedagang Kembang Kuburan

pedagang untung besar saat Idul Fitri - penjual perlengkapan ziarah
pedagang untung besar saat Idul Fitri – penjual perlengkapan ziarah

Idul Fitri juga menjadi waktu di mana orang-orang berkunjung ke keluarga yang sudah meninggal. Saat ziarah kubur, tradisi di pulau Jawa adalah membawa beberapa barang seperti bunga mawar, irisan daun pandan, air dan kemenyan. Perlengkapan ziarah ini rupanya dimanfaatkan oleh pada pedagang yang sukses mereguk untung besar.

Bahkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga, Bandung, dijejali ratusan pedagang perlengkapan ziarah kubur dadakan. Mereka pun mampu meraih omzet minimal Rp 500 ribu per hari.

Kisah serupa juga dialami pedagang kembang kuburan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Salah satu pedagang yang diwawancarai Republika yakni Arsyad mengaku kalau dia memperoleh berkah Idul Fitri di mana keuntungannya naik tiga kali lipat dari hari biasa. Meskipun omzet naik-turun tiap tahun, Arsyad bisa untung Rp 500 ribu dalam satu hari.

3. Penjual Beduk Masjid

pedagang untung besar saat Idul Fitri - penjual beduk
pedagang untung besar saat Idul Fitri – penjual beduk

Kegiatan mengumandangkan takbir di malam terakhir puasa Ramadan rupanya membawa berkah bagi para pengrajin beduk masjid. Belum lagi jika banyak kegiatan takbir keliling, jelas beduk menjadi barang yang sangat dibutuhkan. Hal inilah yang membuat banyak pedagang beduk musiman yang muncul seperti di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Seperti dilansir Okezone, salah satu pedagang beduk yang untung besar adalah Endang Kurniati. Sudah berjualan bahkan sebulan sebelum Ramadan, Endang sukses meraup untung Rp 16 juta. Sangat menggiurkan mengingat dirinya saat mengumpulkan modal Rp 25 juta, harus hutang ke banyak orang. Dalam sehari, Endang sukses menjual 4-5 beduk berbagai ukuran yang terbuat dari kulit kambing dan sapi.

4. Para Penjual Unggas

pedagang untung besar saat Idul Fitri - penjual unggas
pedagang untung besar saat Idul Fitri – penjual unggas

Beberapa hari jelang Lebaran, jalan Pattimura di kabupaten Batang, Jawa Tengah berubah menjadi pasar unggas dadakan. Ada puluhan pedagang musiman yang berjualan ayam, bebek hingga entog di pinggir jalan menggunakan sepeda motor.

Salah satu yang mampu meraup sukses besar adalah Cahyono, warga Ujungnegoro, Batang yang sudah jadi penjual unggas dadakan selama tujuh tahun. Sehari-hari menjadi karyawan swasta, Cahyono yang berjualan unggas ini mampu meraup untung minimal Rp 500 ribu per hari, seperti dilansir Tribun News. Tidak aneh karena sekitar 70 ekor unggas yang dia miliki berhasil terjual mulai H-3 Lebaran.

5. Tempat Cucian Mobil

Saat Idul Fitri tiba, banyak orang yang ingin terlihat rapi dan bersih tidak cuma penampilan mereka, tapi juga rumah hingga kendaraan. Hal inilah yang membuat bisnis cucian kendaraan bermotor mampu meraup untung besar jelang Lebaran. Apalagi jika banyak tempat cuci yang sudah tutup, jelas tempat yang masih buka akan diserbu pembeli.

Baca juga: Renungan Ramadan, Inilah 6 Pengusaha Muslim Sukses Asal Indonesia yang Layak Diteladani

Merdeka melaporkan bahwa di Bandar Lampung, tempat cuci mobil dan sepeda motor yang masih buka satu-dua hari jelang Lebaran selalu terlihat dijejali konsumen sampai sore hari. Dengan tarif pencucian Rp 40-50 ribu/mobil dan Rp 10-15 ribu/sepeda motor, tentu omzet yang diraih pemilik carwash ini bisa menembus jutaan rupiah.

6. Tukang Cukur dan Pemilik Salon

Seperti yang sudah disebut sebelumnya, jelang Lebaran semua orang tampaknya ingin terlihat lebih rapi dan bersih. Selain membeli baju atau celana baru tentunya, mengubah gaya rambut di salon adalah hal yang diminati. Terutama kaum perempuan, mereka kadang tak segan mengeluarkan banyak uang untuk memanjakan diri di salon.

Baca juga: 9 Ide Bisnis Paling Menguntungkan Jelang Lebaran ini Bisa Anda Coba

Berbagai perawatan mulai potong rambut biasa, smoothing, creambath, hair mask, facial hingga spa jadi laris manis dibutuhkan jelang Lebaran. Tentunya tarif yang diminta untuk setiap perawatan itu bisa menembus ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Tak heran kalau akhirnya harus memesan terlebih dulu supaya mendapat pelayanan di salon.

Bukan hanya salon kecantikan khusus perempuan saja, barbershop yang identik sebagai tempat cukur pria pun ramai pengunjung. Terutama bagi barbershop yang masih buka di malam takbiran, jelas bakal dijejali konsumen yang rela antre demi potongan rambut baru dan terlihat tampan.

7. Pemilik Restoran dan Warung Makan

pedagang untung besar saat Idul Fitri - pemilik tempat makan
pedagang untung besar saat Idul Fitri – pemilik tempat makan

Bisa dibilang kalau inilah para pedagang yang paling untung besar saat Idul Fitri. Menjadi momen berkumpulnya keluarga, restoran-restoran dan warung makan yang masih buka saat Lebaran jelas bakal ramai. Menurut Sulistyanto, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Bantul, omzet pedagang kuliner di kabupaten Bantul, Yogyakarta saat libur Lebaran melonjak hingga 300%!

Sentra-sentra kuliner di tempat wisata memang mampu meraup untung yang tak main-main. Karena memang saat Lebaran, orang-orang banyak yang malas masak dan memilih pergi ke restoran. Untuk itulah ada baiknya bagi Anda yang mengelola usaha kuliner, coba buka saat Idul Fitri dan sambut keuntungan yang menggiurkan.

Wah, luar biasa sekali bukan kisah para pedagang yang mampu untung besar saat Idul Fitri? Tentu apa yang mereka peroleh itu tidak lepas dari semangat pantang menyerah dan kekuatan tekad untuk selalu berusaha. Anda pun bisa mencoba mengikuti jejak mereka dengan berjualan produk yang laris manis saat Lebaran tahun depan.

Jika memang produk barang atau jasa yang ditawarkan berkualitas dengan harga terjangkau, sudah pasti bisnis Anda bakal laris manis. Namun harus diingat, sesibuk-sibuknya Anda berbisnis jangan lupa untuk menyisihkan waktu bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat terdekat.

Loading...