Tips dan Hal-Hal Penting Jika Mau Investasi Tas Mewah

Dalam beberapa hari terakhir, pengguna Instagram sempat dihebohkan dengan aksi selebgram Rachel Vennya menagih hutang pembelian tas ke Medina Zein senilai Rp380 juta. Sebuah nominal besar yang membuat masyarakat menyimpulkan jika ini adalah transaksi tas mewah branded. Lantas, apakah kasus ini semakin menguatkan kegiatan investasi tas mewah di kalangan selebritis?

Padahal sebetulnya, investasi tas mewah ini tidak hanya terjadi di kalangan selebritis saja. Perempuan-perempuan masyarakat sipil dengan gaya hidup sosialita, juga kerap terlibat dalam jual-beli tas mewah dengan harga fantastis. Kendati kerap dicibir sebagai gaya hidup konsumtif dan mengarah ke gangguan psikologis yakni shopaholic, faktanya ada banyak perempuan meraih untung lewat tas branded.

Kondisi inilah yang akhirnya membuat perempuan-perempuan gila belanja produk bermerk, memilih investasi tas mewah agar tidak dicibir sekadar buang-buang uang. Hanya saja menurut financial planner Safir Senduk kepada Kumparan, perempuan yang membeli tas mewah dan berdalih sebagai investasi, itu hanyalah sekadar alasan supaya bisa menyalurkan hobi belanjanya.

Menurut Safir, sebuah barang bisa disebut sebagai aset investasi sesuai dengan perlakuannya. Misalkan saja Anda memilih investasi tas mewah tapi sewaktu-waktu masih menggunakan tas itu untuk arisan, liburan hingga sekadar pamer di mall, maka tas itu bukanlah produk investasi lagi. Bagi Safir, tas itu hanyalah barang konsumtif meskipun nilai harganya berpeluang meningkat.

Baca juga: 6+ Kesalahan Investasi yang Tidak Dilakukan Crazy Rich

Kendati memang menuai pro-kontra di kalangan masyarakat, penggila tas mewah dan para investor, faktanya investasi tas mewah kini jadi pilihan banyak perempuan dalam mencapai kemapanan finansial. Termasuk yang tertarik ingin melakukannya? Maka sejumlah ulasan berikut ini layak untuk Anda pelajari dan pertimbangkan terlebih dulu.

Tak Cuma Gengsi, Investasi Tas Mewah Datangkan Untung

Beda dengan Safir, Emily Dang selaku pemilik situs belanja SnobSwap yang memang menjual berbagai jenis tas mewah preloved, berpendapat kalau tas-tas branded justru bisa jadi aset investasi menjanjikan. Model yang menarik dan tidak ketinggalan zaman sampai bahan baku berkualitas, membuat konsumen rela merogoh uang ratusan juta sampai miliaran Rupiah demi memilikinya.

Bahkan Emily berpendapat jika nilai tas mewah bisa bergerak sesuai popularitas dan tren fashion yang ada. Tas Hermès Birkin contohnya, dalam waktu satu dekade saja harganya bisa melambung dua kali lipat dari perilisan pertamanya, di mana kini berkisar Rp2,3 miliar! Apa yang diungkapkan Emily ini pun seolah dibenarkan oleh KFLII (Knight Frank Luxury Investment Index).

Menurut KFLII, tas mewah bisa jadi pilihan bijaksana bagi seseorang yang hendak melakukan diversifikasi investasi, bukan cuma sekadar ’beli gengsi’ belaka. Hal ini terlihat dari pencapaian Hermès yang berada di puncak indeks KFLII selama dua tahun berturut-turut. Bahkan ketika pandemi Covid-19 mulai melanda dunia di tahun 2020 lalu, Hermès disebut alami kenaikan harga sebesar 17%.

Senada dengan KFLII, firma riset yang menganalisis pasar seni, barang antik dan barang-bawang mewah koleksi yakni AMR (Art Market Research), menyebutkan jika Hermès masihlah jadi incaran banyak orang. Dirilis sejak tahun 1837, Hermès terus diburu selain Chanel dan Louis Vuitton. Sekadar informasi, peningkatan harga tas Chanel bahkan tercatat 132% dalam 10 tahun terakhir.                          

Brand-Brand Tas Mewah yang Layak Dipilih

Lantaran tak selalu identik dengan gaya hidup konsumtif, tas-tas mewah juga bisa dijadikan sumber investasi sekaligus bisnis yang menjanjikan. Namun agar memperoleh hasil yang maksimal dengan peningkatan nilai terbaik, Anda tentu harus tahu brand mana saja yang paling laris. Karena tas dengan merk tertentu bahkan sampai mengalami peningkatan harga hingga 100%!

Baca juga: Hal-Hal yang Wajib Diketahui dan Waspadai dari Saham Gorengan

Apakah itu? Berikut beberapa di antaranya yang bisa Anda pilih untuk investasi tas mewah:

1. Hermès Kelly dan Birkin

© Purseblog

Sudah jadi rahasia umum bahwa Hermès merupakan salah satu holy trinity brand bersama-sama dengan Chanel, sehingga sangat cocok dipilih untuk investasi tas mewah. Dengan jumlah produksi terbatas, Hermès memanglah sangat eksklusif. Didukung model, tipe dan jenis bahan bakunya, Hermès jelas jadi incaran para sosialita termasuk Hermès Birkin.

Hingga saat ini, Hermès Birkin asli bahkan bisa dibanderol di rentang $9.000 – $150 ribu (sekitar Rp129,2 juta – Rp2,1 miliar. Bahkan untuk aset investasi, ada yang menjual Hermès Birkin kualitas premium mencapai $223 ribu (Rp3,2 miliar). Selain Birkin, Hermès Kelly yang butuh waktu lebih dari 25 jam untuk membuatnya juga diincar karena harganya bisa menembus £7.000 (sekitar Rp138,3 juta).

2. Louis Vuitton Neverfull

© Getty Images

Bersama dengan Hermès dan Chanel, Louis Vuitton alias LV adalah holy trinity brand pula bagi penggila fashion. Tak cuma sekadar cantik secara tampilannya, LV Neverfull juga begitu tangguh karena tetap baik-baik saja saat diisi beban 3,5 kg dan dilempar dari ketinggian setengah meter. Punya desain tampilan tote bag klasik, harga jual kembali LV Neverfull ini disebut meningkat hingga 65% di tahun 2017.

3. Dior Saddle Bag

© welldressedwife

Dirilis untuk kali pertama pada tahun 2000, Dior Saddle Bag kembali dikenalkan di koleksi Musim Gugur 2018. Tak heran kalau akhirnya sosialita langsung mengincar Dior Saddle Bag versi Maria Grazia atau Kim Jones ini, yang konon produk preloved-nya saja sangat diburu. Tak main-main, jika sebelumnya tas jenis vintage saddle ini cuma dijual di kisaran Rp3 juta, kini bahkan melambung hingga Rp12 juta per item.

4. Chanel Classic Flap

© The Happy Sloths

Kalau disuruh memilih apakah brand tas yang paling didambakan untuk dimiliki, Chanel mungkin adalah jawabannya. Bagi kalangan penggila tas mewah, Chanel merupakan the ultimate investment bag. Tercatat sejak tahun 2010, Chanel Classic Flap mengalami peningkatan harga hingga 70%! Sangat luar biasa.

Untuk ukuran maxi, Chanel Classic Flapsaat ini dibanderol sekitar £3.200 (sekitar Rp63,3 juta) dan £4.000 (Rp79,1 juta). Jauh lebih mahal daripada harga jualnya di tahun 2012 yakni £2.360 (sekitar Rp46,6 juta).

Sekadar informasi, ChanelClassic Flap sendiri merupakan mahakarya mendiang Direktur Kreatif Chanel, Karl Lagerfeld, dari karya asli Coco yakni Chanel 2.55. Tak heran kalau baik Chanel 2.55 maupun Chanel Classic Flap, merupakan dua produk paling ikonik dari brand super premium asal Prancis itu.

5. JW Anderson Pierce

© Prestige

Tak ada yang menyangka kalau tas-tas keluaran JW Anderson juga punya potensi besar jadi aset investasi tas mewah. Dikenalkan pada musim gugur tahun 2016, harga jual kembali JW Anderson Pierce bahkan disebut-sebut sudah meningkat hingga 300%.

Tips Sebelum Anda Mulai Investasi Tas Mewah

Nah, setelah tahu brand-brand apa saja yang bisa dipilih dalam investasi tas mewah, maka kini Anda tentu bisa mulai menjalakannya dengan tenang. Tak perlu cemas atau terburu-buru, karena menurut riset dari Baghunter, tas Hermès Birkin bahkan bisa jadi aset yang lebih baik daripada emas karena harganya meningkat hingga 500% dalam 35 tahun terakhir.

Dengan nilai keuntungan mencapai rata-rata 14,2% per tahun, artinya investasi tas mewah bisa saja lebih menggiurkan daripada profit saham yang ada di kisaran 11,7% per tahun atau emas dengan 1,9% per tahun! Namun seperti layaknya investasi, jual-beli tas branded juga memiliki potensi rugi yang harus dihindari. Apa saja? Berikut sejumlah tips yang dapat Anda pertimbangkan:

1. Jangan Tergiur Diskon

Senang memburu tas branded yang sering didiskon? Maka lebih baik itu Anda tinggalkan kalau tujuan Anda adalah investasi tas mewah. Kenapa? Karena produk yang sekalipun bermerk tapi sering diskon, harga jual kembalinya jelas anjlok. Kondisi ini kerap terjadi pada tas keluaran desain kontemporer yang biasanya belum populer, tidak seperti brand-brand high end fashion pada umumnya.

Baca juga: 15+ Istilah Investasi Saham yang Wajib Diketahui Pemula

2. Tentukan Momentum

Sebagai aset investasi, Anda tentu harus tahu bahwa tas-tas branded bisa mencapai harga maksimalnya jika dijual pada momen yang tepat. Meskipun memang produk Chanel Classic Flap atau HermèsBirkin bisa laku kapan saja, beberapa brand lain butuh waktu yang pas untuk mencapai harga jual kembali terbaik. Kapan itu terjadi? Ketika model tas itu jadi super langka atau saat jadi tren fashion kembali.

Sehingga saat itu semua terjadi, Anda bakal meraih untung berkali-kali lipat. Kondisi ini sendiri pernah terjadi saat baguette bag keluaran Fendi dibanderol dengan harga menggiurkan lantaran kembali jadi tren fashion.

3. Pilih Brand Holy Trinity

Sudah dijelaskan sebelumnya, ada beberapa brand tas mewah yang banyak dicari orang dari generasi ke generasi dan dijuluki The Holy Trinity yakni Hermès, Louis Vuitton (LV) dan tentunya Chanel. Sebagai high end brand, produk-produk tas mewah keluaran merk tersebut bahkan mengalami peningkatan harga jual kembali hingga 83% dalam 10 tahun terakhir. Sehingga sangat cocok jadi investasi dan bisnis.

4. Riset Harga Jual

Punya koleksi tas mewah dari brand premium, produk edisi terbatas dan tipe klasik? Ada baiknya tidak dijual serta merta begitu saja. Kenapa? Karena Anda wajib melakukan riset terhadap harga jual terlebih dulu. Jika perlu, cari tahu informasi harga jual kembali di Vestiaire Collective, TheRealReal atau Rebag, supaya paham pergerakan harga tas branded dari tahun ke tahun.

5. Produk Edisi Terbatas

Yang namanya edisi terbatas alias limited edition jelas begitu eksklusif, sedikit yang memiliki, serta harga jual kembalinya mahal. Kondisi ini juga terjadi pada tas-tas branded sehingga ada baiknya Anda mengincar tas-tas koleksi khusus, jenis custom made hingga produk hasil kolaborasi dengan desainer lain lantaran saat dijual kembali beberapa tahun kemudian, harganya jelas melambung.

Baca juga: Belajar Reinvestasi, Rahasia Orang Kaya Jadi Makin Tajir

6. Koleksi Tipe Klasik

Selain brand, tips berikutnya supaya Anda sukses dalam berdagang tas premium adalah dengan mengoleksi tipe klasik yang bakal awet dan terus diminati sepanjang masa. Dilansir Her World USA, dari The Holy Trinity, beberapa produk klasik yang selalu diburu adalah Chanel Classic Flap, Chanel 2.55, LV Speedy, LV Neverfull serta dua produk legendaris Hermès, Birkin dan Kelly.

7. Wajib Dirawat

Dan hal terakhir yang cukup penting dalam investasi tas mewah berikutnya adalah dengan senantiasa merawatnya. Lantaran produk premium yang Anda harap harganya melambung, simpan tas-tas tersebut dengan kantong khusus pembungkusnya. Jangan sampai bagian dalamnya kotor, ternoda atau bahkan terkontaminasi jamur. Jika perlu, siman di lemari bersih dan tak berdebu.

Bagaimana? Sangat menarik sekali kan membedah informasi seputar investasi tas mewah? Anda tentu akan tetap memperoleh untung menggiurkan asalkan paham betul mengenai hal-hal penting, termasuk memilih brand tas dan menerapkan tips yang sudah diulas. Dengan begitu, Anda bisa menjadi seorang sosialita berkelas dengan finansial yang terjamin.

Tinggalkan komentar