Mau Sukses Jualan Online di TikTok? Ternyata Ini Lho Rahasianya

Mau Jualan Online di TikTok? Dirilis secara resmi untuk kali pertama pada tahun 2016, mungkin tak ada yang menyangka bahwa TikTok bakal berkembang dengan luar biasa fantastis selama enam tahun perjalanannya.

Berawal sebagai media sosial sekaligus platform video musik asal China, TikTok kini bahkan mulai dilirik untuk keperluan bisnis. Hanya saja supaya sukses jualan online di TikTok, ada sejumlah hal yang wajib Anda pahami.

Bukan tanpa alasan kenapa para pebisnis dunia maya harus belajar dulu mengenai sejumlah cara efektif jualan online di TikTok.

Karena media sosial yang dikembangkan oleh Toutiao dan ByteDance ini jelas memiliki perbedaan dengan Facebook atau Instagram yang lebih dulu dikenal sebagai platform berjualan online. Selain tak hanya punya tampilan berbeda, pangsa pasar TikTok pun tidak serupa.

Yap, media sosial yang kabarnya kini sudah memiliki satu miliar pengguna aktif di seluruh dunia per Januari 2022 ini memang lebih banyak didominasi oleh generasi Z dan kalangan milenial junior.

Dengan kalangan muda yang banyak menggunakannya, tentu konsep dan bahasa promosi yang digunakan di TikTok pun harus lebih kreatif. Untuk itulah kalau Anda berjualan tanpa perencanaan yang tepat, bakal hanya merugi.

Dilansir Influencer MarketingHub, sesuai data Statista, kabarnya rata-rata pengguna TikTok Amerika Serikat menyisihkan lebih dari 850 menit (14,1 jam) setiap bulannya untuk memakai aplikasi TikTok.

Dengan total unduhan di perangkat (Android dan iOS) lebih dari tiga miliar kali, peluang pasar TikTok tentu akan sangat terbuka lebar bagi para penjual online.

Baca juga: Mau Bisnis Jadi Viral? Trik-Trik Berikut Bisa Anda Coba!

Keunggulan Jualan Online di TikTok

Keunggulan Jualan Di Tiktok
© Obi – @pixel6propix/UNSPLASH

Jika pengguna TikTok secara global mencapai miliaran orang, apakah di Indonesia juga cukup banyak? Tenang, Anda tak perlu cemas.

Berdasarkan riset DataReportal, dari 191,4 juta pengguna media sosial di Indonesia per Januari 2022, ada 92,07 juta di antaranya yang merupakan user TikTok. Sekadar informasi, pengguna Facebook dan Instagram di periode yang sama adalah 129,9 juta dan 99,15 juta orang.

Melalui fakta itu, terbukti bahwa pengguna TikTok di Tanah Air yang begitu banyak tentu menjadi pangsa pasar yang menjanjikan bagi para penjual online.

Jika dibandingkan dengan platform jualan online lainnya, pada dasarnya TikTok memiliki dua keunggulan utama. Apa saja? Berikut ulasannya.

Basis Pengguna Aktif yang Kuat

Keunggulan pertama yang bakal Anda dapatkan jika jualan online di TikTok adalah basis pengguna aktif yang cukup kuat bahkan jika dibandingkan dengan Facebook atau Instagram yang lebih dulu populer.

Menurut data Statista pada Agustus 2021, dilaporkan ada 167 juta video TikTok yang ditonton di seluruh dunia dalam waktu satu menit.

Dalam data itu juga disimpulkan jika rata-rata pengguna TikTok membuka aplikasinya sebanyak delapan kali dalam sehari, membuktikan tingkat loyalitas yang cukup tinggi.

Lebih menguntungkan lagi kalau produk bisnis yang Anda tawarkan ini memiliki target pasar remaja, maka peluang besar untuk laris makin terbuka lebar.

Hal ini diperkuat oleh penjerlasan Donny Eryastha selaku Head of Public Policy TikTok Indonesia. Kepada Sindonews Donny menyebutkan, mayoritas pengguna TikTok di Tanah Air adalah milenilal junior hingga gen Z dengan rentang usia 14-24 tahun.

Berbagai Fitur yang Menguntungkan

Keunggulan kedua yang makin memperkuat alasan kenapa jualan online di TikTok sangat menjanjikan adalah ada banyak fitur yang menguntungkan untuk bisnis, dan mudah digunakan.

Siapapun bisa belajar membuat konten video di TikTok lewat berbagai tools penyuntingan sederhana. Berbagai filter juga akan membuat konten yang diunggah makin menarik.

Sama seperti Instagram, TikTok juga punya fitur hashtag (#) yang membuat Anda bisa mengelola produk-produk sesuai tema yang relevan.

Bahkan jika ditambahkan dengan #fyp, konten promosi yang Anda unggah bisa saja terlihat di timeline pengguna lain yang berdampak positif ke omzet usaha. Manfaatkan challenge yang lagi populer sehingga konten akan makin dilihat banyak orang.

Sedangkan untuk kebutuhan bisnis profesional, TikTok juga menawarkan TikTok Ads untuk iklan yang dapat diatur sesuai budget.

Bahkan demi mempermudah para pebisnis online, TikTok juga menyediakan TikTok Shop yang membuat konsumen bisa merasakan berbelanja selayaknya di marketplace dengan berbagai metode pembayaran.

Baca juga: 10 Cara Tingkatkan Loyalitas Pelanggan Agar Bisnis Laris Manis

8 Strategi Laris Manis Jualan Online di TikTok, Wajib Dicoba!

Strategi Berjualan Lewat Tiktok
© Collabstr/UNSPLASH

Tentu dengan dua keunggulan utama yang ditawarkan, mempertimbangkan TikTok sebagai platform baru untuk berjualan online jelas sangat kuat.

Hanya saja supaya bisa sukses jualan online di TikTok, tentu membutuhkan sejumlah strategi khusus. Terutama jika Anda masih pemula menggunakan TikTok, beberapa hal berikut ini bisa dipelajari agar bisnis laris di TikTok:

1. Paham Tren di TikTok

Strategi pertama kalau ingin sukses jualan online di TikTok adalah memahami tren yang terjadi. Tren ini akan mempengaruhi hashtag dalam TikTok dan sangat dinamis.

Semakin banyak Anda membuat konten sesuai tren dan menyematkan hashtag yang tetap, peluang video bisnis dilihat banyak orang lewat #fyp juga makin besar. Namun meski mengikuti tren, konten video haruslah unik.

2. Aktif di Kolom Komentar

Agar akun bisnis jadi populer di TikTok, penting bagi Anda untuk memahami Frequent User Engagement.

Maksudnya adalah semakin tinggi interaksi antara akun Anda dan pengguna TikTok lain di kolom komentar misalnya, maka citra dan reputasi akun bisnis itu makin banyak direkomendasikan. Tak hanya likes saja, keaktifan interaksi sambil berbalas komentar juga wajib dilakukan.

3. Pilih Hashtag yang Cocok

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, hashtag merupakan salah satu fitur TikTok yang sangat bermanfaatkan dalam jualan online.

Hashtag dalam TikTok berperan untuk katalog dan pencarian video sesuai judul lewat menu Discover. Untuk itu supaya produk bisnis Anda diketahui calon konsumen, pilih hashtag yang tepat sehingga jumlah pengikut bakal bertambah.

Perlu diingat bahwa usahakan hindari hashtag populer dan terlalu umum karena membuat konten Anda terlewatkan. Hashtag yang unik dan sesuai kebutuhan pasar justru akan membuat konten bisnis Anda diperhatikan.

4. Manfaatkan Filter Video

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, berbagai fitur yang ada di TikTok sangat mudah dipelajari dan digunakan.

Salah satunya adalah pilihan aneka filter dan efek untuk video, yang akan mempercantik konten Anda. Supaya konten itu bisa viral, tentu harus menggunakan teknik editing yang khusus sehingga mau tak mau Anda harus bersedia memanfaatkan dan mempelajari fitur filter-nya.

5. Gunakan TikTok Ads

Sama seperti Facebook dan Instagram yang menyediakan iklan, TikTok juga punya layanan TikTok Ads untuk Anda yang ingin memasang iklan pada konten bisnis.

Rencanakan layanan TikTok Ads ini dengan bijaksana mulai dari perhitungan budget, jadwal promosi sampai target pasar supaya berdampak efektif ke bisnis.

Baca juga: 6 Tips Sukses Bisnis Musiman Saat Ramadhan

6. Rutin Posting Konten

Seindah apapun konten yang diunggah oleh akun bisnis, tapi jika tidak rutin maka bukan tak mungkin bakal ditinggalkan oleh calon konsumen, hingga pelanggan setia.

Untuk itulah strategi jualan online di TikTok yang tak kalah penting lagi adalah dengan rutin mengunggah konten. Misalnya tiga kali seminggu atau bahkan tiap hari, sebagai bukti akun itu dikelola profesional dan bisa dipercaya.

7. Perjelas Deskripsi Produk

Lantaran video yang diunggah di TikTok cukup terbatas yakni sekitar satu menit, maka penting bagi Anda untuk memberikan deskripsi yang efektif.

Deskripsi ini haruslah menggambarkan informasi produk supaya calon konsumen bisa dengan mudah melakukan transaksi jika tertarik. Bila perlu, manafaatkan sejumlah teknik SEO agar makin maksimal.

8. Gaet Influencer TikTok

Strategi terakhir kalau ingin laris manis jualan online di TikTok pada dasarnya sama dengan platform media sosial lain.

Yap, cobalah berkolaborasi dengan influencer yang punya banyak pengikut lewat konsep review produk. Namun harus diimbangi dengan konten berkualitas dari akun bisnis Anda. Pastikan influencer yang dipilih memang punya pengikut sesuai pasar produk Anda.

Tentunya dengan menerapkan sejumlah strategi jualan online di TikTok sesuai arahan di atas, bukan tak mungkin jika omzet bisnis bakal terus meningkat. Karena bagaimanapun juga, masa depan TikTok sebagai media sosial yang banyak diburu masihlah terbuka lebar, sehingga peluang usaha Anda menambah engagement dan berdampak ke profit pun cukup menjanjikan. Semangat!

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar