Dibandingkan Emas, Inilah 8 Kelebihan Investasi ReksaDana!

Kalau bicara soal investasi, rasa-rasanya emas memang selalu jadi pilihan. Sejak zaman dulu hingga sekarang, logam mulia ini tetaplah menjadi lambang kekayaan. Tak heran kalau orang-orang kaya entah di zaman kerajaan atau serba digital saat ini, begitu senang mengoleksi emas.

Selain memiliki tampilan yang mewah, harga emas memang cenderung stabil sekalipun ada perang sekalipun. Hal inilah yang akhirnya membuat banyak orang berduit selalu memilih emas sebagai sarana menabung terbaik. Tak ada yang salah soal itu, tapi tahukah Anda kalau ada yang lebih baik daripada emas?

Yap, investasi itu adalah reksadana!

Secara mudahnya, reksa dana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat yang kemudian diinvestasikan ke dalam portfolio efek oleh MI (Manajer Investasi). Lantaran merupakan himpunan dana para pemodal, reksa dana bersifat diversifikasi risiko dan tentunya lebih murah daripada investasi saham.

Baca juga: Mau Investasi Apartemen Terbaik? Ketahui Dulu Hal-Hal Berikut Ini!

Namun faktanya, di Indonesia reksa dana rupanya masih kalah populer dibandingkan emas. Menurut survei, mayoritas 60% masyarakat lebih memilih emas sebagai instrumen investasi daripada reksa dana yang bahkan kurang dari 5%. Hanya saja dengan perkembangan pasar modal dan saham di Tanah Air, ada baiknya Anda mulai mempertimbangkan investasi reksa dana yang memiliki beberapa keunggulan berikut ini.

8 Keunggulan Investasi Reksa Dana Dibandingkan Emas

1. Hasil Reksa Dana Lebih Besar

return reksa dana

Tak perlu malu mengakui bahwa tujuan seseorang melakukan investasi adalah memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. Untuk itulah, calon investor harus bisa berpikir bijak dan menemukan investasi terbaik. Jika prinsip dasar Anda adalah meraup untung sebesar-besarnya, maka reksa dana adalah pilihan terbaik.

Tunggu, bukankah harga emas cenderung selalu naik tiap tahunnya? Memang, apalagi pergerakan emas dipengaruhi oleh nilai Rupiah terhadap Dolar AS. Hanya saja jika yang dibandingkan adalah keuntungan alias return investasi, reksa dana khususnya untuk jenis reksa dana obligasi, return yang diperoleh masihlah lebih besar daripada emas.

Kenapa harus reksa dana obligasi? Kenapa bukannya reksa dana saham? Karena jika dibandingkan dengan profil risiko, maka reksa dana obligasi dan investasi emas sebanding. Sementara kalau Anda memiliki nyali yang cukup besar dan nekat, reksa dana saham adalah pilihan terbaik dengan risiko lebih besar.

2. Modal Investasi Reksa Dana Lebih Kecil

uang modal

Kendati memang saat ini sudah banyak lembaga-lembaga keuangan menawarkan tabungan emas yang bisa dimulai dengan nominal kecil, tetap saja modal investasi reksa dana jauh lebih terjangkau. Karena dalam tabungan emas, investasi barulah bisa dihitung jika Anda mempunyai setidaknya satu gram emas.

Di mana untuk harga emas per hari Senin, 10 Februari 2020 adalah Rp775 ribu per gram, maka artinya Anda harus menyiapkan modal minimal Rp775 ribu untuk memulai investasi emas sebanyak satu gram. Bagi sebagian orang terutama generasi muda atau mereka yang baru mulai bekerja, menyisihkan Rp800 ribu tentu akan cukup sulit.

Baca juga: 10 Investasi Return Terbaik tahun ini

Namun hal berbeda terjadi jika Anda memilih investasi reksa dana, di mana saat ini hanya dengan modal Rp100 ribu saja, Anda sudah bisa disebut sebagai pemodal. Keunggulan inilah yang akhirnya membuat investasi reksa dana dipandang jauh lebih cocok untuk para milenial atau generasi Z sekalipun yang saat ini masih duduk di bangku universitas.

3. Tak Perlu Khawatir Kehilangan Reksa Dana

Ketika seseorang memilih emas sebagai sarana investasi, sebagian memang lebih memilih memilikinya dalam bentuk fisik. Misalkan saja berbentuk kepingan atau batangan emas hingga perhiasan yang disimpan di rumah. Langkah penyimpanan ini sangatlah berisiko karena rawan tindakan kriminal. Sebab ketika ada pelaku kejahatan dan merampok simpanan emas Anda, maka Anda bakal kehilangan investasi begitu saja.

Hal seperti itu jelaslah tidak berlaku kalau Anda memilih menyimpan uang dalam bentuk reksa dana. Investasi reksa dana bukanlah investasi yang melibatkan tampilan fisik. Selayaknya bunga tabungan deposito atau dividen saham, penyimpanan reksa dana dijamin oleh pihak ketiga yang profesional yakni bank kustodian.

Secara mudahnya, bank kustodian adalah pihak yang diserahi tanggung jawab oleh pemodal untuk mengelola sekaligus menyimpan reksa dana mereka. Lantaran sudah ada pihak yang menjamin, Anda tak perlu khawatir akan risiko keamanannya, bahkan sekalipun ada musibah bencana alam.

4. Reksa Dana Tak Ada Biaya Penyimpanan

safe deposit box

Khawatir menyimpan emas-emas batangan di dalam rumah lantaran takut dicuri? Tenang saja, Anda bisa memanfaatkan layanan safe deposit box yang tersedia di banyak bank-bank konvensional. Namun untuk bisa menggunakan layanan ini, pemilik emas haruslah membayar biaya tambahan yang biasanya di kisaran Rp250-500 ribu per tahun.

Bahkan untuk bisa memiliki safe deposit box, Anda setidaknya harus memenuhi aturan seperti saldo minimal di bank bersangkutan. Anda pun harus siap untuk menerima fakta jika biaya safe deposit box itu sewaktu-waktu meningkat.

Hal ini jelas tak akan terjadi jika Anda memilih investasi reksa dana. Yap, salah satu keunggulan lain reksa dana dibandingkan emas adalah investor tak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk menyimpan reksa dana di bank-bank kustodian.

Baca juga: 5 Perusahaan Sekuritas Terbaik di Indonesia

5. Adanya Diversifikasi Investasi

diversifikasi investasi

Ada yang bilang bahwa jangan simpan uang di satu tempat saja. Hal ini seharusnya juga berlaku dalam investasi, di mana usahakan untuk melakukan diversifikasi investasi ke dalam beberapa bentuk. Kenapa begitu? Demi meminimalisir yang namanya risiko ketika terjadi inflasi dan mencegah kerugian.

Memang investasi emas lebih aman karena harga jual dan harga beli emas tak akan anjlok drastis dalam waktu singkat. Namun tetap saja ketika Anda membeli emas 10 gram sebesar Rp700 ribu/gram dan kemudian sebulan lagi harganya jadi Rp680 ribu/gram, tentu harus rela menjual rugi karena memang pilihan investasi emas hanyalah menunggu sampai harga naik atau jual rugi.

Anda juga bisa membaca 10 saham blue chip terbaik di Indonesia

Hal ini tak akan terjadi ketika Anda memilih reksa dana sebagai investasi. Seperti yang sudah disebut sebelumnya, reksa dana dikelola oleh MI di mana mereka akan memutar dana investor ke berbagai jenis baik saham, obligasi atau pasar uang. Sehingga ketika pasar modal bergejolak dan membuat saham anjlok, dana Anda di obligasi atau pasar uang masih aman dan tetap bisa memberikan untung.

6. Pengelola Reksa Dana Profesional

Manajer Investasi profesional

Saat seseorang melakukan investasi emas, maka harus mengelolanya secara sendiri dan menentukan keputusan pribadi. Supaya bisa untung, tentu Anda sebagai pemilik emas haruslah paham pergerakan harga logam mulia. Beberapa orang yang enggan belajar biasanya akan sulit memperoleh untung besar dari emas, karena tak bisa menentukan momentum yang tepat untuk menjual emas.

Tampak merepotkan? Cukup tepat. Tapi hal demikian tak akan terjadi jika Anda memilih investasi reksa dana. Kok bisa? Karena sebagai investor, Anda akan menyerahkan sepenuhnya pengelolaan dana kepada MI yang memang sudah benar-benar profesional dan memahami betul instrumen investasi.

MI adalah pihak yang dianggap mempunyai keahlian, tanggung jawab sekaligus kredibilitas mengelola reksa dana karena mereka sudah pasti berpengalaman. Tentu semakin berkualitas dan terpercaya MI, biasanya akan memiliki tarif lebih besar. Namun tenang saja, dalam satu wadah reksa dana akan ada banyak investor berkumpul sehingga tarif MI akan terjangkau.

7. Adanya Transaksi Reksa Dana Online

transaksi online

Apa alasan yang membuat banyak orang suka berinvestasi emas? Benar, harga jual dan harga belinya tidak terlalu berbeda jauh sehingga risiko kerugian sangatlah sedikit. Belum lagi fakta bahwa logam mulia ini sangatlah berharga sehingga harganya cenderung naik serta bisa dijual sewaktu-waktu.

Hanya saja kalau membahas soal transaksi emas, sudah pasti reksa dana memiliki keunggulan lebih. Kenapa begitu? Karena untuk menjual emas seperti misalkan perhiasan, Anda haruslah pergi ke toko emas terlebih dulu. Begitu pula saat menjual emas batangan, Anda ambil terlebih dulu di safe deposit box dan kemudian melakukan transaksi. Hal ini mungkin tampak merepotkan bagi sebagian orang dan dipandang tidak praktis.

Namun jika Anda memilih investasi reksa dana, kondisi demikian tidak akan terjadi. Ketika seorang investor hendak mencairkan keuntungan reksa dana, Anda bisa melakukannya secara online. Yap, saat ini pantauan reksa dana bahkan bisa diawasi lewat internet sehingga jauh lebih real time. Bahkan khusus untuk keuntungannya, investor bakal langsung menerima ke rekening bank pribadi tanpa repot keluar rumah atau menuju bank kustodian.

8. Tak Cemas Pemalsuan

emas palsu

Lantaran emas masih menjadi instrumen investasi favorit di negeri ini, ada banyak saja oknum-oknum tak bertanggung jawab yang memproduksi emas palsu. Kehadiran emas palsu ini jelas bikin resah dan sudah pasti merugikan mereka yang baru pertama kali ingin menyimpan emas. Demi mencegah kehadiran emas palsu, PT Aneka Tambang (Antam) selaku produsen logam mulia seperti emas pun melakukan proteksi keaslian emas.

Proteksi ini berupa security code yang berada di setiap logam mulia produksi Antam, sehingga menjadi bukti keasliannya. Namun meskipun sudah ada security code, Anda tetap saja wajib waspada terutama jika ada oknum yang menjual emas dengan harga kelewat murah dibandingkan harga pasaran.

Nah, di sinilah letak keunggulan reksa dana sebagai instrumen investasi yang lebih baik daripada emas. Investasi reksa dana jelas tak akan bisa dipalsukan karena memang tidak memiliki bentuk fisik. Karena disimpan di bank kustodian dan dikelola MI, Anda tak akan cemas. Hal inilah yang selalu menjadikan reksa dana sebagai investasi terbaik bagi mereka yang baru pertama kali ingin berinvestasi.

Jika anda tertarik dengan investasi reksadana, anda bisa membaca artikel kami berjudul 5 agen reksadana terbaik versi folderbisnis disini.

Kesimpulan

Tentunya dari ulasan di atas, terbukti bahwa investasi reksa dana memang memberikan keuntungan yang lebih besar daripada emas. Apalagi dengan zaman yang semakin berkembang dan serba digital, berinvestasi reksa dana bahkan bisa dilakukan melalui marketplace alias e-commerce.

Kemudahan penanaman modal reksa dana ini memang tak lain sebagai upaya dari pengenalan gaya hidup investasi kepada masyarakat Indonesia. Karena sebanyak apapun uang yang Anda miliki atau sebesar apapun penghasilan yang diperoleh, semua tak akan bisa memberikan keuntungan stabil hingga masa pensiun jika tidak diinvestasikan.

Seperti yang pernah diungkapkan oleh Warren Buffet, investor legendaris sekaligus salah satu orang terkaya di dunia, ‘Jangan pernah bergantung pada satu sumber penghasilan. Lakukan investasi supaya memperoleh sumber penghasilan lainnya’. Jadi, kapan Anda mau mulai berinvestasi?

Bagikan ;