Kepuasan Pelanggan, 8 Hal yang Harus Diperhatikan untuk Konsumen Anda

Salah satu faktor penting berhasilnya suatu bisnis adalah pelanggan merasa puas dengan menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan padanya.

Tentunya bila pelanggan merasa puas, mereka akan menjadi pelanggan setia yang juga akan merekemondasikan produk atau jasa Anda kepada keluarga atau rekan-rekannya yang lain.

Bila sudah begitu, strategi Anda untuk mempromosikan produk atau jasa menjadi berkurang karena sudah dibantu oleh pelanggan yang merasa puas dengan produk atau jasa tersebut.

Namun, bukan pula pelanggan baru tidak penting. Semuanya pun penting hanya mereka akan datang dengan sendirinya apabila banyak pelanggan Anda yang merasa puas.

Tugas Anda saat ini adalah menyusun sebuah strategi agar bisa mewujudkan hal tersebut. Lalu, cara seperti apakah yang harus Anda lakukan ? Yuk temukan jawabannya di bawah ini!

1. Optimalkan Kinerja Karyawan terutama Customer Service

Meningkatkan pelayanan melalui layanan Costumer service

Agar produk Anda memiliki pelanggan setia karena puas menggunakan produk atau jasa, maka terlebih dahulu yang dilakukan adalah menyiapkan karyawan terbaik untuk bisa melayani pelanggan.

Baca juga : 10 cara melakukan pendekatan dengan konsumen potensial

Dalam hal ini, Anda harus mempersiapkan customer service yang bisa memberikan service excellent pada pelanggan.

Tentu saja untuk bisa memiliki customer service seperti itu, Anda harus membuat kriteria yang sesuai dengan job desknya.

Setelah itu, lakukan tahap penyeleksian sampai kemudian mendapatkan customer service terbaik sesuai yang diinginkan.

Jika Anda sudah memiliki karyawan di bagian customer service, maka tak perlu lagi membuka lowongan. Tetapi mengoptimalkan kemampuannya serta memberikan pengarahan serta pelatihan yang sesuai di bidangnya.

Pemberian pengarahan dan pelatihan ini diberikan, tatkala Anda sudah melihat secara langsung tentang bagaimana Ia menghadapi customer.

Berikan kritikan yang membangun dan beritahu tentang apa yang belum Ia ketahui.

2. Follow Up setelah Transaksi

Pelayanan kepada konsumen demi kepuasan pelnggan

Penting sekali untuk memfollow up pelanggan Anda ketika mereka telah membeli produk barang atau jasa dari Anda.

Baca juga : 10 penyebab kegagalan pebisnis pemula, Anda wajib tahu !

Cara follow up yang baik adalah dengan meminta alamat email atau nomor kontak pembeli Anda saat di awal transaksi.

Sebaiknya siapkan kertas yang telah berisi kolom alamat email atau nomor kontak tersebut. Bila pembeli Anda keberatan memberikan nomor kontak biasanya akan mengisi kolom email.

Setelah mendapatkan nomor kontak atau email, sebaiknya diberikan ke tim customer service lain yang khusus menangani service lewat udara dengan kata lain lewat telepon atau email tersebut.

Maka dari itu, karyawan customer service harus dipersiapkan lebih dari dua orang, jika memungkinkan.

Langkah selanjutnya adalah simpan data penting tersebut, kemudian kirim SMS atau email dimulai dari ucapan terima kasih kepada pelanggan.

Bisa mengirimkan pertanyaan atau polling tentang kepuasaan mereka membeli produk atau jasa Anda.

Sesekali bisa pula mengirimkan informasi tentang produk terbaru yang Anda jual, terlebih jika produk tersebut ada promo menarik untuk customer Anda.

3. Meningkatkan Kualitas Produk Barang atau Jasa

Setelah melakukan follow up dan mengetahui keinginan konsumen, maka langkah berikutnya adalah mengeksekusi dari hasil tersebut.

Langkah mengeksekusi ini biasanya akan berpengaruh pada produk yang Anda kembangkan. Artinya apapun hasil pollingnya baik itu baik dan buruk, Anda harus meningkatkan kualitas produk tersebut.

Baca juga : 15 Cara promosi produk secara online dan offline yang efektif

Sesuaikan dengan banyaknya keinginan mereka, agar barang atau jasa bisa diterima di hati pelanggan Anda.

Peningkatan produk tersebut bisa dilakukan secara bertahap, yaitu dari rasa, tampilan, fasilitas dan lain sebagainya.

Kepuasaan pelanggan adalah hal yang utama, maka berikan produk yang terbaik yang sesuai dengan keinginan target market Anda.

Selain meningkatkan kualitas dari hasil saran dan polling konsumen, Jangan sungkan pula untuk berdiskusi dan menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan produk Anda kepada ahlinya.

Karena dengan mendiskusikan sesuatu pada ahlinya, maka pelanggan pun akan semakin puas sekaligus setia.

Bukan lagi harga dan produk yang dijual melainkan menjual produk dengan kualitas yang benar-benar terbaik.

4. Menawarkan Program-Program yang Berhubungan dengan Loyalitas Pelanggan

Kepuasan pelanggan akan meningkatkan omset bisnis anda

Tidak cukup melakukan 3 tahapan di atas untuk membuat pelanggan Anda puas.

Langkah berikutnya yang bisa dilakukan adalah menawarkan program-program yang berhubungan dengan loyalitas pelanggan.

Misalnya, buatlah kartu member yang bisa membuat pelanggan Anda terpuaskan dan bisa datang berkali-kali membeli produk yang Anda tawarkan.

Tidak hanya kartu member, Anda pun bisa memberlakukan poin untuk mereka yang mana bisa ditukarkan dengan hadiah atau merchandaise ciri khas dari produk Anda tersebut.

Tentunya semakin banyak atau sering mereka bertransaksi, semakin banyak pula point yang akan didapatkan oleh mereka dan peluang untuk mendapatkan hadiah pun bisa terealisasikan.

Mereka akan merasa senang karena memiliki kartu member yang bisa memanjakannya.

Dengan menerapkan cara tersebut, pelanggan akan merasa puas dan dengan sendirinya akan mempromosikan produk atau jasa Anda yang memang sudah teruji memiliki service dan produk yang terbaik.

5. Memberikan Pesan Khusus saat Moment Pentingnya

Cara berikutnya untuk bisa membuat pelanggan puas adalah dengan memberikan pesan khusus saat moment pentingnya, contohnya saat mereka berulang tahun.

Untuk mendapatkan data tersebut, tentunya Anda harus meminta data secara detail saat ia membeli produk Anda atau saat mereka ingin membuat kartu member.

Setelah data customer di dapat, pihak customer service di bagian maintenance harus menyimpannya. Kemudian, langkah berikutnya adalah memberikan ucapan selamat atau pesan khusus di moment pentingnya.

Mungkin, terasa melelahkan dan ribet, tetapi jangan menyerah karena saat ini banyak pula aplikasi-aplikasi yang bisa menyetting untuk bisa mengirimkan email dengan sendirinya.

Percayalah, keribetan Anda ini akan menghasilkan ‘’buah’’ terbaik, salah satunya adalah membuat pelanggan merasa puas dengan service dan produk yang Anda tawarkan.

Mereka pun akan merasa terperhatikan, boleh jadi bisa mengaktifkan kembali pelanggan yang sebelumnya tidak aktif.

Cara ini sangat disarankan untuk Anda yang bergerak dalam bidang jasa. Mengingat bidang tersebut memang harus menomor satukan service excellent untuk para karyawan.

6. Membuat Program yang Menarik di Sosial Media

Sosial media saat ini tengah menjadi media utama orang-orang untuk mendapatkan informasi terkini baik di dalam kota maupun luar negeri.

Sosial media yang berkembang saat ini pun sudah sangat banyak dan semakin bervariasi. Saat ini sosial media juga sudah digunakan untuk meraup keuntungan apabila dilakukan secara optimal.

Karena dijadikan sebagai sumber informasi utama, banyak orang maupun perusahaan yang menggunakan sosial media untuk berinteraksi dengan pelanggan dan juga mempromosikan produk-produknya.

Nah, dengan maraknya sosial media ini bisa Anda gunakan untuk memberikan kepuasaan pada pelanggan.

Caranya dengan membuat program-program yang menarik sehingga mereka menjadi pelanggan yang loyal.

Banyak program yang bisa dilakukan seperti, memberikan give away voucher produk, mengundang para blogger dan youtuber untuk membuat review produk atau jasa Anda, membuat video atau quote yang bermanfaat, dan lain sebagainya.

Semakin aktif di sosial media, maka semakin banyak pula yang melirik akun Anda sehingga banyak pula customer baru maupun lama yang mengikuti program Anda di sosial media.

Dengan begitu, semakin banyak pula customer yang loyal dan puas karena service yang dilakukan.

7. Selalu Jujur

Jujur dalam berbisnis sangat diperlukan karena bisa membangun sebuah kepercayaan. Tanpa adanya kejujuran maka lambat laun akan hilang loyalitas dan juga kepuasaan sebagai pelanggan.

Jujur dalam berbisnis ini mencakup banyak hal seperti, jujur ketika berkata terutama untuk karyawan yang berhadapan langsung dengan customer.

Kemudian jujur dalam membuat dan menjual produk, artinya jual produk sesuai dengan kualitas yang dimiliki. Jangan sampai terlalu memberatkan pelanggan namun produk tidak sesuai.

Jika pelanggan membayar terlalu maha tetapi kualitas produk tidak sesuai, maka bersiaplah menghadapi complain atau bahkan kehilangan customer.

8. Selalu Berpikir Positif

Berpikir positif ini mudah sekali untuk diucapkan namun sulit untuk dilakoni, betul? Tetapi dalam hal berbisnis apalagi yang menyangkut hubungannya dengan customer, sangat wajib dilakoni.

Karena, bila Anda selalu berpikir positif, maka sangat mempengaruhi emosi dan juga perlakukan Anda terhadap konsumen.

Perlu diketahui bersama, tidak semua customer yang datang ke tempat Anda memiliki perangai yang baik. Tetapi, bagaimanapun juga mereka harus dilayani dengan baik.

Maka dari itu, jika Anda dan karyawan selalu berpikir positif, akan mudah menyambut mereka dengan sambutan hangat dan juga service yang memuaskan.

Bila hal tersebut dilakukan secara berulang-ulang, boleh jadi bisa meluluhkan hati customer dan mereka pun mau datang kembali menggunakan produk atau jasa Anda.

Cara menumbuhkan sikap positif ini memang perlu dilatih, yaitu bisa dengan beribadha, olahraga, dan makanan makanan yang bergizi.

Ciri-Ciri Produk yang Disukai Pelanggan

Selain harus melakukan 8 tips di atas, Anda pun harus memperhatikan produk seperti apakah yang disukai pelanggan pada umumnya.

Tentu saja hal ini perlu diketahui karena goal dari penjualan adalah produk Anda laku dan juga dikenal oleh banyak orang.

Adapun ciri-ciri produk yang dimaksud adalah sebagai berikut;

1. Produk yang Dijual Bisa Tahan Lama

Para pelanggan pasti akan menyukai produk yang tahan lama karena mereka merasa diuntungkan. Berbicara produk tahan lama pasti akan terpikirkan barang-barang elektronik, buku, dan lain sebagainya.

Tetapi tak ada salahnya diterapkan pula pada produk makanan, dimana makanan tersbeut bsia tahan lama minimal seminggu ataupun maksimal tiga bulan.

2. Produk yang Mudah Diganti atau Diperbaiki Ketika ada Kerusakan

Para pelanggan akan senang bila membeli produk kemudian rusak bisa langsung diperbaiki di toko tersebut.

Contohnya dalam hal ini adalah ketika pelanggan membeli sebuah tas, kemudian sletingnya rusak. Nah, Anda bisa memberikan service tambahan dimana pelanggan bisa mengganti atau memperbaikinya di toko Anda.

Karena biasnya pelanggan tidak jadi beli atau malas membeli lagi dikarenakan barang tersebut mudah rusak dan tidak bisa untuk diperbaiki.

3. Produk Ramah Lingkungan

Saat ini, di beberapa kota di Indonesia tengah mencanangkan sebauh gerakan ramah lingkungan.

Nah, jika target pasar Anda adalah mereka yang aktif dalam bidang tersebut, maka sangat disarankan untuk membuat atau menjual produk yang ramah lingkungan.

Alangkah lebih baik apabila produk tersebut sangat ramah lingkungan atau tidak menghasilkan sampah sama sekali.

Penutup

Bagaimana Anda siap membuat para pelanggan Anda menjadi loya terhadap produk atau jasa yang ditawarkan?

Lakukanlah dengan bertahap dan konsisten, selalu lakukan evaluasi setiap saat

Semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk Anda.

Loading...