Daftar Kredit Mobil DP Ringan (Istilah, Simulasi Cicilan dan Tips-tipsnya)

Berencana untuk mengajukan kredit mobil? Memang ada baiknya Anda mempertimbangkan segala sesuatunya sebelum memutuskan membeli mobil dengan cara kredit. Sebab kredit mobil tentu akan membuat kita terikat secara keuangan dengan pihak ketiga yang memberikan pinjaman. Jadi rasanya akan terlalu beresiko jika kita tidak mempersiapkannya dengan baik.

Mungkin bagi Anda yang baru pertama kali berniat mencicil mobil masih belum tahu apa saja leasing kredit mobil rekomendasi, bagaimana simulasi cicilannya dsb. Bahkan mungkin Anda masih bingung dengan apakah lebih baik mencicil mobil baru ataukah bekas?

Tenang saja, kali ini kita akan membahas semuanya secara lengkap mulai dari istilah-istilah yang sering digunakan dalam kredit mobil untuk membantu Anda dalam prosesnya nanti. Baiklah langsung kita bahas saja satu persatu.

Istilah-istilah Kredit Mobil yang Wajib Anda tahu

Sama halnya dengan cicilan rumah, ada beberapa istilah penting yang sering digunakan saat melakukan kredit mobil. Sehingga Anda mungkin wajib mengetahuinya agar tidak terlalu bingung saat memilih mobil, tempat mengkredit serta skema pembayarannya. Apa saja istilahnya?

Harga OTR

Biasanya, salah satu hal yang paling awal kita pikirkan saat ingin mencicil mobil adalah tentang harganya. Jika Anda pernah melihat pricelist dan tabel simulasi cicilan biasanya disana tertera harga OTR.

OTR sendiri merupakan singkatan dari Harga On The Road yang artinya bahwa harga tersebut ditujukan untuk kendaraan yang sudah laik jalan (sudah lengkap dengan STNK dan BPKB). Sementara jika Anda menemukan Harga Off The Road, berarti ini adalah harga kendaraannya saja (tidak termasuk kepengurusan dokumen-dokumennya).

TDP

Selain DP (Down Payment) atau uang muka yang biasanya di bayarkan sekitar 30% dari harga beli mobil, ternyata ada pula istilah TDP (Total Down Payment).

TDP ini merupakan jumlah dari DP, biaya provisi/ jasa kredit, asuransi, dan juga angsuran kredit pertama. Pembayaran TDP tergantung kesepakatan dengan pihak leasing, sehingga bisa di bayarkan langsung bersamaan atau terpisah.

ADDM dan ADDB

ADDM (Angsuran Dibayar Di Muka), yang berarti Anda harus membayar angsuran pertama bersamaan dengan DP. Mungkin DP menjadi terasa lebih besar tapi tenornya jadi berkurang 1x, misalnya tenor yang Anda pilih adalah 12x (12 bulan) menjadi 11x (11 bulan lagi).

Sebaliknya jika ada ketentuan ADDB (Angsuran Dibayar Di Belakang), Anda tidak harus membayar angsuran pertama bersamaan dengan DP. Ini membuat DP menjadi lebih kecil namun jumlah tenor tetap sama.

Asuransi Comprehensive dan TLO

Dalam menghitung simulasi kredit, asuransi juga perlu di masukan kedalamnya. Ada 2 jenis asuransi mobil yang bisa Anda pilih yakni Asuransi Comperhensive atau TLO (Total Loss Only). Asuransi Comperhensive (All-Risk) adalah jenis asuransi yang meng-cover seluruh kerusakan sesuai polis. Preminya sekitar 1,5-3% dari harga OTR mobil per tahun.

Sementara asuransi TLO (Total Loss Only), biasanya lebih murah yakni sekitar 1% dari harga OTR mobil per tahun karena hanya akan melindungi mobil Anda jika kerusakan di atas 70% ataupun kehilangan.

Jaminan Fidusia

Jaminan fidusia adalah sebuah perjanjian hutang piutang antara kreditur (peminjam) kepada debitur (pemberi pinjaman). Jaminan ini merupakan hak eksekusi pihak kreditur jika suatu saat debitur tidak membayar sesuai tenor. Biaya jaminan fidusia ini tergantung dari harga kendaraan, biasanya berkisar antara Rp 25 – Rp 100 ribu.

Kredit Mobil Lebih Baik di Bank atau Multifinance?

Kredit mobil adalah salah satu fasilitas cicilan untuk membeli sebuah mobil. Lembaga yang memberikan fasilitas ini biasanya adalah Bank dan juga perusahaan multifinance (leasing).

Secara umum, tidak ada perbedaan mengenai cara kerja keduanya. Setelah pengajuan kredit mobil di terima dan membayarkan sejumlah DP tertentu, Bank atau perusahaan multifinance akan membayarkan terlebih dahulu harga mobil yang Anda beli. Selanjutnya Anda membayar cicilan sesuai jumlah dan tenor yang di sepakati.

Namun akan menjadi suatu keuntungan jika kita bisa menemukani lembaga yang bisa memberikan suku bunga rendah dengan DP ringan. Jadi manakah yang terbaik, kredit mobil di Bank atau di perusahaan multifinance?

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jika di perhatikan dengan seksama beginilah penjelasannya :

Kredit Mobil Melalui Bank

Kredit mobil di Bank akan cocok untuk Anda yang menginginkan kredit mobil murah. Sebab suku bunga yang di tawarkan Bank untuk kredit mobil biasanya lebih rendah daripada di perusahaan multifinance (leasing). Apalagi jika Anda punya uang tunai lebih, Anda bisa bisa membayar hutang pokok lebih besar sehingga akan meringankan cicilan tiap bulannya.

Selain itu saat ini sudah banyak kok Bank yang menawarkan kredit mobil baru maupun bekas, jadi Anda tidak perlu khawatir jika seandainya masih dalam proses menentukan mobil yang akan dibeli.

Disamping kelebihannya, ada juga hal-hal yang perlu menjadi perhatian ketika Anda memutuskan untuk memilih kredit mobil di Bank yakni prosesnya yang lama dan rumit. Setelah dokumen-dokumen yang di syaratkan lengkap, hal ini bukan berarti pengajuan kredit Anda bisa langsung diterima.

Bank akan melakukan survey untuk menilai kelayakan Anda menerima kredit. Bukan hanya sekedar wawancara kepada Anda tapi pihak Bank juga akan meneliti berkas-berkas tagihan Anda dengan hati-hati, misalnya seperti tagihan listrik, PDAM, hingga kartu kredit.

Jadi jika Anda siap dengan segala proses diatas untuk mendapatkan cicilan mobil murah, maka Anda bisa memilih kredit melalui Bank.

Kredit Mobil Melalui Perusahaan Multifinance

Ada juga lembaga selain Bank yang memberikan layanan dana talangan untuk pembelian mobil yakni perusahaan multifinance (leasing). Kelebihan yang paling menonjol jika Anda memilih kredit mobil di perusahaan multifinance adalah Anda bisa mendapatkan kredit dengan lebih cepat dan mudah.

Nantinya akan ada staff leasing yang membantu Anda dalam seluruh proses pengajuan. Bahkan mereka yang akan jemput bola, sehingga Anda tidak perlu bolak balik ke dealer untuk mengurus semua persyaratan.

Namun untuk mendapatkan semua keistimewaan tersebut, Anda akan dikenakan suku bunga yang lebih tinggi daripada bank. Selain itu ada biaya lainnya yang harus Anda bayarkan yakni biaya fidusia, biaya asuransi dan juga biaya provisi.

Jadi tipe kreditur seperti apakah Anda? Jika Anda memang membutuhkan kecepatan, kemudahan serta tidak masalah dengan membayar bunga yang lebih tinggi ataupun biaya lainnya maka perusahaan multifinance bisa menjadi pilihan.

Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) Bank dan Multifinance Terbaik

Kini Anda sudah tahu kelebihan dan juga kekurangan yang umumnya di tawarkan oleh Bank ataupun perusahaan multifinance dalam layanan pembiayaan kreditnya.

Seperti yang kita tahu, ada banyak sekali Bank dan perusahaan multifinance yang menawarkan kredit mobil. Sehingga pertanyaan selanjutnya, manakah yang dapat memberikan bunga terendah, DP ringan, terpercaya maupun bisa memiliki program cicilan yang menguntungkan?

Inilah daftar kredit kendaraan bermotor dari Bank maupun Multifinance yang layak di pertimbangkan beserta simulasi kreditnya!

1. KKB Mandiri

Bank pertama yang masuk dalam daftar pembiayaan kredit mobil rekomendasi adalah Bank Mandiri yang bernama KKB Mandiri. KKB Mandiri ini nantinya di proses melalui anak perusahaan Mandiri yaitu MTF (Mandiri Tunas Finance) dan MUF (Mandiri Utama Finance).

Saat ini MUF sedang mengadakan promo Juni Vaganza (untuk mobil baru) dimana DP yang harus Anda bayarkan cukup 15% saja dari harga OTR mobil. Selain itu bunganya mulai dari 2,75% dan Bonus MUF Layanan Darurat 24 jam (selama 1 tahun). Layanan darurat ini mencakup bantuan berupa :

  • Derek kendaraan
  • Perbaikan accu
  • Pengiriman bahan bakar
  • Bantuan jika kendaraan terkunci, dan
  • Penggantian ban kempes

Promo ini berlaku untuk berbagai pilihan merek mobil, diantaranya : Toyota, Honda, Daihatsu, Mitsubishi, Suzuki, Nissan, KIA, Datsun, Mercedes Benz, BMW, Lexus, AUDI, VW, Mini Cooper dan Jeep.

2. KKB BCA

Hampir semua orang tahu bahwa Bank BCA merupakan salah satu Bank swasta terbesar di Indonesia. Maka dari itu Anda tidak perlu meragukan kredibilitasnya, termasuk dalam layanan pembelian mobil dengan cara kredit. Mengenai asuransinya, KKB BCA terhubung dengan BCA insurance.

Bank BCA menawarkan suku bunga mulai dari 2,77% dan bebas biaya provisi (0%). Ada beberapa program cicilan yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Namun jika di golongkan secara umum untuk kredit mobil baru terdapat 2 program yang bernama Fix & Cap Mobil Penumpang Baru dan Mobil Baru Passenger. Apa bedanya?

Berikut ini adalah informasi yang di himpun dari website resminya yang berlaku mulai dari Maret 2021.

Program Fix & Cap Mobil Penumpang Baru

Program ini adalah kredit mobil baru dengan bunga campuran yakni bunga tetap (fix) dan juga bunga mengambang (floating/cap) dengan jangka waktu tertentu.

Ada 2 pilihan waktu cicilan yakni 5 tahun dan 6 tahun yang masing-masing memiliki perbedaan besaran bunga fix & cap. Ini dia detail programnya!

Fix & Cap 5 Tahun

Jika Anda memilih program kredit fix & cap selama 5 tahun maka Anda harus membayar :

  • Bunga Fix selama 3 tahun sebesar 5,33%
  • Bunga Cap selama 2 tahun berikutnya dengan limit 6,77%

Fix & Cap 6 Tahun

Jika Anda memilih program kredit fix & cap selama 6 tahun maka Anda harus membayar :

  • Bunga Fix selama 4 tahun sebesar 6,10%
  • Bunga Cap selama 2 tahun berikutnya dengan limit 7,15%

Program Mobil Baru Passenger

Mudahnya, program ini bisa juga di sebut sebagai program kredit mobil baru dengan tenor reguler sampai dengan 5 tahun. Dengan program ini kreditur bisa mencicil dengan besaran bunga yang telah di tentukan setiap tahunnya (flat & fix). Supaya lebih jelas Anda bisa melihat detailnya di bawah ini!

  • 2,77% (Untuk Tenor 1 Tahun)
  • 3,33% (Untuk Tenor 2 Tahun)
  • 3,55% (Untuk Tenor 3 Tahun)
  • 4,11% (Untuk Tenor 4 Tahun)
  • 6,88% (Untuk Tenor 5 Tahun)

Kredit Mobil Bekas

Kedua program di atas adalah program cicilan untuk mobil baru di Bank BCA. Sementara untuk mobil bekasnya BCA menawarkan skema tenor reguler sampai dengan 4 tahun. Bunganya flat & fix dengan ketentuan :

  • 6,25% (Untuk Tenor 1 Tahun)
  • 6,5% (Untuk Tenor 2 Tahun)
  • 6,75% (Untuk Tenor 3 Tahun)
  • 7% (Untuk Tenor 4 Tahun)

Untuk mengajukan layanan kredit mobil, Anda bisa mengisi formulir pengajuan yang di sediakan secara online (eForm) yang ada di situs resmi Bank BCA ataupun datang langsung ke kantor cabang.

3. KKB BRI

KKB BRI adalah suatu program pembiayaan untuk pembelian mobil baru maupun bekas dari Bank BRI. Jika Anda menginginkan kredit mobil dengan cicilan ringan dan pasti, KKB BRI ini mungkin cocok juga untuk Anda. Plafon yang di tawarkan pun cukup besar yakni mulai dari Rp10 juta hingga Rp5 miliar.

Salah satu keuntungan kredit mobil baru maupun bekas melalui KKB BRI adalah gratis biaya provisi. Dengan DP mulai 25%, Anda sudah bisa memiliki mobil impian. Hal ini berlaku untuk semua merek mobil dan tipe penumpang (pessenger).

KKB BRI menawarkan tenor hingga 6 tahun untuk mobil baru dengan suku bunga tetap (fix) sebesar 4,99% sampai 7,00%. Sedangkan untuk mobil bekas KKB BRI bisa di ajukan dengan tenor hingga 4 tahun dengan suku bunga fix sebesar 6,55%.

Namun untuk pembelian mobil bekas, tentu saja tidak semua mobil bekas bisa di ajukan. Sebab KKB BRI punya ketentuan tertentu tentang mobil bekas yang bisa di ajukan untuk kredit misalnya mengenai batas usia mobil bekas tersebut.

4. Adira Finance

Selain di Bank, masih ingat bahwa kita juga bisa mengajukan kredit mobil melalui perusahaan multifinance? Nah dalam hal ini Adira Finance adalah salah satu perusahaan pembiayaan besar yang terkenal dan bisa di andalkan.

Salah satu layanan pembiayaannya adalah melayani pengajuan kredit mobil baru maupun bekas dengan 2 tipe acuan perhitungan : Total Pembayaran Pertama dan Angsuran Perbulan. Tapi intinya, Adira Finance menberlakukan Suku bunga Flat mulai dari 6% per tahun untuk nasabah yang mengajukan kredit mobil.

Untuk mobil baru, minimal harga mobil yang di ajukan adalah Rp 70 juta dengan tenor maksimal hingga 5 tahun (60 bulan). Sementara itu untuk mobil bekas minimalnya adalah Rp 2 juta. Pengajuan kredit mobil baru maupun bekas memilliki ketentuan DP sebesar 30% dari harga OTR mobil.

Simulasi Kredit Adira Finance (Mobil Baru)

Jika di simulasikan, misalnya Anda membeli mobil baru dengan harga OTR sebesar Rp 200 juta dengan membayarkan DP 30% yakni Rp 60 juta. Maka berikut ini adalah gambaran kredit yang harus Anda bayar berdasarkan tenor yang di pilih di Adira Finance :

Tenor 1 tahunTenor 2 tahunTenor 3 tahunTenor 4 tahunTenor 5 tahun
Rp 13.750.409/ bulanRp 7.820.439/ bulanRp 5.935.478/ bulanRp 5.039.322/ bulanRp 4.591.997/ bulan

Simulasi Kredit Adira Finance (Mobil Bekas)

Selain itu mobil baru, Anda juga bisa mengajukan simulasi kredit melalui Adira Finance. Misalnya Anda membeli mobil bekas seharga Rp 50 juta dengan DP sebesar Rp 20 juta (belum termasuk asuransi).

Sehingga sisa kredit yang harus di bayarkan Rp 30 juta (belum termasuk biaya bunganya). Maka kurang lebih Anda harus menyiapkan pembayaran sebesar :

Tenor 1 tahunTenor 2 tahunTenor 3 tahunTenor 4 tahunTenor 5 tahun
Rp 3.116.663Rp 1.790.790Rp 1.379.520Rp 1.164.180Rp 1.048.127

Biasanya Adira juga mengadakan sejumlah promo yang bisa Anda manfaatkan. Sehingga sebelum mengajukan kredit coba cek dulu apakah ada promo yang pas untuk Anda.

5. ACC (Astra Credit Company)

ACC (Astra Credit Company) merupakan salah satu anak perusahaan Astra International. Sebagai salah satu perusahaan multifinance terbesar di Indonesia ACC sudah bekerjasama dengan banyak dealer mobil dan sejumlah merek mobil ternama seperti Toyota, Daihatsu, Isuzu, Honda dll.

Selain mobil baru, Anda juga bisa mengajukan kredit mobil bekas dengan tenor mulai dari 1 tahun hingga 5 tahun lamanya. Mengenai asuransinya, Anda bisa memilih ingin menggunakan asuransi All-Risk, Total Loss Only (TLO) ataukah Kombinasi (All-Risk + Total Loss Only). Sementara itu DP yang bisa di bayarkan bisa sebesar 20% saja.

Simulasi Kredit di ACC (Mobil Baru)

Misalnya Anda membeli mobil dengan harga OTR Rp 200 juta dengan membayarkan DP 30% yakni Rp 60 juta. Asumsinya Anda juga memilih asuransi berjenis all-risk yang meng-cover semua jenis kerusakan sesuai yang tertera di polis. Maka setidaknya Anda bisa menyiapkan dana cicilan sebagai berikut :

Tenor 1 tahunTenor 2 tahunTenor 3 tahunTenor 4 tahunTenor 5 tahun
Rp 13.610.000/bulan
Dengan TDP :
Rp 69.940.000
Rp 7.770.000/bulan
Dengan TDP :
Rp 75.192.000
Rp 5.900.000/bulan
Dengan TDP :
Rp 80.444.000
Rp 5.040.000/bulan
Dengan TDP :
Rp 85.102.000
Rp 4.500.000/bulan
Dengan TDP :
Rp 89.760.000

Simulasi Kredit di ACC (Mobil Bekas)

Misalnya Anda berminat membeli mobil second dengan harga Rp 50 juta dan mengajukan kredit di ACC (Astra Credit Company). DP yang Anda bayarkan sebesar Rp 20 juta. Berikut adalah simulasi cicilannya!

Tenor 1 tahunTenor 2 tahunTenor 3 tahunTenor 4 tahunTenor 5 tahun
Rp 3.260.000/bulan
Dengan TDP :
Rp 25.760.000
Rp 1.860.000/bulan
Dengan TDP :
Rp 24.860.000
Rp 1.420.000/bulan
Dengan TDP :
Rp 24.920.000
Rp 1.210.000/bulan
Dengan TDP :
25.210.000
Rp 1.080.000/bulan
Dengan TDP :
Rp 25.580.000

Syarat Pengajuan Kredit Mobil

Persyaratan untuk bisa mengajukan kredit mobil pada setiap lembaga mungkin memiliki perbedaan. Namun secara umum Anda pasti harus menyiapkan dokumen-dokumen ini :

  • KTP, SIM, atau paspor
  • Kartu keluarga (KK)
  • NPWP
  • Slip gaji 3 bulan terakhir (bagi karyawan)
  • Keterangan izin praktik (bagi profesional)
  • Akta Pendirian Perusahaan dan SIUP (bagi pengusaha)
  • Rekening koran atau tabungan (3 bulan terakhir)
  • Bukti pembayaran tagihan PBB, rekening listrik, dan air
  • Bukti tagihan kartu kredit selama 3 bulan terakhir (jika punya)

Tips Agar Pengajuan Kredit Mobil di Terima

Dalam proses pengajuan kredit, ada saja yang pengajuannya di tolak pihak Bank atau leasing. Nah, agar pengajuan kredit mobil Anda di terima coba pertimbangkan hal-hal dibawah ini!

Usahakan Persyaratan Dokumen Lengkap dan Singkron

Selain lengkap, agar pengajuan kredit di terima oleh pihak Bank ataupun leasing maka pastikan juga bahwa dokumen yang Anda serahkan datanya singkron.

Sebab nantinya pihak Bank atau leasing akan mendatangi kediaman Anda dan melakukan verifikasi data. Jika data di dokumen-dokumen yang Anda berikan tidak cocok maka pengajuan kredit Anda akan berpotensi terkendala.

Memilih Mobil Sesuai dengan Penghasilan

Salah satu faktor yang membuat pengajuan Anda di terima adalah dengan memilih mobil yang sesuai dengan penghasilan bulanan Anda. Pihak Bank atau leasing pastinya akan menganalisis kemampuan Anda dalam melunasi cicilan. Jadi, bersikaplah realistis ketika memilih mobil dan berpikir seolah Anda adalah pihak debitur.

Punya Rekening Pribadi yang Sehat

Selanjutnya, pastikan juga kalau Anda memiliki rekening pribadi yang sehat karena salah satu aspek yang akan di cek adalah rekening koran Anda.

Maksudnya, tidak harus memiliki penghasilan yang besar namun setidaknya meninggalkan surplus setiap bulannya. Walaupun surplusnya sedikit tapi hal ini dapat menandakan bahwa Anda memiliki cukup simpanan jika perlu membayarkan pengeluaran tambahan.

Bayarkan DP Kredit Mobil Lebih Besar Jika Ada Dana Lebih

Umumnya DP berkisar minimal 20-30% dari harga mobil. Adanya DP ini memang bertujuan untuk meminimalisir ada nya resiko kredit macet.

Sebagai saran, jika memiliki dana lebih, coba perbesar DP kredit mobil Anda. Karena jika semakin besar DP yang Anda bayarkan, maka pihak debitur akan lebih percaya bahwa Anda bisa melunasi cicilan hingga lunas.

Pilih Tenor Kredit Mobil yang Sesuai dengan Kondisi Finansial

Biasanya pihak Bank ataupun leasing tentunya akan sangat mempertimbangkan calon nasabah yang memilih tenor yang pendek karena risiko kredit macetnya akan lebih kecil.

Tapi, jika Anda punya penghasilan tetap dan kondisi finansial yang stabil, sebenarnya Anda bisa lebih untung dengan memilih tenor yang panjang.

Bagaimana jika kita bekerja sebagai freelancer dengan penghasilan yang besar? Sebaiknya tetap memilih tenor yang lebih pendek untuk menghindari kredit macet jika suatu saat sedang sepi proyek.

Cara Mengatur Keuangan Untuk Kredit Mobil Idaman

Kredit mobil adalah salah satu cara pembelian mobil dengan cara mencicil setiap bulannya ataupun dalam jangka waktu tertentu.

Hal ini biasanya juga terikat dengan perencanaan keuangan keluarga karena nantinya akan berkaitan dengan pengeluaran rutin lainnya. Jika tidak di persiapkan, keuangan keluarga bisa kacau dan tidak terkendali. Di sisi lain cicilan pun bisa saja mengalami kredit macet karena tidak sanggup membayarnya.

Baca ulasan, 7 Manfaat Memiliki Asuransi untuk Mobil

Untuk itu, sebelum memutuskan mencicil mobil biasanya kita akan memikirkan bagaimana cara mengatur keuangan untuk mengkredit mobil idaman. Beberapa tips berikut ini mungkin bisa membantu Anda menyiapkan dari segi keuangan.

1. Tentukan Mobil yang Tepat dan Lakukan Survey

Seperti yang sudah di sebutkan, salah satu faktor di terimanya pengajuan kredit adalah karena harga mobil tidak melebihi pemasukan bulanan kita. Namun di samping itu, perhatikan juga kebutuhan kita dalam memilih spesifikasi mobilnya.

Misalnya Anda lebih membutuhkan mobil mini dengan kapasitas 4 orang saja di banding dengan mobil yang lebih besar. Maka untuk apa memilih mobil yang lebih besar dan mahal jika tidak sesuai kebutuhan?

Jadi cobalah memikirkan spesifikasi mobil yang Anda butuhkan dan lakukan survey harga mobil terlebih dahulu. Selain survey langsung, saat ini Anda bisa memanfaatkan platform-platform online jual beli mobil yang ada di Indonesia. Mengenai platformnya, nanti akan di sebutkan di bagian lain setelah pembahasan ini ya.

2. Merencanakan Sumber Pembiayaannya

Sumber dana untuk melunasi kredit adalah hal yang sangat penting untuk Anda pastikan. Jika penghasilan masih pas-pasan dan Anda merasa tidak yakin bisa melunasi cicilan, lebih baik rencana kredit di tunda terlebih dahulu.

Sebab jika kemungkinan besar akan terjadi kredit macet naun tetap memaksakan maka Anda sendiri yang akan rugi. Selain mobil bisa jadi di tarik kembali, Anda pun memiliki catatan negatif yang akan bisa menyulitkan Anda jika suatu hari mengajukan pinjaman di Bank.

Justru akan lebih baik lagi jika kita menyiapkan dana darurat juga. Hal ini untuk mnegatasi biaya-biaya yang ada diluar pengeluaran untuk cicilan.

Selain itu dana ini akan benar-benar di butuhkan jika sewaktu-waktu Anda sedang mengalami krisis keuangan. Dalam kondisi tersebut setidaknya cicilan tetap bisa terbayar selagi Anda memperbaiki kondisi keuangan.

3. Menyiapkan DP dan Biaya Lainnya (Tanpa Hutang)

Dalam tips agar pengajuan kredit di terima pihak Bank atau leasing di terima Anda di sarankan untuk memperbesar DP. Namun itu jika Anda punya dana berlebih saja. Yang paling penting dari semua itu sebenarnya adalah menggunakan dana pribadi secara cash untuk membayarkan DP.

Sebaiknya Anda menghindari membayarkan DP mobil dengan cara berhutang karena nantinya Anda akan terbebani hutang berkali lipat dan sangat beresiko. Jika DP belum cukup terkumpul bersabarlah terlebih dahulu dibanding memaksakan.

4. Pastikan Tenor Tidak Melebihi Usia Ekonomis Mobil

Khusus untuk Anda yang berencana memilih mobil bekas, coba perhatikan usia ekonomis mobil pilihan Anda. Maksudnya begini, biasanya ketika mobil sudah masuk usia 5 tahun, kita perlu menyiapkan dana untuk maintenance.

Nah, bukankah hal ini membuat pengeluaran Anda menjadi 2 kali lipat yakni untuk cicilan mobil plus biaya maintenancenya?

Di sisi lain besaran cicilan akan dipengaruhi oleh bunga dan tenor kredit. Oleh karena itu, saat memilih mobil bekas perhatikan juga usia mobilnya.

Apakah saat tenor berjalan, Anda juga harus menyiapkan biaya maintanance? Supaya tidak double, maka pilihlah mobil dengan usia yang tidak terlalu tua sehingga saat mobil lunas barulah mulai menyiapkan pengeluaran maintanance.

5. Memilih Asuransi yang Tepat

Hal lainnya yang berhubungan dengan keuangan Anda nanti adalah soal asuransi kendaraan. Saat membeli mobil, Anda akan di tawarkan asuransi yang berjenis all-risk, TLO atau campuran keduanya. Biasanya asuransi all-risk lebih mahal dibanding TLO.

Hal ini akan di tambahkan ke jumlah cicilan Anda nantinya atau, ada pula leasing yang menyediakan opsi pembayaran asuransi secara langsung. Pelajari tentang keuntungan dan sistem klaimnya dan pilih yang sesuai kebutuhan dan kondisi keuangan Anda.

Platform Online Jual Beli Mobil di Indonesia

Kita bisa mencari tahu dan mengajukan kredit dengan cara mengisi form pengajuan di Bank, leasing, dan juga menghubungi agen dealer secara langsung.

Namun di era digital ini, memang sedikit banyak merubah kebiasaan kita dalam memilih cara memenuhi segala kebutuhan. Apalagi saat pandemi covid 19 melanda kita jadi lebih terbiasa mencari segala kebutuhan secara online terlebih dahulu. Termasuk dalam hal jual beli mobil.

Saat ini sudah ada banyak sekali platform online yang melayani jual beli mobil baru maupun bekas di Indonesia. Cara pembayarannya pun beragam dan beberapa diantaranya sudah bekerja sama dengan berbagai bank dan perusahaan multifinance terbaik. Sehingga lebih memudahkan Anda yang berniat untuk membeli mobil dengan cara kredit.

Yuk baca juga ulasan, 5 Asuransi Mobil Terbaik 2021 yang Layak Dipilih

Tapi tetap saja, Anda perlu memperhatikan platform jual beli mobil mana yang Anda gunakan. Pastikan bahwa Anda bertransaksi memilih situs online terpercaya dan bertransaksi dengan aman. Ada beberapa situs jual beli mobil yang bisa Anda jadikan referensi dalam membeli mobil impian. Coba cek beberapa platform berikut ini!

  • Moladin
  • Garasi.id
  • Carmudi
  • Mocil
  • Carsome
  • Caroline.id
  • Momobil
  • Seva.id

Penutup

Demikianlah ulasan mengenai pengajuan kredit mobil kali ini. Mulai dari istilah, rekomendasi Bank dan leasing, simulasi cicilan hingga tips mengajukan kredit sudah di bahas semua. Jadi apakah sudah cukup jelas?

Oh ya, sebelum mengajukan kredit, ada baiknya memperhatikan soal kesiapan finansial Anda agar proses pengajuan sampai dengan pelunasan bisa berjalan lancar. Memilih mobil baru ataupun bekas tidak masalah selama hal tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda dalam mencicil. Semoga Anda bisa mendapatkan mobil terbaik Anda!

Yulinda Nurlisdiana: Hai, saya Yulinda Nurlisdiana, penulis di folderbisnis