Melirik Bisnis Rice Box, Olahan Nasi Kekinian yang Menguntungkan

Rice box adalah olahan nasi yang kini sedang dicari-cari banyak orang ketika sibuk dan memerlukan kepraktisan untuk mengisi perut yang lapar. Rice box juga dianggap lebih friendly dari segi menu karena selain lauknya yang kekinian tapi banyak juga yang menawarkan lauk rumahan yang cocok untuk orang-orang yang lagi home sick, kangen masakan rumahan tetapi tetap praktis untuk di dapatkan.

Oleh karena itu, tidak jarang kita jumpai rice box dengan menu-menu masakan khas Indonesia seperti rendang, suwir ayam, suwir tongkol,sambal matah dan masih banyak menu lauk lainnya.

Sebenarnya, jika di telisik lebih jeli olahan nasi ini hampir mirip dengan nasi bungkus atau nasi kotak yang sejak dulu hits di kalangan masyarakat Indonesia. Hanya saja rice box di kemas dengan kemasan yang lebih menarik & simpel sehingga praktis untuk di bawa kemana-mana.

Selain itu rice box juga biasanya memiliki tambahan menu lauk yang di buat lebih kekinian dan biasanya harganya cukup terjangkau. Hal inilah yang menjadi daya tarik rice box, terutama bagi kaum milenial.

Dari sisi penjual, bisnis rice box juga tidak bisa di pandang sebelah mata karena keuntungan yang di peroleh cukup menjanjikan. Salah satu pebisnis ricebox yang dulunya merupakan karyawan bisa menjual 50 cup rice box dalam sehari dan mendapatkan omzet Rp.13.000.000 hingga Rp.15.000.000/bulan. Mau tahu bagaimana langkah-langkah membuka bisnis rice box Anda sendiri? Mari kita bahas!

1. Menyiapkan Anggaran Modal Awal

Hampir setiap bisnis memerlukan modal awal untuk memulainya. Modal awal bisa bervariasi tergantung jenis bisnis dan resikonya. Begitu juga jika Anda memilih bisnis rice box yang kini menjadi salah satu favorit menu makan siang kekinian terutama di kalangan milenial.

Bisnis rice box bisa Anda mulai dengan modal yang bisa di sesuaikan dengan kemampuan Anda. Jika modal Anda minim, untuk awal berjualan Anda bisa meminimalisir jumlah cup rice box yang akan Anda jual.

Coba fokuskan modal pada pemilihan kualitas bahan, resep dan juga pembuatan perangkat pemasarannya. Jika menu dan rice box Anda enak serta bisa cukup di kenal, maka selanjutnya Anda bisa menambah alokasi modal untuk jumlah cup rice box yang di jual setiap harinya.

2. Memilih Nasi Pulen yang Berkualitas

Memilih Nasi Pulen yang Berkualitas

Berbeda dengan nasi bungkus yang biasanya kita beli di warteg, dalam kuliner rice box kualitas nasi menjadi salah satu aspek yang paling di sorot oleh pelanggan.

Kita beruntung karena di Indonesia tersedia banyak pilihan untuk memproduksi nasi enak yang pulen dengan harga yang lebih murah di banding kita harus membeli nasi luaran misalnya nasi jepang.

Jadi cobalah bertanya pada penjual beras tentang beras mana yang pulen dan enak serta pertimbangkan harganya.

Saat ini banyak penjual rice box yang kurang memperhatikan kualitas nasi yang digunakan, sehingga masih sangat mudah di kalahkan kompetitor yang memiliki keunggulan lain. Padahal kualitas nasi bisa menjadi suatu daya tarik yang bisa kita unggulkan.

Sebagai tips untuk menambah rasa gurih pada nasi, Anda bisa menambahkan santan saat memasaknya. Dengan begitu rice box Anda memiliki cita rasa yang khas di banding rice box lainnya.

Untuk pilihan merk nasi yang terkenal memliki kualitas yang baik pun sangat banyak dengan berbagai variasi harga seperti merk top koki, sumo, finna, anak aja dll. Anda bisa membandingkan beberapa diantaranya dan memilih nasi dengan kualitas dan harga yang pas menurut kalkulasi Anda.

Intinya, jangan sampai memilih nasi yang kurang bagus secara kualitas karena dalam kuliner rice box, nasi menjadi salah satu sorotan utama konsumen.

3. Tentukan Menu Kekinian yang Beragam

Selanjutnya Anda perlu menciptakan menu lauk kekinian yang cukup beragam supaya pelanggan tidak bosan. Pertama-tama Anda tentukan terlebih dahulu tema lauknya. Disinilah kreativitas Anda sangat di butuhkan untuk menciptakan menu unik yang menarik pelanggan.

Apakah Anda ingin lauk yang bertema lebih kepada kuliner tradisional seperti rendang, ayam suwir balado, dan lain-lain. Ataukah ingin bertema lebih kekinian lagi, seperti olahan ayam , sea food, daging sapi dengan berbagai saus seperti cheese, teriyaki, bbq.

Tambahan topping juga bisa menjadi ide yang bagus seperti topping tumis sayuran, wijen dll. Selain dari segi lauk, Anda juga bisa memainkan menu nasi. Jadi bukan hanya nasi polos dengan lauk, tapi Anda juga bisa menawarkan olahan nasi uduk, nasi briyani dll.

Buatlah menu sekreatif mungkin untuk membuat rice bowl Anda menonjol di banding yang lain. Tetapi ingat bahwa menu tersebut harus tetap bisa di terima segmen pasar Anda dan juga sesuai dengan kapasitas modal dan keterampilan Anda dalam membuat menu-menu tersebut.

Jangan sampai idenya sudah bagus, tetapi ketika eksekusi menu yang Anda ciptakan malah kurang diminati bahkan dicap kurang enak oleh pelanggan. Apalagi jika hal ini terjadi pada soft opening bisnis rice bowl Anda. Jadi, usahakan untuk membuat menu yang memang Anda kuasai dan telah dipastikan bahwa rasanya enak, unik dan kemungkinan bisa diterima.

4. Membuat Nama Brand & Logo

Nama rice bowl sangat penting untuk masa depan bisnis rice bowl Anda. Karena nama brand rice bowl yang unik, simple, dan mudah di ingat merupakan salah satu kunci sukses pemasaran. Jangan gunakan nama brand yang terlalu rumit, membosankan dan sulit di ingat. Sehingga pikirkan sebuah nama yang tepat untuk mengenalkan rice bowl Anda pada calon pelanggan.

Anda bisa mencari inspirasi brand rice box dari berbagai sudut pandang. Misalnya dari kebutuhan customer yang memerlukan kepraktisan dan makan enak dari sekotak rice box, dari nama-nama yang berhubungan dengan rice box atau kuliner dan di kreasikan ke unik mungkin bahkan mungkin nama yang tidak berhubungan sama sekali tetapi memiliki potensi dikenali dengan mudah dan tidak terkesan negatif.

Selain nama brand, perangkat lainnya yang sangat penting untuk di pikirkan adalah desain logo brand rice box Anda. Jika Anda kesulitan membuat logo sendiri, Anda bisa menggunakan jasa pembuatan logo dari seorang graphic designer profesional. Karena logo adalah bentuk komunikasi visual yang seharusnya bisa mencerminkan identitas bisnis Anda dan memiliki daya tarik bagi pelanggan.

Memang di perlukan tambahan anggaran untuk itu, tapi di banding logo Anda terkesan kurang menarik dan akhirnya mempengaruhi penjualan lebih baik menggunakan jasa graphic designer untuk membuat logo.

Lagi pula pembuatan logo tersebut tidak terlalu mahal, bisa dimulai dari Rp. 55.000 saja tergantung kehandalan si graphic designer. Semakin handal untuk membuat sebuah logo yang menarik, sesuai identitas bisnis dan long lasting tentunya biaya yang harus dikeluarkan akan menyesuaikan.

5. Jangan Lupakan Daftar Menu & Banner

Jangan Lupakan Daftar Menu & Banner

Daftar menu dan banner juga tidak kalah penting karena keduanya adalah pintu masuk pelanggan untuk membeli rice box yang kita tawarkan.

Jika tidak ada daftar menu, pelanggan akan kesulitan memilih menu dan kita harus berulang kali menjelaskan menu-menu yang tersedia. Begitupun dengan banner ads, pelanggan mungkin tidak langsung paham apa yang kita jual jika tidak ada banner yang menjelaskan secara lebih detail.

Banner juga bisa di gunakan saat ada promo-promo supaya pelanggan lebih cepat tertari. Tentu saja ukuran bannernya harus cukup besar untuk bisa dilihat jelas oleh pelanggan.

Sebagai saran, buatlah daftar menu dan banner yang menarik. Sama seperti logo, Anda tidak bisa membuat daftar menu dan banner seadanya. Ini membuat rice box Anda kurang di perhitungkan oleh pelanggan.

6. Memilih Kemasan yang Cocok

Saat ini kemasan rice box sudah banyak dijual baik melalui online dan juga offline (datang langsung untuk memesan). Sebelum memesan kemasan rice box, pastikan bahwa logo dan nama brand rice box Anda sudah siap sehingga logo dan nama brand bisa langsung di cetak pada kemasan.

Mengenai harga kemasan rice box cukup bervariasi tergantung ukuran dan kualitasnya bisa dimulai dari Rp.900/box. Pilihlah kemasan yang Anti Air sehingga nasi tidak menempel di kemasan dan cita rasa rice box tetap terjaga.

7. Cari Supplier Bahan

Supplier adalah salah satu penentu jalannya bisnis rice box kita. Anda harus pintar-pintar memilih supplier yang tepat karena jika bisnis rice box Anda sudah lebih berkembang, Anda tidak kesulitan lagi mencari-cari supplier dan bisa lebih konsentrasi pada pengembangan.

Tetapi untuk mengawali masa trial error di masa awal, Anda cukup fokus pada jenis bahan yang ANda cari dan cocok untuk olahan rice bowl sambil mencari tahu supplier dengan harga bersaing dan kualitas yang baik.

8. Menentukan Harga Jual

Menentukan Harga Jual

Harga jual menjadi salah satu hal terpenting dari sebuah bisnis. Biasanya harga rice box dikenal dengan harga yang cukup terjangkau. Tetapi untuk menentukan harga jual kita tidak bisa hanyamengikuti trend saja, melainkan perlu pertimbangan harga pokoknya terlebih dahulu dan di seimbngkan dengan asumsi pasar.

9. Jual Rice Bowl Secara Offline & Online

Jual Rice Bowl Secara Offline & Online

Rice box bisa di pasarkan baik secara offline yakni memiliki kedai yakni bisa di kunjungi pelanggan dengan fasilitas santap di tempat bisa di order secara online saja.

Jadi jika Anda belum memiliki tempat seperti kedai tidak perlu khawatir, karena saat ini sudah ada aplikasi-aplikasi deleivery order yang bisa Anda menfaatkan untuk menjual rice box Anda seperti go-food & grab food.

Baca juga : 10 Bisnis Kuliner Online yang Bisa Anda Lakukan

Tentu saja ada komisi yang biasana harus Anda bayarkan pada pihak aplikasi. Tapi menurut saya, menjual ricebox di aplikasi delivery order adalah pilihan yang bisa dipertimbangkan karena pelaggan bisa datang dari mana saja walaupun kita tidak memiliki tempat jualan seperti kedai yang memerlukan modal yang cukup besar.

10. Buat Promo-promo Menarik

Promo adalah hal yang di tunggu banyak pelanggan. Promo juga bisa menjadi cara untuk memperkuat brand, mengenalkan brand rice box Anda lebih luas dan menjangkau pelanggan-pelanggan baru.

Sebagai tips, untuk membuat pelanggan merasa penasaran dan tertarik untuk terus membeli Anda bisa mempromosikan menu secara bertahap. Diawal pembukaan kedai rice bowl baik secara offline maupun online, Anda bisa memilih beberapa menu yang menarik dan sudah cukup dipastikan penerimaan target pasar. Kemudian Anda bisa mempromosikan menu-menu baru dan juga membuat menu rekomendasi untuk menarik pelanggan baru.

Itulah 10 langkah untuk memulai bisnis rice box yang sedang hits dan cukup menguntungkan, apakah Anda tertarik?

Bagikan ;