8 Langkah Pemula Memulai Jualan Online Sampai Mendapat Pembeli

Memulai jualan online. Jualan online mungkin tidak semudah yang banyak orang pikirkan. Tapi juga tidak serumit yang banyak orang katakan.

Faktanya, jika kita bicara market, pasar online sedang bertumbuh. Terutama di Indonesia. Dari 260 juta jiwa masyarakat Indonesia, penetrasi online masih di angka 50% saja. Artinya potensi pertumbuhan pasar online masih sangat besar !

Menggiurkan bukan ?

Nah, pada kesempatan ini, saya ingin membagikan panduan sederhana tentang langkah memulai berjualan online. Tentu ini berdasar pada pengalaman pribadi dan beberapa refrensi pendukung.

Anda bisa menyimak panduannya, setelah selesai Anda bisa mencoba mempraktikan langkah demi langkah, dan jangan sungkan untuk bertanya atau mengoreksi tulisan ini !

Artikel ini khusus bagi pemula, bagi Anda yang masih awam, Anda tidak usah khawatir.

Oke, kita mulai dengan 8 langkah pemula memulai berjualan online sampai mendapatkan pembeli. Artikel ini akan terus di update dan direfisi secara berkala.

1. Tentukan Produk yang Akan Anda Jual

memulai jualan online

Memilih produk apa yang akan Anda jual menjadi salah satu kunci sukses Anda kedepannya. Ada istilah “ Produk dengan kualitas baik akan memarketingkan dirinya sendiri”.

Itu memang benar.

Dengan modal kualitas produk, maka Anda setidaknya tidak lagi memikirkan apakah produk yang saya jual nanti akan disukai oleh pembeli atau tidak, akan mengecewakan pembeli atau tidak.

Baca juga : 17 Ide Bisnis Online Menjanjikan Terbaru | Jenis dan Tips

Untuk menentukan produk, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Yaitu dengan melihat kualitas produk itu sendiri dan melihat bagaimana produk itu dipasaran.

a. Lakukan Riset produk

Untuk menilai apakah produk yang akan kita jual berkualitas atau tidak, lakukan lah riset produk tersebut.
Anda bisa memulai dengan melihat bahan apa yang digunakan dalam pembuatan?

.. bagaimana proses pengerjaannya, dan seperti apa hasilnya?

Kita juga bisa meminta penilaian kepada beberapa orang dekat untuk menilai tentang kualitas dari produk yang akan Anda jual tersebut.

b. Lakukan riset pasar

Riset pasar dapat melihat sebenarnya produk apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, produk seperti apa yang disukai masyarakat, dan bagaimana peta persaingan dengan produk lain yang sama nantinya.

Riset pasar penting bagi Anda sebagai landasan menentukan produk yang akan Anda jual. Anda bisa melakukan survey kecil-kecilan, misalnya ;

Anggap Anda sedang menjual buku soal-soal CPNS,

Anda bisa menanyakan kepada beberapa orang tentang kualitas buku yang sudah pernah mereka beli sebelumnya.

.. Apa saja kelebihan dan kekurangannya, bagaimana harganya?

.. bagaimana kualitas kertas yang digunakan dan pertanyaan-pertanyaan lain yang Anda butuhkan?

Setelah Anda akhirnya memiliki sebuah produk, tahapan akhir adalah melakukan tes market kepada pasar. Apakah produk Anda diterima oleh pasar atau tidak.

c. Lakukan tes market

Produk sudah Anda miliki, kini saatnya Anda melakukan tes market. Hasil tes market akan digunakan sebagai keputusan akhir terhadap kriteria pemilihan produk yang tepat.

Bagaimana cara melakukan tes pasar?

Ada cara sederhana misalnya Anda langsung menjual secara offline kepada teman yang sesuai dengan target market produk Anda.

Atau Anda juga bisa melakukan A-B testing menggunakan iklan online misalnya; iklan di Instagram, facebook atau google ads.

Lihat hasinya, jika tes penjualan yang Anda lakukan melebihi 50% dari target penjualan dengan waktu yang relative singkat, Artinya produk yang akan Anda jual memang diserap dan dibutuhkan oleh pasar.

2. Tentukan mekanisme penjualan

Oke, ada berbagai metode penjulan yang bisa Anda lakukan secara online. Anda bisa stok barang, system pre-order, atau dengan system Dropshiper / Reseller dari orang lain.

Mekanisme penjualan akan sangat mempengaruhi keberhasilan strategi promosi online yang akan Anda lakukan nantinya.

a. Sistem Pre-Order

Menjual barang dengan system pre-order memiliki banyak kelebihan, misalnya Anda akan membuat produk dalam jumlah yang sesuai dengan pesanan, meminimalisir barang sisa, Anda tidak membutuhkan modal, karena pembeli yang melakukan pre-order akan membayar terlebih dahulu yang jumlahnya sesuai dengan kesepakatan di awal.

Namun, sistem pre-order memiliki beberapa kekurangan, misalnya jika orderan dalam jumlah sangat banyak, Anda akan kewalahan membuat produk pesanan tersebut. Namun hal tersebut bisa di minimalisir dengan cara membatasi jumlah orderan.

Kesuksesan penjualan dengan sistem pre-order sangat dipengaruhi oleh, inovasi produk yang Anda miliki serta cara promosi yang Anda lakukan.

b. Sistem Stok barang

Hampir sebagian pedagang menggunakan sistem stok barang. Baik toko offline atau online. Kelebihan menyetok barang tentu kita tidak perlu repot membuat barang atau mencari barang yang dipesan.

Dengan stok barang, kita hanya akan fokus pada bagaimana menjual barang yang sudah ada. Tentu tidak akan memakan waktu lama dalam proses transaksi. Ada pembeli yang memesan, kemudian kita kirim kepada pembeli sesuai dengan pesanan.

Artinya produk selalu ready stok dan kita tinggal menjual barang yang sudah ada. Ada beberapa kelemahan jika kita stok barang;

Misalnya ada beberapa jenis produk yang sepi peminat, misalnya karena masalah motive, warna atau ukuran barang yang tidak banyak peminat.

c. Dropshiper/ reseller

Sistem dropship dan reseller menjadi cara alternatif. Terutama bagi Anda yang tidak memiliki modal yang cukup untuk membuat produk atau menyetok produk.

Sistemnya, Anda menjualkan barang milik orang lain, jika ada yang memesan produk tersebut, Anda harus menghubungi penjual dan mengirimkan kepada pembeli Anda tadi.

Sistem ini memang sedikit ribed, namun jika Anda tepat memilih produk, sistem dropship atau reseller ini akan sangat efektif dan bisa tanpa modal.

Contoh produk yang mudah untuk dilakukan dropshiper adalah menjual masker, baju, hijab dan jam tangan.

3. Gunakan Website atau gunakan Website Marketplace atau keduanya

Kesalahan pemula dalam jualan online adalah tidak memiliki website. Biasanya mereka hanya mengandalkan marketplace atau media sosial seperti facebook atau instagram sebagai media promosi.

Padahal ini kesalahan.. kenapa?

Media sosial dan marketplace bisa saja menutup akun Anda kapan saja.

Tidak ada yang bisa menjamin bahwa lapak jualan Anda akan selamanya ada di sana bukan?. Karena lapak tersebut tidak sepenuhnya milik Anda !

Solusinya, Anda bisa mulai membuat website sebagai media promosi penjualan produk Anda secara online.

a. Bangun website penjualan

Jangan anggap membuat website itu susah ? tidak sama sekali. Pahami betul bahwa website jual beli tidak harus dalam bentuk format toko online, dimana pembeli bisa melakukan pesan (add to chart) di toko online Anda.

Bagi pemula, saya menyarankan jika Anda sedang terjun di jualan online, buatlah website Anda dalam bentuk landing page.

Isinya berupa copywriting penawaran produk, kelebihan produk, harga. Itu saja cukup! Arahkan pengunjung website Anda menghubungi Anda melalui No. Telephon, Akun media sosial atau email.

Website di sini hanya sebagai landing pengunjung dan sebagai media penawaran, memudahkan pengunjung melihat produk Anda. Memudahkan calaon pembeli melihat harga, kelebihan dan kekurangan produk yang Anda miliki.

Setelah itu mereka akan menghubungi Anda melalui no kotak yang disediakan. Proses transaksi bisa Anda lakukan melalui email, whatapp, atau obrolan telepon.

b. Gunakan media marketplace

Marketplace masih sangat penting? Siapa bilang tidak penting.

Untuk menjangkau market yang lebih luas Anda butuh platform ini.

Karena marketplace seperti bukalapak, tokopedia, Shopee sudah memiliki jangkauan yang sangat luas dengan pengunjung yang sangat banyak. Maka manfaatkanlah!

Marketplace berfungsi menjangkau market yang lebih luas, memperbanyak penjualan, serta membangun branding jualan online Anda.

Anda bisa mengkombinasikan keduanya. Website milik sendiri sebagai landing page dan company info, dan marketplace sebagai promosi dan memperbanyak penjualan produk.

4. Bangun promosi melalui media sosial dan forum komunitas

Promosi menjadi bagian penting jualan online Anda. Anda bisa menggunakan platform media sosial seperti;

Facebook – ( facebook ads )

Instagram – ( Instagram Ads)

Anda bisa memulai memanfaatkan facebook dan instagram untuk promosi jualan online Anda. Misalnya Anda membuat fanspage atau page yang mengulas produk yang Akan Anda jual.

Jika Anda ingin menikmati jangkauan pembaca yang lebih luas, Anda bisa memanfaatkan facebook ads, Instagram ads atau jika perlu google ads.

Manfaatkan forum komunitas

Manfaatkan forum-forum komunitas sebagai tempat promosi. Khusus untuk forum komunitas, jangan sekali-kali Anda bergabung dengan forum komunitas, Anda langsung jualan di forum tersebut.

Aktiflah terlebih dahulu, bagi postingan-postingan yang bermanfaat, jaring interaksi dengan sesama anggota komunitas. Setelah itu Anda baru melakukan promosi yang dibarengi dengan penawaran value yang bermanfaat.

5. Manfaatkan konten marketing Online

Apa tu konten marketing Online?

Konten marketing adalah strategi pemasaran online, dimana kita merencanakan, membuat, dan mendistribusikan konten yang mampu menarik audiens yang tepat sasaran, kemudian mendorong mereka menjadi kustomer.

Konten marketing bisa berupa artikel informasi, artikel panduan akan sesuatu yang bermanfaat dan berhubungan dengan produk yang akan kita jual secara online.

Misalnya, Anda membuat panduan bermain gitar, Anda berjualan gitar.

Anda membuat artikel informatif tentang smartphone, Anda berjualan smartphone.

Kurang lebih seperti itu. Ingat, konten marketing yang baik akan memberikan manfaat yang baikpula bagi pembaca. Akan menambah ilmu dan wawasan kepada pembaca.

6. Jaring trafik melalui list email sebagai database

Cara memulai jualan online

Setelah Anda membaca dari poin 1 – 6, poin yang tidak kalah penting saat Anda mulai jualan online adalah membuat database bisa berupa email, kontak atau akun media sosial mereka.

Trafik yang datang menuju website akan sia-sia jika Anda tidak menerapkan strategi ini. Misalnya, ada pembeli memesan melalui website Anda, lalu menghubungi Anda, mintalah mereka untuk memberikan kontak berupa email atau no kontak hanphone.

Istilahnya metode Funneling, pada artikel ini tidak akan saya bahas terlebih dahulu apa itu metode Funneling. Akan saya buatkan khusus artikel tentang metode funneling lain waktu.

7. Kelola database pelanggan Anda

Dengan mengumpulkan list kontak berupa email atau nomor telephon, kini anda memiliki list database potensial yang memang tertarik dengan produk Anda.

Simpan dan kelola database tersebut. Jika ada produk baru dari Anda, tentu yang masih berhubungan dengan produk sebelumnya, Anda bisa menawarkan kepada mereka

8. Bangun SOP mulai dari awal

Kealahan bisnis yang paling krusial adalah tentang tidak adanya Standar Oprasinal Perususahaan( SOP ).

Sebenarnya, jika SOP ini dibuat sejak awal berdirinya sebuah bisnis dan terus di upgrade akan sangat memudahkan kemajuan bisnis kedepannya.

Oleh karena itu mulailah membangun SOP dari awal. Buat lah aturan standar pelayanan, alur kerja, serta manajemen keuangan yang baik.

Loading...

Penutup

Memulai berjualan online bagi pemula mungkin sesuatu yang sulit. Bagi yang sudah mulai namun masih seperti itu itu saja, artinya ada yang salah dengan jualan online Anda.

Setidaknya artikel ini adalah pengalaman saya pribadi memulai jualan online. Saya yakin jika Anda membaca dan mengikuti poin-poin di atas, Anda bisa closing jualan online Anda.