7 Peluang Usaha Pertanian Tetap Cuan Meski Sedang Pandemi

Tidak terasa pandemi sudah berjalan satu tahun di Indonesia. Dengan kasus positif sudah menembus satu juta orang, wabah memang benar-benar menampar perekonomian. Banyak orang kehilangan pekerjaan dan juga bisnis. Namun tahukah Anda kalau ternyata ada banyak peluang usaha pertanian yang mampu bertahan di masa pandemi.

Yap di saat banyak perusahaan terpaksa gulung tikar, restoran-restoran tutup hingga pabrik melakukan efisiensi pegawai, pertanian justru bisa tetap menghasilkan cuan. Kondisi ini jelas menjadi sebuah fakta yang mengejutkan apalagi Indonesia sudah resmi memasuki babak resesi ekonomi sejak November 2020 lalu yang menjadikan banyak sektor industri terpukul.

Tak hanya dalam skala besar, peluang usaha pertanian kecil-kecilan juga mampu memberikan penghasilan yang cukup menjanjikan kepada masyarakat. Hal ini seolah mengajak kembali orang Indonesia ke jati dirinya di bidang agraria. Hanya saja kalau Anda ingin fokus bisnis pertanian, tentu harus melakukan secara maksimal dan memahami pertanian itu sendiri.

Baca juga: Modal Menjadi Sub Agen Gas Elpiji 3 Kg, Menguntungkan Lho

Pertanian, Bisnis Paling Menjanjikan Saat Pandemi

ilustrasi perempuan panen wortel
© Getty Images

Geliat pertanian bisa menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi ketika wabah menerjang sebetulnya sudah diprediksi sejak tahun lalu. Kala itu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan potensi pertanian, seperti dilansir Kompas.

“Di kala pandemi seperti ini, menurut saya sampai dua tahun ke depan bisnis yang paling menjanjikan itu masih pertanian. Bisnis lainnya belum tentu. Karena dalam situasi sekrisis apapun, makanan masih dibutuhkan sehingga sektor pertanian sangatlah penting,” papar Syahrul dalam sebuah webinar yang digelar bulan Juli 2020 lalu.

Syahrul pun menyebutkan kalau pelaku pertanian saat ini bukanlah generasi tua yang membajak sawah di kampung saja. Melainkan milenial di perkotaan pun mulai menggeluti bisnis pertanian kecil-kecilan di kebun rumah dan menjual hasil bumi ke tetangga sekitar.

Atas potensi bisnis pertanian yang tetap masih menjanjikan, Syahrul pun menghimbau agar perbankan mendukung dengan memberikan kemudahan akses pembiayaan. Senada dengan Syahrul, Gatot Irianto selaku Inspektur Jenderal Kementan (Kementerian Pertanian) menyebut kalau pertanian bisa membantu perekonomian di saat pariwisata, industri dan properti melemah.

Peluang Usaha Pertanian Modern di Tangan Milenial

Dilaporkan para kuartal-I 2020, sektor pertanian tumbuh 9.46%, sementara penjualan online produk pangan melambung hingga 24.89%. Menyambut hangat kemampuan bertahan pertanian selama wabah, Himpunan REESA FEM IPB dan Komunitas YoT (Young on Top) menggelar event Youth Agripreneur Talk pada awal November 2020 lalu.

Acara ini sendiri digelar untuk menjadi penghubung milenial dan generasi Z yang entah sudah menikah, bekerja atau berkuliah untuk menjadi wirausaha pertanian. Ahsan Abduh Andi Sihotang selaku pendiri Souvia Group menyebutkan kalau pertanian Indonesia memiliki keunggulan SDM (Sumber Daya Manusia) yang melimpah, seperti dilansir Republika.

Tak hanya itu saja, demografi Indonesia juga menjadi bonus bagaimana sektor ini bisa terus berkembang dan bertahan dalam kondisi sulit sekalipun. Hal inilah yang harus disadari betul oleh generasi muda seperti para petani milenial di Kelompok Tani Citra Muda di Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Baca juga: Bisnis Nasi Box Kekinian, Apa Saja Si yang Harus Dilakukan?

Komunitas beranggotakan 30 orang milenial-generasi Z dengan rentang usia 19-38 tahun ini membuktikan kalau mereka tetap bisa bertahan dan berkembang selama pandemi. Berhasil membudidayakan 70 jenis sayuran organik, bisnis pertanian bahkan sudah dimulai sejak 12 tahun lalu dan cukup tahan menghadapi badai.

Sofian Adi Cahyono selaku Ketua Kelompok Tani Citra Muda menyebutkan jika selama pandemi, permintaan akan sayur organik makin meningkat. Mencapai 15 ton per bulan, omzet yang didapat pun menembus Rp300 juta per bulan. Tak heran kalau ada sekitar 400 pertani sayuran dan buah-buahan yang diberdayakan oleh Kelompok Tani Citra Muda.

7 Peluang Usaha Pertanian yang Layak Anda Coba

Melihat penjelasan panjang di atas, terbukti kalau sebetulnya masih banyak peluang usaha pertanian yang tahan banting di masa perekonomian sulit seperti ini. Tertarik untuk mencoba? Anda bisa memilih salah satu dari yang kami ulas berikut ini karena memang sektor pertanian sangatlah luas dan beragam jenisnya.

1. Pangan Organik

ilustrasi bertani
© Creative Market

Inilah peluang usaha pertanian pertama yang dianggap sangat menjanjikan selama pandemi. Yap, wabah rupanya membuat banyak orang makin perhatian dengan kesehatan sehingga memilih bahan pangan sehat dan organik meskipun harga jualnya lebih mahal. Karena jauh lebih berkualitas, pertanian organik tentu membutuhkan perawatan lebih.

Beberapa hasil pertanian organik yang laris manis adalah sawi hijau, cabe, pakchoy, bayam, beras, kangkung, kacang-kacangan hingga terong dan tomat. Dengan kesan yang lebih sehat dan mahal, pangsa pasar pertanian organik memang cukup eksklusif dan mereka tidak masalah membeli dengan harga lebih mahal karena yang penting adalah kualitas pangan organik tersebut.

2. Tanaman Hidroponik

Munculnya penghobi bercocok tanam dadakan adalah peluang usaha yang sangat menjanjikan untuk penjualan tanaman hidroponik. Karena mayoritas yang kini hobi berkebun dan bertani adalah masyarakat perkotaan dengan lahan tanam sempit. Agar tetap bisa menjalankan hobinya, tanaman hidroponik jelas jadi pilihan terbaik.

Tak hanya di lahan sempit, tanaman hidroponik juga dapat dilakukan di lingkungan indoor. Beberapa media tanam hidroponik yang bisa Anda pilih seperti sabut kelapa, hydroton atau pelet tanah liat, rockwool, oasis cubes, kerikil, serat kayu hingga perlit. Lantaran tidak menggunakan tanah, budidaya tanaman hidroponik tentu lebih punya nilai jual karena berbeda.

3. Alat-Alat Pertanian

ilustrasi bertani
© Creative Market

Tidak mau bertani tapi ingin menggeluti bisnis di bidang pertanian? Maka tampaknya berjualan alat-alat pertanian bisa dipertimbangkan. Ada banyak sekali peralatan bertani yang menunjang hobi bercocok tanam seperti sekop tangan, sarung tangan, polybag, pot tanaman, pupuk dan lain-lain. Pastikan Anda menjual produk berkualitas dengan harga terjangkau supaya laris.

Baca juga: 8 Bisnis Jajanan Anak Sekolah Dasar, Paling Laris Menguntungkan

4. Bibit Tanaman

Ingin mencoba peluang usaha pertanian tapi hanya punya lahan pas-pasan di rumah? Tak perlu cemas. Anda bisa mencoba bisnis bibit tanaman. Fakta bahwa selama pandemi banyak orang mendadak hobi berkebun membuat potensi bisnis bibit tanaman menjanjikan. Agar bisnis ini bisa berjalan lancar, Anda tentu wajib tahu bibit tanaman yang diminati pasar.

Ada banyak sekali bibit buah atau sayuran yang bisa dipilih, tapi pastikan Anda tahu bagaimana cara mengembangkannya dengan tepat sehingga menghasilkan bibit berkualitas. Beberapa bibit tanaman sayur yang dapat dipilih seperti selada, cabe, kangkung dan pakcoy. Sementara buah ada jeruk, atau tomat.

5. Tanaman Rempah dan Obat

© Vector Stock/robuart

Berkaitan dengan pandemi, bisnis pertanian yang cukup menjanjikan adalah budidaya tanaman rempah. Bahkan dikala wabah pertama kali muncul di Indonesia, sejumlah tanaman rempah seperti jahe merah, kunyit dan lain-lain bisa terjual berkali-kali lipat dari harga normal. Aneka rempah itu digunakan sebagai obat herbal untuk daya tahan tubuh.

Meskipun saat ini program vaksinasi sudah dimulai, bisnis tanaman rempah tidaklah pernah kekurangan peminat. Karena bagaimanapun juga, orang Indonesia lebih menyukai pengobatan tradisional daripada modern sehingga peluang bisnisnya masih menjanjikan.

6. Produksi Pupuk

Setiap orang yang bertani tentu butuh pupuk. Lantaran itulah produksi pupuk bisa menjadi salah satu pilihan bisnis sektor pertanian yang menjanjikan. Dari banyaknya jenis pupuk di pasaran, pupuk kompos termasuk yang paling banyak diminati. Berbeda dengan pupuk kimia buatan pabrik, pupuk kompos bisa dibuat dari pembusukan sampah organik.

Beberapa sampah organik yang bisa Anda manfaatkan seperti ranting pohon, daun-daun kering, sayur-sayur sisa hingga kotoran binatang. Tentu ada tahapan yang harus dilalui seperti memiliah sampah organik, memasukkan ke tempat pengomposan, proses inkubasi selama 3-6 minggu dan siap untuk dijual.

7. Tanaman Hias

ilustrasi petani milenial modern
© rawpixel

Peluang usaha pertanian yang terakhir adalah budidaya tanaman hias. Seperti mengulang kembali kesuksesan gelombang cinta beberapa tahun lalu, tanaman hias aglonema bahkan begitu diburu di sepanjang tahun 2020 dengan harga jual mencapai jutaan Rupiah per pot. Namun untuk bisa sukses bisnis tanaman hias Anda tentu harus memperhatikan tren terbaru.

Baca juga: 26 Contoh Usaha Sampingan Menambah Penghasilan

Ada kalanya tanaman hias laku sangat mahal, tapi ketika sudah tidak booming lagi dan diminati, harga jual tanaman-tanaman itu jelas bisa langsung anjlok drastis. Untuk itulah Anda harus paham tren dan berbagai jenis tanaman hias.

Nah, bagaimana? Ternyata ada banyak sekali peluang usaha pertanian yang bisa dicoba ya? Untuk itulah jangan jadi orang yang selalu mengeluh karena pandemi. Cobalah berbuat dengan semaksimal mungkin dengan melihat peluang yang ada. Terus belajar dengan tekun dan lakukan penuh tanggung jawab, maka Anda jelas bisa bertahan dan cuan selama pandemi.

Bagikan ;

Tinggalkan komentar