Pengalaman Buka Blokir Mandiri Online Karena Lupa Password

Gaya hidup serba online saat ini memang semakin populer. Hanya menggunakan smartphone, siapapun bisa mengontrol dan melakukan tindakan tanpa perlu keluar rumah. Mulai dari pesan makanan, beli barang dari luar negeri, mengecek cuaca, melihat informasi peristiwa masa kini sampai melakukan berbagai transaksi keuangan perbankan.

Khusus untuk transaksi keuangan perbankan, layanan ini jelas sangat mempermudah mereka yang mungkin kelewat mager untuk pergi ke mesin ATM atau kantor cabang bank. Hal inilah yang dilakukan Mandiri sebagai bank nasional dengan jumlah aset terbesar, melalui fitur layanan Mandiri Online. Mandiri Online sendiri adalah layanan integrasi dari dua channel pembayaran yakni Mandiri Internet dan Mandiri Mobile.

Karena merupakan gabungan dua layanan, Mandiri Online hanya membutuhkan satu user ID dan PIN untuk seluruh layanannya baik yang diakses melalui aplikasi atau website.

Kehadiran Mandiri Online memang sangat menguntungkan nasabah bank BUMN tersebut. Ada banyak sekali keunggulan yang bisa diperoleh jika Anda menggunakan Mandiri Online, sehingga sudah selayaknya jika Anda mulai mempertimbangkan menggunakan layanan perbankan berbasis IT ini.

Baca juga: 10 Tips Menabung Bagi Karyawan yang Bergaji Kecil

Kelebihan yang Ditawarkan Fitur Mandiri Online

fitur unggulan Mandiri Online

Sejak pertama kali diluncurkan, Mandiri Online memang memiliki tujuan untuk mempermudah nasabah. Jika sebelumnya pengguna Mandiri Internet harus membawa mesin token berukuran kecil sebagai validasi transaksi, saat ini tidak lagi. Begitu pula dengan pengguna Mandiri Mobile yang terbatas melakukan transaksi perbankan, Mandiri Online memberikan solusi untuk kedua channel pembayaran mereka.

Sebagai layanan perbankan berbasis TI, berikut ini adalah beberapa keunggulan Mandiri Online yang bisa Anda pertimbangkan untuk menggunakannya:

1. Fitur Lebih Lengkap

Karena merupakan gabungan, jelas Mandiri Online memiliki fitur tampilan yang jauh lebih lengkap. Bukan hanya sekadar transfer sesama rekening Mandiri atau antar rekening, Mandiri Online memberikan seluruh produk perbankan yang bisa diakses oleh nasabah. Baik rekening tabungan/deposito hingga rekening kredit seperti kartu kredit, semua bisa dikontrol dan diakses langsung melalui Mandiri Online.

Beberapa layanan perbankan lain yang bisa dicek lewat Mandiri Online adalah info mutasi, aktivitas finansial, pembayaran, pembelian, isi ulang e-cash hingga e-money. Tak heran kalau pengguna Mandiri Online memang tak perlu repot-repot untuk berkunjung ke mesin ATM karena semua transaksi perbankan bisa mereka lakukan hanya lewat genggaman smartphone yang berakses internet.

2. Transaksi Perbankan Lebih Aman

Penggabungan dua channel pembayaran membuat layanan Mandiri Online memiliki sistem keamanan yang jauh lebih sempurna. Bank Mandiri menyebutkan kalau Mandiri Online menggunakan teknologi metode otentikasi baru yang memberikan keamanan dan kenyamanan. Anda tak perlu lagi ribet menggunakan token untuk setiap transaksi keuangan selayaknya Mandiri Internet, karena seluruh persetujuan transaksi memakai PIN dari fitur mobile app approval.

Dengan begitu, hanya nomor HP yang didaftarkan bisa mengakses Mandiri Online. Meskipun ada password untuk aplikasi, seluruh transaksi keuangan baru bisa terjadi setelah Anda memasukkan PIN yang dibuat di kantor cabang bank Mandiri. Artinya, hanya pemilik rekening yang mempunyai kontrol penuh terhadap akun Mandiri Online.

3. Seluruh Transaksi Secara Real-Time

Nah, kelebihan terakhir dari Mandiri Online adalah mereka menawarkan transaksi secara real-time. Maksudnya, Anda bisa sewaktu-waktu melakukan transfer antar rekening Mandiri atau beda rekening kapanpun dan di manapun asalkan memiliki sambungan internet pada smartphone.

Berbeda dengan sistem Mandiri Internet atau Mandiri Mobile yang mempunyai jam-jam transaksi, Mandiri Online bisa melakukan berbagai transaksi real-time termasuk pembelian pulsa, pembayaran angsuran hingga token listrik PLN.

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan inilah, Mandiri Online memang dianggap sebagai layanan perbankan berbasis IT yang paling sempurna di Indonesia.

Namun tetap saja, seinovatif apapun fitur Mandiri Online bisa tak berguna jika dihadapkan dengan masalah klise seperti terblokir karena Anda mendadak lupa password. Tenang saja tak perlu ribet, ada banyak cara mudah yang bisa dilakukan untuk membuka akses Mandiri Online yang terblokir.

Baca juga: Daftar Kode Bank di Indonesia Lengkap untuk Transfer ATM ( Anjungan Tunai Mandiri)

6 Cara Mudah Mengatasi Mandiri Online yang Terblokir

Sebagai layanan perbankan, Mandiri Online memang meminta penggunanya mengatur kata sandi alias password sebagai akses penggunaan. Hanya saja password ini selain menjadi pertahanan keamanan terakhir, juga kerap menjadi penyebab masalah yakni pemblokiran lantaran lupa kata sandi.

Dalam layanan Mandiri Online, jika seorang pengguna tiga kali salah memasukkan password, maka fitur akan terblokir otomatis. Saat Mandiri Online diblokir, Anda tentu tak akan bisa masuk dan mengakses layanan perbankan.

Namun tak perlu bingung, ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat Mandiri Online terblokir lantaran lupa password. Berikut penjelasannya berdasarkan pengalaman penulis:

1. Menghubungi Twitter Resmi Bank Mandiri

ilustrasi Twitter Mandiri Care ©nolimit.id
©nolimit.id

Memahami betul bahwa media sosial adalah wadah terbaik untuk berinteraksi dengan nasabah dan masyarakat, bank Mandiri pun membuat akun Twitter resmi yakni @mandiricare.

Bukan cuma sekadar akun media sosial yang memberikan informasi perbankan, @mandiricare juga menjadi tempat di mana para nasabah bisa melakukan keluhan. Untuk keluhan aplikasi Mandiri Online yang terblokir karena lupa password, Anda bisa langsung mention akun @mandiricare atau mengirim pesan pribadi (Direct Message/DM).

Nanti akan ada petugas yang membalas mention atau DM tersebut. Biasanya nasabah diminta untuk mengirimkan tangkapan layar (screenshoot) dari PC atau smartphone sebagai bukti jika memang Mandiri Online-nya terblokir.

Anda bisa menceritakan kronologi terblokirnya akun Mandiri Online. Admin/petugas @mandiricare akan menyelesaikan masalah pemblokiran dengan memberikan beberapa solusi yang harus diikuti nasabah.

2. Kirim Email ke Mandiri Care

Jika dirasa mention/DM ke akun Twitter @mandiricare terlalu lama atau Anda tak punya akun Twitter, keluhan terblokirnya Mandiri Online bisa disampaikan melalui email ke Mandiri Care.

Beritahukan masalah pemblokiran ini ke email [email protected] beserta data dan dokumen pendukung seperti nama, nomor rekening bank Mandiri, nomor HP, nama ibu kandung, alamat hingga tanggal lahir sesuai KTP.

Data-data tersebut sangat penting untuk proses verifikasi yang dilakukan oleh petugas. Biasanya penyampaian keluhan melalui email akan segera ditindaklanjuti oleh petugas. Anda akan memperoleh balasan yang berupa prosedur pembukaan blokir pada akun Mandiri Online.

3. Menghubungi Mandiri Call

Tidak memiliki akun Twitter atau bingung cara mengirim email? Tenang saja, keluhan pemblokiran Mandiri Online bisa langsung dilaporkan melalui nomor telepon Mandiri Call di 14000.

Jika lewat Twitter atau email membutuhkan waktu, keluhan di Mandiri Call akan langsung disambungkan ke petugas Customer Service (CS). Sama seperti pelaporan di Twitter dan email, Anda harus mempersiapkan dokumen seperti KTP, kartu debet/kredit Mandiri dan buku tabungan.

Nanti petugas CS akan mendengarkan keluhan Anda dan memberikan solusi pemblokiran Mandiri Online secara ramah. Wajib diingat, karena ini menghubungi lewat nomor kontak resmi bank Mandiri, Anda harus menyiapkan pulsa minimal Rp20 ribu jika menelepon Mandiri Call.

Baca juga: KTA Terbaik : 16 Bank dengan Pinjaman Tanpa Agunan 2020

4. Lewat Aplikasi Mandiri Online

Akses website Mandiri Online

Mungkin tidak banyak yang menyadari bahwa aplikasi Mandiri Online juga bisa menjadi salah satu cara mengatasi keluhan pemblokiran karena lupa kata sandi. Hanya saja cara ini cuma bisa dilakukan oleh nasabah yang sudah mendaftarkan nomor HP-nya dan menggunakan Mandiri Online. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus diikuti:

  • Buka aplikasi Mandiri Online pada smartphone
  • Pilih dan tap menu LUPA PASSWORD yang ada di bagian bawah tampilan aplikasi Mandiri Online
  • Anda akan diminta untuk memasukkan 16 digit nomor dari kartu ATM Mandiri, lalu lanjutkan dengan memasukkan tanggal expired kartu dan terakhir tanggal lahir. Jika sudah lengkap dan sesuai, pilih LANJUT
  • Nanti akan ada SMS yang masuk otomatis ke nomor HP Anda. SMS ini berupa kode verifikasi yang dibutuhkan untuk membuka blokiran Mandiri Online
  • Buka SMS tersebut dan lanjutkan prosedur pergantian password
  • Anda akan diminta untuk memasukkan password baru sebanyak dua kali. Jika sudah sesuai dan dipastikan keamanannya, Anda bisa pilih tombol BUAT PASSWORD
  • Kalau proses pembuatan password baru sukses dilakukan, Anda akan memperoleh pemberitahuan PASSWORD BARU BERHASIL DIBUAT

Jika seluruh proses sudah dijalankan dengan sukses, Anda bisa langsung membuka blokiran aplikasi Mandiri Online dengan kata sandi baru.

5. Melakukan Registrasi Ulang Mandiri Online

Sekadar informasi, keempat cara yang sudah dibahas sebelumnya tidak akan berlaku jika Anda terlalu lama tidak melakukan prosedur pengembalian akun yang terblokir. Kenapa begitu?

Karena sistem bank Mandiri secara otomatis akan menghapus dan menonaktifkan akun Mandiri Online. Jika sudah begitu, satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan registrasi Mandiri Online lagi. Tidak ribet kok, prosesnya bisa terjadi singkat dan Anda hanya perlu pergi ke ATM terdekat. Berikut tahapannya:

  • Cari mesin ATM Mandiri terdekat
  • Pilih menu registrasi ulang Mandiri Internet Banking
  • Anda akan diminta untuk melakukan proses aktivasi dengan memasukkan kembali User ID yang sudah didaftarkan sebelumnya
  • Jika prosesnya sukses, secara otomatis Anda akan memperoleh kembali akses Mandiri Online dan bisa menggunakannya lagi

6. Pergi ke Kantor Cabang Bank Mandiri Terdekat

kantor cabang bank Mandiri ©Upperline
©Upperline

Beberapa orang ada yang merasa ribet jika harus laporan ke Twitter, mengirim email, menghubungi Mandiri Call atau melakukan prosedur lupa password di aplikasi Mandiri Online.

Kalau Anda termasuk yang demikian, maka solusi yang paling tepat adalah dengan datang ke kantor cabang bank Mandiri terdekat dari tempat tinggal Anda. Lantaran ingin membuka akun Mandiri Online yang terblokir, jangan lupa siapkan beberapa dokumen seperti KTP, buku tabungan, kartu debit/kredit Mandiri dan juga smartphone yang biasa digunakan untuk akses Mandiri Online.

Supaya prosesnya bisa teratasi dengan cepat, usahakan untuk datang ke kantor cabang bank Mandiri di pagi hari dan langsung mengambil nomor antrian.

Saat giliran Anda sudah tiba, jelaskan seluruh kronologi terblokirnya akun Mandiri Online kepada petugas dan nanti pihak CS akan langsung memberikan solusi dan tahapan pembukaan blokirannya kembali.

Baca juga: Alasan dan Keunggulan Jika Mempunyai Financial Planner

Kesimpulan

Memahami betul bahwa Mandiri Online adalah sebuah layanan yang bersifat pribadi, Anda sebagai pengguna memang diharapkan untuk selalu ingat dengan kata sandi. Jangan sampai ada orang lain yang mengetahui password yang Anda gunakan karena itu adalah rahasia. Ada banyak sekali kasus peretasan akun Mandiri Online karena korban memberitahukan password akses dan mengizinkan orang lain menggunakan smartphone mereka. Tentu Anda tak ingin saldo tiba-tiba lenyap karena kecerobohan diri sendiri, bukan? Untuk itulah selalu ingat password Mandiri Online dan gunakan layanan perbankan secara bijaksana.

Bagaimana cara Mengatasi Mandiri Online yang Terblokir

1. Menghubungi Twitter Resmi Bank Mandiri
2. Kirim Email ke Mandiri Care
3. Menghubungi Mandiri Call
4. Lewat Aplikasi Mandiri Online
5. Melakukan Registrasi Ulang Mandiri Online
6. Pergi ke Kantor Cabang Bank Mandiri Terdekat

Loading...