Mengenal Lebih Jauh, Apa itu Forex?

Peradaban manusia yang makin berkembang, membuat orang-orang semakin suka bepergian ke luar negeri. Tidak hanya untuk keperluan bisnis, banyak orang ke luar negeri dengan tujuan travelling. Bahkan untuk travelling, mayoritas yang melakukannya adalah generasi muda baik milenial atau generasi Z.

Memijakkan kaki di negeri orang, menikmati kuliner dan atraksi wisata budaya adalah alasan kenapa travelling ke luar negeri itu menyenangkan. Untuk bisa melakukan perjalanan ke luar negeri, tentu setidaknya dibutuhkan pemahaman bahasa asing dan mata uang asing. Yap, jika Anda ingin liburan ke Korea Selatan, tentu harus menukarkan Rupiah dengan mata uang Won.

Begitu pula jika Anda ingin ke Amerika Serikat, lembaran-lembaran Rupiah harus dikonversikan ke Dollar AS supaya bisa berbelanja di Negeri Paman Sam. Hanya saja biasanya proses pertukaran mata uang asing ini membuat beberapa orang cukup sebal karena nilai Rupiah yang cenderung lebih rendah. Namun bagi mereka yang memiliki tabungan dalam bentuk Dollar AS, tentu akan lebih beruntung dan bisa menukarkannya ke mata uang negara manapun, tanpa harus merugi banyak.

Namun meskipun cukup menguntungkan, Dollar AS sebetulnya masih kalah jauh dari Dinar asal Kuwait, Bahrain dan Yordania yang disebut sebagai mata uang termahal di dunia. Dinar Kuwait (KWD) contohnya, jika Anda memiliki 100 Dinar Kuwait, maka sama saja dengan memiliki uang sebesar Rp4,8 juta. Namun kalau yang Anda simpan hanyalah US$100, artinya cuma memiliki Rp1,5 juta saja.

Baca juga: 10 Tips Trading Forex Sukses untuk Trader Indonesia

Menarik bukan mengenai mata uang asing ini? Bahkan bukan cuma sekadar jadi nilai dari perdagangan, dalam perkembangannya mata uang justru bisa menjadi sebuah bentuk investasi yang menjanjikan bernama Forex.

Apa Sih Forex itu?

kegiatan trading forex
© foreignexchangelive

Forex sendiri sebetulnya adalah singkatan yang berasal dari dua kata yakni foreign dan exchange. Singkatan ini kemudian menjadi foreign exchange yang berarti pertukaran mata uang asing. Dalam bahasa Indonesia, forex dikenal dengan nama valas atau valuta asing. Untuk kegiatan pertukaran mata uang asing sendiri, ada yang namanya penjualan dan pembelian.

Lantaran ada kegiatan penjualan dan pembelian inilah, forex akhirnya memiliki pasar tersendiri di mana mata uang-mata uang dari seluruh dunia berkumpul. Lantaran makin banyak orang bepergian ke luar negeri dan melakukan kegiatan ekspor/impor, akhirnya kebutuhan untuk menukar mata uang sangatlah tinggi. Hal inilah yang membuat pasar forex sangat likuid.

Bahkan jika dibandingkan dengan pasar saham sekalipun, nilai perdagangan pasar forex jauh lebih besar. Sekadar informasi, Bank for International Settlements (BIS) pada Agustus 2012 melaporkan jika volume pasar valas menyentuh lebih dari US$3,1 triliun per hari, sementara pasar saham diperdagangkan rata-rata di kisaran US$2 triliun per hari.

Berbeda dengan pasar finansial lainnya, pasar forex juga tak memiliki pusat secara global. Karena perdagangan mata uang dilakukan secara elektronik Over the Counter (OTC). Artinya, pasar forex berlangsung melalui perangkat komputer secara online dan terhubung ke seluruh dunia. Operasional pasar forex pun terjadi selama 24 jam dengan pembagian zona waktu.

Di mana jadwal operasional pasar forex akan dimulai secara global dari Selandia Baru dan Australia pada pukul 05.00-14.00 WIB. Kemudian akan berlanjut ke pasar Asia di pukul 07.00-16.00 WIB, pasar Eropa pada waktu 13.00-22.00 WIB dan terakhir ke pasar Amerika pada jam 20.30-10.30 WIB.

Sejarah Forex di Dunia

sejarah forex di dunia
© Microsoft

Meskipun saat ini menjadi salah satu bisnis paling menjanjikan dan disukai banyak orang, faktanya kegiatan pertukaran mata uang sudah terjadi sejak zaman lampau di dunia ini. Namun memang, perdagangan forex di zaman dulu jauh berbeda dengan saat ini. Ada banyak sekali perubahan yang terjadi dan disesuaikan dengan zaman, seperti apa? Simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Inilah 4 Broker Lokal Terbaik yang Sudah Teregulasi BAPPEBTI

Forex di Peradaban Kuno

Di masa lampau, perdagangan berlangsung dengan sistem barter. Namun di zaman Alkitab, diketahui kalau ada profesi para penukar koin yang biasanya adalah pengrajin logam entah perak atau emas. Para penukar koin ini biasanya memungut bayaran. Kemudian sejarah mencatat bahwa pemerintah Bizantium memonopoli pertukaran mata uang sekitar abad ke-4 Masehi.

Berlanjut ke sekitar abad ke-8 Masehi, Mesir Kuno juga melakukan pertukaran koin terhadap barang-barang berharga seperti makanan, tembikar hingga kebutuhan pokok. Dalam perkembangannya, koin Yunani pun tercatat mempunyai nilai emas lebih tinggi daripada koin Mesir karena ukuran dan isinya lebih besar.

Forex di Abad Pertengahan

ilustrasi Medici family
© historycollection

Sejarah perdagangan forex di abad pertengahan dimulai oleh keluarga Medici. Sekadar informasi, Medici adalah sebuah dinasti politik yang terdiri dari keluarga bankir dan berasal dari pedesaan di provinsi Toscana, Italia. Dinasti ini adalah pendiri dari bank Medici, bank terbesar di Eropa pada saat itu, sehingga keluarga Medici memperoleh kekuasaan politik di daerah Firenze (ibukota Toscana saat ini).

Agar bisa menjalankan perdagangan, bank Medici menciptakan buku account nostro (milik kami) yang mencatat tabungan dalam jumlah mata uang asing dan lokal. Dari Italia inilah, perdagangan forex berkembang ke Eropa yang kemudian disusul oleh Kerajaan Belanda dan Inggris sekitar tahun 1704. Barulah sekitar tahun 1875, terjadi peristiwa sistem moneter dengan standar emas yang sangat monumental. Hal ini dilakukan karena perdagangan global pada umumnya menggunakan emas dan perak sebagai alat pembayaran.

Forex di Zaman Modern

Di akhir abad ke-19, seluruh negara-negara besar di dunia melakukan standarisasi dengan mematok sejumlah mata uang mereka dengan satu ons emas. Perbedaan harga satu ons emas dengan dua mata uang menjadi nilai tukar (exchange rate) yang merupakan cikal bakal dari trading forex modern.

Hanya saja standarisasi emas ini sempat kacau di awal Perang Dunia I saat Jerman bersitegang dengan negara-negara berkuasa di Eropa. Jerman yang melakukan berbagai proyek militer membutuhkan banyak uang sehingga mereka mencetak banyak uang. Hal inilah yang membuat sistem standar emas mulai ditinggalkan di awal Perang Dunia II, meskipun emas masih memegang status sebagai nilai moneter paling baik.

Kemudian pada tahun 1944, terjadi persetujuan Bretton Woods Accord yang memungkinkan mata uang naik-turun dalam kisaran kurang lebih 1% dari nilai tukar nominal mata uang itu. Satu dekade kemudian, Jepang mengenalkan Hukum Bank Devisa yang membuat Bank Tokyo jadi pusat devisa. Waktu terus berjalan, perdagangan forex makin diminati. Bahkan sekitar 1970-1973, terjadi peningakatan hingga tiga kali lipat.

Di era ini pula, Reuters mulai mengenalkan monitor komputer untuk menggantikan posisi telepon dan mesin telefax yang dipakai dalam perdagangan mata uang sebelumnya. Pasar forex pun berkembang makin modern yang dimulai di China, Korea Selatan dan akhirnya mendunia sampai saat ini.

Baca juga: 8 Broker Forex Terbaik Bagi Trader Indonesia (Rekomendasi) 2020

Pelaku dan Fungsi Forex

indikator trading forex
© Android Guys

Dalam pasar forex, sudah pasti ada beberapa pelaku atau pemain yang terlibat dalam perdagangan. Para pemain itu adalah PUAB (Pasar Uang Antar Bank), para pelaku usaha termasuk perusahaan korporasi besar, bank-bank sentral, perusahaan MI (Manajemen Investasi), Hedge Funds (perusahaan yang bermain di pasar forex sebagai spekulan) dan pialang/broker forex.

Melalui para pelaku itulah, forex akhirnya bisa memenuhi fungsinya sebagai solusi atas penukaran mata uang. Selain itu, forex juga bisa menjadi hedging yang merupakan tindakan jaminan agar nilai dana investasi tak berkurang. Terakhir, forex juga dapat melakukan arbitrase alias perbedaan nilai suku bunga dari mata uang berbeda demi meraup keuntungan.

Dengan berbagai fungsi istimewanya inilah, forex akhirnya terus mendapat perhatian dari banyak masyarakat. Tak heran kalau jumlah peminat trading forex terus meningkat. Bisa bermain di pasar likuid dan berpeluang cuan besar? Yuk jadi trader forex sekarang juga!

Bagikan ;