10 Rahasia Bisnis Orang Tionghoa Agar Sukses dan Cepat Kaya

Tahun Baru Imlek 2572 sudah lewat beberapa pekan lalu. Namun tetap saja doa dan harapan agar tahun ini semakin sukses selalu dikumandangkan terutama mereka etnis Tionghoa. Bahkan mereka yang bukan keturunan Tionghoa, kadang berharap mampu sukses pula termasuk dengan meniru rahasia bisnis orang Tionghoa.

Lhoh, kenapa begitu?

Karena sepertinya sudah rahasia umum kalau orang Tionghoa selalu identik dengan kekayaan dan kemakmuran. Bahkan banyak orang China yang berhasil menduduki posisi teratas sebagai manusia terkaya di Bumi. Dari laporan Wealth-X, China kabarnya memiliki 10% dari total 2.400 miliuner di dunia dengan usia rata-rata 53 tahun!

Di Indonesia sendiri, jajaran orang terkaya mayoritas dikuasai oleh WNI etnis Tionghoa. Nama-nama seperti Budi & Michael Hartono, keluarga Widjaja, Prajogo Pangestu, Anthoni Salim hingga Tahir hanyalah segelintir di antaranya. Tentu hal ini seolah menguatkan fakta kalau etnis Tionghoa identik dengan kesuksesan finansial.

Yuk baca artikel kami lainya, 10 Kiat Sukses Bisnis Kos-Kosan Bagi Pemula, Pasti Ampuh!

Di saat banyak masyarakat Indonesia dari suku lainnya menjadi aparatur negara atau pegawai perusahaan, etnis Tionghoa justru duduk di posisi pemilik perusahaan.

Apa yang membuat mereka seperti itu? Tentu ada banyak sekali hal. Tertarik mengikuti jejak kesuksesan mereka? Maka sederet rahasia bisnis orang Tionghoa berikut ini bisa dicoba.

10 Rahasia Bisnis Orang Tionghoa yang Layak Dicoba

1. Pekerja Keras

© Vector Stock/skypicsstudio

Prinsip hidup orang Tionghoa yang pertama adalah ’Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha’. Prinsip ini bahkan diturunkan dari generasi ke generasi di sebuah keluarga besar Tionghoa, terutama yang memang sukses dari jalur bisnis. Karena bagi mereka, kesuksesan itu memang tergantung dari seberapa besar usaha yang sudah dilakukan.

Mereka yang suka bermalas-malasan, membuang waktu secara percuma dan setengah-setengah berbisnis hanya karena alasan sedang viral, jelas tak ada dalam kamus anak-anak Tionghoa. Dengan etos kerja yang sangat tinggi, mereka percaya bahwa eksistensi hanya bisa ditunjukkan lewat bekerja. Dan tentu saja semua kesuksesan itu untuk diri sendiri dan keluarga.

Bahkan karena totalitas itulah, orang Tionghoa kadang cukup agresif dalam berbisnis dan tidak mengenal kompromi pada berbagai aspek. Mulaid ari kualitas produk hingga perhitungan untung-rugi. Bagi mereka bisnis adalah bisnis, sehingga harus dicampurkan dari urusan pribadi. Meskipun punya sifat tenggang rasa tinggi, ketika berkaitan dengan bisnis semua jadi tegas.

2. Anti Hidup Mewah

Berkaitan dengan poin sebelumnya bahwa orang Tionghoa sangat tegas dalam berbisnis, membuat mereka juga tak ada tawar-menawar dalam urusan keuangan. Kalau ada orang yang bisnis sukses langsung beli mobil mewah, liburan ke luar negeri dan barang branded, anak-anak Tionghoa tidak pernah diajarkan hal seperti itu.

Bahkan jika dilihat, tak ada warga Tionghoa yang hidup dengan kemewahan yang berlebihan kecuali mereka dari kalangan selebritis atau pesohor. Kok bisa begitu? Karena salah satu rahasia bisnis orang Tionghoa adalah menyisihkan 70% penghasilan usaha untuk diinvestasikan baik dalam bentuk tabungan, logam mulia atau instrumen lain.

Bahkan bagi mereka, sebelum bisnis dalam kondisi keuangan stabil, mereka rela untuk berhemat semaksimal mungkin seperti mengurangi nongkrong di cafe, beli makanan atau minuman mahal hingga perabot rumah tangga mewah. Hal ini sesuai dengan ajaran dalam buku karya Dao De Jing, bahwa hidup ekonomis adalah harta karun paling besar.

3. Jauhi Hutang

© Vector Stock/jacklooser

Rahasia bisnis orang Tionghoa berikutnya yang layak untuk ditiru adalah menjauhi hutang. Yap, etnis China ini tampaknya paham betul bahwa hutang cuma bikin hidup makin rumit dan finansial memburuk.

Jika ada orang lain yang hobi beli barang secara kredit, orang Tionghoa memilih untuk menahan keinginan, bekerja dan menabung hingga bisa beli secara tunai.

Baca juga: 7 Rahasia Jualan Kue Kering Untuk Pemula Agar Laris Manis

Hal inilah yang kadang membuat orang Tionghoa identik dengan gaya hidup yang pelit, bahkan untuk dirinya sendiri. Termasuk dalam pemilikan kartu kredit, tentu dipikirkan apakah benar-benar butuh atau tidak.

Kendati sudah mempunyai kartu kredit, akan dipakai untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak supaya hidup memang dijauhi dari hutang-piutang.

4. Berani Ambil Risiko

Satu hal yang kadang membuat banyak orang pribumi gagal sukses karena ogah ambil risiko. Di sisi lain, hal ini justru dilakukan masyarakat Tionghoa terutama yang menggeluti dunia bisnis. Bagi mereka, kesuksesan tidak diraih secara instan di jalan yang mulus.

Mereka siap menerima seburuk apapun risiko yang terjadi atas keputusan dan tidak menyesal karena semua melalui proses analisis yang panjang. Bahkan tak jarang keputusan itu keluar dengan pertimbangan bisnis dan spekulasi di masa depan, sehingga mereka memikirkan dengan matang serta siap mengambil risiko.

5. Belanja yang Berguna

© Vector Stock/ssstocker

Salah satu cara yang dilakukan orang Tionghoa agar keuangannya efektif dan efisien adalah hanya berbelanja produk yang berguna. Saat ini tentu banyak di antara kita yang berbelanja apalagi secara online, hanya karena produk tengah populer, produk punya tampilan visual lucu dan produk tengah promo gila-gilaan.

Kondisi berbeda justru dilakukan orang Tionghoa. Mereka tak akan mudah beli smartphone atau mobil hanya karena ikut-ikutan lingkungan. Bahkan meskipun punya dana yang cukup, tak akan mudah tergiur berbelanja hal yang tidak berguna.

6. Bermental Baja

Satu rahasia bisnis orang Tionghoa yang benar-benar membuat mereka layak dijadikan panutan adalah mental baja. Yap, tidak semua orang yang punya modal mampu menjalankan bisnis dengan sukses selama bertahun-tahun karena kuncinya ada pada mental. Saat ini banyak bisnis gulung tikar hanya karena pemilik sudah menyerah dan berpikir tak ada jalan keluar.

Baca artikel lain yuk: Tips Ampuh Bisnis Properti dengan Modal Pas-Pasan

Bagi orang Tionghoa, musibah dan tantangan adalah hal yang harus dihadapi bukannya dihindari. Mereka rela mengorbankan waktu, tenaga dan uang demi tekad yang tahan banting. Ketika tekanan dalam bisnis muncul, mereka akan belajar semaksimal mungkin mencari solusi dan percaya bahwa semua masalah ada penyebab dan cara untuk mengatasinya.

Pebisnis Tionghoa juga tidak cemas melawan pesaing bisnis karena bagi mereka, semua itu hanyalah tantangan yang harus dihadapi. Ketika bisnis harus bangkrut, mereka akan bangkit lagi dengan semangat juang tinggi dan akhirnya mampu bertahan selama bertahun-tahun sebagai pengusaha.

7. Belajar Sejak Kecil

© dreamstime

Merasa kalau anak tidak perlu tahu bisnis yang digeluti orangtua? Maka kondisi ini tak berlaku bagi orang Tionghoa. Bagi mereka, anak-anak harus kenal dengan bisnis milik orangtua sejak kecil. Contoh yang termudah, Anda tentu sering melihat anak-anak Tionghoa sepulang sekolah menemani orangtua menjaga toko grosir mereka.

Ketika anak-anak itu beranjak dewasa, pilihannya tentu hanya ada dua yakni meneruskan bisnis orangtua atau mengawali usaha sendiri. Dengan mental bisnis yang sudah terbentuk sejak kecil, tentu bukan masalah ketika harus mengelola usaha di masa depan.

8. Total Bangun Relasi

Tak banyak yang tahu bahwa rahasia bisnis orang Tionghoa berikutnya adalah dengan rajin membangun relasi. Etnis Tionghoa percaya bahwa tiap orang akan memberi keuntungan yang berbeda sehingga membuat mereka bisa menempatkan sikap secara tepat.

Terutama jaringan kekeluargaan mereka yang kuat, tak heran jika para konglomerat negeri ini kerap berasal dari satu marga Tionghoa yang sama. Bahkan mereka meneruskannya dari generasi ke generasi dan menjalin kekerabatan dengan keluarga Tionghoa kaya lainnya.

9. Manajemen Bisnis Baik

© Vector Stock/pegasustudio

Selain nyali yang sangat besar, orang Tionghoa juga diajarkan untuk memiliki kemampuan manajemen bisnis yang baik. Terlepas dari besar kecilnya usaha yang dilakukan, mereka tentu mengatur dengan sesempurna mungkin. Contohnya keuangan bisnis tak boleh dicampur dengan kebutuhan pribadi dan keluarga.

Kemudian rutinitas mengecek ketersediaan produk, selalu dilakukan setiap hari sehingga tak ada yang namanya produk kosong saat konsumen butuh. Karena bagi pebisnis Tionghoa, kepuasan konsumen adalah hal utama dan mereka berani melakukan apapun supaya konsumen tidak kabur.

10. Selalu Tepat Waktu

Dan inilah rahasia bisnis orang Tionghoa yang terakhir yakni selalu tepat waktu. Selain paham bahwa uang adalah hal utama, waktu bagi mereka juga tak kalah penting.

Mereka akan bangun di pagi hari, sarapan dan kemudian membuka usahanya dengan penuh semangat setiap harinya. Karena kedisiplinan inilah yang akan membuat mereka tetap berada di kesuksesan.

Baca juga: 10 Cara Belajar Trading Forex Anti Bangkrut Bagi Pemula

Nah, bagaimana? Sangat menarik bukan mempelajari rahasia bisnis orang Tionghoa? Tak ada salahnya kalau Anda mulai mengikuti jejaknya. Meskipun memang ada juga orang-orang Tionghoa dengan sifat berlawanan dan tidak meraih sukses, mengikuti arahan yang sudah berhasil secara finansial bakal jauh lebih baik, bukan?

Tinggalkan komentar