Gaji di Bawah Rp2 Juta? Inilah Rahasia Menabung yang Ampuh!

Tak perlulah malu mengakui bahwa setiap orang tentu mendamba memiliki tabungan dengan jumlah banyak. Seperti orang-orang kaya yang memiliki aset rumah mewah, kendaraan-kendaraan mahal, tanah hingga mungkin emas dalam jumlah besar. Hanya saja bagi sebagian orang, beberapa hal itu terdengar seperti mustahil terutama jika gaji yang diperoleh pas-pasan.

Yap, di dunia ini memang tak ada yang berharap memiliki gaji pas-pasan hingga di bawah UMR (Upah Minimum Regional). Namun kadang kala karena nasib atau keterbatasan kemampuan, ada orang-orang yang harus berjuang dengan penghasilan pas-pasan dan tidak sampai menyentuh dua juta Rupiah per bulan. Dengan bayaran di bawah Rp2 juta, tentu keinginan untuk memiliki rumah, kendaraan bermotor hingga barang-barang mewah lainnya tampak terdengar seperti impian semu.

Baca juga: 3 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Berinvestasi dalam Bitcoin

Apakah memang begitu? Padahal faktanya tidak. Mereka dengan penghasilan di bawah Rp2 juta per bulan masih memiliki kesempatan untuk menabung! Bahkan jika dilakukan dengan sangat disiplin dan benar-benar bertanggung jawab, para penerima gaji maksimal Rp2 juta ini bisa mempunyai penghasilan yang besar. Tak percaya? Beberapa rahasia berikut ini layak untuk Anda pertimbangkan!

8 Rahasia Ampuh Menabung Bagi Anda yang Bergaji di Bawah Rp2 Juta

1. Ketat Soal Anggaran

Ketat Soal Anggaran

Hal pertama dan yang paling wajib dilakukan penerima gaji pas-pasan agar tetap bisa menabung adalah menerapkan anggaran yang cukup ketat dan pastinya disiplin. Maksud dari pernyataan ini adalah Anda memperhitungkan betul mengenai pengeluaran-pengeluaran bulanan. Misalkan saja untuk belanja kebutuhan sehari-hari, biaya makan, biaya transportasi, biaya listrik hingga biaya pulsa. Jika perlu tuliskan pengeluaran bulanan di dalam catatan khusus yang nantinya bakal jadi panduan untuk Anda.

Lakukan evaluasi anggaran ini setiap bulan jelang gajian, supaya Anda bisa tahu pengeluaran untuk hal-hal yang memang dibutuhkan dan pengeluaran untuk hal-hal yang hanya diinginkan. Jika perlu, saat ada pengeluaran mendadak, langsung Anda catat. Dengan adanya evaluasi anggaran ini, maka Anda bakal bisa memangkas pengeluaran yang tidak bersifat urgent dan mampu menabung lebih besar.

Bagi mereka yang punya penghasilan pas-pasan, biasanya kebutuhan bulanan ada di dalam prosentasi 30-50% dari total penghasilan. Misalkan saja gaji bulanan Anda adalah Rp2 juta, maka 30-50% dari total penghasilan adalah Rp600 ribu – Rp1 juta. Nilai inilah yang bisa Anda kelola untuk pengeluaran-pengeluaran wajib dalam anggaran bulanan.

2. Langsung Nabung Usai Terima Gaji

Langsung Nabung Usai Terima Gaji

Satu hal utama yang membuat seseorang gagal menabung adalah selalu menunda. Untuk itulah agar Anda bisa mempunyai tabungan sekalipun cuma bergaji di bawah Rp2 juta, wajibkan diri untuk disiplin menabung setelah menerima gaji. Beberapa orang yang sejahtera secara finansial mempunyai prinsip bahwa hal pertama yang dilakukan setelah memperoleh gaji adalah menabung, alih-alih belanja atau mungkin bayar hutang.

Supaya uang tabungan itu tidak tergoda digunakan, ada baiknya Anda meletakkan dalam rekening khusus. Bahkan jika perlu, tak usah mempunyai kartu ATM atau buku rekening. Dengan adanya rekening khusus, Anda akan lebih bisa memilih dana yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan dana yang dipakai untuk tabungan. Jika perlu, gunakan fitur autodebet dari rekening utama sehingga segera setelah gajian, uang akan ditransfer ke rekening tabungan.

Baca juga: Apa itu Reksadana? Berikut Penjelasan Lengkapnya!

Tidak memiliki rekening bank? Tenang saja! Anda bahkan bisa menabung hanya dari rumah. Coba gunakan salah satu trik yang pernah dikenalkan motivator kondang Ippho Santosa, yakni menabung Rp20 ribu. Maksudnya, setiap kali memperoleh uang kertas pecahan Rp20 ribu, langsung masukkan ke dalam botol plastik transparan sehingga Anda bisa melihat uang tersebut, yang mampu memberikan sensasi puas tersendiri. Terlalu berat dengan Rp20 ribu? Bisa Anda variasikan dengan pecahan Rp10 ribu, Rp5.000 bahkan Rp2.000. Yang penting intinya adalah menabung!

3. Pergi Bawa Uang Pas

Salah satu hal yang kerap membuat seseorang boros adalah sering berbelanja spontan. Misalkan saja tergiur promo, diskon atau mungkin bujuk rayu sales, membuat Anda akhirnya mengeluarkan uang dan melakukan transaksi. Nah, bagi Anda dengan gaji pas-pasan, bisa menyiasati kondisi ini dengan selalu bepergian membawa uang pas.

Misalkan saja di dalam dompet usahakan ada uang minimal Rp20 ribu. Di mana bisa Rp10 ribu untuk kebutuhan kendaran bermotor (dalam hal ini sepeda motor) dan Rp10 ribu sisanya untuk makan/minum. Jika dirasa Rp20 ribu terlalu keterlaluan, Anda bisa menambahkan beberapa nominal lagi tapi masih dalam kisaran masuk akal dan cukup saat ada pengeluaran darurat.

Dengan membiasakan diri selalu membawa uang pas saat bepergian, akan mencegah diri yang lapar mata dan kemudian malah belanja. Supaya trik ini bisa terwujud, ada baiknya juga untuk menyediakan saldo minimalis pada e-wallet sampai membawa kartu ATM dengan saldo pas-pasan. Meskipun awalnya tampak berat, kebiasaan ini justru akan membantu diri dalam menerapkan sikap disiplin.

4. Dana Darurat Tiap Awal Bulan

Gaji di Bawah Rp2 Juta? Inilah Rahasia Menabung yang Ampuh!

Dari banyaknya pengeluaran, yang mungkin paling sulit diprediksi adalah ketika kita tiba-tiba menghadapi musibah. Mereka yang bergaji pas-pasan cenderung kebingungan saat musibah itu datang karena tidak memiliki uang dan harus menanti gajian. Untuk itulah ada baiknya jika Anda menyediakan dana darurat. Dana darurat ini berbeda dengan tabungan karena juga khusus Anda pisahkan untuk kebutuhan mendesak.

Misalkan saja Anda atau keluarga mendadak sakit, tiba-tiba kecelakaan hingga musibah kemalingan yang akhirnya membutuhkan pengeluaran lebih. Supaya tidak hutang sana-sini dan kebingungan, siapkan dana darurat setiap awal bulan. Tidak usah terlalu besar jika memang pengeluaran Anda cukup besar, mulai saja dari Rp50 ribu. Jika memang tak ada kebutuhan mendesak, dana darurat jelas bakal aman tersimpan.

Namun Anda harus ingat, dana darurat ini disisihkan setelah menabung. Dana darurat ini juga tidak boleh digunakan untuk kebutuhan apapun karena sifatnya hanya untuk pengeluaran urgent. Bukan tak mungkin jika Anda memiliki dana darurat yang tidak terpakai, akan menumpuk dan bisa menjadi tabungan tambahan.

Baca juga: Pilihan Investasi Terbaik Saat Masih Kuliah ini Layak Anda Coba!

5. Pertimbangkan Tabungan Emas

Investasi Emas

Ini adalah salah satu tips ampuh menabung bagi mereka yang bergaji di bawah Rp2 juta. Yap, melalui tabungan emas, Anda bisa menyetorkan sejumlah uang yang kemudian dikonversikan ke harga emas. Nantinya setiap ada setoran uang tunai yang masuk, rekening akan langsung mengubahnya dengan besaran emas. Lantaran tersimpan dalam bentuk emas, tentu saja tabungan emas tak bisa ditarik saldonya sewaktu-waktu dan sangat ampuh menahan laju hidup konsumtif.

Beruntung saat ini untuk menabung emas sangatlah mudah dan bisa dimulai dari modal yang bahkan kecil yakni di kisaran puluhan ribu Rupiah. Adalah Pegadaian yang memperkenalkan produk tabungan emas untuk kelompok masyarakat menengah ke bawah, dalam menggalakkan budaya investasi. Semakin rajin Anda menabung, tentu uang tunai yang dikonversikan ke emas bakal makin besar.

Bukan tak mungkin dalam waktu 1-2 tahun Anda bisa memiliki 10 gram emas jika memang dalam setiap bulan rutin menyisihkan tabungan. Hanya saja supaya bisa memperoleh keuntungan investasi secara maksimal, ada baiknya jika Anda baru mencairkan emas itu dalam kurun waktu minimal 5 tahun. Karena meskipun memang investasi emas menguntungkan, nilai jual emas baru bisa dirasakan paling maksimal setelah disimpan dalam waktu setidaknya lima tahun.

6. Hindari Kartu Kredit

Sebisa mungkin menghindari menggunakan kartu kredit

Memiliki kartu kredit memang menyenangkan. Anda bisa berbelanja sesuka hati dan kemudian membayar tagihannya secara mencicil. Terdengar menyenangkan, bukan? Namun tak selamanya karena beban akan terjadi ketika Anda harus mulai membayar tagihan. Menjadi masalah jika kemudian Anda menggunakan limit kartu kredit berlebihan dan bingung bagaimana harus membayar. Jika menunggak, akan ada debt collector yang datang dan mengejar-ngejar sehingga kehidupan jadi bermasalah.

Anda tentu tak ingin mengalami hal itu bukan? Dikejar-kejar tukang tagih karena terlalu banyak berbelanja kartu kredit dan kemudian penghasilan tak cukup untuk mencicilnya. Untuk itulah jika memang penghasilan pas-pasan, tak perlu ngotot bergaya ingin memiliki kartu kredit. Daripada membeli barang kredit, ada baiknya Anda berpikir bijak saat hendak berbelanja. Jika memang uangnya kurang, menabunglah lagi daripada harus memakai kartu kredit dan kemudian mencicilnya tiap bulan.

7. Susun Target Pribadi

Merencanakan target pribadi

Salah satu rahasia kenapa orang-orang bisa sukses dalam menabung adalah memiliki target pribadi. Yap, setiap orang berhak memiliki target tak peduli berapapun penghasilannya. Bahkan jika gaji Anda di bawah Rp2 juta, Anda pun boleh-boleh saja mendamba memiliki rumah pribadi dalam waktu 6-10 tahun. Untuk itulah di sini pentingnya menetapkan target pribadi, supaya keinginan menabung dan mengatur keuangan makin besar.

Misalkan saja seperti contoh memiliki rumah pribadi dalam waktu lima tahun dengan DP awal Rp50 juta. Artinya Anda harus memiliki tabungan setidaknya Rp10 juta per tahun alias Rp834 ribu per bulan. Kalau Anda bisa mengerem pengeluaran bulanan di kisaran maksimal Rp1,1 juta, maka dari gaji Rp2 juta Anda masih bisa menyimpan tabungan sesuai target.

Baca juga: Trading Forex Sebagai Sumber Penghasilan Tambahan, Anda Bisa Coba !

Memang untuk bisa menerapkan hal ini diperlukan usaha yang cukup disiplin, konsisten dan benar-benar ketat. Tetapi dengan adanya target pribadi, Anda akan memiliki alasan kuat untuk selalu fokus menabung. Jangan sampai Anda biarkan kehidupan berjalan tanpa adanya target, karena itu justru membuat Anda hilang arah dan akhirnya malas dalam menabung dan mengatur pengeluaran bulanan.

8. Bijak Dalam Gaya Hidup

Jangan dahulukan gaya hidup

Dan ini adalah rahasia terakhir yang cukup ampuh jika Anda memang ingin bisa menabung sekalipun punya gaji di bawah Rp2 juta. Memilih gaya hidup yang bijaksana adalah hal yang mudah diucapkan tapi sulit diterapkan. Apalagi jika Anda terlalu sering berada di lingkungan konsumtif seperti tiap akhir pekan nongkrong di coffee shop mahal, setiap hari order makanan online hingga beli boba, atau mungkin berbelanja barang-barang branded.

Berbagai gaya hidup di atas jelas akan membuat penghasilan sebesar apapun akan ludes tak bersisa. Untuk itulah bagi Anda yang mungkin memiliki gaji pas-pasan, ada baiknya tidak terlalu mengikuti gaya hidup sekitar karena justru akan membebani finansial diri sendiri. Tapi kan semua belanja itu memakai uang penghasilan kita sendiri? Benar, memang itu adalah uang Anda sendiri. Hanya saja kalau mau mengikuti gaya hidup buat apa?

Ada baiknya Anda memilih hidup yang sederhana dan seperlunya di usia muda, supaya bisa sejahtera di masa tua dan pensiun nanti. Bahagia seperlunya jangan sampai membebani keuangan adalah kunci keberhasilan finansial. Karena memang siapapun tentu tak ingin harus memiliki hutang banyak bahkan saat sudah tua nanti hanya lantaran tak bisa mengatur keuangan ketika masih muda. Semangat menabung ya teman-teman dengan gaji pas-pasan! Kalian semua pasti bisa!

Scroll to Top