Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Ini Solusi Bebas Utang

Kondisi perekonomian yang serba tidak tentu semenjak pandemi memang membuat banyak orang terpuruk. Tak peduli usia, latar belakang pendidikan atau statusnya, kesuraman memang dirasakan oleh banyak pihak.

Dalam situasi yang dituntut untuk selalu bertahan, solusi tercepat yang dilakukan adalah dengan mengajukan utang ke pinjaman online alias pinjol.

Apalagi di zaman serba internet seperti saat ini, pinjol seolah menjadi pembantu yang ampuh untuk memperoleh dana tunai dalam waktu dekat. Hanya saja gaya hidup konsumtif justru menjadikan pinjol bak buah simalakama.

Banyak orang terpaksa menutup utang sebelumnya dengan pengajuan utang baru, sehingga akhirnya dikejar-kejar oleh pinjol.

Tak cuma mereka yang sudah berkeluarga, kelompok anak muda juga tak lepas dari jeratan pinjol seperti yang dialami ratusan mahasiswa IPB (Institut Pertanian Bogor) baru-baru ini.

Tak main-main, CNBC Indonesia melaporkan jika korban pinjol sampai diburu debt collector dengan tagihan mulai dari Rp3 juta hingga Rp13 juta per orang!

Lantas, sebetulnya adakah solusi bebas utang dan lepas dari jeratan pinjol yang tidak manusiawi?

Jawabannya adalah ada dan terus simak ulasannya dalam artikel berikut ini.

Jerat Bisnis Online, Penyebab Ratusan Mahasiswa Terseret Pinjol

Ilustrasi Pengajuan Pinjol

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai solusi bebas utang, ada baiknya kita mencari tahu apa yang sebetulnya membuat ratusan mahasiswa IPB terjerat pinjol.

Dari berbagai pemberitaan sejak awal November 2022, terungkap jika awalnya dipicu oleh penawaran bisnis online oleh kakak tingkat di sebuah grup WA (WhatsApp).

Dilansir Antara, korban diminta untuk melakukan investasi dengan iming-iming keuntungan sebesar 10% per bulan. Para mahasiswa ini dianjurkan untuk melakukan pinjaman modal ke layanan pinjol.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, bisnis online itu tak menjanjikan hasil sesuai dugaan sehingga korban harus menanggung beban tagihan pinjol, sampai diburu debt collector.

Dengan total seluruh kerugian mencapai ratusan miliar Rupiah, petinggi IPB sampai buka suara dan membuka posko pengaduan, hingga bantuan hukum dan menawarkan sejumlah solusi bebas utang bagi korban.

Tentu saja apa yang dialami ratusan mahasiswa IPB ini seolah membuka fakta bagaimana posisi pinjol di masyarakat. Berbagai kemudahan pengajuan kredit dan pencairan uang tunai membuat rayuan pinjol memang susah ditolak.

Baca juga : Inilah 6 Kasus Investasi Bodong yang Menggemparkan Saat Ini

Apalagi ketika perekonomian memburuk karena wabah corona, jumlah pengajuan pinjol melambung. Hanya saja untuk tahun 2023 nanti, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) menyebutkan kalau penyaluran dana pinjol dari fintech (financial technology) terhambat.

Ancaman resesi global membuat fintech P2P Lending yang memberikan layanan pinjol jadi makin selektif. Untuk itulah bagi Anda para debitur, ini menjadi waktu yang tepat untuk mulai memperbaiki finansial dan mencari solusi bebas utang, supaya tak berlarut terjerat pinjol.

Inilah Solusi Bebas Utang dan Pinjol Secara Jitu!

Menurut Hukum Online, layanan pinjol memiliki ketetapan hukum sendiri yakni POJK 77/2016. Di mana dalam Pasal 18 POJK 77/2016, penyelenggara dalam hal ini fintech harus mendaftar dan memperoleh izin OJK dalam menawarkan layanan pinjol.

Untuk itulah pengelola pinjol ilegal memang secara tersirat tak punya hak untuk melakukan penagihan pada debitur.

Namun jika Anda sudah terlanjut terjerat pinjol ilegal, setidaknya ada empat hal yang dapat dilakukan yakni:

  • Melakukan pengaduan kepada OJK sesuai Pasal 29 UU OJK sehingga OJK bisa memblokir dan mencabut usaha pinjol ilegal secara sepihak, demi keamanan data pribadi debitur
  • Melakukan pengaduan pada Kominfo
  • Langsung melaporkan kasus ke kepolisian tapi dengan catatan adanya pelanggaran tindak pidana sehingga diproses secara hukum
  • Meminta pemblokiran usaha pinjol ilegal kepada Satgas Waspada Investasi supaya tidak ada korban lain

Segera setelah Anda melakukan hal-hal di atas, sejumlah solusi bebas utang berikut ini bisa dilakukan supaya tak terkena bujuk rayu pinjol:

Ilustrasi Pengajuan Pinjol

1. Bayar Utang Tepat Waktu

Solusi bebas utang yang pertama dan paling mendasar adalah membayar tepat waktu.

Apalagi jika Anda berutang pada pinjol, supaya tak mengalami konflik yang tidak diinginkan, usahakan disiplin membayar tagihan sesuai tenor yang sudah disepakati.

Membayar utang secara tepat waktu juga membuat Anda tidak terbeban bunga pinjaman yang sudah pasti bertambah besar seiring waktu berjalan.

Baca juga : Hati-hati! Ini 9 Ciri Orang yang Akan Sulit Kaya

Namun membayar utang tepat waktu juga berimbas positif ke credit score yang dicatat oleh negara. Di mana nantinya Anda bisa dianggap sebagai debitur yang bertanggung jawab, rendah risiko dan berpeluang mendapat potongan bunga utang.

2. Berhenti Berutang

Yang namanya gaya hidup konsumtif memang cukup sulit dihilangkan. Ada kalanya kita terlalu nyaman berutang dan melakukan pengajuan lagi.

Namun solusi bebas utang yang penting adalah sebisa mungkin berhenti berutang. Lunasi kewajiban sebelumnya, baru jika memang dibutuhkan Anda bisa berutang lagi. Terlalu banyak utang akan membuat kondisi finansial memburuk.

3. Lakukan Nego

Saat dua solusi sebelumnya tak bisa dilakukan, maka solusi bebas utang yang terbaik adalah dengan melakukan nego.

Biasanya untuk kasus pinjol, pihak fintech akan menghubungi debitur terlebih dulu dan melakukan diskusi untuk menemukan solusi terbaik seperti permintaan pengurangan bunga atau perpanjangan tenor.

Dengan diskusi yang bertanggung jawab, baik debitur dan kreditur tak akan dirugikan.

4. Jual Aset

Ketiga solusi bebas utang sebelumnya tak berjalan sesuai harapan? Maka langkah berikutnya yang bisa Anda lakukan adalah menjual aset berharga. Bisa saja logam mulia, alat elektronik hingga kendaraan pribadi.

Kalau tak ingin aset itu melayang, Anda bisa menggadaikan di lembaga terpercaya. Namun ingat, dalam menjual atau menggadaikan aset jangan sampai para peralatan bekerja karena membuat Anda tidak produktif.

5. Minta Bantuan Pihak Lain

Saat tahapan sebelumnya tak memberikan hasil yang memuaskan, jangan malu untuk meminta bantuan pihak lain dalam hal ini adalah keluarga.

Coba bicarakan kondisi yang kini tengah Anda alami secara jujur, berkomitmen untuk terlepas dari pinjol, sehingga bisa mengatasi utang yang dimiliki.

Jika memang ada kerabat yang mau membantu memberikan dana tunai demi melunasi pinjol, ingat untuk membayarnya secara bertanggung jawab.

6. Cari Penghasilan Tambahan

Solusi bebas utang yang terakhir adalah dengan memaksimalkan diri mencari penghasilan tambahan.

Ada banyak sekali side job yang menawarkan penghasilan menjanjikan seperti berjualan online hingga menjadi freelancer. Didukung dengan hidup yang lebih hemat, Anda akan bisa mengatasi seluruh tagihan pinjol dan memperoleh kehidupan lebih baik.

Kesimpulan

Tentu saja dari  sejumlah solusi bebas utang di atas, keputusan terbaik adalah memang sebisa mungkin tidak mencoba pengajuan pinjol. Memperbaiki gaya hidup yang konsumtif dan memahami besaran penghasilan juga bisa jadi solusi yang sangat ampuh. Namun kalaupun memang sudah terlanjut terdesak menggunakan pinjol, disiplin membayar tagihan adalah keharusan.

Jangan sampai hidup jadi tidak tenang karena banyaknya tagihan pinjol sehingga membuat rendah diri dan tidak fokus kerja. Hindari juga penawaran bisnis yang belum pasti dan tetap lakukan investasi secara bijak.

Karena bagaimanapun, solusi bebas utang paling utama adalah tidak berhutang sejak dini. Jadi, semangat untuk bekerja dan memaksimalkan penghasilan!

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar