Rencana Sederhana Bisnis Print Online di Sekitar Kampus

Ini adalah contoh dari model rencana bisnis sederhana yang bisa diaplikasikan dalam menjaring target market generasi masa kini dengan konsep kekinian. Karena model bisnis ini belum banyak dilakukan oleh pengusaha-pengusaha percetakan, khususnya yang menyasar target mahasiswa di sekitar kampus, maka peluangnya masih sangat besar.

Oke, mari kita mulai melakukan simulasi sederhana.. sekali lagi ini adalah bentuk rencana bisnis sederhana yang membuang beberapa elemen dalam rencana bisnis/ bisnis plan yang sesungguhnya.

Executive Summary

Print Online adalah suatu model bisnis berupa penawaran  jasa yang bertujuan memberikan solusi untuk memudahkan  siapa saja yang ingin mencetak dokumen dengan konsep mengirimkan dokumen secara online, lalu kami follow up dokumen tersebut sesuai pesanan dan kami antar ke tempat tujuan.

Fokus kami yakni memberikan kemudahan pada konsumen dengan pelayanan pemesanan jasa print secara online. Selain online kami juga akan membuka gerai offline, ini ditujukan pada konsumen yang datang langsung.

Yang menjadi pembeda adalah, kami melakukan “jemput bola”, jika pada prinan konvensional hanya membuka gerai lalu menunggu konsumen datang, maka kami memberikan kemudahan dengan konsumen melakukan pemesanan online, kami mengerjakan , lalu mengantar.

Bisnis ini akan mulai beroprasi secara full pada awal tahun 2018.

Background

Pihak-pihak yang akan terlibat dalam bisnis ini adalah pemodal dengan konsep bagi hasil berdasarkan jumlah investasi yang diberikan.

Kondisi keuangan masih berupa aset, Kami menyewa tempat senilai Rp11.500.000*, berupa sebuah ruko dengan 1ruangan toko, 2 kamar, 1 Kamar mandi, dan 1 dapur. Terletak di Jl. Gunung Muria, RT.04/RW.08, Karang BAwang, Kelurahan Grendeng, Purwokerto Utara.

(*)Dengan catatan

Marketing Analysis

Target market kami adalah mahasiswa dan pelajar di sekitar kampus dan sekolah yang ada di Purwokerto (UNSOED, IAIN, UMP, BSI, AMIKOM, STIKES, dan seluruh kampus serta sekolah yang ada di Purwokerto).

Dengan target market tersebut, Print Online memiliki pangsa pasar dengan kisaran umur 14-30 tahun dan terpelajar dengan volume trafik dari demografi minat yang besar. Artinya sangat tepat dengan model role bisnis yang akan dilakukan.

Jika dilihat dari tingkat persaingan bisnis, hampir semua pesaing bisnis ini masih menggunakan layanan konvensional, yaitu hanya dengan membuka gerai, dan melakukan promosi ala kadarnya.

Bisnis ini hadir dengan role model pelayanan yang berbeda, dengan strategi promosi yang up to date sesuai trend generasi milenia.

Bisnis ini akan menggunakan strategi berjalan di dua kaki, melakukan penetrasi online dan juga offline dengan target market yang berbeda karakteristik.

Jenis Produk

Rencana Bisnis Print Online

Servis yang dilakukan

Servis Bisnis Print Online

Harga

Harga dalam Bisnis Print Online

Strategi PromosiStrategi Promosi Bisnis Print Online

Modal dan Keuntungan

Modal di bagi menjadi 2, Paket computer+Printer dan sewa tempat.

(1) Paket 1

  1. Paket computer + printer seharga Rp5.000.000,- berjumlah 10 unit. (5 juta * 10 ) = Rp50.000.000,-
  2. Tinta dan kertas – (tinta merk F2 1 liter untuk 2 bulan (72 ribu 1 botol ada 4 warna : (Rp 72.000 *4) = Rp288.000,Kertas 3 rim (1.500 lembar) = Rp100.000,- Total ( Rp388.000)
  1. Meja + etalase + kipas angin (kami)
  2. Total Modal = Rp50.388.000,-

(2) Paket 2

  1. Tempat untuk tahun pertama sudah kami sewa dengan nilai Rp11.500.000/tahun. Untuk tahun ke dua, kami klasifikasikan sewa tempat menjadi 2,
  2. Estimasi listrik Rp300.000,- (50:50) = Rp150.000,-

Tempat dan model penyewaan tempat bisnis

Ketentuan :

  1. Penghuni : diberi beban Rp2.500.000,- dengan dua kamar berukuran 2,5 meter,
  2. Pemodal diberi beban Rp. 9.000.000,- berupa ruang dengan ukuran 3 meter X 5,7 meter. (Di bebankan pada setiap unit computer+pinter)
  3. Begitupun dengan listrik dan pewangi ruangan.

(Estimasi ) Simulation

Dengan modal 1.500 lembar kertas dan tinta dalam hari pertama, setiap harinya estimasi kertas habis 1.500 lembar, maka :

1.500 *Rp200,-/lmbr = Rp.300.000,-

Tabel simulasi keuntungan bisnis print onlineJika dihitung perbulan maka : Rp4.911.000,-

Sepengalaman saya, satu orang biasanya print kertas sampai 15-30 lembar, artinya kurang lebih kita butuh 50 orang print setiap hari dengan estimasi tersebut.

Biaya 200 rupiah saya ambil yang paling murah, jika harus antar, maka tariff menjadi 250 untuk print hitam putih.

Oke..sekarang bagaimana proses bagi hasilnya…

Setiap pemodal minimal berinvestasi berupa 1 paket computer+printer senilai 5 juta rupiah dengan standar printer Epson L 120 untuk computer bebas, yang penting mendekati nilai 5 juta rupiah.

Idealnya kita lakukan pembelian computer secara kolektif, jika dari modal awal 50 juta (atau berapapun yang terkumpul) tersebut ada sisa, maka akan digunakan bersama sesuai kesepakatan.

Model keuntungan dan pengembalian modal

Untuk menghitung bagi hasil, maka :

Keuntungan bersih 1 bulan : Rp163.700/hari *30hari = Rp4.911.000,-

Jika ada 10 komputer maka kita bagi rata untuk keuntungan setiap komputer :

Rp4.911.000,- dibagi 10 unit computer+printer = Rp491.100,-/ bulan.

Jika saya menginvestasikan 3 unit computer maka saya akan mendapatkan : Rp1.473.300,-