Strategi Content Marketing: 4 Cara Praktis Tingkatkan Penjualan Produk

bisnis bertahan dan berkembang

Bagaimana Membuat Bisnis Tidak Sekedar Bertahan di Era Revolusi Industri 4.0, Tapi Mampu Maju dan Berkembang ?

Bisnis akan bertahan jika bisnis tersebut mampu menyesuaikan diri dengan trend. Bisnis akan tenggelam dan dilupakan orang jika cara-cara bisnis yang dilakukan tidak mengikuti jaman.

Kehancuran Nokia dan BlackBerry adalah contoh kongkrit bagaimana raksaksa industri hancur. Ada tiga hal penting dari banyak faktor kenapa mereka gugur dalam peperangan;

  • Lambat beradaptasi
  • Serbuan ponsel smartphone asal China yang murah dan modern
  • Karena kedua faktor tersebut, akhirnya Nokia dianggap usang

Mari belajar dari runtuhnya brand Nokia. Saya buat kesimpulan sederhana dalam menghadapi kehancuran sistem pemasaran ekonomi konvensional yang kuno.

Untuk bertahan bisnis harus dinamis. Untuk berkembang bisnis harus inovatif

By : FolderBisnis.com

Kita akan masuk pada era digital environmental industry. Itu sebutan saya saja, Anda boleh menggunakan istilah berbeda.

Kita bisa lihat, dengan teknologi internet, bagaimana informasi digital begitu masif tersebar. Bahkan hampir setiap orang memenuhi kebutuhan informasi dari smartphone mereka.

Mereka mengakses informasi, mengakses berita dan mereka juga bersosialisasi menggunakan media sosial.

Pada momen ini anda harus sadar dan membuka diri untuk mulai merubah cara berbisnis Anda.

Setidaknya anda harus mampu berinovasi dalam 3 hal yaitu ; Inovasi produk, Inovasi marketing dan Inovasi manajemen.

Artikel ini akan fokus mengulas inovasi pemasaran/ marketing.

Ada 4 komponen penting dalam menghadapi persaingan pemasaran bisnis modern di era revolusi industri 4.0;

  1. Buat website ( Opt-In Landing Page atau Toko Online ).
  2. Buat konten berkualitas  dengan memperhatikan 3 hal penting ini ; TOFU (Top of the funnel),  MOFU (Middle of the funnel),  BOFU (Bottom of the funnel).
  3. Datangkan pengunjung ke website landing page anda.
  4. Bangun list Email dan jaring trafik potensial ,funneling.

Karena rata-rata, pelaku bisnis yang sukses melakukan 4 hal ini. 

1. Pertama Buat Website

Kenapa harus membuat website padahal kita bisa memanfaatkan situs-situs marketplace untuk memasarkan produk?

Itu tidak salah, tapi anda tidak sepenuhnya memiliki kendali di marketplace.

Tidak ada yang menjamin akun anda akan tetap online, tidak ada yang menjamin anda akan tetap bisa berjualan, Anda bisa di tendang sewaktu-waktu.

Inilah pentingnya memiliki website,

Anda bisa leluasa mengatur dan mengendalikan sesuka hati. Gunakan marketplace hanya sebagai penunjang , jika sewaktu-waktu mereka tutup tidak masalah bagi anda.

Dalam membuat website, ada 4 hal yang harus Anda siapkan ;

  • Domain
  • Hosting
  • Penyedia CMS ( Content Management System )
  • Memilih tampilan Theme

Landing page Website penjualan itu bentuknya bermacam-macam, ada yang seperti toko online yang langsung mendisplay produk, ada yang berupa halaman penawaran, ada juga dalam bentuk artikel penjualan.

Semuanya memiliki fungi sama, yaitu mampu memberikan konversi penjualan. Anda bisa melakukan kombinasi dari beberapa metode landing page yang ada.

Untuk teknis membuat website, saya sedang menyusun panduan lengkapnya, saya targetkan akhir minggu ini akan selesai, jadi tunggu saja …

2. Menyiapkan promosi berupa konten marketing berkualitas

Bahan konten promosi di website itu bermacam-macam. Ada yang berupa video, gambar, tulisan artikel.

Dan media promosi itu bermacam-macam. Nah, saya akan fokus membuat konten promosi berupa artikel marketing menggunakan blog.

Kenapa saya memilih konten marketing berupa artikel marketing?

  • Karena saya akan menyasar target pembeli dari google search.
  • Saya lebih bisa menulis dari pada membuat video atau gambar

Membuat artikel yang tujuan akhirnya mempengaruhi pembaca membeli, ada 3 tahapan yang harus dilalui;

Tahapan ini adalah tahapan psikologis calon pembeli sampai menjadi pembeli.

Yaitu :

Tahapan di mana calon pembeli menyadari sesuatu Awareness

Calon pembeli melakukan evaluasi masalah dan mencari solusi

Calon pembeli percaya dan melakukan pembelian ( konversi )

Untuk menyaring dan memudahkan menarget audiens, maka konten marketing sangat di butuhkan di sini.

Strategi funneling bisnis

Diagramnya kurang lebih seperti ini :

TOFU ( Top of the funnel ) Awareness

.. bertujuan menjaring trafik tertarget sebanyak-banyaknya. 

MOFU (Middle of the funnel)

.. konten perantara, dan mengarahkan audien ke konten BOFU. Evaluation

BOFU (Bottom of the funnel).

.. ini adalah landing page penjualan. Konversi

Kita akan ulas singkat metode konten marketing ini. seperti yang saya sebutkan sebelumnya, bahwa media promosi itu bermacam-macam.

Inti dari promosi adalah menjaring trafik kemudian di konversi menjadi penjualan.

Metode Tofu, Mofu dan Bofu dapat anda aplikasikan di berbagai cara promosi, bukan hanya melalui artikel di website.

Konten ( TOFU ) Top of the Funnel

Anda harus membuat konten TOFU, konten ini bisa berupa artikel, vidio atau gambar. Saya lebih menyukai konten artikel. 

Konten TOFU bisa dipromosikan dengan berbagai cara. Blog, Sosial media, vidio dan lain sebagainya.

Media promosi TOFU

Saya lebih memilih menggunakan artikel di blog/ website. Saya akan menyasar trafik pembaca dari google dan media sosial.

Seperti apa bentuk konten top of the funnel ini ?

Anda pasti pernah sesekali mencari informasi di google, misalnya tentang pentingnya mengontrol makan. setelah Anda baca, anda jadi sadar bahwa diet itu penting !

Nah, konten-konten yang Anda dapat itulah yang disebut top of funnel. Ciri-cirinya koten bersifat umum dan mudah diterima oleh siapa saja.

Dan yang terpenting memberikan kesadaran kepada pembaca atau memotivasi menguatkan kesadaran pembaca akan sesuatu.

Jangan berhenti di konten TOFU jika bertujuan closing penjualan ! Anda harus membuat konten MOFU yang tujuannya memberikan kesadaran pembaca untuk mengevaluasi sesuatu.

Ada sesuatu masalah yang harus diselesaikan.

Konten ( MOFU ) Middle of the Funnel

Cara promosi konten mofu bisa dengan berbagai cara. paling efektif menurut saya adalah sediakan konten gratis sebagai leads magnet. 

Pada konten TOFU, anda menyadarkan pembaca pada pentingya sesuatu.

Misalnya, di konten TOFU anda menyadarkan pembaca bahwa diet itu penting. Kini saatnya anda mengubah mereka menjadi leads anda. 

Artinya, dalam konten Mofu, Anda setidaknya mendapatkan kontak atau email mereka. 

Bagaimana caranya ?

Ada beberapa cara, namun cara yang paling efektif adalah menawarkan produk gratis dengan cara mendaftarkan e-mail atau kontak mereka.

Beberapa Internet Marketer menggunakan E-book gratis sebagai cara mendapatkan sebanyak-banyaknya leads.

Atau dengan membuat panduan dalam bentuk mini video seperti contoh yang dilakukan designbuildweb.co berikut.


 designbuildweb.co

Tujuan dari konet MOFU adalah mengubah masalah yang ditemukan menjadi solusi yang bisa dilakukan.

Anda bisa menggunakan Leads Magnet sebagai berikut, silahkan sesuaikan dengan konten anda ;

  • E-book gratis yang Mengedukasi
  • Mini video
  • Download software
  • Diskon atau kupon
  • Kuis atau survei
  • Webinar atau event

Intinya, berikan sesuatu yang berharga kepada pembaca agar mereka mau memberikan kontak seperti email atau no telepon.

Kumpulkan sebanyak mungkin leads yang bisa dikumpulkan. karena setelah ini, Anda akan mengubah mereka menjadi pembeli bagi produk yang anda jual. 

Caranya gunakan konten BOFU !

BOFU Bottom of the Funnel

Saatnya Anda berjualan produk unggulan anda !, tingkatkan omset penjualan dengan metode funneling !

Bagaimana caranya ?

Kini anda sudah memiliki daftar leads, tinggal konten apa yang tepat untuk mengubah leads menjadi pembeli.

Mengubah leads menjadi pembeli dengan beberapa metode;

Misalnya dengan membuat demo dan free trial terhadap produk Anda.

Contoh konten Bofu : Halaman konversi penjualan cloudways.com

Membuat konten kumpulan testimoni pelanggan yang sudah membeli, bisa berupa artikel atau landing page penawaran.

Membuat konten ulasan perbandingan produk.

Pada konten TOFU, anda harus membuat konten yang mampu membantu mereka memutuskan membeli produk anda, misalnya dengan memberikan fasilitas free selama 15 hari.

3. Datangkan trafik ke website Anda

Ada beberapa cara mendatangkan trafik ke blog/ website. Saya lebih suka trafik dari google dan media sosial.

Jika dari dua trafik tersebut mana yang paling favorit, trafik dari google adalah trafik aktif.

Trafik media sosial biasanya trafik pasif, butuh cara membangkitkan minat dan membuat mereka aktif membeli.

Trafik dari google search lebih aktif, hanya butuh sedikit ajakan membeli.

Ada 2 cara mendatangkan trafik ;

  1.  cara manual
  2. dan dengan cara beriklan

Cara manual,

.. dengan membuat koten yang SEO, sehingga masuk ke halaman 1 google. Trafik akan datang dengan sedirinya. 

untuk trafik media sosial, anda bisa memanfaatkan facebook, instagram dan twitter.

Cara manual lebih ribed, Anda setidaknya paham dasar-dasar SEO search engine optimation seperti ;

.. bagaimana optimasi on-page?

.. bagaimana optimasi off-page..

Beriklan

Ini cara mendatangkan trafik yang mudah, namun anda butuh budget modal yang besar. Pengalaman dan jam terbang teknis beriklan.

Anda bisa menyewa orang yang lebih mahir, namun tentu biaya akan lebih besar..

Apa yang terbaik, manual atau iklan ?

Gabungkan keduanya !

Saya tidak bisa melakukan optimasi SEO dan belum berpengalaman beriklan, bagaimana solusinya?

Anda bisa belajar dan cari refrensi di google, atau Anda bisa membeli E-book tentang SEO dan cara beriklan.

Atau anda bisa membaca panduan dari saya ;

  • Cara optimasi SEO (on progress)
  • Cara beriklan di media sosial facebook dan google ads. (on progress)

4. Bangun list email sebanyak-banyaknya

Metode funneling akan efektif jika di akhiri dengan penjualan, dan membangun list email. Jangan biarkan trafik yang datang ke blog/ website anda hilang begitu saja.

Anda bisa menggunakan layanan auto responder untuk menampung list email yang di dapat.

Anda bisa menggunakan ;

Mailchimp

Awebber

Getresponse

atau yang dari indonesia Kirim. Email

Saya pribadi berencana menggunakan Kirim.Email,

.. alasannya karena lebih murah dan ingin mencoba layanan autoresponder lokal..

Teknik email marketing, akan saya ulas lengkap pada artikel selanjutnya. 

Biasanya, banyak pelaku bisnis online lupa atau tidak memperhatikan membangun list email pelanggan/ calon pelanggan.

Trafik yang datang di biarkan hilang begitu saja. Beberapa hanya menggunakan tools traking seperti pixel, namun mereka tidak menjaring kontak calon pelanggan.

Saya juga sedang menyusun artikel panduan tentang strategi email marketing, Artikel ini akan membahas lebih detail, misalnya bagaimana Anda menggunakan autoresponder, bagaimana mengajak pembaca dengan suka rela mendaftarkan email mereka dengan metode konten leads magnet.

Penutup

Oke, demikian sedikit ulasan sederhana bagaimana meningkatkan penjualan dengan strategi konten marketing menggunakan metode funneling. Jika anda ingin mengubungi saya, Anda bisa kontak saya.

Anda bisa berlangganan konten panduan baru folderbisnis.com dengan mendaftarkan email anda. Tetap semangat dan sukses !

Scroll to Top