5 Tabungan Haji Terbaik untuk Persiapan ke Tanah Suci

Selain harus melakukan persiapan fisik dan mental terutama dalam hal amal ibadah, menunaikan haji juga berkaitan dengan dana yang tidak sedikit. Apalagi pada akhir November 2019 kemarin, Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan besaran rata-rata biaya perjalanan haji 2020 kepada DPR RI mencapai Rp35 juta.

Jumlah itu terdiri dari biaya penerbangan ke Arab Saudi sekitar Rp28 juta, biaya hidup (living cost) mulai dari Rp5,6 juta dan biaya visa tambahan baru sebesar Rp1,1 juta, seperti dilansir Detik.

Meskipun menurut Menteri Agama Fachrul Razi akan ada nego untuk biaya visa sehingga lebih murah, tetap saja biaya perjalanan haji masih cukup mahal. Apalagi bagi mereka yang memiliki penghasilan UMR atau di bawah UMR, bisa tiba di Tanah Suci mungkin cuma sekadar impian.

Namun kini tampaknya menunaikan ibadah haji bukanlah menjadi mimpi saja. Bank-bank di Indonesia saat ini sudah banyak yang menawarkan produk perbankan berupa tabungan haji, sebagai solusi umat Muslim untuk ke Tanah Suci. Sesuai dengan namanya, tabungan haji jelas memiliki perbedaan dan keunggulan dibandingkan dengan tabungan pada umumnya.

Baca juga: 5 Perusahaan Sekuritas Terbaik di Indonesia

Keunggulan Memakai Tabungan Haji

Keunggulan tabungan haji

Bukan tanpa alasan kenapa tabungan haji merupakan solusi terbaik jika Anda ingin pergi ke Tanah Suci. Karena tabungan haji akan sekaligus membuat nasabah terdaftar sebagai calon jamaah haji, lantaran terhubung secara online dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag.

Di mana nantinya jika seorang nasabah sudah mengumpulkan dana sesuai dengan biaya perjalanan haji yang ditetapkan pemerintah, pihak bank akan menginformasikan agar nasabah melakukan pendaftaran ke Departemen Agama (Depag) setempat. Dengan begitu nasabah akan memperoleh nomor antrean untuk berangkat ke Tanah Suci dan melakukan persiapan fisik serta mental.

Keunggulan berikutnya adalah meskipun memang merupakan produk perbankan, tabungan haji ini tidak memberikan biaya administrasi alias bebas potongan untuk nasabah. Lantaran dilaksanakan berdasarkan syariat Islam, tak akan menggunakan skema bunga tabungan sehingga sudah pasti bebas riba. Begitu pula saat membuka rekening, sama sekali tak ada biaya dan cuma perlu menyiapkan setoran awal.

Berbeda dengan langsung membayar biaya perjalanan haji ke biro-biro travel, dengan memakai tabungan haji maka Anda bisa mengatur setoran tabungan sesuai dengan kemampuan finansial. Dan untuk keunggulan terakhir, nasabah bakal memperoleh perlindungan asuransi yang tetap sesuai dengan hukum Islam supaya Anda bisa menjalankan haji lebih tenang.

Baca juga: 7 Jenis Tabungan Terbaik Bagi Milenial Supaya Finansial Lebih Sehat

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Saat Pilih Tabungan Haji

Yang diperhatikan saat pilih Tabungan Haji

Saat Anda memilih tabungan haji, maka artinya secara tidak langsung harus terus melakukan penyetoran dana supaya segera mencukupi Ongkos Naik Haji (ONH). Sebagai negara dengan jumlah Muslim terbesar di dunia, ada banyak sekali produk tabungan haji di Indonesia. Namun supaya bisa memilih yang paling tepat, beberapa hal berikut ini layak jadi pertimbangan:

  • Ada dua jenis ONH di Indonesia yakni ONH Reguler dan ONH Plus. Biaya ONH Reguler biasanya sesuai dengan yang ditetapkan Kemenag, sementara ONH Plus bisa berkali-kali lipat lebih mahal. Kenapa begitu? ONH Plus memiliki fasilitas yang lebih lengkap dan masa tunggu naik haji jauh lebih cepat. Jika Anda memilih ONH Plus, pastikan mempunyai kemampuan finansial yang mencukupi
  • Dalam biaya haji ada yang namanya indirrect cost atau biaya-biaya lain yang harus dipersiapkan sebagai tambahan. Hal ini akhirnya membuat ONH bisa jauh lebih banyak daripada yang ditetapkan oleh Kemenag. Namun jika menggunakan tabungan haji, indirrect cost biasanya ditanggung oleh pihak bank dan Anda harus meminta informasi lengkap soal ini
  • Kendati ada banyak bank di Indonesia, tak semuanya menyediakan tabungan haji. Pada umumnya memang hanya bank syariah, tapi ada beberapa bank konvensional. Pastikan Anda memilih bank yang sudah berpengalaman dan terbukti bertanggung jawab supaya persiapan haji tidak bermasalah. Tentunya setiap bank punya aturan sendiri soal setoran yang harus Anda pahami
  • Hanya nasabah yang tabungan hajinya sudah mencapai nominal ONH bisa masuk dalam Siskohat. Misalkan saja jika biaya perjalanan haji Indonesia adalah Rp35 juta dan Anda setiap bulan menyisihkan penghasilan Rp500 ribu, maka butuh 6-7 tahun untuk bisa mencapai target (dengan catatan biaya perjalanan haji tak berubah). Karena itu jika ingin cepat masuk daftar tunggu ke Tanah Suci, harus disiplin dalam menabung dan meningkatkan nominal setoran

5 Tabungan Haji Terbaik Bagi Umat Muslim di Indonesia

Produk tabungan haji bank di Indonesia

1. Tabungan Haji BRI

Sebagai bank pemerintah, BRI (Bank Rakyat Indonesia) memang jadi salah satu pilihan terbaik untuk produk tabungan haji. Tak hanya bank konvensional, BRI Syariah juga menawarkan tabungan haji yang menggunakan akad Mudharabah Mutlaqah alias bagi hasil. Bagi Anda yang ingin membuka tabungan haji dari BRI, beberapa hal berikut ini layak dipertimbangkan:

  • Melengkapi syarat dokumen seperti fotokopi KTP/SIM/paspor dan mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening
  • Setoran awal Rp50.000 dan setoran selanjutnya minimal Rp25.000. Saldo yang ada di tabungan haji harus minimal Rp50.000
  • Tabungan haji dari BRI ini bebas biaya administrasi bulanan
  • Nasabah akan memperoleh asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan diri dengan nilai tanggungan 120% dari saldo rekening tabungan haji. Seluruh asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan diri ini gratis
  • Tabungan haji dari BRi ini terhubung secara online dengan Siskohat Depag sehingga jika saldo tabungan telah memenuhi ONH, nasabah bisa langsung memperoleh nomor antrean ke Tanah Suci
  • Penyetoran tabungan bisa dilakukan secara transfer atau melalui teller bank BRI di seluruh Indonesia

2. Tabungan Mabrur Mandiri Syariah

Kendati bukan bank syariah pertama di Indonesia, Bank Syariah Mandiri (BSM) membuktikan kalau mereka adalah salah satu perbankan dengan landasan hukum Islam terbaik di Indonesia. Hal inilah yang membuat BSM menawarkan produk tabungan haji lewat Tabungan Mabrur. Diselenggarakan dengan prinsip syariah yakni akad Mudharabah Muthlaqah, inilah beberapa hal yang bisa jadi pertimbangan sebelum membuka rekening Tabungan Mabrur:

  • Siapkan fotokopi identitas diri seperti KTP/SIM/Paspor serta NPWP dan mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening Tabungan Mabrur
  • Setoran awal dan setoran selanjutnya minimal Rp100.000
  • Biaya penutupan rekening karena batal adalah Rp25.000
  • Saldo Tabungan Mabrur tidak bisa dicairkan kecuali untuk melunasi BPIH, sebagai komitmen BSM agar produk tabungan haji ini benar-benar efekti untuk nasabah yang berniat naik haji
  • Jika nasabah sudah mencapai saldo minimal Rp25,5 juta atau sesuai aturan Kemenag, maka bisa melakukan pendaftaran Siskohat untuk memperoleh nomor antrean ke Tanah Suci
  • Tidak memperoleh fasilitas ATM dan autodebet alias debet otomatis
  • Jika nasabah batal naik haji karena meninggal dunia sebelum terdaftar Siskohat, maka pewarisan hak atas Tabungan Mabrur diserahkan kepada ahli waris yang sah menurut hukum
  • Lantaran menggunakan akad Mudharabah Muthlaqah, ada sistem bagi hasil dalam Tabungan Mabrur dengan perincian 34% untuk nasabah dan 66% untuk BSM

Baca juga: 7 Deposito Syariah Terbaik di Indonesia yang Bisa Anda Coba!

3. Tabungan Haji Syariah Bank Muamalat

Sebagai bank berlandaskan hukum Islam pertama di Indonesia, bank Muamalat jelas memiliki produk tabungan haji. Adalah Tabungan iB Hijrah Haji yang merupakan layanan perbankan Muamalat untuk Muslim yang hendak ke Tanah Suci. Menggunakan akad Wadi’ah, Tabungan iB Hijrah Haji diperkenalkan Muamalat sebagai produk yang cukup fleksibel sehingga nasabah bisa memilih dan mengatur sendiri jumlah setoran. Supaya makin paham, berikut beberapa hal penting yang harus diketahui:

  • Calon nasabah yang ingin membuka rekening Tabungan iB Hijrah Haji harus mempersiapkan fotokopi identitas diri seperti KTP/SIM/Paspor dan NPWP, serta mengiri formulir aplikasi
  • Setoran awal adalah Rp50.000
  • Saldo minimal tabungan harus Rp50.000
  • Biaya penutupan rekening adalah gratis jika telah tercapai setoran lunas BPIH. Sementara jika belum tercapai, dikenai biaya Rp50.000
  • Ada biaya penggantian buku tabungan yang rusak sebesar Rp10.000
  • Nasabah bebas memilih jangka waktu dan jumlah setoran sesuai paket yang disediakan bank Muamalat
  • Nasabah memperoleh kartu Shar-E Gold yang akan mempermudah transaksi di Tanah Suci
  • Bebas biaya administrasi bulanan dan memperoleh kesempatan ibadah umrah gratis
  • Terkoneksi langsung dengan Siskohat Depag secara online

4. Tabungan BNI Haji

Sama seperti BRI, BNI (Bank Negara Indonesia) juga menjadi salah satu bank milik pemerintah yang menawarkan produk tabungan haji. Tentunya karena merupakan BUMN, produk perbankan BNI juga memiliki keunggulan kenyamanan bagi calon nasabah terutama kalau Anda sudah memiliki rekening di BNI sebelumnya. Jika Anda ingin membuka rekening tabungan haji di BNI, inilah hal-hal yang harus jadi perhatian:

  • Siapkan dulu syarat dokumen pembukaan rekening yakni fotokopi KTP/SIM/Paspor, baru kemudian isi formulir yang diminta oleh BNI
  • Setoran awal pembukaan rekening tabungan haji BNI adalah Rp500.000 dengan setoran selanjutnya minimal Rp5.000
  • Gratis biaya untuk pengelolaan rekening, pembukaan dan penutupan rekening hingga premi perlindungan asuransi jiwa karena kecelakaan sebesar nilai BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
  • Ahli waris bisa memperoleh beasiswa maksimal Rp30 juta jika nasabah pemilik tabungan haji meninggal dunia (sesuai dengan ketentuan BNI)
  • Tabungan haji BNI mempunyai fitur autodebet sehingga dana setoran bisa ditarik langsung dari tabungan BNI Taplus, BNI Taplus Bisnis atau BNI Giro Rupiah Perorangan. Hal ini jelas akan mempermudah proses menabung dan Anda bisa menetapkan target dana terkumpul
  • Nasabah bisa menyetorkan dana di kantor cabang BNI seluruh Indonesia atau menggunakan fasilitas ATM, SMS dan internet banking

Baca juga: Gaji di Bawah Rp2 Juta? Inilah Rahasia Menabung yang Ampuh!

5. Tabungan Haji BTN

Sejauh ini nama BTN (Bank Tabungan Negara) memang begitu identik sebagai penyalur KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Namun dalam perkembangannya dan memahami kebutuhan masyarakat Indonesia, BTN menawarkan produk tabungan haji untuk Muslim di Tanah Air yang ingin ke Tanah Suci. Tak cuma BTN, BTN Syariah juga memiliki produk Tabungan BTN Batara Haji & Umroh iB sesuai prinsip syariah. Namun jika Anda tertarik tabungan haji di BTN, perhatikan berikut ini:

  • Siapkan fotokopi identitas seperti KTP/SIM/Paspor serta mengisi formulir aplikasi untuk mulai membuka rekening tabungan haji di BTN
  • Setoran awal tabungan haji di BTN sebesar Rp100.000, sama seperti setoran minimal selanjutnya. Sementara saldo yang mengendap di rekening juga harus Rp100.000
  • Jika ingin menutup rekening, nasabah dikenai biaya Rp25.000
  • Ada biaya penggantian buku tabungan karena rusak yakni Rp10.000
  • Gratis biaya bulanan
  • Nasabah bisa memperoleh souvenir menarik yang berkaitan dengan ibadah haji

Baca juga : 13 Ide Bisnis yang Cocok Saat Bulan Ramadhan Tiba

Dengan berbagai syarat sekaligus keunggulan yang ditawarkan, produk-produk tabungan haji yang dibahas di atas memang terbaik. Sehingga bagi Anda Muslim di Indonesia, bisa memilih salah satu di antaranya untuk persiapan kunjungan ke Tanah Suci. Pastikan Anda mempersiapkan ibadah haji ini sebaik mungkin, supaya memiliki ketenangan batin dan mewujudkan salah satu Rukun Islam, sebagai Muslim yang taat.

Apa itu tabungan Haji ?

Tabungan Haji adalah cara mengumpulkan dana untuk naik Haji ke Mekah Saudi Arabia.

Apa manfaatnya ?

Membantu pelaksanaan ibadah haji & umrah dengan tabungan yang dibuat berdasarkan prinsip syariah terutama masalah keuangannya.

Apakah bank menyediakan Tabungan Untuk berhaji?

Tentu saja. Artikel ini akan mengulas 5 tabungan haji yang disediakn oleh perbankan di Indonesia.

Bagikan ;