7 Tabungan Pendidikan Berjangka Terbaik Untuk Anak

Sebagai orangtua, apakah Anda dan pasangan pernah mempertimbangkan yang namanya tabungan pendidikan berjangka untuk anak?

Belum pernah?

Masih merasa buah hati terlalu kecil sehingga waktunya masih panjang untuk mengurusi pendidikannya?

Tak termasuk prioritas finansial keluarga?

Hmm, jika Anda termasuk yang berpikir seperti di atas, maka ada baiknya untuk berubah. Karena tabungan pendidikan berjangka kini banyak direkomendasikan oleh pegiat finansial, untuk setiap orangtua yang mendambakan masa depan anak lebih baik terutama dalam kegiatan sekolahnya.

Baca juga: 5 Tabungan Pendidikan Anak Terbaik 2020

Karena di dunia ini tidak ada satupun orangtua yang ingin anaknya putus sekolah. Impian setiap orangtua ketika buah hati tersayang lahir ke dunia adalah melihatnya bisa sukses.

Sebagai pihak yang akan mendampingi anak mengejar mimpinya, sudah sepatutnya orangtua menyediakan pilihan pendidikan terbaik agar anak mempunyai masa depan yang gemilang.

Apalagi menurut BPS (Badan Pusat Statistik), rata-rata biaya pendidikan di Indonesia selalu naik sekitar 10% per tahun, lebih tinggi daripada UMP (Upah Minimum Provinsi) yang naik di kisaran 8-9% per tahun.

Sehingga sebagai orangtua, sudah sepatutnya memperhatikan perihal biaya pendidikan sedini mungkin, lewat perencanaan tabungan pendidikan yang meyakinkan.

Apa Sih Tabungan Pendidikan Berjangka Itu?

Pada dasarnya tabungan pendidikan berjangka adalah bagian dari tabungan berjangka alias deposito. Sekadar informasi, tabungan berjangka merupakan produk dari instansi perbankan dimana nasabah berkomitmen untuk menabung uang tunai dalam jangka waktu tertentu.

Lantaran ada jangka waktu tertentu, biasanya tabungan berjangka tidak bisa dicairkan atau ditarik saldonya sewaktu-waktu seperti tabungan biasa. Mereka yang memilih tabungan berjangka harus menunggu waktu jatuh tempo untuk mencairkan dana pada rekening.

Karena tidak bisa diambil seenak hati, tabungan berjangka sangat cocok untuk Anda yang memiliki tujuan keuangan di masa depan, termasuk pendidikan anak.

Hal inilah yang akhirnya membuat instansi perbankan mengenalkan tabungan pendidikan berjangka, sebagai upaya untuk merencanakan keuangan buah hati secara lebih optimal.

Untuk bisa memiliki produk deposito pendidikan anak, Anda tinggal datang ke bank dan kemudian meminta bantuan kepada pihak CS (Customer Service).

Biasanya proses yang dibutuhkan untuk membuka deposito pendidikan ini sangat mudah dan cepat, asalkan Anda sudah mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan.

Dengan penawaran bunga yang lebih tinggi daripada produk tabungan biasa, deposito pendidikan menawarkan jangka waktu menengah-panjang dengan besaran setoran wajib bulanan yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan nasabah.

Sehingga ketika anak siap masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti SMP, SMA atau kuliah sekalipun, Anda bisa mencairkan deposito pendidikan ini tanpa perlu cemas lagi soal biaya.

7 Tabungan Pendidikan Berjangka yang Bisa Dipilih Untuk Buah Hati

Lantaran berbagai kemudahan dan keunggulan yang ditawarkan itulah, deposito pendidikan termasuk salah satu produk perbankan yang cukup laris.

Hal inilah yang membuat bank-bank di Indonesia saling berlomba menawarkan deposito pendidikan anak kepada setiap orangtua.

Nah, agar Anda bisa memperoleh tabungan pendidikan berjangka terbaik, berikut tujuh di antaranya yang bisa dijadikan pertimbangan:

Baca juga: 8 Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa Agar Bisa Nabung dan Investasi

1. Mandiri Tabungan Rencana

Mandiri Tabungan Rencana

Sebagai bank milik pemerintah yang memiliki aset terbesar, Mandiri menawarkan tabungan pendidikan kepada masyarakat lewat Mandiri Tabungan Rencana.

Produk ini memiliki konsep berjangka alias deposito dengan berbagai keunggulan. Salah satunya adalah kerjasama dengan PT AXA Mandiri Financial Services, sehingga nasabah memperoleh perlindungan asuransi gratis sebesar Rp5 juta per bulan.

Mandiri Tabungan Rencana ini memiliki ketentuan SBMT (Suku Bunga Mandiri Tabungan Tertinggi) dan perhitungan tambahan tertentu, sesuai dengan masa kontrak deposito.

Dengan adanya SBMT, menjadikan Mandiri Tabungan Rencana mempunyai tingkat suku bunga tertinggi. Berikut hal-hal penting soal Mandiri Tabungan Rencana:

  • Calon nasabah wajib punya rekening di bank Mandiri
  • Hanya diperuntukkan untuk WNI yang berusia 18-70 tahun saat jatuh tempo
  • Penawaran bunga floating dengan kisaran 2,75% – 3,5% per tahun (tergantung masa kontrak deposito)
  • Tanpa biaya administrasi, tapi ada biaya penutupan rekening sebelum jatuh tempo sebesar Rp150 ribu
  • Minimal setoran bulanan Rp100 ribu dengan jangka waktu menabung 1-20 tahun
  • Nasabah boleh menarik dana dalam setelah satu tahun masa kontrak, tapi maksimal hanya 30% dari saldo rekening dan dikenai biaya Rp100 ribu

2. Tahapan Berjangka BCA

Tahapan Berjangka BCA

Mampu menjadi bank dengan pertumbuhan aset tertinggi di tahun 2020 ini, hampir seluruh produk dari BCA memang laris manis termasuk Tahapan Berjangka BCA.

Seperti namanya, produk perbankan ini berjenis deposito sehingga bisa dipilih nasabah untuk tujuan keuangan tertentu termasuk pendidikan.

Sama seperti produk-produk tabungan pendidikan berjangka lainnya, Tahapan Berjangka BCA juga sudah dilengkapi perlindungan asuransi jiwa.

Dimana setiap nasabah akan memperoleh nilai pertanggungan hingga Rp1,5 miliar. Berikut hal-hal penting soal Tahapan Berjangka BCA:

  • Calon nasabah haruslah WNI dengan usia 12-60 tahun saat jatuh tempo
  • Wajib memiliki rekening tabungan BCA
  • Suku bunga yang ditawarkan mulai 2,75% hingga 3,75%
  • Jangka waktu menabung mulai 1 tahun sampai 20 tahun
  • Setoran bulanan minimal Rp500 ribu (kelipatan Rp50 ribu)
  • Gratis biaya administrasi
  • Biaya penutupan rekening sebelum jatuh tempo sebesar 1% dari total saldo akhir (minimal saldo yang tersisa Rp50 ribu)

3. Tabungan BTN Siap

Tabungan BTN Siap

Mengikuti jejak Mandiri, BTN menjadi bank BUMN selanjutnya yang juga memiliki produk tabungan pendidikan untuk anak.

Adalah BTN Siap yang merupakan deposito untuk Perencanaan Masa Depan termasuk dana pendidikan buah hati. Setiap nasabah BTN Siap akan memperoleh perlindungan asuransi jiwa tanpa perlu membayar premi.

Bahkan juga memperoleh tambahan santunan duka kecelakaan dan perlindungan penyakit tropis. Berikut hal-hal penting soal BTN Siap:

  • Calon nasabah haruslah WNI dengan usia 17-65 tahun
  • Mempunyai rekening tabungan di BTN
  • Setoran bulanan minimal Rp100 ribu dengan jangka waktu kontrak 1-15 tahun
  • Besaran suku bunga 3% per tahun
  • Gratis biaya administrasi
  • Biaya penarikan sebelum jatuh tempo sebesar 1% dari total saldo akhir (minimal Rp100 ribu)

4. BritAma Rencana

BritAma Rencana

Melengkapi bank BUMN yang menawarkan tabungan pendidikan berjangka untuk anak, BRI menawarkan BritAma Rencana.

Produk ini adalah tabungan investasi, termasuk untuk persiapan biaya pendidikan anak, dengan setoran bulanan yang dilengkapi perlindungan asuransi jiwa untuk nasabah. Dibandingkan tabungan umum BRI, suku bunga BritAma Rencana lebih tinggi.

Baca juga: 5 Pertanyaan Tentang Keuangan yang Harus Dijawab Sebelum Menikah

Untuk asuran jiwa, manfaat asuransi yang diberikan hingga Rp1 miliar. Nasabah tak perlu melakukan medical check up terlebih dulu dalam membuka BritAma Rencana, termasuk untuk memperoleh manfaat asuransi. Berikut hal-hal penting soal BritAma Rencana:

  • Calon nasabah adalah WNI dengan usia 17-64 tahun
  • Wajib mempunyai rekening tabungan di BRI
  • Setoran bulanan minimal Rp100 ribu sampai Rp5 juta
  • Jangka waktu BritAma Rencana antara 1-20 tahun
  • Perhitungan bunga 3,25% per tahun
  • Gratis biaya administrasi dan biaya penutupan rekening sebelum jatuh tempo

5. Tabungan Pendidikan Berjangka CIMB Niaga

Tabungan Pendidikan Berjangka CIMB Niaga

Siapakah bank pelopor tabungan pendidikan di Tanah Air? Jawabannya adalah CIMB Niaga. Tak heran kalau mereka menawarkan dua produk tabungan pendidikan yakni Reguler dan X-Tra.

Perbedaan utama dari kedua produk ini hanyalah pada perihal pertanggungan asuransi dari PT Sun Life Financial Indonesia.

Kendati premi sama-sama gratis, untuk X-Tra jumlah pertanggungan tak dibatasi tapi disesuaikan dengan jumlah setoran tabungan.

Tak hanya itu saja, nasabah X-Tra juga akan memperoleh satunan meninggal dunia hingga sebesar lima kali dari setoran. Namun nasabah X-Tra harus lolos pemeriksaan kesehatan agar memperoleh fasilitas asuransi. Berikut hal-hal penting seputar Tabungan Pendidikan Berjangka CIMB Niaga:

  • Usia calon nasabah minimal 18 tahun dan wajib memiliki rekening tabungan di CIMB Niaga
  • Menyerahkan sejumlah dokumen pribadi dan mengisi formulir
  • Biaya administrasi Rp50 ribu per bulan yang dimulai pada bulan ketiga sejak rekening aktif
  • Biaya pencairan sebelum jatuh tempo sebesar 2% dari jumlah pencairan (minimal Rp50 ribu)
  • Untuk jenis Reguler, setoran bulanan minimal Rp100 ribu dan setoran awal minimal Rp1 juta. Sementara untuk jenis X-Tra, setoran bulanan minimal Rp1 juta dan setoran awal minimal Rp10 juta
  • Untuk jenis Reguler dengan kontrak di bawah dua tahun, suku bunga floating dan lebih rendah, tapi jika kontrak di atas dua tahun, suku bunga bersifat fixed dan lebih tinggi
  • Minimal masa kontrak untuk jenis X-Tra adalah lima tahun dengan suku bunga fixed yang akan dievaluasi atau berubah dalam waktu lima tahun sekali

6. Tabungan MyPlan

Tabungan MyPlan

Tak hanya institusi perbankan lokal, MayBank (Malayan Banking Berhad) yang berasal dari Malaysia juga menawarkan produk tabungan pendidikan anak untuk nasabah Indonesia.

Bernama Tabungan MyPlan, produk ini bertujuan untuk mewujudkan berbagai rencana keuangan entah pembelian rumah, dana travelling dan tentunya biaya pendidikan anak.

Bukan hanya tabungan berjangka konvensional, Tabungan MyPlan juga tersedia dalam bentuk syariah sehingga bisa jadi pertimbangan nasabah Muslim.

Nasabah juga akan memperoleh manfaat premi perlindungan asuransi, termasuk kondisi meninggal dunia atau cacat total akibat kecelakaan/penyakit. Tabungan MyPlan juga memberikan santunan perlindungan Covid-19. Berikut hal-hal penting soal Tabungan MyPlan:

  • Calon nasabah harus WNI berusia 17-55 tahun saat jatuh tempo
  • Wajib memiliki rekening tabungan di MayBank
  • Setoran bulanan minimal Rp100 ribu
  • Suku bunga sekitar 2% per tahun
  • Gratis biaya administrasi bulanan dan biaya penarikan sebelum jatuh tempo

7. Tapenas BNI

Tapenas BNI

Tak mau kalah dengan bank BUMN lainnya, BNI juga menawarkan produk tabungan pendidikan berjangka lewat Tapenas BNI.

Sudah dilengkapi perlindungan asuransi bebas premi dengan manfaat pertanggungan hingga Rp1,5 miliar. Nasabah hanya bisa mencairkan Tapenas BNI saat jatuh tempo sehingga proses menabung lebih disiplin. Berikut hal-hal penting soal Tapenas BNI:

  • Calon nasabah haruslah WNI dengan usia 17-65 tahun saat jatuh tempo
  • Wajib punya rekening BNI, menyetorkan sejumlah dokumen pribadi dan mengisi formulir pembukaan deposito pendidikan
  • Suku bunga hingga 4% per tahun (sesuai dengan masa kontra)
  • Biaya administrasi Rp18 ribu per tahun
  • Biaya pencairan sebelum jatuh tempo sebesar 1% dari total saldo akhir (minimal saldo Rp100 ribu)
  • Masa kontrak yang ditawarkan 2-18 tahun
  • Besaran setoran bulanan mulai Rp100 ribu sampai Rp5 juta (dengan kelipatan Rp50 ribu)

Baca juga: Tips Keuangan yang Harus di Biasakan Mulai dari Usia 20-30 Tahun-an

Kesimpulan

Melihat ketujuh produk tabungan pendidikan berjangka untuk anak yang sudah diulas, tentu masing-masing institusi perbankan memiliki keunggulannya masing-masing. Anda bisa memilih salah satu di antaranya yang paling sesuai dengan kebutuhan sekaligus kemampuan finansial. Karena bagaimanapun juga, biaya pendidikan buah hati sangatlah penting, tapi jangan sampai membuat finansial rumah tangga jadi limbung.

Bagikan ;

Tinggalkan komentar