Tips Bisnis Untuk Introvert yang Ingin Jadi Pengusaha Handal dan Sukses

Memulai bisnis tentunya menjadi tantangan tersendiri untuk seorang introvert. Karena umumnya, kepribadian introvert memiliki cara yang unik dalam mengelola energinya. Ia akan mudah lelah jika terus menerus berada dalam kerumunan atau situasi sosial. Seseorang yang introvert cenderung memerlukan ruang untuk dirinya sehingga seringkali mereka di anggap pendiam dan juga bahkan antisosial.

Anggapan tersebut, biasanya menjadi suatu stigma yang membuat banyak para introvert menjadi pesimis. Mereka mungkin punya pertanyaan, “Bisakah saya sukses dalam bisnis dan bersaing dengan orang-orang ekstrovert yang pandai bicara dan atrractive?”

Walaupun cenderung pendiam dan penyendiri, bukan berarti seorang introvert adalah antisosial. Banyak pula pekerja sosial, public figure, maupun pengusaha sukses yang juga berkepribadian introvert. Misalnya saja Bill Gates, Mark Zuckerberg, Warren Buffett, mereka memiliki karakteristik kepribadian introvert loh!

Kenapa ya bisa begitu?

Sebenarnya, hal ini tidaklah mengherankan. Karena introvert sebenarnya punya kekuatan tersembunyi yang bisa di manfaatkan untuk menjadi pengusaha sukses.

Dalam sebuah peneliatian menyebutkan, bahwa introvert dan ekstrovert memiliki potensi kesuksesan yang sama. Nah jika Anda introvert, Anda wajib mengetahui kekuatan Anda sendiri!

Kenapa Introvert Berpeluang Besar Menjadi Entrepreneur Sukses

Seperti yang telah di sebutkan sebelumnya, kepribadian ekstrovert maupun introvert memiliki potensi kesuksesan yang sama. Namun, pertama-tama kita perlu mengenali kelebihan diri agar bisa lebih memaksimalkannya di kemudian hari. Berikut adalah beberapa alasan kenapa introvert juga berpeluang besar menjadi entrepreneur sukses!

Independen

Hal pertama yang di miliki oleh banyak introvert adalah independensi. Mereka tidak mudah di pengaruhi oleh orang lain dan memutuskan banyak hal berdasarkan pertimbangannya sendiri. Seorang pebisnis handal pastinya memerlukan hal ini bukan?

Jika pebisnis mudah terombang ambing oleh rumor dan informasi yang kurang jelas hal ini akan berbahaya. Karena banyak keputusan penting yang harus kita putuskan sendiri.

Apalagi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan masa depan usaha/perusahaan yang bisa berdampak fatal jika seorang pengusaha terlalu mengandalkan orang lain.

Baca yuk, 10 Rahasia Bisnis Orang Tionghoa Agar Sukses dan Cepat Kaya

Jika Anda independen, sebagai pengusaha tentu Anda bisa melewati tantangan mental saat memutuskan sesuatu yang nampaknya tidak di dukung banyak pihak namun Anda yakin dengan pertimbangan berdampak lebih baik.

Pemikir

Ciri khas yang satu ini mungkin sudah sedikit di singgung pada poin yang pertama. Kebanyakan introvert adalah seorang pemikir. Mereka banyak berpikir sebelum memutuskan sesuatu dan berhati-hati dalam bertindak. Inilah salah satu alasan mengapa seorang introvert punya kecenderung independen dan mungkin terlihat suka menyendiri.

Seorang pengusaha tentunya wajib memiliki karakter ini. Sebab bisnis yang sukses tidak mungkin terjadi hanya berdasarkan duga-duga saja namun memerlukan pemikiran yang dalam dan rasional hingga bisa menemukan ide bisnis yang unik ataupun peluang yang strategis. Jika Anda seorang introvert, Anda bisa melatih pemikiran Anda agar bisa lebih berkembang.

Perencana yang Kompeten

Karena sering berpikir sebelum bertindak, para introvert juga biasanya punya reflek untuk merencanakan sesuatu. Hal ini sangat bagus untuk dunia bissnis bukan? Sebab bisnis yang sukses memerlukan rencana yang tepat, bukan hanya mengikuti trend. Jadi dari ide bisnis yang telah pikirkan secara mendalam, perencanaan adalah hal yang tidak bisa di lewatkan.

Sekarang coba kenali diri Anda, bagaimana sikap Anda dalam memutuskan sesuatu? Jika Anda punya kecenderungan merencanakan sesuatu terutama dalam masalah-masalah penting, ini adalah kesempatan Anda untuk menjadi perencana yang kompeten dalam bisnis. Anda hanya perlu mengasahnya.

Memiliki Skill Mendengarkan

Introvert senang mengumpulkan informasi dan menyimak inilah yang mungkin membuat mereka terlihat pendiam. Tahukah Anda, banyak mendengarkan atau menyimak juga bisa menjadi skill?

Karena tidak semua orang bisa dengan sabar dan mendengarkan dengan baik, padahal kemampuan ini sangat penting bagi seorang pengusaha. Salah satunya misalnya untuk menangkap kebutuhan pasar dengan tepat dan menganalisa hal apa yang perlu di lakukan.

Tanpa skill menyimak dengan baik, usaha akan sulit berkembang. Jadi,terbiasa mendengarkan atau menyimak dan tanpa sadar menjadikannya potensial sebagai pengusaha handal.

Pembicara yang Baik

Skill komunikasi adalah hal penting yang perlu di miliki pengusaha. Hal ini di perlukan saat mengkomunikasikan gagasan kepada partner bisnis, calon investor, bawahan dan juga klien.

Tahukah Anda bahwa banyak para politisi, public figure, aktris/aktor terkenal merupakan seorang introvert? Jadi, senang mendengarkan bukan berarti introvert tidak bisa menjadi pembicara yang baik.

Mungkin para introvert merasa gugup dan tidak nyaman menjadi sorotan, namun hal ini bukan karena sisi introvert. Melainkan sisi mentalitas yang belum terbiasa ataupun perasaan malu yang mana para ekstrovert pun bisa merasakannya.

Justru karena para introvert memiliki sisi pemikir dan skill mendengarkan yang baik, maka mereka bisa mengkomunikasikan suatu gagasan dengan jelas dan tepat. Hanya saja banyak introvert yang belum terlatih. Jadi inilah saatnya Anda berlatih.

Tips Bisnis Untuk Kepribadian Introvert

Sampai disini, sudahkah Anda mengenal diri lebih dalam? Ternyata introvert punya potensi yang besar dalam dunia bisnis. Berikutnya, kita coba menggali tips bisnis yang bisa di lakukan oleh para introvert yang ingin menjadi entrepreneur handal dan sukses!

1. Pilih Partner Bisnis yang Lebih Ekstrovert

Ada baiknya Anda mempertimbangkan partner bisnis yang lebih ekstrovert untuk mengimbangi Anda yang sangat pemikir. Setelah berpikiri secara mendalam tentang ide bisnis, tentunya Anda harus melakukan action.

Memulai bisnis dari awal memiliki tantangan yang cukup besar, salah satunya adalah berhadapan dengan calon customer/ klien dan juga aktifitas-aktifitas lainnya yang memerlukan aktifitas sosialisasi.

Dengan memiliki partner bisnis yang lebih ekstrovert, Anda bisa lebih fokus memikirkan rencana maupun strategi bisnis yang kalian lakukan.

Sementara partner Anda bisa lebih fokus menyikapi hal-hal strategis yang memerlukan skill sosialiasinya. Ini akan menjadi kerjasama yang saling menguntungkan dan saling mengisi. Biarkan ia yang memimpin dan Anda menjadi otak bisnis.

2. Gunakan Momen Tertentu untuk Mengadakan Gathering Karyawan

Meskipun Anda seorang introvert, hubungan interpersonal di dalam tim tetap perlu di jaga. Jadi Anda bisa mengadakan gathering perusahaan pada moment-moment tertentu untuk menjaga hubungan internal bisa lebih baik.

Dalam acara tersebut Anda bisa bercengkrama santai dengan karyawan Anda yang mana ini sangat baik untuk kerjasama tim di masa depan.

Karyawan akan merasa lebih nyaman dan dihargai atas kinerjanya selama ini, sehingga memacu semangat kerjanya nanti. Meskipun acaranya sederhana, Anda bisa memikirkan konsep serta rundown acara gathering yang bisa dinikmati dan juga membangun kerjasama tim.

3. Bangunlah Kebersamaan Dari Hal-hal Kecil

Selain gathering, Anda juga bisa menggunakan hal-hal kecil keseharian untuk membangun kebersamaan dalam tim kerja. Misalnya saja sekali-kali mengajak karyawan untuk makan siang bersama, bercanda saat menjelang jam pulang kerja, memberikan perhatian kepada karyawan yang kesulitan mengerjakan pekerjaannya dll.

Hal ini mungkin menjadi challenge tersendiri untuk introvert yang cenderung penyendiri. Namun jika Anda memiliki mindset dan tujuan kemajuan usaha, hal-hal kecil tersebut pasti secara otomatis bisa Anda lakukan dengan sedikit pembiasaan.

Baca juga, 7 Rahasia Jualan Kue Kering Untuk Pemula Agar Laris Manis

Menurut Anda, apakah ada lagi hal kecil yang ternyata berdampak besar untuk meningkatkan team work? Anda bisa menuliskannya sebelum eksekusi.

4. Gunakan Skill Mendengar Untuk Memahami Kebutuhan dan Karakteristik Pasar

Ada tonton menarik dari Simon Sinek dan juga Ernesto Sirolli di channel youtube TED Talks yang sangat menginsiprasi. Judulnya, “Start with why, How great leaders inspire action” dan juga “Want to help someone? Shut up and listen!”.

Keduanya sama-sama menggambarkan mengapa skill menyimak ini sangat penting untuk berbagai hal, termasuk jika kita menghubungkannya dengan dunia bisnis.

Pembacaan akan kebutuhan serta karakteristik pasar dengan tepat akan berpengaruh besar bagi kesuksesan suatu bisnis. Namun untuk memetakan kebutuhan, kita perlu menyimak dengan sabar dan juga hati-hati. Jadi jika Anda seoarang introvert, coba latih dan gunakan skill mendengar Anda untuk memahami pasar.

5. Fokus Pada Konsep Konsultasi daripada Menjual

Para introvert biasanya merasa memiliki kelemahan dalam komunikasi persuasif yang ‘menjual’. Tapi Anda tidak perlu khawatir, untuk menjual suatu produk, ada jalan efektif lainnya yang bisa di ambil yakni dengan konsep konsultasi.

Para introvert, merupakan pendengar yang baik dan karenyanya mereka juga sekaligus bisa menjadi pembiacara yang baik.

Dibanding secara eksplisit menjual suatu produk, para calon customer dan klien juga banyak yang tertarik dan merasa aman saat memenuhi kebutuhannya dengan cara berkonsultasi. Hal ini karena, konsultasi membuat customer merasa masalahnya bisa terjawab dengan lebih transparan dan kebutuhan akan rasa ingin tahunya bisa terpenuhi. Dengan ketajaman analisa atas kebutuhan calon customer dan penguasaan produk yang baik, Anda bisa melakukan konsep konsultasi untuk menjual produk.

6. Kurangi Kecemasan dan Jangan Ragu Untuk Melakukan Closing

Salah satu hambatan para introvert dalam berbisnis adalah saat harus melakukan closing. Mereka mungkin merasa sangat cemas karena beranggapan atakut terlalu memaksa dsb.

Padahal dalam suatu penawaran, tahapan closing adalah hal yang sangat penting. Terlebih lagi para calon customer belum tentu merasa kita terlalu memaksa, malah bisa jadi mereka terbantu untuk memenuhi kebutuhannya karena lupa terlalu sibuk.

Jika Anda juga perlu melakukan closing dan masih merasa cemas ingatlah ada possibility lain yang lebih positif dari closing yang Anda lakukan kepada calon konsumen/ klien.

Persiapkan kalimat dan waktu yang tepat untuk melakukan closing. Selama Anda menggunakan kalimat dan gaya komunikasi yang baik maka tidak ada alasan bagi klien untuk merasa tidak nyaman karena penawaran Anda.

7. Jadwalkan ‘Me Time’ Sesuai Kebutuhan

Masih ingat bahwa seorang introvert perlu ruang untuk dirinya sendiri? Ini merupakan hal yang sangat penting untuk memelihara kesehatan mental seorang introvert.

Aktifitas sosialisasi, berbincang dengan rekan bisnis/karyawan sehari-hari mungkin saja membuat introvert kelelahan secara mental dan merasa overwhelmed.

Untuk menjadi pengusaha yang handal, tentunya perlu mentalitas yang baik. ‘Me time’ membantu Anda bisa melihat kembali semuanya lebih jelas dan tidak jarang introvert dapat menemukan ide segar dari sini.

Baca juga, 8 Tips Menentukan Produk Bisnis Apa Yang Cocok Saat Ini

Bentuk ‘me time’ bisa bermacam-macam. Para introvert bisa melakukannya sendiri, atau dengan orang-orang terdekatnya. Oleh karena itu sesibuk apapun Anda, coba jadwalkan ‘me time’ Anda sesuai kebutuhan.

Penutup

Introvert juga bisa jadi entrepreneur handal dan sukses asal tahu bagaimana cara mengoptimalkan kelebihannya dan memperlakukan dirinya sendiri dengan lebih seimbang. Semoga tips bisnis di atas bisa membantu Anda, para introvert yang ingin menjadi pengusaha sukses. Agar lebih bisa mengoptimalkan kelebihan Anda, membaca buku-buku tentang introvert dan strategi bisnis. Selamat berproses dan sukses selalu untuk Anda!

Yulinda Nurlisdiana: Hai, saya Yulinda Nurlisdiana, penulis di folderbisnis