Lebaran Sebentar Lagi! Ini 6 Tips Cerdas Supaya Tidak Bangkrut Usai Idul Fitri

Tips Cerdas Supaya Tidak Bangkrut Usai Idul Fitri
trik jitu kelola THR saat Lebaran

Hanya menghitung hari, umat Islam di seluruh dunia akan menyambut yang namanya Hari Raya Idul Fitri. Kebahagiaan dan kemenangan jelas menjadi sebuah penantian setelah satu bulan lamanya menahan lapar dan haus serta hawa nafsu di bulan suci Ramadan.

Tradisi di Indonesia, momen Lebaran selalu dihiasi dengan kegiatan mudik alias pulang ke kampung halaman bersama keluarga tersayang. Selain mudik, kegiatan lainnya adalah berbelanja barang-barang baru menggunakan THR (Tunjangan Hari Raya). Tak heran kalau akhirnya perilaku hidup konsumtif menjadi begitu tinggi ketika Idul Fitri tiba.

Tak ada yang menyalahkan memang kalau Anda ingin berbelanja banyak hal di momen Lebaran. Namun Anda harus ingat bahwa setelah Idul Fitri, kehidupan harus dimulai lagi. Karena itu, Anda harus bisa mengelola keuangan secara bijak supaya tetap bisa menyambut Lebaran dengan bahagia tanpa harus sedih karena keuangan berantakan.

Berikut 6 Trik Kelola Keuangan dan THR Supaya Tidak Bangkrut Usai Lebaran

1. Bikin Rencana Belanja Lebaran

Tips Cerdas Supaya Tidak Bangkrut Usai Idul Fitri

Seperti namanya, THR adalah dana tambahan selain gaji yang Anda peroleh untuk merayakan Lebaran. Sehingga memang tak ada salahnya jika THR digunakan dalam memenuhi seluruh kebutuhan perayaan Idul Fitri. Anda bisa bebas beli baju baru, makanan ringan demi suguhan Lebaran di rumah hingga tiket mudik. Namun ada baiknya sebelum membeli barang-barang tersebut, Anda melakukan rencana pembelanjaan.

Untuk apa rencana ini dilakukan? Untuk mengindari yang namanya belanja habis-habisan, terutama jika Anda sosok yang memang doyan berbelanja. Seperti yang mungkin sudah diketahui, ada banyak pusat perbelanjaan, e-commerce hingga online shop yang saling berlomba memberikan diskon jelang Lebaran. Diskon-diskon inilah yang kadang membuat konsumen lupa diri dan jadi gila belanja.

Hanya karena tergiur harga murah, Anda bisa membeli sebuah item produk terlalu banyak dan akhirnya membuat anggaran belanja membengkak. Untuk itulah sebelum semuanya terjadi, ada baiknya membuat rencana belanja. Tulis semua barang yang wajib dibeli untuk keperluan Idul Fitri sehingga Anda lebih disiplin saat belanja.

2. Ingat Lunasi Hutang

Tips Cerdas Supaya Tidak Bangkrut Usai Idul Fitri
trik jitu kelola THR saat Lebaran

Yang namanya hutang memang bikin siapapun tidak bisa hidup tenang. Begitu pula jika masih punya hutang yang belum kunjung dibayar ketika Lebaran tiba. Karena itu ketika THR sudah cair dan masuk ke dalam rekening, ada baiknya Anda langsung mengingat-ingat lagi hutang apa yang belum dibayarkan. Entah itu cicilan sepeda motor, tagihan kartu kredit atau hutang ke teman.

Meskipun memang konsekuensinya adalah ketika Anda membayar hutang. jumlah THR bakal berkurang sehingga harus lebih hemat belanja. Tak masalah, Anda jadi bisa lebih selektif dalam menulis rencana belanja sehingga hanya membeli produk yang benar-benar dibutuhkan, bukan yang cuma diinginkan. Dengan sudah melunasi hutang, Anda tentu lebih tenang dan beban keuangan sedikit lebih terangkat. Alhasil, Anda bisa punya gaji bulanan lebih besar karena ada hutang yang sudah lunas.

3. Pisahkan Kebutuhan Pribadi

Bagi Anda yang masih melajang, pengaturan THR mungkin lebih mudah karena masih bisa bebas berbelanja untuk kebutuhan sendiri. Namun jika Anda merupakan tulang punggung keluarga, tentu harus lebih bijak dalam memisahkan kebutuhan. Memenuhi kebutuhan keluarga entah pasangan dan anak memang sangat penting, tapi jangan sampai Anda melupakan kebutuhan pribadi.

Baca juga: 6 Trik Jitu Kelola THR Agar Bisa Jadi Modal Usaha yang Bikin Untung

Beberapa kebutuhan pribadi itu bisa mengenai pembelian pulsa, belanja baju, onderdil kendaraan bermotor dan lainnya. Sementara kebutuhan keluarga besar yang biasanya bakal dikeluarkan ketika Idul Fitri adalah membeli uang saku untuk keponakan saat silaturahmi hingga oleh-oleh untuk sanak keluarga di kampung. Anda bisa membagi porsi THR jadi 30% untuk kebutuhan pribadi, 40% untuk kebutuhan keluarga dan sisanya untuk dana darurat serta tabungan.

Dengan memisahkan kebutuhan pribadi dan keluarga, Anda jadi tahu barang yang wajib dibeli atau tidak. Pemisahan kebutuhan ini juga sangat berguna untuk biaya perjalanan saat mudik. Apalagi jika Anda mudik bersama keluarga, tentu porsi anggaran Idul Fitri bakal berubah jadi 30% untuk kebutuhan pribadi, 60% untuk kebutuhan keluarga termasuk mudik dan sisanya untuk ditabung.

4. Bayar THR Pekerja

Tips Cerdas Supaya Tidak Bangkrut Usai Idul Fitri

Memiliki beberapa pekerja di rumah seperti Asisten Rumah Tangga (ART), baby sitter, tukang kebun, satpam rumah atau sopir? Maka Anda harus wajib memberi THR. Begitu pula jika Anda memiliki bisnis sampingan restoran selain jadi karyawan, sudah pasti wajib juga memberi THR. Membagikan THR ke pekerja yang ikut dengan Anda adalah sebuah kewajiban setiap pemilik usaha.

Selain merupakan bentuk tanggung jawab, membayar THR kepada pekerja di rumah atau tempat usaha juga bisa memupuk loyalitas kepada Anda. Karena itu ketika Anda sudah memperoleh THR dari perusahaan, jangan lupa beri THR untuk orang-orang yang berkerja kepada Anda.

5. Siapkan Dana Darurat

Yang namanya kehidupan, manusia hanya bisa menjalankan sementara Tuhan sudah menciptakan takdir. Anda tentu tak bisa menjamin bisa menghindari musibah yang tiba-tiba terjadi, terutama ketika momen Idul Fitri tiba. Memang tak ada satu orangpun yang berharap dapat musibah saat Lebaran, tapi setiap orang haruslah siap menghadapi musibah itu entah datang atau tidak.

Baca juga: Daftar Terbaru Limit Tarik Tunai ATM Mandiri, BCA, BRI dan BNI

Hal yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi musibah adalah dengan menyiapkan dana darurat. Karena itu ketika THR sudah cair ke rekening, jangan langsung dipakai untuk belanja! Tapi pisahkan terlebih dahulu antara 20-30% dari THR itu untuk dana darurat. Ada baiknya jika dana darurat ini disimpan dalam rekening khusus hanya untuk kebutuhan mendesak. Nanti ketika dana darurat Idul Fitri ini tidak terpakai, bisa Anda ambil kembali dan digunakan untuk tabungan jangka panjang/pendek atau investasi.

6. Pisahkan Untuk Investasi

Tips Cerdas Supaya Tidak Bangkrut Usai Idul Fitri
trik jitu kelola THR-Reksa Dana

Seperti yang sudah diketahui, THR adalah sebuah pendapatan ekstra. Apalagi kalau Anda merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), THR adalah penghasilan tambahan selain gaji ke-13. Lantaran merupakan pendapatan ekstra, maka artinya bisa Anda gunakan untuk investasi. Bukan hanya mereka yang berkeluarga, para pria/perempuan lajang yang sudah mendapatkan THR wajib berinvestasi.

Baca juga : 10 investasi terbaik bagi generasi milenial

Jika ingin investasi jangka pendek, Anda bisa memilih membeli emas atau mungkin deposito tiga/enam bulanan di bank. Kalau ingin investasi jangka panjang dengan keuntungan lebih besar, Anda bisa membeli rumah, membeli tanah atau mungkin menanam saham hingga beli reksa dana. Untuk membeli saham atau reksa dana, Anda harus benar-benar bijak dan memiliki perhitungan yang teliti.

Jangan sampai beli saham/reksa dana di pihak yang tidak bertanggung jawab, karena alih-alih untung, dana investasi dari THR justru bisa dibawa kabur. Karena itu ada baiknya membeli kedua produk keuangan ini di pihak yang sudah terjamin, perusahaan yang bonafid dan memiliki perhitungan keuntungan yang terperinci.

Bagaimana? Tidak sulit bukan dalam mengatur THR? Jika Anda benar-benar menerapkan keenam trik di atas, Anda tentu bakal terhindar dari situasi bangkrut ketika Idul Fitri sudah lewat, Anda pun bisa menabung kembali dan bekerja lebih semangat karena kondisi keuangan tetap sehat saat Lebaran tiba. Untuk itulah, jangan hidup boros dan tetap bersikap sesuai dengan kemampuan!

Loading...