10 Tips Keuangan Bagi Single Moms Agar Bisa Hidup Kaya Raya

tips keuangan bagi single moms

Tidak ada seorang perempuan pun di dunia ini yang membayangkan bakal menjadi orangtua tunggal. Harus menghidupi sang buah hati sekaligus menjalankan urusan rumah tangga, bisa dibayangkan jika seorang single moms tentu memiliki hari-hari yang sangat berat. Hanya saja yang namanya perpisahan itu memang tidak ada yang bisa menduganya. Karena faktanya, ada banyak sekali perempuan di luar sana yang terpaksa menjadi orangtua tunggal untuk buah hati tercinta.

Ada banyak sekali alasan seseorang jadi single moms. Entah karena perceraian dengan suami lantaran sudah tak memiliki kecocokan dalam berumah tangga, atau mungkin lantaran sang suami meninggal dunia. Menjadi janda memang bukan hal yang mudah. Selain harus sabar dengan pandangan negatif dari masyarakat, menjadi janda juga membuat perempuan harus punya mental serta fisik baja. Bagi beberapa perempuan, hidup menjanda tentu harus segera diakhiri dengan menemukan pendamping hidup baru, supaya ada sosok yang menjadi tumpuan lagi.

Baca juga: Alasan dan Keunggulan Jika Mempunyai Financial Planner

Tetapi menikah kembali dalam status janda bukanlah hal mudah yang bisa dilakukan setiap perempuan. Bagi mereka yang mungkin sudah tak ingin membuka hati lagi, menjadi single moms adalah pilihan yang tepat. Ada banyak sekali cerita perempuan-perempuan hebat yang tetap bisa melakukan kewajiban mereka sebagai ibu rumah tangga, sekaligus mencari penghasilan sebagai sosok ayah. Namun untuk mencapai posisi tersebut, tentu Anda harus memiliki tips keuangan yang tepat agar mampu menghidupi diri dan buah hati secara sejahtera.

Nah, bagi Anda yang kini tengah bernasib sebagai seorang single moms, jangan sedih. Menjadi single moms bukanlah aib, melainkan itu adalah sebuah pilihan hidup. Dengan tips keuangan yang pas, perempuan sebagai orangtua tunggal juga mampu merasakan kesejahteraan finansial yang luar biasa berkat kemampuannya sendiri. Ingin seperti itu, bukan? Berikut ini adalah beberapa tips keuangan menjadi single moms tajir yang bisa Anda terapkan!

10 Langkah Keuangan agar Hidup Kaya Sebagai Single Moms

1. Harus Mandiri Finansial

single moms yang mandiri finansial

Mungkin pertanyaan pertama yang terlintas saat harus menjadi single moms adalah, siapa yang akan bertanggung jawab atas keuangan buah hati? Bagi Anda yang bercerai dan memilih melanjutkan hidup masing-masing dengan suami, kebutuhan anak memang masih menjadi tanggung jawab sang mantan suami lewat tunjangan. Tunjangan ini biasanya ditetapkan dalam proses sidang perceraian dan memang sudah jadi kewajiban seorang pria ketika bercerai memiliki anak.

Bagi mereka yang jadi orangtua tunggal karena suami meninggal dunia, biasanya akan memperoleh bantuan keuangan melalui harta warisan yang ditinggalkan suami hingga polis asuransi. Namun sebaiknya, Anda jangan terlalu menggantungkan kehidupan baik dari warisan mendiang suami atau tunjangan bulanan mantan suami. Tanamkan dalam benak diri kalau Anda harus mulai mandiri secara finansial sebagai single moms. Bagaimana caranya? Mulai mencari pekerjaan dan mengatur kewajiban ibu rumah tangga. Dengan memiliki penghasilan sendiri, Anda tidak akan bergantung pada pemberian pihak lain dan semakin menguatkan kemampuan untuk mandiri secara finansial.

2. Perhitungkan Pengeluaran

Tips keuangan berikutnya yang harus dilakukan setiap single moms adalah dengan semakin memperhitungkan pengeluaran. Dulu waktu masih menjadi istri, Anda tentu memperoleh jatah bulanan dari suami. Jatah wajib yang sudah pasti itu dikelola untuk kebutuhan rumah tangga, dan Anda masih boleh meminta dana tambahan untuk kebutuhan pribadi. Namun ketika menjadi single moms, Anda harus tahu jika akan ada perubahan dalam pengeluaran.

Lantaran sudah jadi orangtua tunggal, Anda harus memperhitungkan betul soal pengeluaran. Pastikan dulu kebutuhan sehari-hari untuk buah hati dan rumah tangga sudah tercukupi terlebih. Jika perlu Anda membuat rencana anggaran bulanan sehingga bisa mengetahui pos-pos pengeluaran mana yang tidak penting, sehingga bisa dihapuskan. Usahakan untuk mengurangi kebiasaan belanja bukan kebutuhan pokok, karena kini Anda punya tanggung jawab baru yakni menghidupi anak (meskipun mungkin masih ada tunjangan dari suami).

Baca juga: Jangan Sembrono, Inilah 6 Hal yang Wajib Dipahami Saat Buka Deposito

3. Atur Pemasukan

rencana keuangan single moms

Berbeda saat masih jadi istri, pemasukan saat jadi single moms bisa saja langsung anjlok. Apalagi jika Anda menjanda karena suami meninggal dunia atau lantaran mantan suami tidak bertanggung jawab dalam menafkahi anak. Jika begitu tak perlu menghabiskan waktu untuk menangis dan menuntut sang mantan suami yang tidak jelas nasibnya. Anda sudah harus mulai berpikir untuk bisa hidup di atas kedua kaki sendiri dengan cara memperoleh kemandirian finansial.

Supaya bisa mewujudkannya, Anda harus bisa mengatur pemasukan dengan tepat. Untuk memperoleh pemasukan, tentu Anda haruslah bekerja. Hitung berapa penghasilan bulanan yang diterima dan kemudian atur uang tersebut untuk berbagai kebutuhan. Usahakan untuk bisa menyisihkan sebagian penghasilan demi menabung dan investasi, karena dua hal ini akan sangat berperan membuat Anda menjadi single moms yang sejahtera. Dengan rencana keuangan dan memastikan untuk mematuhinya secara disiplin, Anda tak akan kebingungan dalam keseharian.

4. Menjaga Risiko Kredit

Satu tips keuangan yang mungkin tidak dipahami oleh semua single moms adalah dengan menjaga risiko kredit. Yap, setiap orang yang sudah punya penghasilan tentu punya skor kredit yang disimpan oleh perbankan. Jika Anda selalu membayar tagihan tepat waktu untuk kredit kendaraan bermotor, kredit fintech hingga cicilan kartu kredit, tentu bakal memiliki skor kredit yang bagus. Hal ini penting karena skor kredit yang buruk justru akan menyusahkan Anda ketika hendak mengajukan pinjaman ke bank. Karena siapa tahu di masa depan, Anda mendadak membutuhkan produk kredit dari perbankan untuk memenuhi kebutuhan anak hingga mulai memikirkan memiliki rumah pribadi, lewat KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

5. Punya Target Keuangan

target keuangan single moms

Setiap orang yang ingin mencapai kesejahteraan finansial tentu wajib memiliki target keuangan yang tepat. Hal ini juga berlaku bagi mereka yang menjadi single moms. Karena dengan adanya target keuangan, Anda tentu bisa menjalankan kehidupan lebih terarah. Tidak sulit dalam menetapkan target finansial, karena Anda bisa membaginya menjadi jangka panjang atau jangka pendek. Misalkan untuk jangka pendek, Anda ingin dalam waktu 2 tahun sudah memiliki kendaraan bermotor dan dalam waktu 10 tahun memiliki rumah pribadi.

Dengan adanya target finansial, maka Anda bisa melakukan perhitungan rencana pemasukan dan pengeluaran yang tepat. Ada berapa banyak pemasukan yang harus ditabung supaya dalam dua tahun bisa membeli mobil dan dalam 10 tahun bisa membeli rumah. Melalui target keuangan yang sudah disusun sedemikian rupa, Anda pun bisa lebih disiplin dalam hal finansial.

Baca juga: 3 Langkah Mengelompokkan Tujuan Keuangan Agar Lebih Terukur dan Mudah Dicapai

6. Jaga Kualitas Hidup

Ketika seorang perempuan menjadi single moms, perubahan juga pasti bakal dirasakan oleh anak. Jika biasanya Anda akan full menjadi ibu rumah tangga, ketika jadi orangtua tunggal tentu akan ikut bekerja demi memperoleh penghasilan. Lantaran hal ini, akan ada waktu-waktu bersama buah hati yang ikut hilang. Supaya hubungan ibu-anak tidak menjadi buruk, Anda tentu harus tetap bisa menjaga kualitas hidup.

Misalkan saja, setiap akhir pekan habiskan waktu penuh bersama buah hati. Kemudian usahakan Anda selalu menyiapkan sarapan serta mengantar dan menjemputnya saat sekolah. Semakin bertambah usia anak, coba jelaskan mengenai diri Anda yang kini adalah seorang single moms. Dengan penjelasan yang tepat dan tetap memberikan kasih sayang seperti selalu menanyakan kabar dan keseharian, kualitas hidup Anda sebagai ibu dan orangtua tunggal tetap akan terjaga.

7. Cari Penghasilan Tambahan

ide tambahan penghasilan single moms

Ketika memutuskan menjadi single moms, Anda tentu haruslah bisa mandiri secara finansial. Jika mungkin penghasilan masih tidak memenuhi target, mulailah untuk mencari penghasilan tambahan. Misalkan saja jika Anda berbakat menulis, bisa mulai jadi freelance writer yang bisa dikerjakan di rumah saat buah hati telah tidur. Atau mungkin tidak sanggup lagi dalam bekerja? Cobalah memperoleh penghasilan tambahan dengan mulai memikirkan investasi yang cocok. Bisa investasi emas, investasi tabungan berjangka atau yang mungkin lebih menghasilkan banyak uang, investasi saham hingga reksadana.

8. Lunasi Hutang

Tidak ada seorangpun di dunia ini ingin hidup dikelilingi hutang. Apalagi jika Anda adalah single moms yang harus banting tulang, untuk memenuhi kewajiban sebagai ayah dan ibu di saat yang sama. Jika memang memiliki hutang, usahakan untuk segera membayarnya setiap kali memperoleh penghasilan. Hutang hanya akan membebani keuangan Anda dan membuat hidup resah. Begitu pula ketika memperoleh tawaran berhutang seperti kartu kredit, usahakan untuk memakainya seminimal mungkin daripada nanti malah bingung dikejar-kejar hutang.

Baca juga: 6 Pertimbangan Sebelum Menambah Kartu Kredit Baru Anda

9. Pilih Asuransi dengan Tepat

asuransi untuk buah hati

Kecemasan akan masa depan buah hati kerap menjadi alasan seseorang menyerah menjadi single moms. Padahal hal ini bisa diatasi dengan memilih asuransi yang tepat untuk buah hati. Ya, supaya bisa merasakan kesejahteraan, sebisa mungkin Anda mulai memilih asuransi seperti asuransi pendidikan dan asuransi jiwa kesehatan untuk anak. Dengan adanya asuransi, akan ada banyak pengeluaran yang ter-cover.

Misalkan saja saat buah hati mendadak sakit parah dan harus dirawat di rumah sakit, asuransi kesehatan akan menanganinya. Begitu pula ketika buah hati lulus sekolah menengah dan mau lanjut perguruan tinggi, akan ada asuransi pendidikan yang menanggung uang kuliahnya. Satu hal yang harus diingat saat Anda memilih asuransi, pastikan memilih polis yang sesuai dengan kemampuan keuangan dan memahami betul bagaimana tata cara klaim.

Baca juga: Wajib Dipahami, Inilah 5 Jenis Asuransi yang Harus Anda Miliki

10. Ajak Anak Ikut Berhemat

Dan inilah tips keuangan terakhir yang bisa diterapkan oleh setiap single moms yakni mengajak serta buah hati untuk berhemat. Jangan tutupi fakta kepada sang anak jika kini orangtuanya harus berpisah, sehingga sang ibu menjadi seorang single moms. Melalui penjelasan yang tepat, anak tentu akan paham beban yang ditanggung oleh ibu. Cobalah perlahan untuk mengajarinya berhemat karena itu sangat penting dalam membentuk kepribadiannya.

Jangan melakukan ajakan hidup berhemat ini dengan keterpaksaan, tapi lakukan dengan saling bertukar pikiran. Anggap anak sebagai teman yang juga Anda hargai pendapatnya, sehingga dengan begitu akan muncul kesadaran pada dirinya untuk ikut berhemat pula. Dengan anjuran yang tepat, buah hati pun akan lebih menghargai Anda sebagai single moms.

Baca juga : 10 Bisnis yang cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Bagaimana? Tidak sulit bukan untuk menerapkan tips-tips keuangan di atas? Jika Anda sudah menerapkannya secara disiplin, bukan tak mungkin kalau Anda akan bisa menjadi seorang single moms yang sukses baik sebagai ibu rumah tangga atau sebagai perempuan yang mandiri secara finansial. Dengan begitu tak akan ada lagi orang yang memandang negatif status janda. Karena seorang janda yang sudah merdeka dalam hal pemikiran dan keuangan, bisa lebih sukses daripada seorang istri yang cuma menanti pemasukan dari suami. Semangatlah wahai para single moms!

Scroll to Top