Tips Mengatasi Kredit Rumah Macet Dan Cara Menghindarinya

Cukup banyak keluarga baru yang kesulitan untuk mengatasi kredit rumah macet. Mungkin Anda sendiri memiliki kekhawatiran akan masalah ini. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan tips untuk menghindari dan mengatasinya.

Memiliki rumah tentu adalah impian semua keluarga. Khususnya untuk Anda yang baru berumah tangga pasti ingin memiliki rumah sendiri untuk hidup bersama anak dan pasangan.

Iklan

Untuk bisa memiliki rumah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Namun untuk keluarga baru, biasanya akan membeli rumah dengan cara kredit karena keterbatasan dana secara cash.

Hal ini karena dengan sistem kredit, membeli rumah bisa menjadi lebih ringan. Karena Anda hanya perlu membayar DP di depan dan mencicil di setiap bulan berikutnya.

Meski begitu bukan berarti membeli rumah secara kredit tidak memiliki kekurangan. Salah satunya adalah adanya potensi masalah di masa depan yang membuat Anda tidak sanggup membayar cicilan rumah.

Kapan Kredit Rumah Dikatakan Macet?

Tips Menghindari dan Mengatasi Kredit Rumah Macet untuk Keluarga Baru/Unsplash

Sebelum memahami cara menghindari dan mengatasi kredit rumah macet, apakah Anda sudah tahu kondisi seperti apa yang disebut sebagai kredit macet? Karena ada beberapa tahapan sebelum kredit dinyatakan macet.

Kredit sendiri sebenarnya dibagi ke dalam empat kelompok. Mulai dari kredit lancar hingga yang terparah adalah kredit macet. Berikut adalah penjelasan pembagian kredit berdasarkan tingkat kelancarannya.

  • Kredit Lancar

Tingkat kelancaran kredit yang pertama adalah kredit lancar. Dalam kelompok ini pemilik utang atau debitur mampu membayarkan cicilan, angsuran pokok dan bunga tanpa ada masalah dan tepat waktu.

  • Kredit Tidak Lancar

Kelompok kredit kedua adalah kredit tidak lancar yaitu ketika debitur menunggak angsuran pokok melebihi satu masa angsuran. Namun tunggakan tersebut belum melewati dua masa angsuran.

Sementara untuk pembayaran bunga, maksimal dikategorikan kredit tidak lancar adalah menunggak dua bulan. Sehingga jika tunggakan bunga belum melebihi tiga bulan masih masuk kategori ini.

  • Kredit Diragukan

Kredit diragukan adalah kondisi ketika debitur sudah menunggak namun utang masih bisa diselamatkan. Selain itu debitur masih memiliki jaminan setidaknya seharga 75% dari harga utang.

Kredit juga masih tergolong sebagai kredit diragukan jika utang sudah tidak bisa diselamatkan namun debitur masih memiliki jaminan paling tidak seharga 100% dari harga utang.

  • Kredit Macet

Golongan paling parah adalah kredit macet. Kredit macet berlaku jika sudah melewati waktu 18 bulan sejak kredit dinyatakan sebagai kredit diragukan dan debitur tidak memiliki usaha untuk membayar kredit.

Dampak yang Terjadi Bila Kredit Anda Macet

Dampak yang Terjadi Bila Anda Mengalami Kredit Macet/unsplash

Sekarang Anda telah memahami kondisi yang disebut sebagai kredit macet. Namun sebenarnya apa dampak yang terjadi bila mengalaminya sehingga Anda harus mengatasi kredit rumah macet?

  • Bunga Pinjaman Semakin Besar

Ketika Anda gagal bayar angsuran pada masa angsuran tertentu, maka bunga yang dibebankan akan semakin besar. Apalagi jika gagal bayar tersebut terjadi dalam kurun waktu lama sehingga menjadi kredit macet.

Maka utang yang harus Anda lunasi kepada pihak bank akan menjadi berkali-lipat lebih besar. Hal ini tentu semakin memberatkan kondisi keuangan Anda di masa depan.

  • Sulit Mendapat Kredit Selanjutnya

Ketika Anda mengajukan kredit, pihak bank akan meninjau kelayakan diri nasabah untuk menerima kredit. Salah satu hal yang ditinjau adalah riwayat nasabah dalam melakukan kredit.

Bila Anda memiliki catatan kredit kurang lancar, diragukan atau bahkan macet, pihak akan sulit memberikan pinjaman kepada Anda. Oleh karena itu Anda haru bisa menghindari dan mengatasi kredit rumah macet.

  • Mendapat Bunga Pinjaman Lebih Tinggi

Dampak lain bila Anda mengalami kredit macet adalah bila selanjutnya mendapat kredit, bunga yang dibebankan pada Anda akan lebih tinggi. Sehingga selain sulit mendapatkan kredit, beban untuk membayarnya juga berat.

Sebaliknya, nasabah dengan catatan kredit lancar akan lebih mudah mendapat kredit atau pinjaman selanjutnya. Selain itu bunga yang dibebankan pada nasabah tersebut juga akan lebih rendah.

Cara Mengatasi dengan Merelakan Rumah

Kredit macet bisa disebabkan oleh banyak hal. Namun secara substansi penyebabnya adalah nasabah tidak memiliki kemampuan untuk membayar angsuran pokok dan bunga. Meski begitu utang tetap sebuah kewajiban.

Ketika terjadi kredit macet, maka pihak bank bisa memberikan beberapa pilihan pada Anda. Beberapa pilihan tersebut mengharuskan nasabah untuk merelakan rumah yang telah dicicilnya tersebut.

Yuk baca ulasan, Tips Membeli Rumah Bekas Untuk Keluarga Baru Agar Tidak Salah Pilih

Meski mungkin nasabah cukup berat untuk melakukannya, namun utang tetap harus dibayar oleh nasabah. Berikut adalah beberapa pilihan untuk keluar dari kredit macet dengan merelakan rumah.

  • Rumah Disita dan Dilelang oleh Pihak Bank

Pilihan pertama adalah bank akan menyita rumah tersebut untuk kemudian dilelang. Hal ini karena nasabah tidak memiliki jaminan lain untuk membayar utang atas rumah tersebut.

Sehingga untuk mengatasi kredit rumah macet yang dialami nasabah, bank harus menyita rumah tersebut. Hasil penjualan/pelelangan rumah akan digunakan untuk membayar sisa kekurangan kredit yang tertunggak.

Namun pihak bank tidak akan begitu saja melakukan penyitaan rumah. Biasanya pihak bank memberikan peringatan kepada nasabah terlebih dahulu hingga maksimal sebanyak tiga kali sebelum melakukan penyitaan.

Iklan
  • Melakukan Over credit Kepada Nasabah Lain

Selain menyita dan melelang rumah, pihak bank juga memiliki pilihan untuk melakukan over credit kepada nasabah lain. Over credit adalah pengalihan kredit rumah dari satu nasabah ke nasabah lainnya.

Ketika pihak bank dan nasabah baru sudah sepakat, barulah nasabah lama meninggalkan rumah tersebut. Namun tenang saja karena uang cicilan yang telah dibayarkan akan dikembalikan meski nilainya dikurangi aneka biaya.

Mengatasi Kredit Macet Tanpa Kehilangan Rumah

Mengatasi Kredit Rumah Macet Tanpa Kehilangan Rumah/Unsplash

Pihak bank memang bisa menyita dan mengalikan kredit rumah kepada nasabah baru bila Anda mengalami kredit macet. Namun Anda juga bisa mengajukan beberapa keringanan sebelum hal itu terjadi.

Sehingga dengan begitu Anda bisa keluar dari masalah kredit rumah macet tanpa harus kehilangan rumah. Berikut adalah beberapa keringanan yang bisa diajukan kepada bank untuk mengatasi kredit macet.

  • Rescheduling

Keringanan pertama yang bisa Anda ajukan untuk keluar dari kredit macet adalah rescheduling atau penjadwalan kembali.  Dengan keringanan ini, pihak bank akan menyesuaikan waktu pinjaman sehingga Anda bisa menyicilnya kembali.

Karena dengan memperpanjang waktu pembayaran utang, maka beban untuk cicilan tiap bulan akan semakin ringan. Sehingga diharapkan nasabah dapat mengatasi kredit rumah macet dengan keringanan tersebut.

Sebagai contoh bila sisa angsuran harusnya sudah lunas dalam waktu 3 tahun namun karena masalah Anda mengalami kredit macet. Anda bisa melakukan rescheduling agar waktu diperpanjang menjadi 5 tahun.

  • Reconditioning

Keringanan untuk mengatasi kredit rumah macet selanjutnya adalah reconditioning atau penetapan kembali. Yaitu pihak bank mengubah syarat peminjaman termasuk perubahan jadwal pembayaran, jangka waktu serta syarat lainnya.

Contohnya adalah pihak bank mengubah bunga yang berlaku untuk nasabah dari bunga mengambang menjadi bunga tetap. Sehingga nasabah akan lebih ringan untuk membayar beban bunga tersebut.

  • Restructuring

Pilihan terakhir untuk keluar dari masalah kredit macet adalah restructuring atau penataan kembali. Penataan kembali dilakukan dengan cara penambahan fasilitas kredit, mengonversi tunggakan menjadi pokok kredit baru hingga penjadwalan ulang.

Hal ini biasanya dilakukan jika kedua cara sebelumnya tidak bisa menyelamatkan utang nasabah. Karena memang langkah ini lebih ekstrem bila dibandingkan dengan kedua cara sebelumnya.

Kami juga sudah menulis tentang, Gen Z Mau Beli Hunian? Ini Rahasia Gaji UMR Punya Rumah Pribadi

Iklan

Terbuka Pada Pihak Bank Untuk Mengatasi Kredit Macet

Memang disadari bahwa kondisi finansial seseorang tidak selalu sama. Seseorang yang tadinya memiliki pekerjaan tetap bisa saja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sehingga kehilangan sumber pendapatannya.

Hal-hal seperti ini membuat Anda berpotensi mengalami gagal bayar angsuran hingga kredit menjadi macet. Oleh karena itu Anda harus terbuka pada pihak bank mengenai kondisi finansial/keuangan Anda.

Karena pihak bank sejatinya tidak ingin nasabah mengalami kredit macet. Pihak bank pasti akan mengusahakan jalan keluar agar nasabah dapat membayar angsuran seperti dengan menerapkan rescheduling, reconditioning atau restructuring.

Dengan terbuka terhadap pihak bank, Anda juga akan dinilai memiliki upaya untuk menyelesaikan permasalahan utang tersebut. Sehingga pihak bank akan membantu Anda meringankan beban utang.

Namun jika justru Anda diam dan kabur ketika mengalami gagal bayar, pihak bank bisa mengambil langkah litigasi. Sehingga persoalan utang akan dibayar ke ranah pengadilan oleh pihak bank.

Menghindari Kredit Rumah Macet

Menghindari Kredit Rumah Macet/unsplash

Memang terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kredit rumah macet. Namun akan lebih baik jika Anda bisa menghindari masalah tersebut. Hindari kredit macet dengan tips berikut ini.

  • Sesuaikan Kredit dengan Kemampuan

Memiliki rumah idaman memang keinginan setiap orang. Namun jangan terlalu memaksakan diri Anda untuk memiliki rumah idaman dengan mengambil kredit yang terlalu tinggi. Karena hal ini akan memberatkan Anda.

Sebenarnya ketika hendak mengajukan kredit rumah seperti KPR, pihak bank akan melakukan pengecekan terhadap kemampuan finansial Anda. Bila bank menilai Anda layak dan mampu dalam melunasi cicilan, KPR akan disetujui.

Namun Anda sendirilah yang harus memahami kemampuan finansial Anda. Karena mungkin pada penilaian bank Anda mampu untuk membayar cicilan namun sebenarnya ada potensi pengeluaran lain yang harus Anda penuhi.

  • Selalu Bayar Cicilan Tepat Waktu

Jika Anda tidak ingin mengalami masalah sehingga perlu mengatasi kredit rumah macet, maka Anda harus selalu membayar cicilan tepat waktu. Sebab Anda akan dikenakan denda jika telah membayar cicilan.

Semakin lama dan sering Anda telat membayar cicilan, maka akan semakin besar denda yang harus dibayarkan. Sehingga akan semakin memperberat beban utang Anda kepada pihak bank.

  • Atur Keuangan Anda Sebaik Mungkin

Salah satu ilmu yang tidak banyak dipelajari di bangku sekolah adalah mengenai finansial. Padahal kecerdasan finansial sangat penting dalam kehidupan sehari-hari seperti dalam hal kredit rumah.

Agar Anda bisa menghindari kredit rumah mengalami masalah, maka Anda harus pintar-pintar dalam mengatur keuangan. Pastikan Anda sudah menyisihkan gaji terlebih dahulu untuk cicilan rumah sebelum membaginya pada pos pengeluaran lain.

Sehingga dengan begitu Anda bisa terhindar dari telat membayar atau gagal bayar angsuran. Kredit bisa berjalan lancar hingga akhirnya kredit lunas dan rumah menjadi sepenuhnya menjadi milik Anda.

Kredit rumah memang merupakan solusi untuk para keluarga baru yang hendak memiliki rumah. Namun perlu dipahami bahwa kredit merupakan kewajiban yang harus dibayarkan dalam setiap masa angsuran.

Sehingga jika Anda tidak mampu membayar cicilan, kredit Anda bisa berubah status menjadi kredit macet. Jika sudah terjadi maka Anda bisa melakukan beberapa cara di atas untuk mengatasinya.

Yuk simak ulasan berikut, Inilah Rahasia Agar Cicilan KPR Cepat Lunas

Namun akan lebih baik bila Anda bisa menghindari masalah ini. Karena cara untuk menghindari kredit rumah macet cenderung lebih mudah daripada cara mengatasi kredit rumah macet.

Anggraini Munanda Effani: Hai, saya Anggraini Munanda Effani penulis di Folder Bisnis

This website uses cookies.