Tips Mengelola Gaji 3 Juta Untuk Anak Kosan yang Tinggal di Kota Besar

Sebagai anak kosan yang bekerja di kota besar mengelola gaji 3 juta tentu hal yang menantang. Mengingat bahan-bahan kebutuhan yang mahal dan gaya hidup yang tidak bisa dihindari. Tapi hal ini bukannya tidak mungkin karena ada bayak orang yang bergaji 3 juta bahkan lebih kecil tetap bisa hidup layak.

Untuk hidup layak dengan gaji 3 juta kamu harus bisa mengelola keuangan. Dengan mengelola keuangan, berapapun uang yang didapat akan diatur sedemikian rupa. Jika ada masalah dicari solusinya, jika ada kesempatan yang bagus diambil keuntungannya.

Lalu bagaimanakah cara mengelola gaji 3 juta untuk anak kosan agar tetap hidup layak di kota besar? Simak penjelasannya berikut:

Mengelola Gaji 3 Juta Untuk Anak Kosan yang Tinggal di Kota Besar

1. Catat Pemasukan dan Pengeluaran

Untuk mengelola gaji 3 juta dan mengatur strategi keuangan, kamu butuh data keluar masuk uangmu. Hitunglah berapapun uang yang keluar dan berapapun uang yang masuk. Tulis tanggal dan deskripsinya. Contoh tanggal 1 Maret 2021 beli Nasi Padang 10 ribu rupiah. Tanggal 2 Maret 2021 beli sabun cair 13 ribu rupiah. Tanggal 2 Maret 2021 bayar kosan 700 ribu rupiah, dll.

Untuk memudahkan urusan catat mencatat ini kamu bisa menggunakan aplikasi mencatat uang yang tersedia di android. Kamu tinggal pergi ke google play store dan cari mencatat keuangan. Pilih salah satu aplikasi yang paling cocok denganmu. Biasanya pada aplikasi tersebut sudah ada format yang sangat membantu.

Kamu tinggal memasukkan tanggal, keterangan dan nominal. Nanti data-data mengenai keluar masuk uangmu akan tersimpan dengan sendirinya.

2. Melakukan Evaluasi Dalam Mengelola Gaji 3 Juta

Melakukan Evaluasi Dalam Mengelola Gaji 3 Juta

Jika kamu sudah mencatat keluar masuk uang dalam sebulan, selanjutnya kamu bisa mengevaluasinya. Melihat uang ini keluarnya untuk apa saja dan apakah bisa lebih diefisienkan? Atau adakah peluang lain yang bisa didapatkan agar pemasukannya lebih banyak?

Biasanya dari proses evaluasi mengelola gaji 3 juta kita bisa melihat kebocoran demi kebocoran pengeluaran. Contoh: bulan ini saya telah jajan es boba sebanyak 10 kali yang itu artinya 350 ribu rupiah. Padahal es boba ini bukanlah kebutuhan, tidak sehat, dan membuat uang yang harusnya untuk beli buah menjadi habis.

Karena hal tersebut maka saya akan “mengurangi” jajan boba. Mengapa mengurangi? Karena es boba sangat sulit untuk tidak dibeli sehingga saya akan menguranginya bertahap, sedikit demi sedikit.

Uang yang tadinya digunakan untuk membeli es boba bisa dialokasikan untuk kebutuhan dana darurat, atau mengirim orangtua, atau menyicil kendaraan agar biaya transportasi menjadi semakin murah.

Selain itu dalam mengelola gaji 3 juta kamu juga bisa mengevaluasi pengeluaran lainnya. Contoh selama ini kamu menggunakan gofood, padahal di dekat kosanmu banyak yang menjual makanan. Gofood memang mempermudah, tapi ongkos kirimnya sangat membebani jika ditotal keseluruhan.

Ada juga pengeluaran transportasi yang biasanya bocor karena malas jalan. Padahal letak kantor dan kosan kamu dekat, tidak sampai 10 menit jika berjalan kaki. Tapi kamu malah memilih untuk menggunakan gojek. Padahal menggunakan gojek bisa menghabiskan budgetmu sebanyak 300 sampai 600 ribu rupiah per bulan.

Ada juga pengeluaran tak terduga karena diajak teman nongkrong di mall. Padahal uangmu sudah pas-pasan untuk bisa makan sampai akhir bulan. Karena sungkan menolak ajakan mereka, maka kamu rela makan mie setiap hari di minggu terakhir sebelum gajianmu. Padahal kita semua tahu bahwa tidak baik untuk selalu makan mie dalam waktu yang Panjang.

Jika nanti badan sakit karena pola hidup yang tidak sehat, maka kamu akan membutuhkan biaya pengobatan yang biasanya tidak sedikit. Pekerjaan di kantor tidak selesai, target yang dipercayakanpun amburadul.

Maka dari itu kamu butuh mencari solusi-solusi alternatif untuk menyelesaikan masalah kebocoran pengeluaran tiap bulan dalam mengelola gaji 3 juta yang kamu miliki.

Jika sudah melihat keseluruhan data maka kamu bisa “mengelompokkan ulang” pengeluaran yang ada. Buatlah prioritas sehingga pengelompokkannya berdasarkan kualitas. Contoh seperti pengalokasian dana di bawah.

3. Mengelola Gaji 3 Juta Dengan Menentukan Budget

Dalam menentukan budget, kamu butuh mengalokasikan tagihan bulanan di awal bulan. Pengalokasian dan budget yang telah kamu tetapkan ini akan menjadi pegangan satu bulan kedepan.

Harapannya keuangan teralokasikan dengan baik dan hidup layak sehat jiwa raga bisa dijalankan. Berikut contoh catatan anggaran pengeluaran anak kosan yang bergaji 3 juta per bulan:

  • Sewa kosan: Rp.700.000,-/bulan
  • Transportasi: Rp.300.000,-/bulan
  • Uang makan + jajan: Rp.1.000.000,-/bulan
  • Pulsa dan kuota: Rp.100.000,-/bulan
  • Kebutuhan kamar mandi (sabun, shampoo, dll): Rp.100.000,-/bulan
  • Make up: Rp.200.000,-/bulan
  • Ngirim ortu: Rp. 300.000,-/bulan
  • Nabung: Rp.200.000/bulan
  • Kebutuhan tak terduga: Rp.100.000/bulan

4. Beli Kebutuhan Bulanan Sekaligus Agar Mendapat Diskon

Beli Kebutuhan Bulanan Sekaligus

Dengan membeli kebutuhan sekaligus, biasanya akan ada diskon-diskon yang bisa kamu dapatkan. Seperti pada promo belanja minimal 50 ribu rupiah, bisa tebus murah shampoo yang tadinya seharga 30 ribu rupiah menjadi 10 ribu rupah. Lumayan uang 20 ribu rupiahnya bisa untuk beli jajan.

Atau tunggu promo-promo seperti JSM yang ada di minimarket dekat rumah. Atau bisa beli di grosir yang semakin banyak dibeli akan semakin murah harganya.

Misal kamu beli sabun batangan setengah lusin, akan berbeda harganya jika hanya membeli satu batang. Atau membeli lotion, berhadiah minyak rambut. Ada banyak minimarket dan grosir yang menggunakan strategi buy one get one free untuk kebutuhan sehari-hari. Maka kamu bisa mencarinya dengan sabar.

5. Kurangi Belanja Online yang Membutuhkan Ongkir (gofood, dll)

Mengelola gaji 3 juta dengan biaya hidup di kota besar memang tidak mudah. Salah satu “ujiannya” adalah melawan kemudahan yang tersedia.

Contohnya seperti penggunaan gofood atau grabfood. Karena beberapa alasan yang membuat malas bergerak, akhirnya gofood atau grab food merupakan alternatif dipilih agar perut tetap kenyang.

Jika hal ini dilakukan sekali dua kali mungkin tidak akan ada masalah. Tapi jika ini dijadikan kebiasaan, maka pengeluaran bulanan untuk makanmu akan membengkak.

Pembengkakan uang makan ini bisa sampai dua kali lipat harga normal. Jika gaji bulananmu masih belum terasa cukup dan kebutuhan menabung dana darurat belum bisa dilakukan, maka tidak ap ajika sekarang hidup prihatin terlebih dahulu.

Apalagi dengan membeli makan sendiri di warung nasi terdekat dapat membuat tubuh juga bergerak. Atau membeli makan ini bisa dilakukan ketika pergi atau pulang kerja. Selain menghemat biaya makan, badan kamu juga akan semakin sehat karena harus berjalan.

6. Bawa Uang Cash di Dompet Secukupnya

Salah satu tips ampuh dalam mengelola gaji 3 juta agar hidup layak adalah membawa uang cash secukupnya atau sesuai budget.

Dengan perencanaan yang telah dibuat, agar tetap sesuai rencana maka bawalah uang cash secukupnya. Bawa juga kartu atm untuk jaga-jaga jika memang harus membeli atau membayar sesuatu yang penting dan tak terduga.

Hal ini mungkin terlihat ribet, tapi justru “keribetan” itulah yang nantinya akan menjadi kontrol dalam mengelola uang yang ada.

7. Membeli Barang/Makanan Sesuai Budget

Dengan niat mengelola gaji 3 juta agar bisa hidup layak dan pengalokasian dana sejak awal, kamu sudah memiliki patokan dalam mengeluarkan uang.

Jika kamu membeli barang atau makanan yang budgetnya berlebih dari rencana di awal bulan maka kamu harus kembali mengambil uang di ATM.

Dengan satu hari saja kamu “kelebihan” budget, itu berarti mengurangi satu hari kamu bisa hidup layak. Atau bisa jadi tujuan keuanganmu tidak akan tercapai pada akhir bulan nanti.

Meskipun hal ini tidak bisa dilakukan dalam sekejab, setidaknya kamu sudah mulai bisa membangun kebiasaan. Kebiasaan dalam mengelola keuangan yang efektif dan efisien inilah yang nantinya akan membantu kehidupanmu untuk semakin layak.

8. Masak Sendiri

Masak Sendiri dalam Mengelola gaji 3 juta

Masak sendiri bisa membantu kondisi keuanganmu membaik. Hal ini karena masak sendiri akan sangat mengurangi biaya pengeluaranmu untuk makan.

Jika dengan membeli makan kamu bisa menghabiskan 10 sampai 20 ribu rupiah sekali makan, dengan memasak makanan sendirian budget 20 ribu rupiah bisa dijadikan untuk tiga kali makan.

9. Kurangi Aktivitas yang Mengeluarkan Biaya Besar Tapi Bukan Kebutuhan

Untuk kamu yang baru memiliki gaji 3 juta rupiah dan bekerja di kota besar tidak perlu berkecil hati. Kondisi awal bekerja memang memerlukan banyak penyesuaian. Apalagi jika kamu merupakan seorang fresh graduate.

Selalu ingat tujuan hidupmu, jika memang menginginkan hidup yang lebih layak atau gaji yang lebih besar maka kamu harus bisa menetapkan prioritas.

Salah satu hal yang membuat keuangan seseorang menjadi berantakan adalah “gaya hidup”. Apalagi jika masih hidup sendirian dan jauh dari keluarg. Aktifitas nongkrong atau berkumpul Bersama teman-teman di kafe mungkin menyenangkan, tapi hal ini akan berdampak buruk untuk keuanganmu.

Baca juga, Cara Berinvestasi Bagi Karyawan dengan Gaji Minim, Berikut Panduannya!

Jika kamu memang serius untuk hidup layak, mungkin berkumpul Bersama teman-teman ini bisa dikurangi. Kegiatan ngumpul Bersama teman masih bisa kamu lakukan, hanya saja bisa dibatasi kuantitasnya. Apalagi jika kegiatan ini menyita banyak waktu dan hanya diisi untuk kegiatan “bergosip”.

10. Meningkatkan Skill untuk Gaji yang Layak

Meningkatkan Skill untuk Gaji yang Layak

Pergunakan waktu luangmu untuk hal yang lebih berdampak besar pada karirmu. Seperti meningkatkan skill dalam bekerja misalnya? Berlatih, mengikuti pelatihan, workshop, seminar dan sejenisnya.

Misalnya kamu

bekerja sebagai seorang content writer, jika ingin mendapat income yang lebih besar tentu saja kamu harus memiliki skill atau pengalaman yang “lebih”. Untuk meningkatkan skill dan pengalaman tentu kamu harus melakukan sesuatu yang di luar kebiasaan.

Contohnya dengan mencari pekerjaan paruh waktu tambahan. Dengan begitu, tidak hanya skill dan pengalamanmu saja yang bertambah, tapi income yang kamu dapatkan juga akan bertambah. Lakukanlah hal ini selagi kamu memiliki waktu, karena kesempatan tidak akan datang dua kali.

Baca yuk, Memulai Investasi yang Ideal, Berapa Persen dari Penghasilan?

Penutup

Gaji 3 juta rupiah yang didapatkan seseorang jika tinggal di kota besar mungkin terlihat kecil. Tapi masih ada banyak orang lain yang gajinya jauh di bawah itu, bahkan belum memiliki pekerjaan. Maka dari itu, hasil kerja keras selama satu bulan ini haruslah dihargai dengan semaksimal mungkin.

Mengelola gaji 3 juta agar mendapatkan hidup yang layak di kota besar awalnya memang sulit. tapi jika sudah terbiasa dan merasakan manfaatnya kegiatan ini pasti sangat menyenangkan.

Anggraini Munanda Effani: Hai, saya Anggraini Munanda Effani penulis di Folder Bisnis