Risiko Makin Tinggi, Ini 7 Tips Pilih Asuransi Kesehatan Saat Covid-19

Bertambah 2.197 kasus dalam satu hari, kini jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia hingga Jumat (21/8) telah menembus 149 ribu orang. Tidak seperti prediksi pemerintah yang menyebut kalau Covid-19 akan mulai terkendali di bulan Juni-Juli, Indonesia sepertinya bakal harus menghadapi wabah corona hingga 2020 usai.

Tentu muramnya perkembangan Covid-19 bukanlah keinginan siapapun. Minimnya uji tes berbanding populasi, kebijakan yang tidak tepat, sampai pelanggaran protokol kesehatan adalah beberapa alasan kenapa negeri ini belum dapat mengendalikan Covid-19. Bahkan banyak ahli kesehatan dunia yang meragukan kemampuan pemerintah Indonesia dengan menyebutkan kalau gelombang pertama Covid-19 di negeri ini, belum terlihat ujungnya.

Iklan

Baca juga: Hal-Hal yang Wajib Diperhatikan dari Asuransi Kartu Kredit

Berkelanjutannya wabah corona jelas membuat banyak hal terpengaruh seperti sektor wisata, pendidikan dan ekonomi yang meskipun memasuki masa new normal, belum tampak kembali normal lagi. Banyak orang mengeluhkan penghasilan yang anjlok sampai kebosanan di dalam rumah lantaran pandemi Covid-19. Dalam kondisi seperti ini, tentu setiap orang harus bijaksana dalam mengatur finansial mereka, termasuk perihal pemilihan asuransi kesehatan.

Apalagi BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan sudah memastikan kalau pihak mereka tidak akan membiayai rapid atau swab test, pengujian yang dibutuhkan untuk mengetahui terpapar Covid-19 atau tidak. Alih-alih terus mengeluh atau menyalahkan pihak lain, ada baiknya setiap dari kita mulai menciptakan perlindungan diri dan keluarga, agar senantiasa sehat fisik dan mental selama wabah corona ini terjadi.

Alasan Harus Punya Asuransi Kesehatan Saat Pandemi

© pch.vector/Freepik

Bukan hanya rapid dan swab test saja, menurut Nyoman Wiwik Yuliadewi selaku Deputi Monitoring BPJS Kesehatan Bali, NTT, NTB, ada beberapa hal yang memang tak dijamin. Kepada radarbali, Wiwik menegaskan jika Covid-19 tergolong bencana sehingga seluruh biaya rapid dan swab test ditanggung pemerintah.

Hanya saja kondisi penanggungan pemerintah ini terjadi ketika seseorang memang dirujuk ke RS atau menjadi bagian penelusuran kontak. Sementara untuk pasien mandiri yang ingin melakukan rapid atau swab test sendiri, wajib mengeluarkan uang pribadi. Supaya tidak menyusahkan masyarakat, Wiku Adisasmito selaku Jubir Satgas Penanganan Covid-19 kepada Republika menyebutkan kalau pemerintah akan membatasi tarif swab test.

Seperti yang diketahui, swab test memang lebih mahal daripada rapid test dan bisa menembus jutaan Rupiah. Tentu biaya yang cukup besar bagi beberapa orang, sedangkan siapapun ingin sehat, bakal cukup membebani. Hal ini pula yang akhirnya turut menguatkan sederet alasan berikut ini, mengenai pentingnya asuransi kesehatan di kala pandemi Covid-19:

1. Risiko Kesehatan Makin Mencemaskan

Saat pertama kali Covid-19 masuk ke Indonesia di awal Maret 2020 lalu, jumlah harian kasus positif masihlah satu digit. Kini lima bulan berlalu, sudah hal biasa kalau penambahan kasus positif corona menyentuh ribuan orang per hari. Meskipun memang jumlah penduduk Indonesia lebih dari 200 juta jiwa, tak ada yang bisa membantah kalau risiko kesehatan tiap orang kini makin besar. Siapapun Anda, di manapun Anda berada, jelas berpeluang terkena Covid-19.

Bahkan banyak pasien yang terpapar Covid-19 tanpa menunjukkan gejala, sehingga akan cukup riskan jika mereka berkeliaran tanpa mempedulikan protokol kesehatan. Apalagi dengan ketatnya prosedur pemulasaraan jenazah pasien Covid-19, membuktikan kalau penyakit ini jelas tak bisa disepelekan. Belum lagi masih ada penyakit-penyakit menular dan degeneratif yang menghantui, membuat siapapun bisa jatuh sakit. Dengan fakta inilah, keberadaan asuransi kesehatan tentu bisa membuat Anda lebih tenang karena kepastian mendapatkan fasilitas kesehatan terbaik.

2. Risiko Finansial Makin Nyata

Demi memutus rantai penularan Covid-19, banyak negara menerapkan kebijakan lockdown. Pemerintah Indonesia pun memilih PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang membuat perekonomian limbung. Banyak bisnis ambruk karena kehilangan penghasilan, daya beli masyarakat menurun sampai keputusan merumahkan pegawai (unpaid leave). Tak sedikit pula orang-orang justru kehilangan pekerjaan di masa wabah corona saat ini.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Inilah 7 Manfaat Memiliki Asuransi untuk Mobil

Kondisi ini membuat siapapun bisa bangkrut sewaktu-waktu karena tak ada yang tahu kapan perekonomian bisa stabil. Tentu menjadi masalah ketika uang tak ada lalu kondisi kesehatan memburuk. Sehingga ketika Anda memiliki perlindungan asuransi, tak perlu ribet lagi jika jatuh sakit lantaran fasilitas kesehatan sudah pasti didapat berkat polis yang rajin dibayarkan. Terutama jika Anda adalah kepala keluarga, asuransi kesehatan adalah proteksi risiko finansial dalam hal kesehatan diri.

Dengan kedua alasan di atas yakni makin tingginya risiko kesehatan dan finansial, sudah pasti membuat asuransi kesehatan sebagai hal yang wajib Anda pertimbangkan. Namun supaya memperoleh manfaat maksimal dari sebuah asuransi kesehatan, Anda harus bisa memilih penyedia layanan yang berkualitas.

Iklan

7 Tips Pilih Asuransi Kesehatan Berkualitas Saat Wabah Corona

Dari total 149 ribu kasus positif Covid-19 di Tanah Air, dilaporkan bahwa 6.500 di antaranya meninggal dunia. Hampir setiap hari, rasa-rasanya ada orang meninggal dunia karena Covid-19. Kondisi ini membuktikan bahwa kesehatan adalah harta paling berharga selama pandemi. Dengan menggunakan asuransi kesehatan, Anda tentu bisa memberi perlindungan pada diri dan keluarga. Supaya memang asuransi kesehatan yang digunakan benar-benar berkualitas, beberapa tips berikut ini bisa dijadikan pertimbangan sebelum memilih produk:

1. Perlindungan Berbagai Penyakit, Termasuk Covid-19

© rawpixel.com/Freepik

Tips pertama saat memilih asuransi kesehatan adalah pastikan memberikan perlindungan terhadap penyakit, termasuk penyakit-penyakit saat pandemi seperti Covid-19. Seperti yang sudah diketahui, pengujian Covid-19 membutuhkan rapid dan swab test yang rupanya tak ditanggung BPJS Kesehatan.

Anda harus jadi obyek tinggi risiko jika ingin memperoleh pertanggungan pemerintah, sehingga keberadaan asuransi kesehatan yang mengcover Covid-19 sangat penting. Apalagi dengan fakta Covid-19 juga memicu komplikasi penyakit kritis seperti pneumonia, gagal napas hingga penyakit mental, menjadikan Anda harus teliti betul mengenai daftar penyakit yang ditanggung pihak asuransi.

Beberapa asuransi kesehatan di Tanah Air yang memberikan perlindungan tambahan untuk nasabah yang terpapar Covid-19 adalah FWD Life, Astra Life, Sun Life, Generali, AIA dan Prudential. Bahkan beberapa asuransi tersebut juga memberikan manfaat uang tunai yang tentunya sangat berguna bagi nasabah di kala wabah corona seperti saat ini.

2. Layanan Rawat Inap Maksimal

Selain daftar penyakit yang ditanggung, tips berikutnya saat memilih asuransi kesehatan saat pandemi adalah manfaat rawat inap. Karena ketika Anda dipastikan mengalami Covid-19, harus mengikuti prosedur karantina selama minimal 14 hari. Meskipun memang pemerintah sudah menjamin biaya inap, tetap saja keberadaan asuransi kesehatan bakal sangat membantu. Apalagi kalau manfaat rawat inap itu sudah termasuk biaya kamar, tarif dokter, obat-obat hingga cek laboratorium, Anda wajib membeli polis tersebut.

3. Kebutuhan Jaringan Rumah Sakit

© vecteezy

Sebagus apapun asuransi kesehatan yang Anda pilih, jika jaringan Rumah Sakit (RS) yang disediakan terbatas seperti cuma di ada pada RS di kawasan Jabodetabek atau pulau Jawa saja, ada baiknya Anda urungkan. Begitu pula dengan klaim perlindungan berbagai penyakit dan inap Covid-19 tapi cuma tersedia di RS tertentu, Anda juga bisa membatalkan pembelian polisnya. Karena asuransi kesehatan yang berkualitas jelas bisa digunakan di banyak RS, bukan hanya Indonesia hingga seluruh dunia.

4. Klaim dan Reimburse Mudah – Cashless

Asuransi kesehatan yang baik biasanya menjamin realisasi janji perlindungan secara singkat, terutama dalam proses klaim. Lebih lagi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini yang membuat finansial banyak orang bermasalah, tentu kalau prosedur klaim bertele-tele dan begitu rumit, jelas malah bikin stres saat Anda atau keluarga terpapar Covid-19. Hanya saja proses klaim ini cuma menguntungkan nasabah yang memiliki uang tunai, karena tinggal menunggu waktu reimburse.

Baca juga: Cara Mendaftar Asuransi BPJS Kesehatan secara Online | Panduan

Namun bagaimana dengan nasabah yang benar-benar tidak bisa membayar pengobatan terlebih dulu? Maka ada baiknya Anda memilih layanan asuransi kesehatan yang menawarkan sistem cashless. Keberadaan fasilitas cashless jelas tidak akan membuat Anda pusing. Karena ketika harus melakukan pembayaran pengobatan atau kebutuhan inap, tinggal menawarkan skema cashless. Bagi pemegang polis yang memang bertanggung jawab, cashless bisa dilakukan dalam hitungan menit dan Anda bisa langsung memperoleh fasilitas kesehatan yang sesuai.

5. Premi Terjangkau

© freepik

Seperti yang diketahui, pandemi Covid-19 membuat finansial setiap orang jelas bermasalah. Lantaran Anda harus bijak mengelola keuangan, pastikan pula kalau Anda memilih asuransi kesehatan yang memberikan besaran premi terjangkau. Hanya saja sekadar informasi, wabah corona sekalipun tergolong kasus luar biasa, perusahaan-perusahaan asuransi tetap menggolongkannya ke premi penyakit kritis.

Premi penyakit kritis biasanya memiliki nilai yang cukup besar, sehingga mau tak mau Anda sebagai calon pembeli polis harus bisa mengatur keuangan dengan tepat. Usahakan untuk anggaran polis asuransi kesehatan ini tidak mencapai lebih dari 10% total pengeluaran, apalagi kalau Anda juga ingin memberikan proteksi bagi keluarga.

Ingin keluarga sehat dan terlindungi adalah hal normal, tapi kalau sampai membebani finansial dan kebutuhan sehari-hari bermasalah, jelas bisa bikin pusing. Karena itu, atur keuangan dengan maksimal terlebih dulu, lalu pilih premi yang terjangkau dari layanan asuransi kesehatan berkualitas.

6. Akses Mudah
Iklan

Wabah corona membuat banyak aktivitas sosial dibatasi. Karena itu, jangan pilih asuransi yang mengharuskan Anda pergi ke kantor cabang, melakukan pengisian dokumen yang terlalu ribet. Pilihlah penyedia asuransi kesehatan yang mudah diakses, bahkan secara online melalui smartphone. Termasuk dengan proses klaim, usahakan yang memberikan kemudahan pengisian formulir online, sehingga Anda tidak ribet. Jadi kalau memang sudah pasti terpapar Covid-19 dan tak bisa ke mana-mana, Anda tetap dapat mengecek perlindungan dan prosedur reimburse melalui internet.

7. Proteksi Keluarga

© freepik

Terakhir, tips yang bisa dipertimbangkan saat memilih asuransi kesehatan di kala pandemi seperti ini adalah pastikan memberi rasa aman dan tenang. Lebih lagi kalau Anda sudah menikah atau memiliki anggota keluarga lain, usahakan polis yang dibeli juga meng-cover seluruh anggota keluarga inti. Kendati mungkin premi yang dibebankan lebih besar, tapi kenyamanan dan ketenangan pikiran akan Anda dapat.

Kesimpulan

Melihat berbagai alasan dan manfaat yang diberikan, mempunyai asuransi kesehatan di kala pandemi Covid-19 adalah salah satu yang wajib dipertimbangkan. Dengan fakta tidak ada yang dapat memprediksi kapan wabah corona berlangsung, atau kapan perekonomian bisa stabil, asuransi kesehatan jelas dapat membuat pikiran Anda tetap nyaman dan sehat. Tentunya dengan memilih penyedia asuransi kesehatan yang berkualitas, Anda dapat melewati pandemi Covid-19 secara lebih bersemangat.

Arai Amelya: Pecinta seni yang harus menikahi jurnalistik dan penulisan

This website uses cookies.