Mau Bisnis Bengkel Mobil? 10 Tips Ini Bisa Menambah Keuntungan!

Jumlah pengguna kendaraan pribadi di Indonesia memang sangat tinggi. Hampir setiap tahunnya, produsen kendaraan bermotor baik roda dua atau roda empat akan mengenalkan produk baru mereka kepada masyarakat. Pengenalan produk baru ini tak lepas dari permintaan kendaraan bermotor terus meningkat, karena memang banyak orang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi alih-alih transportasi umum.

Terus meningkatnya jumlah kepemilikan kendaraan bermotor ini rupanya menciptakan pangsa pasar untuk bisnis bengkel yang cukup menjanjikan. Yap, menemukan bengkel-bengkel baik mobil atau sepeda motor di seluruh pelosok Indonesia memang bukanlah hal yang sulit.

Setidaknya ada tiga jenis bengkel di Indonesia yakni yang bengkel resmi karena terafiliasi dengan merk kendaraan bermotor tertentu, bengkel yang melayani service kendaraan secara umum dan bengkel untuk modifikasi kendaraan. Tentunya semakin lengkap fasilitas dan pelayanan yang diberikan, sebuah bengkel bisa bertahan dan menjadi pilihan banyak orang.

Baca juga: Usaha Toko Kelontong : 7+ Tips Sukses Memulai Bagi Pemula

Bukan hanya sepeda motor, bengkel-bengkel mobil kini bahkan juga bisa ditemukan di area pinggiran. Hal ini membuktikan kalau jumlah pemilik mobil terus meningkat, karena kendaraan roda empat ini yang dianggap jauh lebih nyaman daripada sepeda motor. Nah, termasuk yang tertarik untuk membuka bisnis bengkel mobil? Berikut ini beberapa tips yang harus Anda lakukan supaya sukses dan cuan besar!

10 Tips Buka Bisnis Bengkel Mobil Biar Untung Besar

1. Estimasi Modal dengan Tepat

peralatan bengkel mobil

Tips paling mendasar yang harus dilakukan sebelum membuka bengkel mobil adalah mempersiapkan modal dengan tepat. Seperti yang diketahui, membuka bengkel mobil jelas membutuhkan modal yang tak sedikit karena harus membeli banyak peralatan.

Sekadar informasi, estimasi biaya pendirian bengkel mobil bisa menyentuh ratusan juta Rupiah. Biasanya pos biaya terbesar akan mencakup peralatan bengkel dan tentunya sewa atau membeli tempat usaha.

Bukan hanya memperhitungkan modal awal, Anda juga harus mempersiapkan estimasi biaya operasional bengkel. Beberapa di antaranya seperti biaya listrik, tagihan air hingga pembayaran gaji karyawan. Dengan perhitungan modal awal yang tepat, Anda tentu akan bisa memperkirakan prospek yang bakal didapat.

2. Rekrut Montir/Teknisi Berkualitas

montir bengkel berkualitas

Kunci pelayanan bengkel yang maksimal terletak pada kemampuan montir atau teknisi yang ada. Untuk itulah tips berikutnya yang harus Anda lakukan adalah dengan merekrut mekanik atau montir mobil yang benar-benar ahli. Tentunya kemampuan seorang mekanik seiring dengan pengalaman dan latar belakang pendidikan mereka.

Anda boleh-boleh saja merekrut anak-anak muda yang tertarik pada perbengkelan, tapi jika kemampuan mereka masih kurang memuaskan tentu akan berimbas ke omzet bengkel.

Bengkel mobil yang menggunakan mekanik atau montir abal-abal jelas akan membuat konsumen kecewa. Apalagi kalau ternyata montir yang kurang cakap membuat mobil konsumen malah jadi rusak, tentu bisa merusak reputasi bengkel.

Alih-alih keuntungan yang bakal didapat, bengkel Anda akan dibicarakan karena pelayanannya buruk sehingga bisa membuat usaha gulung tikar. Tentu tidak mau mengalami hal itu, bukan? Untuk itulah pilih montir yang benar-benar ahli sebelum resmi membuka bengkel.

3. Pilih Lokasi yang Tepat

Pilih Lokasi yang Tepat

Seperti layaknya bisnis-bisnis lain, bengkel mobil juga harus mempertimbangkan lokasi yang strategis. Semakin mudah akses ke bengkel, tentu akan berimbas bagus ke perkembangan bisnis. Untuk itulah biasanya bengkel mobil memilih lokasi di pinggir jalan dengan menyediakan area parkir nyaman sehingga konsumen sering untuk berkunjung.

Apakah boleh menggunakan area depan rumah untuk bengkel? Tentu saja boleh, hanya satu yang patut Anda ingat adalah bengkel mobil membutuhkan lokasi yang tentunya jauh lebih besar daripada bengkel sepeda motor. Jika Anda cuma menyediakan lokasi untuk bengkel di lahan terbatas, konsumen bisa saja membatalkan keinginan untuk datang karena tempatnya sempit.

4. Pelajari Seluk Beluk Bengkel Mobil

mesin mobil bagian dalam

Tidak semua pemilik bengkel mobil memiliki pengetahuan soal permobilan dan berbagai hal-hal teknik di dalamnya. Mungkin ini terdengar tak masalah, tapi satu tips yang bisa Anda terapkan adalah dengan mencoba mempelajari hal-hal mekanik soal mobil. untuk apa? Supaya Anda sebagai pemilik bengkel juga bisa melakukan pengawasan terhadap hasil kerja montir atau karyawan.

Pengawasan kinerja montir dan karyawan ini bertujuan agar Anda bisa memperhatikan kualitas layanan bengkel. Dengan memahami beberapa pengetahuan dasar soal mesin mobil, bukan tak mungkin Anda bisa berbincang dengan pemilik mobil dan memberikan saran pelayanan yang tepat.

Hal ini sekaligus menjadikan pemilik tidak mudah terkena tipu daya oknum karyawan yang tak bertanggung jawab. Untuk itulah ada baiknya memang pemilik bengkel mobil memiliki passion dan wawasan soal mesin mobil.

5. Sediakan Ruang Tunggu

ruang tunggu bengkel mobil

Apa yang menjadi ciri utama dari bengkel-bengkel mobil resmi yang ramai dikunjungi konsumen? Tepat, ruang tunggu yang nyaman. Terdengar sepele memang dan kerap dilupakan pebisnis mobil pinggiran, tapi menyediakan ruang tunggu yang nyaman justru akan berimbas positif ke kelangsungan bisnis.

Ruang tunggu yang nyaman jelas akan membuat konsumen betah dan tidak merasa bosan menunggu kendaraan mereka diperbaiki. Supaya bisa menciptakan ruang tunggu senyaman mungkin, ada baiknya Anda menyediakan tempat yang cukup luas dan bersih. Jika perlu pisahkan area ruang tunggu dan tempat service mobil dengan sekat kaca, supaya konsumen tetap bisa mengawasi perbaikan mobil mereka.

Agar konsumen makin betah, ada baiknya mempertimbangkan ruang tunggu yang dilengkapi AC dan ruang tunggu untuk para perokok. Beberapa fasilitas seperti WiFi, TV, air mineral dan buku bacaan gratis juga bisa disiapkan di area ruang tunggu demi kenyamanan konsumen.

Memang, untuk menyediakan ruang tunggu terbaik akan membuat Anda mengeluarkan modal tambahan, tapi jika semua itu berdampak positif ke bisnis bengkel mobil, sangat layak dipertimbangkan.

Baca juga: 21 Tips Sukses Usaha Laundry Kiloan dengan Modal Kecil

6. Perhatikan Harga Kompetitor

Ada yang bilang kalau semakin bagus pelayanan bengkel, tentu akan diburu oleh konsumen sekalipun tarif yang dipatok lebih mahal daripada bengkel-bengkel lain. Memang benar, hanya saja sebagai pemilik bengkel yang selalu butuh konsumen baru, Anda harus turut mempertimbangkan tarif pelayanan dari pihak kompetitor. Harga yang terlalu tinggi bisa saja membuat konsumen setia harus mempertimbangkan ulang.

Apalagi jika ada bengkel baru yang memberikan kualitas pelayanan serupa dengan harga lebih murah, bukan tak mungkin kalau pelanggan tetap bengkel Anda bakal berpaling. Tips untuk mengatasi hal itu adalah selalu memperhatikan tarif layanan kompetitor, dan menerapkan tarif untuk pelayanan bengkel sendiri dengan bijaksana yang tidak terlalu mahal atau kelewat murah.

7. Pahami Keinginan Konsumen

Ungkapan bahwa konsumen adalah raja memang layak untuk diterapkan dalam bisnis bengkel mobil. Kepuasaan konsumen memang mampu membuat bisnis bengkel mobil berjalan dengan lancar.

Nah, untuk bisa selalu membuat konsumen puas, Anda harus benar-benar memahami keinginan mereka.Setidaknya ada empat hal yang jadi tolak ukur pelayanan bengkel mobil di mata konsumen yakni keramahan, kenyamanan, kecepatan dan ketepatan.

Konsumen yang sibuk tentu ingin ganti oli dengan cepat tapi tentunya harus tepat dan tidak membuat komponen mesin mobil bermasalah. Begitu juga dengan konsumen perempuan yang cenderung memilih bengkel dengan mekanik yang ramah dan ruang tunggu nyaman.

Dengan selalu berpegang teguh pada empat faktor di atas, bengkel mobil Anda tentu akan selalu dipilih dan bukan tak mungkin untuk direkomendasikan oleh banyak orang.

8. Cari Pemasok Suku Cadang

suku cadang mobil

Suku cadang kendaraan adalah salah satu produk yang harus ada dalam bengkel mobil. Biasanya untuk melengkapi suku cadang ini, pemilik bisnis bengkel harus mengeluarkan sejumlah modal yang tidak sedikit. Supaya Anda juga bisa tetap cuan, tips yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan survey terlebih dulu terhadap harga-harga suku cadang yang dijual oleh para pemasok.

Dengan begitu, Anda bisa melakukan perbandingan kualitas produk dengan harga yang ditawarkan. Barulah kemudian akhirnya Anda menemukan pemasok suku cadang yang terbaik, terpercaya dengan harga sangat kompetitif.

Usahakan untuk menghindari reseller dan langsung membeli suku cadang dari supplier. Kenapa begitu? Harga yang ditawarkan reseller jauh lebih mahal daripada supplier langsung. Namun untuk pembelian ke supplier, dibutuhkan modal lebih banyak karena sistem penjualan grosir.

Baca juga: 10 Tips Penting Sebelum Memulai Bisnis yang Harus Dilakukan

9. Beri Layanan Maksimal

Bisnis jasa seperti bengkel mobil memang memiliki kunci utama pada pelayanan yang maksimal. Tentunya semakin istimewa layanan yang diberikan dan tidak membeda-bedakan konsumen, bengkel mobil Anda akan selalu dipilih. Agar layanan yang diberikan berkesan, coba terapkan beberapa ide inovatif sehingga konsumen tertarik.

Misalkan saja ketika bulan Ramadan, Anda berikan layanan air minum dan kudapan gratis untuk konsumen beragama Islam yang berpuasa saat waktu berbuka tiba. Begitu pula dengan memberikan layanan antar-jemput kendaraan khusus untuk pelanggan setia, hingga mekanik yang bisa datang ke lokasi konsumen. Tentu berbagai ide inovatif ini bisa coba untuk diterapkan sehingga bengkel Anda tampak berbeda.

Jika perlu, latihlah para karyawan dan mekanik yang ada di bengkel Anda untuk senantiasa tersenyum dan memberikan bantuan kepada konsumen. Jangan terlalu berlebihan dan tetap profesional, maka akan membuat bisnis bengkel Anda sudah pasti diperhitungkan.

10. Siapkan Rencana Promosi

bagian luar bengkel mobil

Nah, tips terakhir yang tidak boleh dilewatkan dalam mengembangkan sebuah bisnis supaya untung adalah promosi. Apakah bengkel mobil butuh promosi? Jelas. Apalagi saat ini persaingan usaha bengkel mobil sangat ketat, sehingga sebagai pemilik Anda tentu harus mempunyai strategi promosi yang tepat.

Bukan cuma memasang banner atau spanduk di depan bengkel, strategi promosi yang bisa Anda pertimbangkan adalah dengan memanfaatkan internet. Gunakan media sosial untuk sarana promosi dengan membuat akun khusus bengkel Anda. Unggah konten yang menarik mengenai informasi harga pelayanan, cara service mobil hingga testimoni konsumen sehingga masyarakat lain mulai mengenal bengkel Anda.

Dengan gaya hidup masyarakat saat ini yang semakin online, tentu saja memanfaatkan media sosial adalah salah satu promosi yang jauh lebih efektif dan efisien. Bahkan pemasaran lewat internet dianggap jauh baik daripada Anda menyebarkan brosur ke orang-orang.

Kesimpulan

Dengan menerapkan tips-tips di atas secara tekun, Anda akan bisa melihat perubahan pada bisnis bengkel mobil yang jauh lebih positif. Jangan lupa untuk senantiasa menuangkan ide inovatif baik dari segi pelayanan hingga promosi, karena itu merupakan cara yang paling ampuh untuk membuat sebuah usaha bisa bertahan. Ingat, teruslah belajar memperdalam wawasan soal mekanika mobil agar Anda tidak cuma hanya menjadi pemilik bengkel, tapi juga sosok yang memahami betul mesin kendaraan bermotor.

Bagikan ;

SEKURITAS

INFO

  • 15% Instant Bonus

  • Min Deposit: $5

  • Regulasi Terjamin

5/5
  • Bonus 100% per deposit

  • $1 Deposit Awal

  • Trading Saham dan Forex

5/5
  • 50% Bonus deposit

  • $ 50 Deposit Awal

  • Trading Forex, CFD

  • Komoditas dan indeks Saham

5/5

Tinggalkan komentar