Wajib Tahu! 10 Tips Sukses Untuk Youtuber Pemula

Profesi sebagai youtuber tampaknya menjadi salah satu profesi yang di idamkan anak muda saat ini. Bisa bekerja dimana saja, kapan saja dan menghasilkan uang jutaan bahkan ada yang sampai milyaran rupiah perbulannya.

Apalagi ketika physical distancing seperti saat ini, kita tidak bisa kemana-mana, beberapa jenis pekerjaan jadi terhambat bahkan penghasilan menurun drastis. Tetapi jika punya channel youtube dengan ratusan ribu subscibers, kita tetap bisa menghasilkan dari rumah.

Tentu hal ini sangat menggiurkan bukan?

Belum lagi ketika masa physical distancing seperti saat ini, banyak orang memilih menonton youtube untuk mengisi waktu luang, belajar hal baru, bahkan mencari sumber inspirasi untuk mengerjakan pekerjaan sekolah atau kantor. Banyak pula talenta baru yang muncul dengan kreatifitas-kreatifitas unik yang di ekspresikan lewat menggunggah video ke social media.

Nah, jika Anda adalah salah satu orang yang suka mengunggah video kreatif di sosial media, mengapa tidak jika Anda meraih keuntungan dengan mengunggahnya lewat youtube?

Tetapi sebelum Anda memutuskan beralih profesi menjadi youtuber sepenuhnya, ada hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang dunia per-youtube-an. Karena seperti profesi lainnya, menjadi seorang youtuber sukses juga memerlukan proses yang tidak mudah. Misalnya saja tentang persaingan youtuber yang sangat ketat. Saat ini tercatat kurang lebih ada 1000 orang perhari yang membuat channel baru.

Belum lagi tentang jumlah penonton yang tidak akan langsung banyak ketika awal-awal. Bahkan mungkin Anda harus bersiap atas kemunculan haters. Biasanya, konten atau teknik editing kita pada awal-awal membuat video youtube mungkin akan di bawah standart. Inilah yang menjadi sasaran kritik dari haters.

Ada juga yang videonya terkena banned oleh pihak youtube atau yang subscibernya tidak berkembang dan masih banyak tantangan-tantangan lain yang ternyata diluar dugaan para pejuang youtube sebelumnya.Oleh karena itu, dari banyaknya pembuat channel baru di youtube, hanya beberapa saja yang berhasil dikenal dan bertahan sampai saat ini.

Jadi, jika Anda memiliki keinginan untuk menjadi youtuber yang sukses, Anda perlu memiliki persiapan yang cukup. Apalagi jika Anda langsung melepaskan pekerjaan utama Anda untuk menjadi fulltime youtuber tanpa persiapan yang matang. Terus terang sebenarnya banyak youtuber yang tidak menyarankan hal tersebut.

Sebab banyak hal yang tentang youtube yang salah dipersepsi oleh orang-orang selama ini. Sehingga tidak sedikit yang menyerah duluan dan juga tidak sedikit yang malah mengambil jalan pintas yang tentu bernilai negatif dikemudian hari. Nah, untuk itu mari kita bahas satu persatu tips yang perlu diketahui youtuber pemula!

1. Tentukan Tujuan Membuat Channel

Tentukan Tujuan Membuat Channel

Hal pertama yang penting untuk diperhatikan sebelum membuat channel sendiri yang nantinya ingin di monetisasi adalah tentang tujuan kita membuat youtube channel. Banyak orang hanya sekedar ikut-ikutan membuat youtube channel dan akhirnya tidak tahu arah kontennya sendiri. Jika yang membuat konten saja tidak tahu arah kontennya sendiri, maka bagaimana dengan para viewersnya?

Baca juga : 5 Kerja Sampingan Online yang Bisa Menambah Penghasilan Anda

Apalagi jika tujuannya hanya mendapat untung secara singkat, lebih baik keinginan menjadi youtuber di pikirkan kembali. Hal ini karena untuk bisa menghasilkan uang dari youtube, perjalanannya sangat panjang. Coba saja perhatikan channel-channel youtube raksasa yang saat ini punya jutaan subscriber dengan engangement luar biasa telah berdiri bertahun-tahun. Jadi sebaiknya, tujuan pembuatan channel youtube ini di pikirkan dengan baik.

2. Pilih Jenis Konten dan Jadi Diri Sendiri

Pilih Jenis Konten dan Jadi Diri Sendiri

Masih berhubungan dengan tujuan pembuatan channel. Sebaiknya keinginan menjadi youtuber berasal dari keinginan dan minat pribadi. Anda bisa mengisi konten channel Anda dengan apa yang benar-benar Anda sukai. Dengan begitu, sepanjang dan sesulit apapun tantangan dalam dunia youtube Anda tetap bisa survive dan terus berkembang. Tapi jika keinginan menjadi youtuber hanya karena sedang trend, Anda perlu memikirkannya berulang kali.

Misalnya, Anda suka memasak maka pilihlah konten tutorial memasak. JIka Anda suka makan-makan maka buatlah konten review makanan atau sejenisnya, dan masih banyak ide-ide yang bisa di kembangkan. Yang terpenting adalah Anda memiliki ketahanan untuk membuat konten-konten berkualitas karena Anda menikmatinya. Karena diluar sana pasti ada banyak orang yang memiliki minat yang sama ataupun kebutuhan untuk ingin tahu tentang apa yang Anda sukai.

Baca juga : Tak Perlu Cemas, Ini 8 Tips Branding dengan Modal Pas-Pasan

Lalu dalam pembuatan konten, jadilah diri sendiri jangan meniru orang lain. Boleh-boleh saja jika menjadikan seseorang menjadi inspirasi, tetapi tetaplah menjadi diri sendiri. Hal ini akan membuat ciri khas kita sendiri yang dapat menarik viewers. Hal ini karena walaupun memiliki persamaan disisi tertentu, tapi setiap orang memiliki keunikannya masing-masing dan hal inilah yang menjadikannya menarik.

3. Jangan Jadikan Hambatan Sebagai Alasan

Salah satu hal yang menjadi hambatan sebagai youtuber adalah masalah properti. Tentu saja, menjadi youtuberpun perlu properti. Banyak orang yang mengeluh dan menunda menjadi youtuber karena kekurangan properti.dan budget yang terbatas. Tidak punya kamera DSLR, tidak punya mic, tidak punya ring lighting dan sebagainya.

Hambatan tersebut menjadi hal yang membuat orang tidak mau bergerak dari keinginannya menjadi youtuber. Padahal banyak sekali youtuber besar Indonesia yang dulunya memulai karir sebagai youtuber dengan merekam video mereka menggunakan kamera HP saja tanpa mic, tanpa ring lighting, benar-benar hanya kamera handphone. Mereka melakukan berbagai cara untuk menghasilkan konten dan video yang berkualitas.

Misalnya membuat video di tempat terbuka, membuat lighting sendiri menggunakan lampu biasa dll. Apalagi saat ini kamera HP sudah cukup canggih. Tinggal memadupadankan properti lain yang di miliki untuk membuat video lebih menarik dan membeli properti sesuai budget jika diperlukan. Misalnya jika ingin membuat video di dalam ruangan kamar, buatlah background yang lebih enak dilihat, menarik dan juga relevan dengan isi konten.

4. Cari Tahu Tentang Aturan Youtube

Cari Tahu Tentang Aturan Youtube

Biasanya youtuber pemula lupa tentang hal ini, padahal cara kerja youtube menentukan perlakukan youtube terhadap konten video yang kita buat. Banyak dari youtuber pemula yang langsung membuat video, lalu ternyata videonya ter-banned oleh youtube barulah bertanya mengapa. Nah, sebaiknya dari pada kita capek-capek membuat video tetapi akhirnya harus terhapus oleh pihak youtube lebih baik mencari tahu aturan youtube supaya kita tidak sengaja melanggarnya.

Karena pembuatan konten hingga editing bukanlah proses yang cepat dan mudah. Anda tidak perlu mengetahui secara detail semua aturan. Pilihlah hal-hal yang kemungkinan akan bersinggungan dengan konten, cara agar youtube bisa mneghasilkan, dan hal-hal terkait lainnya.

5. Realistis Dalam Berekspektasi

Tips selanjutnya berkaitan dengan ekspektasi. Memiliki ekspektasi adalah sesuatu hal yang sangat wajar. Karena manusia memiliki harapan dan tujuan-tujuan tertentu. Tetapi ekspektasi tentu perlu di batasi agar tidak berlebihan dan membuat kita cepat menyerah. Khususnya dalam dunia youtube, kita perlu realistis dalam berekspektasi.

Banyak orang menyangka bahwa youtuber hidupnya enak dan semuanya serba mudah. Sehingga ketika memutuskan menjadi youtuber, kita memiliki ekspektasi akan banyaknya subscriber dan viewers dengan cepat. Perlu di ketahui bahwa proses agar channel youtube bisa menghasilkan bagi youtuber cukup panjang dan berat.

Beberapa youtuber yang memulai dari nol memiliki penghasilan awal yang sedikit pada awal. Sebelum akhirnya bisa menghasilkan, ada proses proses monetisasi dan verifikasi yang cukup panjang. Pada tahun 2018, youtube memperbaharui aturan mengenai monetisasi channel yakni minimal memiliki 1000 subscibers dan juga 4000 jam tayang dalam setahun. Jika Anda berhasil, Anda perlu melakukan verifikasi rekening, alamat rumah dsb yang memakan waktu kurang lebih 1 bulan hingga beberapa bulan karena surat di kirim dari luar negeri.

6. Perkaya Wawasan Tentang Persaingan Kata Kunci

Langkah selanjutnya adalah mengenai persaingan kata kunci. Judul, tag dan lain sebagainya cukup berperan untuk meningkatkan ranking konten dan channel Anda. Mirip teknik SEO seperti di google, Anda juga perlu menggunakan kata kunci yang tepat saat mengupload video di youtube.

Jika Anda memilih kata kunci yang relevan dengan konten atau memilih kata kunci dengan persaingan yang terlalu tinggi, konten Anda akan sulit naik di halaman awal. Jangan memilih kata kunci yang dimiliki channel kompetitor yang sudah kuat karena konten dan channel Anda pasti tenggelam. Sebaliknya, pakailah kata kunci yang mirip tetapi masih merupakan kata kunci yang di cari banyak orang untuk mencari jenis konten yang sama.

7. Membuat Thumbnail yang Menarik

Membuat Thumbnail yang Menarik

Thumbnail adalah tampilan awal video yang biasanya menjadi cover video sebelum di putar. Salah satu hal yang membuat kita tergerak memutar video youtube adalah karena thumbnail yang menarik. Buatlah thumbnail yang mewakili keseluruhan pembahasan konten video.

Boleh saja menggunakan kalimat-kalimat yang menarik rasa ingin tahu tetapi jangan sampai hanya click bait. Karena hal itu akan membuat viewers kapok untuk menonton video Anda. Selain itu bisa juga menggunakan desain grafis yang khas sehingga orang lebih mudah mengenali channel Anda.

8. Konsisten Mengupload Video

Siapa bilang youtuber bisa bekerja semaunya? Kenyataannya, seorang youtuber yang ingin sukses perlu memiliki disiplin diri yang tinggi untuk mengatur jadwalnya sendiri. Sebab tidak ada orang dan aturan perusahan yang mengatur jadwal kerjanya.

Disisi lain, kita tidak bisa memungkiri fakta bahwa salah satu cara yang penting untuk mengembangkan channel adalah dengan konsisten dalam mengupload. Jangan sampai membuat subscriber malas menunggu karena hanya 1 kali upload video dalam sebulan, pasca itu pun malah menghilang.

Sebaiknya, upload video 1-2 kali dalam seminggu. Beauty vlogger Rachel Goddard menyarankan untuk membuat stok video sehingga setiap minggunya memiliki jadwal rutin untuk video baru.

9. Share ke Berbagai Sosmed Tapi Jangan Spam

Sosmed memegang peranan penting dalam perkembangan sebuah channel youtube. Saat ini orang dengan mudahnya membagikan sebuah link hanya dengan menggunakan jari mereka. Oleh karenanya pihak youtube pun memberikan saran untuk para youtubernya agar memberikan dorongan bagi viewrs dalam mendukung channelnya.

Baca juga : 5 Cara Mendapatkan Uang dari Youtube

Salah satunya adalah dengan melakukan share link video youtube ke sosial media yang dimiliki. Nah, jika Anda memiliki beberapa sosial media, Anda bisa men-share link video atau mengajak orang untuk melihat channel youtube Anda setelah menunggah video.

Tetapi tidak disarankan untuk spam. Sebaiknya Anda mencari cara yang sopan, friendly dan halus untuk mendorong orang lain meilihat dan membagikan video Anda agar tidak terkesan ‘nyampah’.

10. Bertemu Komunitas dan Ajak Collab

Bertemu Komunitas dan Ajak Collab

Komunitas adalah cara lainnya yang bisa digunakan untuk mengembangkan channel agar lebih besar. Anda juga bisa bertemu dengan komunitas terkait dengan konten di channel youtube dan mengajaknya collab. Misalnya Anda suka tentang make up, Anda bisa mencari tahu tentang komunitas yang ada dan bertanya bagaimana cara untuk join. Dengan membuat video kolaborasi, maka akan memungkinkan saling bertukar dan menambah subscribers.

Berteman dengan orang-orang di komunitas yang memiliki keminatan yang sama juga bisa menambah inspirasi untuk membuat konten-konten menarik lainnya. Selain itu, komunitas juga memberi banyak kesempatan untuk berkembang dengan berbagai cara. Jadi jangan ragu untuk bertemu dengan komunitas yang sesuai dengan jenis konten yang Anda kembangkan!

Penutup

Ada berbagai cara untuk mengembangkan karir sebagai youtuber. Yang penting karena menjadi salah satu godaan youtuber saat ingin meningkatkan viewers adalah menjaga nilai moral & integritas sebagai youtuber. Karena banyak sekali yang mengambil jalan pintas untuk menjadi terkenal di youtube dengan konten-konten yang tidak mendidik dan hanya mengejar sensasi saja.

Itulah 9 tips untuk Anda yang ingin memulai karir sebagai youtuber. Sebaiknya Anda juga mempelajari analitik dan mau berevaluasi. Karena jumlah like dan dislike yang terlalu kentara dapat memberi tahu Anda apa yang terjadi dengan channel youtube Anda. Semoga 9 tips diatas dapat bermanfaat, selamat mencoba.

Bagikan ;