8 Trik Pemasaran Laris Manis Meski Modal Menipis

Dengan perekonomian Indonesia yang tengah memasuki tahap tidak menentu, pelaku bisnis jelas harus berpikir efektif dan efisien supaya usaha tetap berjalan dan meraup cuan. Hanya saja keinginan meraup omzet besar seringkali terpaksa gagal lantaran pemasaran tidak maksimal.

Faktor utama pemasaran tidak maksimal adalah karena minimnya anggaran yang digelontorkan oleh pemilik bisnis. Yap, pemasaran alias marketing bukanlah kegiatan yang murah karena begitu tergantung pada modal. Tentu saja makin besar modal yang dikeluarkan, pemasaran sebuah bisnis bisa berjalan maksimal lantaran pasar yang dituju makin luas.

Namun di tengah masa pandemi Covid-19 seperti saat ini yang hingga Minggu (12/4) sore sudah mencatat lebih dari 4.200 kasus positif, segala bentuk pemasaran bisnis jadi terganggu. Masyarakat begitu fokus melindungi diri supaya tidak terjangkit virus corona, sehingga daya beli konsumen pun anjlok. Belum lagi kalau bisnis menggunakan bahan baku impor, melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS makin membuat suram.

Baca juga: 10 Tips Jualan Online di Tokopedia, Utamakan Keamanan !

Demi bisnis berjalan di tengah ketidak pastian, mau tak mau dana untuk pemasaran pun terpaksa dipangkas. Apakah akan tetap berjalan efektif? Tenang saja. Jika Anda memahami beberapa trik pemasaran yang tepat, bisnis bisa melaju sekalipun anggaran yang diberikan sedikit. Sehingga Anda tetap bisa cuan sekalipun pandemi Covid-19 makin ganas.

8 Trik Pemasaran dengan Anggaran Minim yang Bisa Anda Coba

1. Biarkan Pelanggan Promosi

promosi pelanggan
© teknokreasi

Modal yang Anda miliki benar-benar menipis sehingga tidak tersisa untuk kebutuhan pemasaran? Tak perlu cemas, karena Anda bisa memanfaatkan para pelanggan untuk melakukan promosi. Lhoh, memangnya bisa? Memangnya mereka mau? Bisa. Asalkan Anda menciptakan sebuah sistem yang memungkinkan para pelanggan ini melakukan pemasaran untuk bisnis Anda.

Tentunya bukan hard selling seperti menyuruh mereka menjual produk, tapi lebih kepada konsep referral. Di mana ketika seorang konsumen berhasil mengajak orang lain membeli produk yang Anda tawarkan lewat dia, maka konsumen itu akan memperoleh reward tersendiri. Contohnya Anda berjualan koleksi hijab, saat si A merekomendasikannya kepada B dan membeli hijab serupa, A bisa memperoleh satu item hijab gratis.

Sekadar informasi, seseorang bakal empat kali lebih mungkin membeli sebuah produk barang atau jasa setelah direkomendasikan oleh teman mereka. Untuk itulah jika Anda benar-benar menciptakan sistem konsep referral yang optimal, impact pemasaran lewat strategi ini bakal berkali-kali lipat dan sangat efektif.

2. Pemasaran Lewat Konten

konten pemasaran
© hubspot

Dengan jumlah pengguna internet yang begitu tinggi di Indonesia, terutama di masa pandemi Covid-19 yang membuat banyak orang harus #DiRumahAja, pemasaran konten alias content marketing merupakan strategi terbaik. Untuk melakukan strategi ini, Anda jelas harus menciptakan sebuah konten yang memuat berbagai informasi bisnis. Misalkan saja, mengelola sebuah blog atau situs resmi untuk bisnis Anda.

Supaya pengelolaan ini bisa berdampak positif ke bisnis, Anda harus rutin merilis konten dalam jangka waktu tertentu. Misalkan saja 2-3 kali seminggu, supaya calon konsumen bisa memperoleh informasi terbaru.

Tentunya agar konten ini menarik perhatian, Anda bisa menyuguhkan dengan cara berbeda seperti dalam bentuk infografis, video atau bahkan podcast yang saat ini tengah digandrungi. Pastikan konten-konten ini mudah dibagikan oleh pengguna internet agar bisa menjangkau pasar lebih luas.

3. Pertimbangkan PPC

iklan PPC
© eternitymarketing

Dirasa tidak memiliki waktu dan SDM (Sumber Daya Manusia) untuk melakukan promosi lewat media sosial atau membuat konten pemasaran? Maka Anda bisa memanfaat jasa iklan PPC (Pay Per Click) alias bayar per klik. Melalui jasa iklan ini, Anda bisa memperoleh traffic yang tinggi ke website resmi perusahaan atau akun marketplace dalam waktu singkat.

Hanya saja yang wajib dipertimbangkan dalam menggunakan jasa PPC adalah, Anda harus membayar dalam jumlah besar jika mematok target pada kata kunci yang banyak dicari pengguna internet. Untuk itulah bagi pebisnis pemula atau mereka yang anggaran pemasaran kembang kempis, lebih bijaksana dalam menargetkan kata kunci. Atau jika ingin yang lebih murah, pasanglah iklan di Facebook dengan biaya mulai Rp10 ribu per hari.

Baca juga: 7 Strategi Jitu Kembangkan Bisnis UMKM Agar Siap Hadapi Pasar Global

4. Manfaatkan Media Sosial

media sosial
© imgix

Pemasaran secara offline seperti membuka lapak, menyebarkan pamflet, memasang banner atau spanduk hingga menyewa kolom iklan di media cetak atau elektronik adalah sesuatu yang ketinggalan zaman. Marketing jenis-jenis itu cenderung membutuhkan biaya besar dan kadang tidak maksimal. Karena itu bagi para pebisnis dengan anggaran pas-pasan, maksimalkan pemasaran di media sosial.

Yap, media sosial tidaklah hanya untuk berbagai status atau foto saja, tapi sudah menjelma menjadi platform bisnis masa kini. Anda bisa membuat sebuah akun mengenai bisnis baik di Facebook, Instagram, Twitter atau bahkan Youtube yang ditautkan dengan profil bisnis di marketplace atau situs resmi. Dengan membuat akun media sosial, Anda akan bisa lebih dekat dengan konsumen dan menciptakan konten sesuai keperluan bisnis.

Pastikan akun media sosial bisnis Anda selalu aktif supaya bisa berinteraksi langsung dengan konsumen. Terima seluruh keluhan, kritik dan pujian mereka secara bijaksana sambil membalas berbagai komentar yang masuk. Jadilah admin media sosial yang ramah dan rajin merilis konten, supaya calon konsumen tahu kalau bisnis Anda dikelola secara profesional.

Kalau Anda lebih ingin menjangkau pengguna media sosial lain, bisa mempertimbangkan untuk menggaet influencer. Hanya saja semakin besar follower seorang influencer, tentu biaya endorse yang dikeluarkan makin besar. Padahal ada beberapa influencer yang ternyata memiliki jutaan pengikut palsu, sehingga ketika Anda memakai mereka sebagai endorser, bakal merugi.

Untuk itulah ada baiknya menggunakan influencer dengan pengikut di angka ribuan-puluhan ribu, lantaran selain tarif endorse masih murah meriah, follower mereka organik sehingga lebih efektif.

5. Join Komunitas

join komunitas

Meskipun mayoritas trik pemasaran modal kecil lainnya adalah memanfaatkan internet dan media sosial, melakukan kegiatan sosial tetap bisa jadi pilihan. Caranya adalah dengan bergabung pada komunitas tertentu yang sesuai dengan tema bisnis. Misalkan saja Anda berjualan produk sambal olahan, maka bergabunglah ke komunitas pecinta pedas atau komunitas penggemar masakan asli Indonesia.

Jadilah anggota yang loyal dengan ikut terlibat dalam kegiatan dan kemudian ikutlah berpendapat. Semakin aktif diri Anda, maka nanti akan lebih mudah dalam mengenalkan produk bisnis. Keunggulan dengan bergabung di komunitas ini adalah sudah memiliki target pasar yang tepat. Hanya saja lagi-lagi karena pandemi Covid-19, mayoritas kegiatan komunitas memang lebih aktif secara online.

Hanya saja yang wajib diingat ketika Anda bergabung di komunitas, janganlah melakukan hard selling hingga bernada paksaan kepada anggota lain. Anda juga tidak boleh menjelek-jelekkan produk serupa dari kompetitor. Perilaku seperti ini justru akan membuat anggota komunitas merasa tidak nyaman dan bukan tak mungkin, malah bisa memberikan dampak buruk ke bisnis. Bisa saja mereka menolak kehadiran produk Anda dan melarang anggota komunitas lain untuk membeli.

6. Mempelajari SEO

SEO
© searchengineland

Kunci utama pemasaran di media sosial adalah dengan memanfaatkan betul mesin pencarian seperti Google. Seperti yang diketahui, Google memiliki algoritma sendiri mengenai kata kunci yang paling dibutuhkan pengguna internet sehingga situs yang relevan bisa tampil di halaman teratas. Situs-situs yang tampil di halaman teratas jelas memenuhi berbagai syarat dari mesin pencari alias SEO.

Untuk itulah dalam membuat konten apapun yang berbau pemasaran, Anda harus mempelajari SEO. Entah dalam bentuk artikel, foto atau video, optimalkan perihal SEO. Bahkan jika perlu, rekrut freelancer yang memahami betul soal penulisan dan pembuatan konten SEO. Kendati tampak sulit secara teknis, dengan mempelajarinya perlahan maka SEO bisa dengan mudah dipahami.

Ada banyak sekali aplikasi online yang bisa digunakan untuk memaksimalkan SEO pada sebuah konten seperti Moz’s Keyword Explorer yang mampu memberikan rekomendasi kata kunci relevan, supaya traffic website usaha Anda semakin meningkat. Jangan lupa untuk selalu memahami peristiwa yang sedang viral, karena biasanya banyak orang yang membutuhkan informasi tersebut. Sehingga Anda bisa ‘numpang’ promosi lewat keyword yang lagi viral.

7. Diskon Pelanggan Setia

produk diskon
© digitalentrepreneur

Satu hal yang harus dilakukan para pebisnis jika ingin usaha mereka berjalan stabil, lancar dan konsisten adalah dengan tidak pernah melupakan pelanggan setia. Seorang konsumen yang sudah menjelma menjadi pelanggan setia ialah invesati terbaik bagi bisnis. Karena para pelanggan setia tentu akan tetap memillih produk Anda, no matter what!

Baca juga: Kepuasan Pelanggan, 8 Hal yang Harus Diperhatikan untuk Konsumen Anda

Yap, sekalipun ada produk serupa yang baru dirilis oleh pengusaha lain dengan harga yang lebih murah, mereka tetap milih produk dari Anda lantaran sudah begitu setia. Para pelanggan setia inilah yang bisa Anda manfaatkan dalam setiap kali proses pemasaran lantaran peluang mereka untuk membeli produk lebih besar.

Agar para pelanggan setia ini tidak pindah ke lain hati, Anda bisa mulai memanjakan mereka. Bagaimana caranya? Dengan menawarkan diskon khusus. Contohnya jika Anda mengelola usaha laundry, maka berikan diskon gratis satu kali cuci jika sudah 10 kali berturut-turut cuci di laundry Anda. Lewat cara yang sederhana dan cenderung simpel, pelanggan setia justru merasa lebih spesial dan tetap akan memilih bisnis Anda di urutan pertama.

8. Gunakan Email

email marketing
© kirim.email

Tidak banyak yang menyadari, pemasaran melalui email sebetulnya sangatlah efektif. Apalagi dengan fakta saat ini sepertinya mayoritas orang memiliki email yang terkoneksi langsung pada ponsel, mengirimkan informasi produk di email tetaplah jadi primadona. Bahkan konon katanya, laba atas investasi alias ROI pada pemasaran email bisa melambung hingga lebih dari 400%!

Hanya saja untuk memaksimalkan trik ini, Anda tentu wajib tahu alamat email para konsumen organik (bukan lewat jasa beli email konsumen) yang masih aktif digunakan. Pastikan mengirim informasi berupa infografis atau sekadar gambar produk lewat email, yang ditautkan ke situs resmi maupun e-commerce bisnis. Dengan rutin mengirimkan email, dampak yang diberikan memang tidak langsung masif tapi cukup stabil dan menguntungkan.

Baca juga: 5 Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Online Menggunakan Media Sosial

Kesimpulan

Lewat trik-trik di atas, terbukti bahwa untuk urusan pemasaran tidaklah harus selalu membutuhkan dana besar. Sehingga sekalipun kondisi perekonomian sedang tak menentu dan serba sulit seperti saat ini, Anda tetap bisa memanfaatkan strategi yang efektif, supaya bisnis tetap berjalan.

Karena pada dasarnya, seorang pebisnis haruslah bisa berpikir secara kreatif sekalipun kondisi sedang susah. Jangan pernah menyerah dan manfaatkan betul perkembangan teknologi yang ada. Dengan begitu, Anda tetap meraup cuan tanpa perlu mengeluarkan banyak uang. Semangat bertahan terus di pandemi Covid-19 dan yakin kalau kehidupan akan jadi lebih baik ke depannya.

Bagikan ;